Burung Kutilang: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Burung Kutilang

Sepotong lirik “Dipucuk pohon cemara, burung kutilang bernyanyi” mampu menggambarkan keberadaan burung kutilang yang suka bersiul atau berkicau. Apakah anda sudah tau apa itu burung kutilang dan bagaimana karakteristiknya? Apabila belum, maka jangan sampai melewatkan artikel dibawah ini.

Burung kutilang atau dikenal dengan istilah lain yaitu pycnonotus aurigaster merupakan jenis burung cucak yang sangat terkenal di Indonesia. Burung kutilang memang memiliki panggilan lain yaitu burung cucak dan keberadaannya sampai sekarang masih bisa ditemukan khusunya di beberapa daerah, terutama di pulau Jawa.

Sebagai informasi bahwa burung kutilang jika berada di daerah Sunda mempunyai nama lain yang tidak kalah unik yaitu cangkurileung. Sedangkan di Jawa dinamai sebagai ketilang atau genthilang. Dalam bahasa Inggris kutilang disebut dengan istilah sooty-headed bulbul.

Burung Kutilang

Umumnya jenis burung kutilang ini memang terkenal sebagai hewan yang suka atau bahkan kerap sekali mengunjungi tempat-tempat terbuka, tepi jalan, kebun, pekarangan, semak belukar dan hutan sekunder, sampai dengan ketinggian sekitar 1.600 m dpl. Burung kutilang juga sering pula ditemukan pada taman dan halaman-halaman rumah di perkotaan.

Kehidupan burung ini yaitu lebih meyukai kebersamaan, bergerombol atau berkelompok, baik saat mencari makanan maupun bertengger. Anda juga harus tahu bahwa makanan favorit atau kesukaan burung kutilang adalah jenis makanan yang lunak seperti buah-buahan. Buah-buahn tersebut diantaranya yaitu pisang, dan papaya yang sudah matang. Namun jangan salah, karena ternyata burung kutilang juga bisa mengonsumsi jenis pakan berupa berbagai jenis serangga, ulat dan aneka hewan kecil lainnya yang menjadi hama tanaman.

Jenis Burung Kutilang

Setelah melihat ulasan burung kutilang maka tidak ada salahnya juga jika kita mempelajari jenis-jenis burung kutilang yang diuraikan sebagai berikut ini :

  1. Burung kutilang biasa

Jenis burung kutilang yang pertama adalah burung kutilang biasa. Burung kutilang biasa ini adalah salah satu burung kicau yang paling banyak dipelihara di negara Indonesia. Bahkan tidak jarang ada pula yang melakukan ternak pada burung ini. Salah satu ciri atau karakteristik yang cukup menonjol dari burung kutilang ialah sisi atas tubuhnya biasanya memiliki warna coklat kelabu.  Sedangkan sisi bagian bawah tubuh warnanya adalah putih keabu-abuan.

Ciri morfologi lainnya yaitu ada dibagian atas kepala mulai dari dahi dan jambulnya yang berwarna hitam. Sebagai informasi jika anda ingin membeli burung kutilang biasa ini harganya terbilang relative murah yaitu berkisar antara  40.000-100.000 rupiah perekornya.

  1. Burung kutilang emas

Selanjutnya jenis burung kutilang yang kedua adalah burung kutilang emas. Nama lain dari jenis burung ini yaitu cucak kuning. Perlu anda ketahui umumnya jenis burung kutilang emas akan lebih sering ditemukan di pasaran dengan harga yang cukup terjangkau yaitu sekitar 100-200 ribu rupiah. Akan tetapi untuk burung kutilang emas yang suara kicauannya sudah gacor, maka harganya akan lebih tinggi yaitu sekitar 350-400 ribu saja.

