Tanaman Bunga Matahari, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Jenis, dan Manfaatnya

Diposting pada

Tanaman Bunga Matahari

Siapa yang tidak mengenal bunga matahari? Warna bunganya yang khas membuat tanaman ini banyak diketahui oleh masyarakat. Apalagi bagian bijinya yang sering disebut dengan kuaci menjadi salah satu arti makanan yang juga digemari oleh banyak orang, meski tidak pernah mengenyangkan.

Meskipun tanaman ini sangat cocok untuk ditanam pada daerah beriklim tropis hingga subtropis. Di Indonesia, bunga matahari sering ditanam pada daerah dataran tinggi. Namun pada negara-negara di benua eropa tanaman ini hanya mampu berkembang pada musim semi dan musim gugur saja.

Bunga Matahari

Bunga matahari pertama kali ditemukan di negara Peru, Meksiko, dan Amerika Tengah. Namun saat ini bunga matahari sudah menyebar hingga ke Indonesia dan dikenal sebagai salah satu jenis tanaman hias. Bunga matahari adalah tanaman semusim yang mempunyai ciri khas mahkota bunganya yang berwarna kuning.

Diameter bunga matahari dapat mencapai hingga 30 cm, oleh karena itu bunga ini termasuk ke dalam klasifikasi bunga yang berukuran besar. Uniknya lagi bunga ini dinamakan matahari karena arah tumbuh bunganya yang selalu mengarah ke arah sinar matahari.

Tanaman bunga matahari tumbuh pada habitat tanah yang subur dan juga hangat atau berhumus. Selain itu, faktor yang paling utama penting dalam pertumbuhan bunga matahari adalah cahaya. Sebab pertumbuhan bunganya mengikuti arah cahaya matahari.

Klasifikasi Tanaman Bunga Matahari

Sedangkan klasifikasi ilmiah yang ada dalam tanaman bungga matahri antara lain sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Kelas Magnoliopsida
Divisi Magnoliophyta
Ordo Asterales
Famili Asteraceae
Genus Helianthus
Spesies Helianthus annus L

Ciri Morfologi Tanaman Matahari

Karakteristik morfologi yang ada dalam tanaman bungga matahari antara lain sebagai berikut;

  1. Batang

Tanaman bunga matahari dapat tumbuh hingga ketinggian 2 meter, cukup tinggi untuk ukuran tanaman herbal berbunga. Batang tanaman ini dipenuhi dengan bulu-bulu halus pada seluruh permukaannya. Bentuk batangnya bulat, tebal, dan kuat untuk menopang seluruh bagian tubunya.

  1. Biji

Tanaman bunga matahari sangat dikenal bagian bijinya, arti biji bunga matahari mempunyai kulit pada bagian luarnya. Bentuk biji bunga matahari yaitu pipih dan memanjang, warnanya bisa keabuan atau juga kehitaman.

  1. Duan

Daun tanaman bunga matahari adalah daun tunggal. Daunnya berbentuk sangat lebar dengan tangkai daun yang cukup panjang. Daun bunga matahari berwarna hijau tua, permukaannya seperti pada batang dipenuhi oleh bulu-bulu halus baik pada bagian atas maupun bawah.

  1. Bungga

Selanjutnya bunga matahari, mahkota bunga umumnya berwarna kuning cerah. Walaupun sebenarnya masih ada warna-warna lain seperti merah, putih, atau perpaduan antara merah dan kuning pada satu bunga matahari. Namun semuanya didasarkan pada varietas tanaman bunga tersebut.

Bunga matahari termasuk ke dalam golongan bunga majemuk. Dengan begitu, bunga ini memiliki mahkota yang banyak dan bertumpuk-tumpuk. Bentuknya seperti pita yang dan berukuran besar.

Bunga matahari mengalami penyerbukan terbuka dan bisa juga penyerbukan silang, prosesnya dibantu oleh serangga-serangga bersayap seperti lebah dan kupu-kupu. Bagian bunganya disebut juga sebagai heliotropisme atau pergerakannya selalu mengikuti arah cahaya matahari.

  1. Akar

Bagian akar tanaman bunga matahari merupakan sistem perakatan yang sangat kuat. Sehingga akar tanaman ini dapat menopang bagian tubuh di atasnya yang cukup tinggi.

Akar pada tanaman bunga matahari bertekstur sangat halus dan bentuknya lebar. Panjang akar di bawah tanah bisa mencapai 4 meter, dengan panjangnya ini dan kekuatannya akar bunga matahari dapat menembus tanah bagian dalam untuk mengambil nutrisi tanaman.

Jenis Bunga Matahari

Beberapa jenis bunga matahari antara lain sebagai berikut :

  1. Bunga matahari big smile
  2. Bunga matahari autumn beauty
  3. Bunga matahari teddy bear
  4. Bunga matahari pacino gold
  5. Bunga matahari velvet queen
  6. Bunga matahari music box
  7. Bunga matahari fiesta del sol
  8. Bunga matahari cherry rose
  9. Bunga matahari putih

Tanaman bunga matahari dalam pengolahannya dan pemafaatannya pun berbeda-beda. Macam-macam dari bunga matahari dikelompokkan berdasarkan kegunaannya adalah sebagai berikut :

  1. Penghasil biji bunga matahari. Biji bunga matahari atau kuaci dihasilkan dari setiap biji yang ada pada bunga matahari.
  2. Penghasil pakan ternak dan pupuk hijau. Bagian daun pada tanaman bunga matahari umumnya digunakan sebagai pakan untuk ternak, serta diolah menjadi pupuk hijau.
  3. Tanaman hias. tanaman bunga matahari yang biasa dijadikan hiasan adalah jenis dengan mahkota bunga yang bermacam-macam warna dan variasi.
  4. Penghasil minyak biji bunga matahari. Jenis biji bunga yang digunakan yaitu biji yang memiliki tempurung tipis. Kandungan minyaknya yaitu antara 48 – 52 %.

