Burung Ciblek/Prenjak: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Burung Prenjak

Burung ciblek atau prenjak merupakan jenis burung pengicau dari suku cisticolidae. Dalam bahasa Inggris burung ciblek ini dikenal sebagai bar – winged prinia, yang merujuk pada dua garis putih di setiap sayapnya.

Selain itu burung ciblek atau prenjak juga memiliki nama ilmiah yaitu prinia familiaris. Prenjak pada dasarnya adalah burung endemik yang menyebar secara terbatas  di wilayah Sumatra, Jawa dan Bali.

Burung Ciblek/Prenjak

Pada umumnya burung ciblek lebih sering ditemukan pada tempat terbuka atau daerah bersemak seperti di taman, pekarangan, tepi sawah, hutan sekunder, hingga ke hutan bakau. Jenis burung ini juga dianggap sebagai burung lincah dan ramai, karena suka berkicau setiap saat. Salah satu ciri yang dimiliki burung ciblek adalah bagian ekornya yang tipis dan biasa digerakkan ke atas saat mereka mulai berkicau.

Selain itu burung juga lebih menyukai makanan berupa ulat dan serangga. Burung ini membuat sarangnya di rerumputan atau semak – semak dengan ketinggian mencapai 1,5 m di atas tanah. Bentuk sarang yang dibuat burung ciblek seperti bola kecil yang dianyam dari rerumputan dan serat tumbuhan.

Jenis Burung Ciblek/Prenjak

Berikut dibawah ini merupakan jenis – jenis burung ciblek atau prenjak yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Ciblek Kebun/Ciblek Kampung/Ciblek Kuning/Ciblek Jawa

Jenis burung ciblek yang pertama adalah ciblek kebun. Pada umumnya burung ciblek kebun memiliki beberapa nama lain diantaranya yaitu ciblek kuning dan ciblek jawa. Jenis burung ciblek kebun ini mempunyai ciri khas fisik yaitu bertubuh kecil dan ramping dengan panjangnya sekitar 13 cm dari ujung kepala hingga ujung ekor.

Selain itu warna bulu burung ciblek kebun yang bagian atas hampir seluruhnya berwarna coklat hiajau zaitun. Sedangkan bagian tenggorokan dan dada berwarna putih. Bagian kaki burung ciblek kebun juga memiliki warna merah jambu.

  1. Ciblek Putih/Ciblek Kristal/Prenjak Putih

Jenis kedua burung ciblek yaitu ciblek putih. Pada dasarnya jenis ciblek putih memiliki ciri fisik yang sebenarnya hampir sama dengan ciblek kebun hanya saja ukuran tubuhnya lebih besar. Ciblek putih juga memiliki beberapa nama lain diantaranya yaitu burung ciblek Kristal dan prenjak putih. Warna bulu ciblek putih yaitu kuning sedangkan bagian dada sampai pantatnya berwarna putih.

Pada umumnya burung ciblek biasa hidup di daerah yang bersuhu panas dan tinggal dengan pasanganya masing-masing. Burung ciblek kristal juga memiliki karakteristik lain yaitu suaranya yang lebih keras dan nyaring. Selain itu ciblek putih juga dikenal memiliki mental yang sangat agresif dan bisa bertarung sekuat tenaga untuk mempertahankan daerah dan pasanganya.

  1. Ciblek Semi

Jenis burung ciblek yang ketiga bernama ciblek semi. Burung ciblek semi merupakan jenis burung yang biasanya hidup di daerah cuaca sedang di pepohonan yang teduh dan rindang. Suara burung sangat keras dan mental bertempurnya sedikit lebih agresif dari pada ciblek kuning akan tetapi masih kalah agresif dengan ciblek Kristal.

Ciri ciblek ini yaitu memiliki kombinasi warna antara ciblek kuning dan ciblek Kristal, karena jenis ciblek semi dianggap berasal dari hasil kawin silang antara ciblek kuning dan ciblek Kristal. Oleh karena itu warna tubuhnya mirip dengan kedua jenis burung ciblek kristal dan ciblek kuning.

  1. Ciblek Gunung

Jenis ciblek yang selanjutnya yaitu ciblek gunung atau “cigun”. Ciblek gunung dikenal sebagai jenis burung yang tidak kalah eksotis dengan jenis burung ciblek yang lainnya. Burung ini dapat kita temukan pada daerah dataran tinggi yaitu seperti di perbukitan dan pegunungan. Selain itu burung ciblek gunung juga memiliki warna yang jelas di bagian tubuhnya yaitu warna abu – abu. Namun ada juga warna tubuh yang lain yaitu didominasi dengan warna coklat kekuningan.

  1. Ciblek Padi/Ciblek Sawah/Prenjak Klik

Jenis burung ciblek yang kelima adalah ciblek padi. Burung ciblek padi memiliki nama lain diantaranya yaitu ciblek sawah dan prenjak klik. Selain itu burung ini juga di kenal sebagai burung yang mudah ditemukan di sawah – sawah dan rumput ilalang.

Apabila jenis burung ciblek padi di bandingkan dengan jenis burung prenjak atau ciblek lainnya. Maka kepopuleran burung ciblek padi ini jauh lebih rendah. Prenjak padi juga dikenal memiliki panjang tubuh sekitar 15 cm. Tubuh burung ciblek padi yang ada dibagian atas  berwarna cokelat keabu – abuan. Sedangkan tubuh bagian bawah berwarna kuning tua ke merah – merahan. Burung ini juga memiliki karakteristik lain yang ada pada alisnya yaitu bewarna putih. Ekornya berukuran cukup panjang dan penampilannya hampir mirip dengan burung prenjak cokelat. Akan tetapi warna punggungnya jauh lebih pucat dan lebih seragam.

  1. Ciblek Cokelat/Prenjak Tebu

Jenis burung ciblek yang terakhir adalah prenjak cokelat atau prenjak tebu. Burung ini juga memiliki istilah lain yaitu brown prinia (prinia polychroa). Postur tubuh burung ciblek coklat berukuran sekitar 15 cm dengan coretan cokelat dan ekornya panjang.

Selain itu, tubuh burung ciblek yang ada di bagian atas berwarna cokelat dan terdapat corak berbintik disekitarnya. Bagian tubuh yang dibawah juga memiliki warna kuning tua. Warna lain pada tubuh burung ini yaitu abu – abu dibagian dada. Perlu anda tahu juga bahwa penampilan burung prenjak cokelat mirip dengan perenjak padi, akan tetapi warna punggungnya lebih tua dan dipenuhi dengan coretan – coretan.

Klasifikasi Burung Ciblek/Prenjak

Klasifikasi burung ciblek atau prenjak diuraikan sebagai berikut ini :

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Aves
Ordo Passeriformes
Famili Cisticolidae
Genus Prinia
Spesies P. familiaris

Ciri Morfologi Burung Ciblek/Prenjak

Ciri morfologi adalah karakteristik pada bagian tubuh hewan yang digambarkan dengan ciri atau keunikannya masing – masing. Berikut dibawah ini merupakan ciri morfologi burung ciblek yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Tubuh

Ciri morfologi pertama dari burung ciblek yaitu bagian tubuhnya. Pada umumnya burung ciblek mempunyai ukuran tubuh yang cukup besar yaitu sekitar 15 cm. Selain itu tubuh burung ciblek biasanya berwarna kecoklatan.

  1. Punggung

Punggung burung ciblek mempunyai karakteristik tersendiri yaitu bewarna lebih pucat serta lebih seragam dibandingkan perenjak coklat. Burung ini juga memiliki iris yang warnanya coklat muda. Sedangkan paruh bagian atas berwarna coklat dan paruh bagian bawah berwarna merah jambu yang pucat.

  1. Kaki

Morfologi ketiga burung ciblek yaitu bagian kakinya. Kaki burung ciblek memiliki warna kekuningan. Selain itu ukuran kaki juga pendek – pendek.

Cara Berternaknya Burung Ciblek/Prenjak

Cara beternak burung ciblek atau prenjak dapat dijelaskan sebagai berikut ini :

  1. Persiapan Kandang atau Sangkar Ternak Ciblek

Cara pertama yang perlu dilakukan dalam beternak burung ciblek yaitu mempersipakan kandang atau sangkar untuk burung tersebut. Apabila burung ciblek lebih dari satu pasang maka usahakan membuat kandang yang punya konstruksi tertutup antara kandang yang satu dengan kandang yang lainnya. Selain kandang, anda juga bisa menggunakan sarang untuk ternak burung ciblek dengan ukuran sarang sekitar 35 cm x 35 cm x 60 cm.

  1. Menjodohkan Ciblek

Tahapan yang selanutnya yaitu menjodohan burung ciblek. Pertama yang perlu anda lakukan adalah menaruh burung jantan dan burung yang betina pada kandang atau pada sangkar yang berbeda. Kemudian diletakkan berdekatan agar satu sama lain bisa saling tertarik. Pada masa penjodohan beri burung ciblek pakan yang bisa menaikkan birahinya seperti kroto dan jangkrik.

  1. Perawatan Anak Ciblek

Apabila burung ciblek sudah berhasil memiliki keturunan maka sebaiknya rawat anakan atau piyik tersebut dengan baik. Piyik bisa diberi pakan berupa adonan voer yang sudah encer dan dicampur dengan kroto pada saat usianya masih sekitar 8 hari. Pada saat ciblek sudah bisa makan sendiri, maka berikan pakan voer lembut yang dicampurkan dengan kroto serta dibasahi dengan sedikit air. Berikan pada setidaknya 2 – 3 kali sehari. Selain itu pastikan bahwa pakan yang anda berikan tidak terlalu banyak atau berlebihan karena nantinya justru akan membuang – buang makanan.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan materi burung ciblek/prenjak: jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara berternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.