Burung Jalak: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Burung Jalak

Burung jalak adalah nama salah satu jenis burung pengicau yang berasal dari suku sturnidae. Ukuran burung jalak pada umumnya tidak terlalu besar yaitu sekitar 20 –25 cm. Burung ini juga memiliki ciri atau karakteristik khusus pada fisik burung yang terlihat gagah, dengan paruh kuat, tajam dan lurus.

Sebagai informasi bahwa umumnya burung jalak memiliki kaki yang panjang dan ukurannya sebanding dengan tubuhnya. Mereka sangat suka mengeluarkan suara kicauan yang ribut, dan berceloteh keras, bahkan terkadang bisa menirukan suara burung lainnya. Burung jalak termasuk salah satu jenis burung yang relatif mudah untuk dijinakkan.

Burung Jalak

Jenis fauna yang biasanya sering dicari banyak orang salah satunya adalah burung jalak ini. Mereka sering dijadikan burung peliharaan dan disukai suara kicaunnya yang keras dan merdu. Selain itu burung jalak juga memiliki warna corak yang indah sehingga membuat jenis burung tersebut sangat ideal sebagai hewan peliharaan.

Sebagai informasi bahwa burung jalak memang dikenal memiliki banyak jenis, sehingga di alam terbuka dapat ditemukan berbagai jenis burung jalak yang memiliki ciri atau keunikan masing – masing. Selain itu burung ini juga disebut sebagai burung yang cerdas karena mampu menirukan suara yang didengarnya dengan sempurna. Kemudian untuk jenis makanannya burung jalak lebih menyukai pakan berupa voer, buah pisang, kroto, dan serangga kecil.

Jenis Burung Jalak

Berikut dibawah ini beberapa jenis burung jalak adalah :

  1. Burung jalak bali

Jenis burung jalak yang pertama dalak jalak bali. Perlu anda ketahui bahwa burung jalak bali merupakan spesies burung yang hingga sekarang masih banyak diminati oleh para kolektor burung. Hewan ini sebetulnya termasuk salah satu fauna yang yang dilindungi pemerintah karena jumlah populasi di alam semakin menurun.

Keberadaannya pertama kali ditemukan dari Indonesia, tepatnya pulau Bali, sehingga diberi nama jalak bali. Jalak bali memiliki corak atau warna yang sangat menawan, ditambah pula dengan ciri khas berupa jambul yang menghiasi mahkota kepalanya. Bahkan jika anda mendengar suara kicauannya maka anda akan tertarik, karena burung ini sangat jago dalam berkicau hingga mengeluarkan suara yang cukup gacor. Sebagai informasi bahwa burung jalak bali ketika memasuki usia yang sudah dewasa, ukuran tubuhnya bisa mencapai 20 sampai 25 cm. Sedangkan makanan kesukaannya yaitu ulat hongkong, jangkrik, cacing, dan berbagai jenis buah-buahan seperti pisang, papaya, jambu, dan lain – lain.

  1. Burung jalak putih

Jenis burung jalak yang kedua adalah jalak putih. Sesuai dengan namanya maka warna tubuh pada burung ini lebih didominasi dengan warna putih. Hampir seluruh bagian tubuhnya ditumbuhi dengan bulu – bulu halus yang coraknya berwarna putih. Pada beberapa tempat burung jalak putih juga disebut dengan nama – nama yang berbeda. Contohnya di wilayah sunda, burung ini disebut dengan sitilah jalak bodas.

Jalak putih juga termasuk salah satu jenis burung jalak yang memiliki suara kiauan cukup gacor dan merdu untuk didengarkan. Sehingga tidak heran jika burung ini juga banyak diminati oleh banyak orang. Sayangnya burung jalak putih keberadaannya kini semakin menurun. Oleh karena itu tidak sembarangan orang bisa memeliharanya dengan bebas. Apabila anda berniat atau tertarik untuk memelihara burung jalak putih maka anda harus memiliki sertifikat penakaran yang dikeluarkan oleh dinas terkait.

  1. Burung jalak nias

Jenis burung jalak yang ketiga adalah jalak nias. Spesises burung jalak yang satu ini adalah keluarga burung jalak yang memiliki suara indah atau merdu. Sehingga jenis burung jalak nias ini juga banyak berminat untuk memeliharanya. Pada bagian tubuh yang dipenui dengan bulu – bulu, burung ini memiliki corak atau warna bulu yang cukup glap yaitu cokelat agak kehitaman.

  1. Burung jalak suren

Jenis burung jalak yang terakhir adalah jalak suren. Umumnya burung jalak surn ini juga sering disebut dengan nama jalak uren. Sebagai informasi bahwa burung jalak suren merupakan jenis keluarga jalak yang cukup dikenal bagi banyak pecinta burung. Selain itu burung ini juga dianggap memiliki kepintaran yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan burung jalak yang lainnya.

Burung jalak suren juga termasuk burung jalak yang paling mudah untuk dilatih, apalagi untuk menirukan suara – suara yang didengarnya. Perlu anda tahu bahwa burung jalak suren umumnya banyak ditemukan di Indonesia, khususnya dari Pulau Jawa, Bali, dan Sumatra. Secara fisik burung jalak suren memiliki ciri morfologi yang lebih kuat, kekar dengan panjang tubuh kurang lebih 25 cm. akan tetapi burung yang satu ini dianggap tidak mempunyai sistem terbang yang baik jika dibandingkan dengan jenis burung jalak lainnya.

Klasifikasi Burung Jalak

Setelah mengenal jenis – jenis burung jalak, maka saatnya mempelajari klasifikasi atau nama – nama ilmiah burung jalak yang diuraikan sebagai berikut ini :

Kerajaan Animalia
Filum Chordata
Kelas Aves
Ordo Passeriformes
Famili Sturnidae

Ciri Morfologi Burung Jalak

Ciri morfologi burung jalak menjelaskan karakteristik pada bagian – bagian tubuh burung tersebut dengan menunjukkan keunikannya masing – masing. Dibawah ini adalah ciri morfologi burung jalak yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Bulu

Bulu pada burung jalak menjadi ciri morfologi pertama yang rata – rata memiliki warna putih. Akan tetapi pada beberapa jenis atau spesies lainnya warna bulu burung ini juga berbeda – beda. Selai itu burung juga dikenal memiliki bulu pada bagian ekornya dengan lebar sekitar 25 mm.

  1. Pelupuk mata

Bagian kedua ciri morfologi yang akan dijelaskan pada burung jalak yaitu pada pelupuk matanya. Sebagai informasi bahwa burung jalak memiliki plupuk mata yang warnanya juga berbeda – beda sesuai dengan jenisnya masing – masing. Akan tetapi umumnya warna pelupuk mata burung ini yaitu biru tua yang mengelilingi bola matanya. Selain itu mereka juga memiliki paruh yang bentuknya runcing dan tidak terlalu panjang.

  1. Kepala

Bagian ciri morfologi yang ketiga pada buruk jalak yaitu kepalanya. Semua jenis burung jalak umumnya memiliki jambul pada bagian kepalanya. Keunikannya jambul yang dimiliki burung tersebut terlihat indah dengan ditumbuhi bulu yang ada disekitarnya

Cara Berternaknya Burung Jalak

Berikut merupakan cara ternak burung jalak yang dijelaskan dibawah ini :

  1. Siapkan sangkar Jalak

Tahap pertama saat anda ingin melakukan ternak burung jalak adalah menyiapkan sangkarnya atau kandangnya terlebih dahulu. Umumnya kandang burung Jalak tidak membutuhkan ukuran yang begitu luas. Namun pastikan dalam kandang terdapat kenyamanan dan sesuai dengan habitat aslinya. Berikan ranting pohon agar burung tetap bisa bertengger didalam. Selain itu berikan pula tempat makan dan minum yang memudahkan burung jalak untuk mengonsumsi makanannya nanti.

  1. Pilih indukan yang paling baik

Cara kedua yaitu memilih induk burung jalak yang baik dan berkualitas. Tujuan agar anakan dari burung jalak yang dihasilkan nantinya juga memiliki kualitas bagus seperti indukannya. Maka pastikan ketika anda memilih induk buruk jalak, burung tersebut harus sehat, memiliki kicauan yang keras, aktif bergerak, tidak cacat, dan lain sebagainya.

  1. Lakukan pengenalan dan tahan perjodohan

Setelah kandang dan induk sudah dipersiapkan dengan baik. Maka proses selanjutnya yaitu masa penjodohan antara burung jalak yang jantan dan betina. Berikan waktu untuk pendekatan antara kedua burung. Apabila burung sama – sama tertarik maka masukan dalam satu kandang yang sama dan biarkan melaukan proses perkawinan.

  1. Proses pengeraman

Pada saat masa penjodohan dan perkawinan berhasil, maka induk burung jalak akan menghasilkan telur. Telur yang dihasilkan tersebut akan menetas dengan sendirinya. Biasanya satu pasang burung jalak bisa menghasilkan sekitar 3 telur. Agar telur segera bisa menetas maka dilakukanlah pengeraman oleh induknya sendiri selama kurang lebih 14 hari.

  1. Penetasan telur dan perawatan anakan

Setelah 14 hari maka telur akan menetas dan jadilah anakan burung jalak. Pada waktu tersebut, maka anda harus melakukan perawatan dengan intensif, agar burung jalak yang masih kecil tersebut dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Berikan pakan yang sesuai untuk burung dan perhatikan kebersihakan dan kenyamanan dari kandangnya.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan materi burung jalak: jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara berternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.