Manfaat Bunga Matahari

Setiap makhluk hidup membawa manfaatnya masing-masing. Begitu pula dengan tanaman bunga matahari. Mungkin yang umumnya kita tahu tanaman ini dapat dimanfaatkan karena menghasilkan kuaci yang dapat dimakan. Padahal masih banyak manfaat lain dari bunga matahari.

Manfaat tanaman ini tidak terlepas dari zat-zat yang dikandungnya. Dalam ukuran 100 gram biji bunga matahari terkandung energi, karbohidrat, lemak, protein, serat, selenium, thiamin, potassium, sodium, zinc, magnesium, kalsium, zat besi, dan beta karoten. Selain itu kandungan bunga matahari juga diperkaya oleh vitamin E, vitamin C, dan vitamin A.

Dari banyaknya kandungan tanaman bunga matahari, manfaat yang bisa kita dapatkan ketika mengonsumsinya untuk kesehatan adalah sebagai berikut:

  1. Mencegah Penyakit Kardiovaskuler

Kandungan vitamin E yang ada pada biji bunga matahari dapat bermanfaat bagi tubuh manusia. Salah satunya yaitu untuk mencegah penyakit kardiovaskuler.

Vitamin E pada tanaman bunga matahari berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah radikal bebas dan juga serangan kolesterol. Dari penelitian menyatakan bahwa, seseorang yang memiliki kandungan vitamin E yang cukup pada tubuh memiliki risiko rendah terkena penyakit jantung.

  1. Menurunkan Kolesterol

Bagi orang-orang yang mempunyai penyakit kolesterol, atau kolesterol dalam tubuh sedang dalam kadar yang cukup tinggi. Maka biji bunga matahari dapat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat pada tubuh. Setidaknya di dalam biji bunga matahari terdapat kadar pitosterol sebanyak 270 sampai dengan 289 mg/100 gramnya berperan baik untuk tubuh.

  1. Mencegah Kanker

Biji bunga matahari juga diketahui mengandung selenium yang berfungsi bagi kesehatan tubuh manusia. Selenium berperan dalam memperbaiki kerusakan DNA pada sel, hal ini dapat menghambat sel kanker yang dapat tumbuh di dalam tubuh. Selain itu selenium juga berfungsi menghilangkan sel abnormal.

Selenium adalah bagian dari protein yang dijadikan sebagai perlindungan serangan kanker terhadap tubuh. Dilengkapi dengan glutation peroksidase yang merupakan enzim dengan kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Sehingga dengan mengonsumsi biji bunga matahari, kita dapat meningkatkan detoksifikasi pada tubuh.

  1. Menurunkan Gula Darah

Seperti yang sudah diuraikan sebelumnya, biji bunga matahari memiliki kandungan yang sangat banyak dan bermanfaat. Beberapa senyawanya merupakan zat kimia yang terbukti dapat menurunkan kadar gula darah di dalam tubuh. Cara senyawa tersebut bekerja yaitu dengan memecahkan partikel glikogen yang ada pada organ hati.

  1. Menyehatkan Sistem Saraf

Kandungan senyawa magnesium yang ada pada biji bunga matahari kadarnya cukup tinggi. Senyawa ini memiliki dampak yang baik untuk kesehatan saraf pada manusia. Sebab biji bunga matahari memberikan efek refleksi pada otot kram, selain itu juga membantu kerja saraf.

Hal ini dapat menghindari manusia dari penyakit darah tinggi dan migrain. Magnesium juga dikenal baik sebagai pennyeimbang kalsium yang ada pada tubuh.

  1. Anti Inflamasi

Anti inflamasi yaitu dapat meredakan atau mencegah peradangan pada tubuh. Manfaat ini dapat didapatkan ketika mengonsumsi biji bunga matahari.

Kandungan vitamin E yang ada pada biji bunga tersebut mampu melarutkan lemak yang ada di dalam tubuh. Selain itu, vitamin E juga menangkal radikal bebas, mengurangi sakit osteoarthritis, gejala asma, dan juga rheumatiod arthritis.

  1. Menyehatkan Kulit

Vitamin E yang ada pada biji bunga matahari juga berperan bagi kesehatan kulit dan menjaganya dari radikal bebas. Vitamin E juga mampu menjaga integritas pada membran sel selaput lendir. Dibantu dengan vitamin C yang ada pada biji bunga matahari, kulit dapat terus terjaga dan terhindar dari kerusakan.

Demikianlah artikel yang bisa kami berikan dan uraikan pada semua pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman bunga matahari, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, jenis, dan manfaatnya dalam berbagai bidang. Semoga memberikan edukasi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *