Burung Belibis: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

 

Burung Belibis

Burung belibis atau dikenal dengan nama lain dendrocygna adalah sekelompak unggas berparuh datar atau anseriformes yang bisa mengeluarkan suara seperti siulan atau kicauan. Burung belibis ini dalam bahasa inggris memiliki istilah dengan nama whistling duck yang artinya adalah itik bersiul.

Mungkin bagi orang yang sudah melihat bentuk atau fisik burung belibis akan mengira bahwa burung ini mirip dengan hewan bebek atau itik. Akan tetapi pada dasarnya burung belibis merupakan jenis burung air yang bisa terbang namun sangat jarang sekali melakukan hal tersebut.

Burung Belibis

Di Indonesia burung belibis sudah tersebar luas ke berbagai wilayah. Bahkan burung ini juga mempunyai nilai ekonomi yang sangat baik, karena dagingnya dapat dikonsumsi dan dimasak dengan berbagai macam bumbu olahan.

Pada dasarnya burung belibis berasal dari anggota suku anatidae dan memiliki kedekatan dengan itik, maka dari itu banyak orang yang menyebutkan burung ini mirip dengan itik. Perlu anda ketahui juga bahwa burung belibis juga mempunyai beberapa spesies atau jenis dan masing – masing terdapat keunikannya sendiri. Apabila anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai burung belibis, maka simak artikel dibawah ini.

Jenis Burung Belibis

Seperti yang sudah dikatakan diatas, bahwa burung belibis memiliki beberapa jenis atau spesies dengan keunikan masing – masing yang dijelaskan sebagai berikut ini :

  1. Burung belibis kembang

Jenis burung belibis yang pertama bernama burung belibis kembang. Perlu anda ketahui bahwa burung belibis kembang memiliki nama latin yaitu dendrocygna arcuata. Umumnya burung belibis kembang mempunyai ciri – ciri pada tubuhnya diantaranya adalah warna bulu burung ini ialah kecokelat – cokelatan.

Selain itu ukuran bulu pada burung belibis kembang cukup besar. Biasanya spesies burung belibis yang satu ini akan menacari mangsa yang akan disantapnya didaerah tambak dekat pantai. Bisa juga anda temukan keberadaannya di sekitar rawa – rawa dan danau yang ada didekat pegunungan. Persebaran burung belibis kembang juga sudah sangat luas yaitu meliputi seluruh Asia Tenggara, India, dan Cina bagian selatan.

Sebagai informasi bahwa burung belibis kembang ini menyukai makanan yang ukurannya lebih kecil dari badannya. Diantaranya makanan favoritnya adalah binatang – binatang kecil yang hidup di air, tanaman air, dan biji – bijian.

  1. Burung belibis batu

Jenis burung belibis yang kedua adalah burung belibis batu. Nama lain burung belibis batu adalah dendrocygna javanica. Burung ini mempunyai karakteristik yang paling menonjol dibagian bulunya yang bewarna cokelat kemerahan, dan bagian tepinya bewarna putih.

Ukuran tubuh burung belibis batu pada umumnya lebih kecil jika dibandingkan burung belibis kembang. Selain itu ukuran bulu yang menepel pada tubuhya juga cenderung lebih kecil dibandingkan burung belibis kembang.

Secara umum makanan kesukaaan burung belibis batu sama dengan burung belibis kembang diantaranya adalah biji – bijian, ikan – ikan kecil, dan tanaman air. Sedangkan persebarannya juga sudah meluas seperti di pulau Jawa dan lain sebagainya.

Klasifikasi Burung Belibis

Setelah mengenal jenis – jenis burung belibis, maka saatnya kita mengetahui klasifikasi burung belibis yang mana klasifikasi tersebut adalah nama – nama ilmiah burung belibis untuk membedakan jenis hewan satu dengan yang lainnya. Dibawah ini adalah klasifikasi burung belibis yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Kingdom : Animalia
  2. Filum : Chordata
  3. Kelas : Aves
  4. Ordo : Anseriformes
  5. Family : Anatidae
  6. Sub family : Dendrocygninae
  7. Genus : Dendrocygna

Ciri Morfologi Burung Belibis

Ciri morfologi burung belibis adalah keunikan atau karakteristik yang dimiliki burung tersebut dan dijelaskan sebagai berikut ini :

  1. Tubuh

Ciri morfologi pertama yang akan dibahas pada burung belibis adalah bagian tubuhnya. Perlu anda ketahui walaupun secara fisik burung ini dikatakan mirip dengan hewan bebek, namun mereka tetap memiliki keunikan yang bisa membedakan diantara keduanya.

Umumnya ukuran tubuh burung belibis tidak terlalu panjang dan pendek akan tetapi sedang – sedang saja. Panjang tubuhnya yaitu bisa mencapai angka sekitar 41 cm. Selain itu bagian tubuh pada burung ini juga dipenuhi dengan bulu – bulu halus yang ukurannya juga lebar – lebar.

