Pengertian Biokimia Tanaman, Ruang Lingkup, dan Contohnya

Diposting pada

Biokimia Tanaman Adalah

Tanaman merupakan salah satu makhluk hidup penting di muka bumi. Tanaman memiliki beberapa ciri yang membuatnya dikategorikan sebagai makhluk hidup salah satunya yaitu mampu menjalankan proses biokimia dalam selama hidupnya.

Proses ini penting dilakukan seluruh makhluk hidup untuk keberlangsungan hidupnya. Biokimia juga banyak diartikan sebagai studi mengenai molekul dan reaksi kimia yang dipercepat reaksinya oleh enzim dan terjadi di dalam semua orgenisme hidup.

Biokimia berasal dari bahasa Yunani dengan asal kata bio dan chemis atau kimia. Bio berarti organisme hidup dan kimia merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang perilaku bahan kimia.

Biokimia Tanaman

Biokimia tanaman merupakan studi tentang molekul dasar kehidupan pada tanaman yang meliputi struktur, fungsi, jenis dan rekasi pembentukan dan perombakan molekul dasar tersebut. Proses ini mempunyai inti mengkonversi substrat menjadi produk melalui reksi yang dikatalis oleh enzim.

Proses biokimia pada tanaman diawali dengan pembenrukan enzim yang kemudian diikuti dengan metabolisme karbohidrat, metabolisme asam amino, energi molekul, metabolisme lipid, metabolisme asam nukleat sampai dengan sintesis protein.

Biokimia Tanaman

Biokimia tanaman adalah ilmu yang mempelajari mengenai berbagai dasar kimia dan rekasinya pada kehidupan berseta interaksi molekul didalam sel makhluk hidup yang meliputi struktur dan fungsi komponen seluler seperti karbohidrat, lipid, protein, penyusun inti sel dan biomolekul lainnya.

Rekasi dalam biokimia tanaman disebut metabolisme yang merupakan sebuah aktivitas sel yang terorganisasi dan memiliki tujuan serta mancangkup berbagai kerja sama dari sistem multi enzim.

Tanaman akan mengalami rekasi biokimia dalam proses metabolisme primer dengan membentuk dan mengurangi produk kimia ketika terjalin hubungan dengan makhluk hidup lainnya. Dengan mempelajari struktur senyawa dan rekasi yang terjadi didalamnya, sifat umum organisme hidup dapat dijelaskan secara rinci.

Ruang Lingkup Biokimia Tanaman

Ruang lingkup biokimia meliputi studi tentang hal-hal sebagai berikut;

  1. Susunan kimia sel
  2. Sifat senyawa tersebut serta reaksi kimia yang terjadi dalam sel
  3. Senyawa-senyawa yang menunjang aktivitas organisme hidup dan energi yang dihasilkan

Dalam biokimia tanaman senyawa tersebut dapat digambarkan dengan molekul kompleks utama dalam tubuh tanaman yang meliputi RNA dan DNA, protein, polisakarida dan lipid.

RNA dan DNA merupakan materi genetik yang dapat ditularkan kepada setiap generasi. Materi ini sangat penting dalam tubuh tanaman yang salah satunya dapat berkaitan dengan pembentukan karakteristik tanaman. Kemudian protein adalah senyawa penting dalam metabolisme.

Metabolisme merupakan inti dari biokimia. Protein pada tumbuhan terdapat hampir pada seluruh bagian tubuh tumbuhan. Tumbuhan menyerap unsur hara dalam tanah dan disalurkan keseluruh bagian tanaman sehingga sampai ke daun dan membentuk protein serta melakukan perombakan atau katabolisme.

Pada tumbuhan, protein dapat dilihat sebagai kandungan nitrogen pada tanaman. Nitrogen merupakan unsur dominan dalam pertumbuhan tanaman terutama pada pembentukan sel, jaringan dan organ tanaman. Berkaitan dengan hal tersebut, protein merupakan senyawa yang berpengaruh dalam perombakan yang berkaitan dengan metabolisme sebagai inti proses biokimia pada tanaman.

Polisakarida merupakan molekul karbohidrat yang tersusun atas rantai monosakarida yang menghasilkan ikatan glikosidik. Pada tumbuhan, polisakarida terdapat beberapa jenis yang dengan fungsi yang berbeda.  Polisakarida dapat terbentuk sebagai glukosa pada pati dan glikogen sebagai cadangan energi.

Selian itu jenis lain polisakarida adalah selulosa dan kitin yang berkaitan dengan kebutuhan makhluk hidup lain seperti hewan. Senyawa selanjutnya adalah lpid sebagai salah satu makro molekul penting berperan dalam proses biokimia yang dirombak menjadi cadangan lemak dan minyak dalam biji sebagai sumber energi dan penyimpanan.

Peranan Biokimia Tanaman

Peranan biokimia tanaman erat kaitannya dengan kegiatan pertanian. Hal ini dikarenakan pertanian merupakan kegiatan yang berkaitan langsung dengan tanaman. Biokimia tanaman memiliki peran antara lain:

Meningkatkan kualitas dan kuantitas produk tanaman

Melalui pengetahuan mengenai proses buokimia pada tanaman dapat menunjang kualitas dan kuantitas dari produk tanaman tersebut. Dalam hal ini manusia sangat diuntungkan apabila memahami betul bagaimana memaksimalkan potensi produk tanaman melalui perbaikan atau penyediaan lingkungan yang tepat berdasarkan ilmu biokimia yang diketahui.

Tanaman akan menjalankan prosesnya tanpa kekurangan suatu unsur dan dalam kondisi lingkungan mendukung sehingga proses kimia dapat terjadi sempurna pada tanaman yang dapat mendorong kualitas dan kuantitas pada tanaman tersebut.

Pengetahuan tentang reaksi yang terjadi dalam tanaman

Pentingnya pengetahuan mengenai apa saja proses yang terjadi didalam tanaman dapat menjadi perhatian khusus agar pertumbuhan tanaman dapat maksimal. Pengetahuan tentang reaksi ini dapat diperoleh dengan mempelajari biokimia tanaman yang dapat memberikan informasi tepat sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat dibuktikan serta menambah wawasan mengenai proses kimia pada tanaman.

Mengenal tumbuhan berdasarkan tipe fotosintesis

Ruang lingkup biokimia tanaman dapat mencakup struktur dan fungsi molekul pada tanaman yang salah satunya berkaitan dengan fotosintesis. Fotosintesis merupakan proses penting pada tanaman yang melibatkan banyak molekul besar dalam tubuh tanaman.

Melalui biokimia tanaman, dapat diketahui karakter tumbuhan berdasarkan tipe fotosintesisnya sehingga manusia dapat mengadaptasikan lingkungan tumbuh serta kebutuhan penting lainnya yang berkaitan langsung dengan tumbuhan tersebut.

Pengetahuan tentang mekanisme resistensi organisme penganggu tanaman

Proses kimia pada tanaman jika diketahui dengan baik dapat digunakan juga sebagai pengetahuan dalam mengatasi ketahanan organisme penganggu pada tanaman. PAda dasarnya organisme penganggu yang resisten terjadi karena adanya mutase gen dalam orgnaisme tersebut sehingga tindakan penanganan yang terjadi kurang berpengaruh.

Melalui pengetahuan mengenai proses kimia pada tanaman dapat membantu dalam mengetahui mekanisme resistensi yang terjadi pada organisme penganggu dengan menganalisis bagaimana resistensi itu terbentuk dengan memperhatikan proses kimia pada tanaman.

Dalam hal ini biokimia tanaman telah berperan dalam memahami dan menangani penanganan terhadap organisme pengganggu secara efektif.

Keterkaitan biokimia dengan ilmu lainnya

Biokimia merupakan cabang ilmu yang memiliki keterkaitan dengan ilmu lainnya seperti dalam bidang farmasi maupun pertanian. Sejatinya biokimia terdiri dari aspek kimia dan biologi yang dapat dengan mudah dipelajari. Peranan biokimia dalam ilmu lainnya dapat membantu memecahkan permasalahan yang ada atau dengan kata lain dpaat menjadi solusi dari suatu masalah.

Hal tersebut banyak terlihat dari bidnag farmasi khususnya obat obatan yang mengandalkan bahan tanaman untuk melawan organisme merugikan seperti jamur. Dalam hal ini reaksi kimia pada tanaman yang membentuk bahan aktif dalam bentuk antibodi dapat digunakan dalam menangkal serangan organisme merugikan tersebut. Dan dalam bidang pertanian dapat dilihat dari mekanisme kerja pestisida.

Contoh Biokimia Tanaman

Contoh dari penerapan biokimia tanaman antara lain adalah sebagai berikut;

Mekanisme kerja pestisida

Mekanisme kerja pestisida dalam meningkatkan selektivitas pada tanaman. Tanaman akan merepson cepat dan beradaptasi melalui proses kimia yang terjadi dalam tubuhnya sehingga pestisida tidak banyak menimbulkan kerusakan dan dapat menjadi racun bagi organisme penganggu.

Peristiwa seperti ini terjadi pada mekanisme pestisida sistemik yang dapat etrserap kedalam jaringan tanaman. Adanya pestisida pada jaringan tidak menganggu proses kimia yang terjadi dan molekul dalam tanaman dapat langsung menyesuaikan sehingga tidak mengacaukan metabolisme tanaman. Bahan aktif dari pestisida akan bersifat racun bagi organisme pengganggu namun tidak menjadi racun bagi tanaman tersebut.

Kultur jaringan

Contoh lainnya yaitu teknologi kultur jaringan yang memberikan manfaat salah satunya meningkatkan kualitas tanaman. Kultur jaringan yang dalam pelaksanaannya terdapat manipulasi genetika pada tanaman tidak menimbulkan dampak yang buruk pada tanaman.

Melalui langkah dan perlakuan khusus pada tanaman, akan terjadi pembentukan sifat genetic dengan kualitas baik pada tanaman akibat respon biokimia yang terjadi pada tanaman tersebut. Contoh dari peristiwa biokimia pada tanaman dalam kultur jaringan memberikan keuntungan dan manfaat yang besar bagi manusia yang memanfaatkannya maupun bagi tanaman itu sendiri.

Rekayasa genetika

Rekayasa genetika juga dapat menjadi salah satu contoh menarik yang melibatkan proses biokimia tanaman. Salah satu kegiatannya dapat dilakukan melalui persilangan tanaman. Persilangan tanaman dengan cara mengawinkan dua varietas tanaman berbeda untuk menghasilkan individu baru hasil persilangan tersebut menyebabkan proses biokimia dalam tubuh tanaman mengalami perubahan yang menguntungkan tanaman.

Proses ini terjadi apda saat tanaman disilangkan dan setelah menghasilkan individu baru maka proses kimia akan berjalan normal dan selalu menyokong pertumbuhan tanaman hasil persilangan tersebut. Tanaman hasil persilangan biasanya akan memiliki sifat genetic tanaman yang lebih baik gabungan dari kedua tetuanya serta kebanyakan lebih berkualitas.

Itulah tadi materi yang dapat diberikan terkait dengan pengertian biokimia tanaman, ruang lingkup, peran, dan contohnya di dalam sistem pertanian. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta referensi mendalam bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *