Burung Kenari: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

 

Burung Kenari

Halo sahabat, bagi anda yang menjadi pecinta hewan burung peliharaan pasti sudah tidak asing lagi mendengar nama burung kenari kan? Burung kenari sendiri merupakan salah satu burung yang memiliki suara kicauan sangat merdu dan keras. Sehingga tidak heran jika banyak yang memelihara burung ini baik untuk dirawat saja atau bahkan diikutsertakan dalam lomba.

Burung kenari pada dasarnya memiliki nama ilmiah yaitu serinus canaria. Selain itu jenisnya juga sangat banyak dan pertama kali ditemukan di wilayah kepulauan Canary. Keunikan dari burung kenari ini tidak hanya terletak di suara kicauannya yang merdu melainkan juga pada penampilan fisiknya yang indah.

Burung Kenari

Burung kenari termasuk jenis fauna yang mempunyai beragam warna pada tubuhnya. Beberapa warna tubuh tersebut diantaranya ialah hijau, kuning, hitam, putih dan lain sebagainya. Perlu anda ketahui pula bahwa burung kenari adalah hewan yang mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Maka dari itu jenis burung ini sudah tersebar ke berbagai negara dan mereka bisa bertahan hidup dengan baik.

Bahkan burung kenari ini juga disebut – sebut sebagai fauna yang tidak mudah stres. Apabila sifat stres ini menempel pada burung kenari, maka burung ini tidak akan mudah untuk menyesuaikan dirinya pada tempat – tempat baru. Kemudian sifat lain dari burung kenari adalah jenis burung yang jinak, oleh karena itu banyak orang yang memeliharanya.

Klasifikasi Burung Kenari

Klasifikasi burung kenari merupakan nama – nama ilmiah dari burung kenari dan diuraikan sebagai berikut ini :

  1. Kingdom : Animalia
  2. Filum : Chordata
  3. Kelas : Aves
  4. Ordo : Passeriformes
  5. Family : Fringillidae
  6. Genus : Serinus
  7. Spesies : S. canaria

Ciri Morfologi Burung Kenari

Ciri morfologi burung kenari adalah karakteristik, keunikan, dan ciri khas yang ada pada sistem organ tubuh burung tersebut dan dijelaskan sebagai berikut ini :

  1. Tubuh

Tubuh adalah ciri morfologi pertama yang terdapat pada burung kenari. Sebagai informasi bahwa tubuh burung kenari pada dasarnya memiliki ukuran yang kecil yaitu sekitar 11 – 15 cm saja. Kemudian bentuk tubuhnya juga tidak terlalu gemuk.

  1. Bulu

Karakteristik morfologi berikutnya terletak dibagian bulu burung kenari. Perlu anda ketahui bahwa bulu pada hewan ini memiliki warna yang sangat bervariasi mulai dari hijau, hitam, kuning, putih dan lain sebagainya. Kemudin untuk teksturnya sendiri, burung kenari memiliki tekstur bulu yang halus.

Selain itu kadang pada beberapa jenis tertentu, warna bulu burung kenari bisa dikombinasi dengan warna lainnya, misalkan putih dengan kuning dan lain – lain. Melalui warna – warna inilah burung kenari memiliki peminatnya sendiri. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa warna tersebut sangat indah untuk dilihat.

  1. Ekor

Bagian terakhir yang memiliki ciri khas pada burung kenari adalah ekornya. Sebagai informasi bahwa ekor pada burung ini bentuknya lurus memanjang, namun ukurannya cukup pendek. Selain itu ekor pada burung kenari cukup tipis dan bulunya tidak setebal pada bagian tubuhnya.  

Manfaat Burung Kenari

Apakah anda tahu bahwa burung kenari ternyata memiliki beberapa manfaat dalam kehidupan, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Memberikan kicauan yang merdu

Manfaat pertama yang bisa anda peroleh ketika memelihara burung kenari yaitu mampu menghilangkan kebosanan maupun kesuntukan. Selain itu burung ini juga dianggap sebagai penghilang stres dan pelepas lelah. Hal ini dikarenakan burung kenari dikenal memiliki suara kicauan yang begitu merdu. Sehingga bagi orang yang mendengarkan kicauannya tersebut bisa melepas rasa lelah pada tubuhnya dan membuat pikirannya jauh lebih rilex. Maka dari itu tidak heran jika burung kenari kerap kali dipelihara oleh banyak orang, karena memiliki manfaat tersebut.

  1. Meningkatkan umur panjang

Manfaat berikutnya adalah meningkatkan umur panjang seseorang. Pada dasarnya manfaat ini bisa dirasakan karena seseorang yang memiliki peliharaan burung pasti karena dirinya senang terlebih dahulu. Melalui rasa senang tersebutlah seseorang memiliki pikiran yang tenang dan otomatis bisa membuat kesehatan tubuhnya lebih bagus, sehingga umurnya akan lebih panjang.

  1. Meingkatkan interaksi sosial

Manfaat burung kenari yang terakhir adalah meningkatkan interaksi sosial. Hal ini terjadi karena seseorang yang memiliki peliharaan kenari, pastinya akan menemui beberapa orang baru untuk memberikan soal burung tersebut, maupun bertanya – Tanya seputar pakan maupun cara – cara untuk merawat kenari dengan benar. Melalui hal tersebut maka pemelihara burung kenari memiliki tingkat interaksi sosial yang lebih baik.  

Cara Berternaknya Burung Kenari

Apakah anda mulai menyukai burung kenari setelah membaca beberapa keterangan diatas? Jika anda menginginkan burung ini, maka salah satu cara yang bisa anda lakukan selain membelinya langsung pada pasar burung, anda juga bisa membudidayakannya agar jumlah burung yang dimiliki lebih banyak. Namun sebelumnya anda harus tau dengan benar terlebih dahulu beberapa cara ternak dari burung kenari ini agar budidaya berhasil dilakukan :

  1. Persiapan kandang burung kenari

Tahapan pertama yang perlu anda siapkan jika ingin ternak burung kenari adalah penyediaan kandang untuk hewan tersebut. Sebagai informasi bahwa kandang disini merupakan tempat tinggal atau habitat baru untuk burung kenari maka dari itu sebisa mungkin berikan kandang yang nyaman. Tujuannya agar burung bisa betah tinggal di dalamnya.

Selain itu dari kandang tersebut juga bisa memudahkan anda sebagai pemelihara burung kenari pada saat ingin memberinya makan ataupun minum. Caranya yaitu bisa langsung diberikan pada kandang tanpa harus mencari burung kenari terlebih dahulu. Oleh karena itu usahkan agar di dalam kandang sudah tersedia tempat makan dan minum. Selain itu berikan pula ranting – ranting agar burung kenari bisa bertengger di atasnya.

  1. Penentuan indukan burung kenari

Langkah berikutnya setelah kandang dipersiapkan dengan baik, maka anda bisa menentukan indukan dari burung kenari tersebut. Proses ini juga tidak kalah penting dari persiapan kandang. Karena dengan pemilihan induk yang berkualitas diharapkan bisa memberikan hasil yang baik pula.

Maka dari itu usahakan agar anda memilih induk burung kenari yang sehat, warnanya tidak kusam, aktif dalam bergerak, serta memiliki kicauan yang masih merdu dan keras. Beberapa syarat tersebut bisa menetukan kualitas induk burung kenari. Selain itu hal penting lainnya yaitu pastikan agar induk yang anda pilih adalah jenis burung yang siap untuk dikawinkan.

Biasanya burung kenari yang siap kawin berada di usia sekitar 8 bulan  3 tahun. Karena pada pembahasan ini berupa ternak burung kenari, maka indukan yang harusnya dipilih adalah jenis kenari yang jantan dan betina agar keduanya bisa melakukan proses reproduksi dan menghasilkan anakan. Oleh karena itu anda juga harus pintar dalam menentukan jenis kenari jantan dan betina.

Kenari jantan biasanya memiliki ciri penampilan fisik yang ukurannya lebih kecil dan langsing jika dibandingkan yang betina. Selain itu paruh kenari jantan jauh lebih tebal . Kemudian untuk suara kicauannya jelas, kenari jantan memiliki suara yang lebih keras daripada kenari betina.

  1. Penjodohan burung kenari

Langkah berikutnya setelah indukan kenari ditemukan, maka proses penjodohan bisa dilakukan. Pada tahap ini anda bisa memisahkan antara kandang burung kenari yang jantan dan betina. Namun pastikan agar kedua kandang tersebut saling berdekatan satu sama lain, tujuannya agar kedua burung bisa saling kenal.

Selama prose situ berlangsung, apabila kedua burung kenari saling bersiulan satu sama lain dan mencoba untuk menarik perhatian, maka bisa dikatakan bahwa proses penjodohan berhasil. Maka dari itu, anda bisa langsung segera menjadikan satu burung dalam kandang yang sama.

Setelah itu biarkan burung melakukan proses reproduksi dan jangan ganggu mereka. Berikan pula pakan dan minum untuk burung kenari tersebut, sampai anakan dari kenari berhasil diperoleh dari telur yang menetas dengan sendirinya.

  1. Perawatan burung kenari

Setelah anakan kenari muncul, maka anda harus merawatnya dengan intensif. Hal ini sangat penting untuk dilakukan, tujuannya agar burung tersebut bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Salah satu perawatannya yaitu berikan pakan secara rutin dan bersihkan kandang kenari agar anakan burung tersebut bebas dari kuman maupun bakteri.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan burung kenari klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan cara berternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.