  1. Kepala dan leher

Ciri morfologi yang kedua pada burung belibis adalah bagian kepala dan leher. Sebagai informasi bahwa bagian kepala pada burung belibis ukurannya kecil dan bentuknya dapat tegak dengan kuat. Umumnya burung belibis memiliki kepala dan leher yang warnanya adalah kuning kecoklatan.

Selain itu bagian kepalanya juga ada corak atau morif garis yang panjangnya sampai ke leher bagian belakang dengan warna hitam. Hal tersebut membuat burung yang satu ini terkesan lebih unik dan lucu.

  1. Punggung

Karakteristik morfologi yang selanjutnya adalah bagian punggung pada burung belibis. Perlu anda ketahui bahwa burung belibis mempunyai warna punggung cokelat. Sedangkan bagian bawahnya adalah bewarna cokelat kemerahan.

  1. Kaki

Ciri morfologi burung belibis yang terakhir adalah bagian kaki. Burung belibis memiliki kaki yang berjumlah 2 buah. Kaki burung ini terlihat sangat kuat dan kokoh. Selain itu warnanya adalah abu – abu gelap hingga kehitam – hitaman.

Cara Berternaknya Burung Belibis

Setelah memahami burung belibis mulai dari ulasan singkatnya, jenis, klasifikasi, dan ciri morfologinya. Maka akan lebih baik jika anda juga mempelajari cara beternak burung belibis yang dijelaskan melalui cara atau langkah – langkah sebagai berikut ini :

  1. Persiapan kandang ternak untuk burung belibis

Langkah pertama yang perlu anda lakukan sebelum ternak burung belibis dimulai adalah menyiapakan kandang ternak burung tersebut. Biasanya kandang burung belibis berbentuk panggung dengan ukuran panjang x lebar sekitar 10 x 6 meter.

Anda juga bisa membuat kandang dari bahan – bahan yang tidak perlu mahal. Buatlah kandang dari kayu maupun bambu dan bisa dibentuk dengan baik. Pastikan kandang dibuat agar tahan laman dan memiliki kekuatan yang baik. Kemudian untuk perlengkapan kandang yang harus siapkan antara lain adalah tempat makan dan minum.

Perlengkapan pada kandang tersebut selain berguna untuk burung belibis, juga memudahkan pembudidaya atau pemilik burung agar lebih mudah dan praktis dalam memberikan makan maupun minum. Sebagai tambahan pastikan bahwa kandang dibuat senyaman mungkin, agar burung belibis bisa betah tinggal disana.

  1. Memilih indukan burung belibis

Cara yang selanjutnya anda bisa memilih indukan burung belibis. Pemilihan induk ini harus dilakukan dengan hati – hati dan pastikan bahwa induk yang akan dibudidayakan adalah jenis induk belibis yang berkualitas. Sebagai informasi bahwa induk belibis yang berkualitas merupakan langkah awal dari terbentuknya anakan yang baik pula.

Seperti kata pepatah bahwa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Istilah itu menggambarkan apabila indukan burung belibis sudah berkualitas dan baik, maka bisa dipastikan bahwa anakan yang dihasilkan nantinya juga baik. Maka dari itu pilihlah induk yang sehat, tidak cacat, dan memiliki warna yang tidak kusam sebagai salah satu kriteria burung belibis yang berkualitas.

  1. Menjodohkan burung belibis

Setelah kandang dan induk siap, maka anda bisa melakukan proses penjodohan antara burung belibis jantan dan betina. Caranya yaitu memisahkan burung belibis antara yang jantan dan betina dalam kandang yang berbeda. Biarkan keduanya merasa saling tertarik.

Apabila burung belibis tidak terganggu dengan keberadaan burung belibis lawan jenisnya maka keduanya bisa dikatakan sudah saling menyukai. Maka dari itu proses penjodohan ini berhasil. Setelah itu anda bisa memasukan burung belibis jantan dan betina dalam satu kandang agar keduanya bisa melakukan proses perkawinan.

Apabila proses perkawinan tersebut berhasil, maka burung belibis akan bertelur. Nantinya telur akan menetas dengan sendirinya dan menjadi anakan burung belibis yang masih kecil.

  1. Proses perawatan dan pemeliharaan burung belibis

Langkah berikutnya agar ternak burung belibis berhasil maka anda harus merawat burung belibis tersebut sampai menjadi dewasa. Salah satu perawatan yang bisa dilakukan adalah memberinya pakan secara rutin. Makanan bisa diberikan dalam sehari 3 kali di waktu pagi, siang, dan sore hari. Selain itu anda juga harus membersihkan kandang secara rutin agar burung terhindar dari serangan penyakit.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan materi burung belibis: jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara berternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.