Burung Gagak: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Burung Gagak

Siapa yang tidak kenal dengan burung gagak? Burung yang memiliki warna hitam pekat ini ternyata masuk dalam kategori genus corvus dan berasal dari famili corvidae. Selain itu burung gagak juga merupakan salah satu anggota ordo passeriformes atau disebut sebagai burung pengicau.

Burung yang lebih dikenal dengan warna hitam yang misterius ini memang seringkali dilihat sebagai burung yang menakutkan. Terlebih lagi di masyarakat Indonesia, masih ada sebagian masyarakatnya yang meyakini mitos apabila ada gagak yang hinggap di atap rumah dan mengeluarkan suara dengan keras, maka pertanda akan ada kematian di sekitar rumah tersebut.

Walaupun diikenal sebagai burung mistis dan erat dengan hal – hal gaib, namun kenyataannya burung ini masih sering dicari untuk dipelihara. Selain itu gagak juga diketahui mempunyai tingkat kecerdasan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis burung lainnya.

Burung Gagak

Sebagai informasi bahwa burung gagak merupakan fauna yang tersebar luas di seluruh benua dan kepulauan yang ada di dunia ini. Akan tetapi keberadaannya tidak dapat ditemukan di negara Amerika Selatan. Perlu anda ketahui pula bahwa hampir semua jenis burung gagak mempunyai ukuran tubuh yang relatif besar dan warna bulunya dominan hitam. Mereka memiliki suara nyaring, serak dan cukup lantang hingga terdengar begitu jelas.

Burung gagak pada umumnya lebih menyukai habitat yang ada disekitar hutan, tepi hutan, lahan pertanian, daerah dekat pemukiman, pesisir dengan ketinggian mencapai 1000 mdpl. Selain itu makakan yang disukai burung gagak adalah nektar, kelopak bunga dan buah – buahan, seperti mengkudu, pepaya, dan beberapa jenis serangga kecil, seperti kumbang. Burung gagak juga menyukai binatang atau hewan – hewan kecil diantaranya adalah kadal, katak, kepiting, tupai, tikus.

Jenis Burung Gagak

Setelah mengetahui burung gagak dari deskripsi diatas, maka tidak ada salahnya jika anda juga mempelajari jenis – jenis burung gagak yang dijelaskan sebagai berikut ini:

  1. Burung Gagak Biasa

Jenis burung gagak yang pertama adalah burung gagak biasa. Sebetulnya spesies burung gagak yang satu ini termasuk hama bagi petani. Hal ini dikarenakan burung gagak biasa sering membuat tanaman petani rusak hingga tidak bisa tumbuh dengan sempurna.

Jenis burung gagak ini juga pandai dan sangat jarang bisa dibohongi dengan orang – orangan sawah yang berdiri pada tengah ladang. Maka dari itu petani tidak menyukai burung ini karena sikapnya yang merusak tanaman. Sebagai informasi burung gagak biasa juga memiliki keunika tersendiri pada saat mereka tertarik dengan burung gagak lainnya, keunikannya tersebut ditampilkan dalam tarian atau goyangan burung agar mereka diperhatikan dengan lawan jenisnya. Bahkan mereka akan terlihat mengembangkan bulu – bulunya dan membungkuk pada hadapan pasangannya sembari mengeluarkan suara – suara kicauan yang keras. Keunikan – keunikan tersebut umumnya lebih sering dilakukan oleh burung gagak yang jantan.

  1. Gagak Besar (Raven)

Jenis kedua burung gagak bernama burung bagak besar atau ravem. Sebagai informasi bahwa burung gagak besar ini mempunyai sejumlah ciri khas yang membuat dirinya dapat dibedakan dari spesies gagak lain. Ciri khas tersebut dijelaskan pada bagian tubuhnya yang ukurannya lebih besar jika dibandingkan dengan spesies burung gagak kebanyakan. Panjang tubuhnya yaitu bisa mencapai ukuran sekitar 67 cm. Tentunya untuk ukuran burung, maka panjang tersebut memang sangat besar dan pastinya lebih mudah untuk dikenali.

Keunikan yang lain pada burung gagak juga terletak pada bagian rentang sayapnya yang bisa mencapai ukuran hingga 1,3 m. burung gagak besar juga memiliki paruh yang bentuknya besar dengan bentuk sayap yang lebih ramping atau langsing.

Morfologi lain pada burung ini juga ditunjukkan dari bulu – bulunya yang ada pada bagian ujung sayap dengan bentuk menyempit dan ukurannya lebih panjang jika dibandingkan dengan jenis burung gagak lainnya. Perlu anda ketahui bahwa burung gagak besar saat terbang, akan menunjukkan ekor yang besar dan terlihat memiliki bentuk seperti halnya dengan baji. Suara burung gagak ini juga keras dan besar dengan jenis kicauan yang begtu begitu beragam atau bervariasi.

  1. Gagak jenis India

Jenis burung gagak yang selanjutnya adalah gagak jenis india. Spesies gagal yang satu memiliki panjang tubuh sekitar 40 cm dan ditandai dengan warna bulu hitam di bagian kepala, leher, punggung, sayap dan ekornya. Sedangkan bagian lain dari sisa tubuhnya berwarna abu – abu. Perlu anda ketahui bahwa gagak jenis inidai ini sudah menyebar keberbagai negara teruatam di Arab Emirates, Oman dan Arab Saudi.

  1. Gagak Al Nuuhy

Jenis burung gagak yang terakhir adalah gagak al nuuhy. Perlu anda ketahui bahwa panjang burung ini yaitu sekitar 50 cm dengan warna bulu hitam pada bagian tubuhnya kecuali dileher. Bagain leher cenderung mempunyai warna kecokelatan dan penyebarannya sudah sampai pada negara Afrika Utara.

Klasifikasi Burung Gagak

Klasifikasi burung gagak menjelaskan nama – nama ilmiah burung tersebut yang disebut pula dengan istilah taksonomi. Dibawah ini adalah klasifikasi burung gagak yang diuraikan sebagai berikut ini :

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Aves
Ordo Psittaciformes
Famili Corvidae
Genus Corvus

Ciri Morfologi Burung Gagak

Ciri morfologi burung gagak menjelaskan tentang keunikan dari bagian – bagian tubuh burung tersebut. Berikut dibawah ini merupakan karakteristik morfologi burung gagak adalah :

  1. Tubuh

Ciri morfologi pertama pada burung gagak adalah bagian tubuhnya. Perlu anda ketahui bahwa burung gagak memiliki tubuh dengan panjang antara 15 – 70 cm. Selain itu burung gagak juga memiliki warna hitam, atau hitam dengan putih, abu – abu, atau coklat pada tubuhnya. Burung mempunyai bagian paruh pula dengan ukuran yang cukup panjang dan kuat.

  1. Lubang hidung

Ciri morfologi kedua pada burung ini yaitu terletak dibagian lubang hidungnya. Sebagai informasi bahwa lubang hidung burung gagak ini dilindungi oleh bulu kaku yang mengarah ke depan.

  1. Sayap

Karakteristik morfologi terakhir pada burung gagak terletak dibagian sayapnya. Umumnya burung gagak memiliki sayap dan tungkai yang kuat atau kokoh.  Sehingga mereka bisa melakukan gerakan yang efisien baik dari darat maupun udara karena kekuatan pada sayap maupun tungkainya.

Cara Berternaknya Burung Gagak

Setelah mengetahui deskripsi, jenis, klasifikasi, dan ciri morfologi burung gagak, maka selanjutnya kita sama – sama belajar terkait cara atau langkah – langkah untuk melakukan ternak atau perawatan burung gagak dengan proses berikut ini :

  1. Pilih anakan burung gagak

Apabila anda merasa kesulitan untuk melakukan ternak dengan memilih induk yang siap dikawinkan. Maka alanglah baiknya jika anda memilih burung gagak yang masih anakan terlebih dahulu. Hal ini sangat berguna untuk melatih diri anda agar terbiasa memelihara maupun merawat burung gagak hingga tumbuh besar.

Sehingga dengan kebiasaan tersebut nantinya anda akan mengetahui cara – cara yang pas dan sesuai untuk membesarkan burung gagak tersebut. Selain itu apabila anda memilih anakan gagak untuk dirawat maka hal tersebut akan lebih memudahkan anda dalam proses perawatan. Karena anaka burung gagak relatif lebih mudah untuk dipelihara baik dari segi pakan, kandang, dan lain sebagainya.

  1. Pemberian pakan pada burung gagak

Langkah berikutnya yaitu memberi pakan pada burung gagak. Tujuannya agar burung ini bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, karena dengan pemberian makanan tersebut bisa membuat ketahan burung lebih terjaga dan bisa memenuhi berbagai kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan burung.

Sebagai informasi bahwa burung gagak termasuk jenis burung omnivora, yaitu hewan pemakan segalanya. Sehingga jenis makanan burung ini juga tidka terlalu susah. Salah satu pakan yang diberikan yaitu potongan putih telur rebus, potongan pepaya matang, pisang, daging ayam rebus yang sudah dihaluskan dengan baik. Pakan burung gagak bisa anda berikan 2 – 3 kali dalam sehari diwaktu pagi, siang, dan sore hari.

  1. Perawatan burung gagak

Burung gagak juga harus selalu dirawat bukan dari masalah pakannya saja. Melainkan juga menjaga kebersihan kandang dan menjaga kesehatan burung gagak tersebut.  Agar kesehatan burung tetap terjaga dengan baik maka anda bisa memberinya vitamin.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan materi burung gagak: jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara berternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.