  1. Burung kutilang sutra

Jenis ketiga burung kutilang adalah kutilang sutra. Burung kutilang sutra biasa dikenal juga denga nama cep – cep atau cucak kurincang. Ciri yang paling menonjol dari burung kutilang sutra adalah memiliki bulu di bagian kepalanya yang berwarna biru muda sampai matanya. Sedangkan untuk masalah kisaran harga burung ini yaitu sekitar 70-250 ribu rupiah.

  1. Burung kutilang trucukan

Burung kutilang trucukan adalah jenis burung kutilang yang termasuk jenis burung cerdas. Selain itu jenis burung yang satu ini juga sangat mudah untuk dijinakan. Bahkan kutilang trucukan juga mempunyai ciri lainnya yang sangat hebat yaitu bisa menirukan suara burung lain dengan nada yang sama. Salah satu suara yang sering ditirukan adalah burung cendet, cucak ijo dan sebagainya. Untuk masalah harga maka burung kutilang trucukan bisa didapatkan dengan mengeluarkan uang sekitar 150.000 rupiah perekor.

  1. Burung kutilang wilis

Jenis burung kutilang yang terakhir adalah kutilang wilis. Umumnya burung kutilang wilis juga dikenal dengan nama burung cucak wilis, cucak gunung ataupun cucak rengganis. Burung ini juga termasuk salah satu jenis burung kutilang yang ada di Indonesia dengan keberadaan populasinya yang semakin meipis karena rusaknya habitat asli dari burung ini. Untuk masalah harga, anda bisa memperolehnya dengan menyiapakan uang sekitar 200-350 ribu.

Klasifikasi Burung Kutilang

Klasifikasi atau nama-nama ilmiah burung kutilang dapat disebutkan sebagai berikut ini :

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Aves
Ordo Psittaciformes
Familii Pycnonotidae
Genus Pycnonotus
Spesies P. aurigaster

Ciri Morfologi Burung Kutilang

Ciri morfologi burung kutilang menggambarkan ciri atau keunikan dari masing-masing bagain tubuh pada burung tersebut yang dijelaskan sebagai berikut ini :

  1. Tubuh

Ciri morfologi pertama pada burung kutilang dideskripsikan melalui bagian tubuhnya. Umumnya burung cucak kutilang ini memiliki tubuh yang tidak terlalu besar. Ukurannya sedang-sedang saja yaitu sekitar 20 cm.

  1. Punggung dan ekor

Ciri morfologi lainnya dari burung kutilang ada dibagain punggung dan ekornya. Perlu anda ketahui bahwa punggung dan ekor burung kutilang berada di sisi bagian atas tubuh yang memiliki warna coklat kelabu.

  1. Leher

Ciri morfologi yang ketiga yaitu leher burung kutilang. Sebelumnya anda haru tahu terlebih dahulu bahwa bagian leher, perut, dada, dan tenggorakan pada burung ini letaknya ada di sisi bawah tubuh. Umumnya warna leher adalah putih keabu-abuan. Sedangkan dahi, dan jambulnya berwarna hitam.

Cara Berternaknya Burung Kutilang

Cara beternak burung kutilang bisa dilakuakan dengan beberapa tahapan berikut dibawah ini :

  1. Pemilihan Indukan

Langkah pertama yang perlu anda lakukan untuk ternak burung kutilang yaitu melakukan pemilihan induk yang berkualitas. Induk yang berkualitas sangat penting sebagai tahap awal ternak kutilang. Hal ini disebabkan, burung kutilang yang memiliki kondisi tubuh sehat, tidak cacat, dan memiliki kelebihan-kelebihan lainnya maka bisa menghasilkan keturunan yang baik pula.

Biasanya induk kutilang dipilih yang umurnya sekitar 8 bulan-3 tahun. Pastikan bahwa burung tersebut memiliki kondisi yang fit, dan warna bulunya cerah. Jika pada proses awal ini anda sudah salah memilih maka pada proses selanjutnya tidak akan mendapatkan hasil yang bagus pula.

  1. Keriteria Kandang Burung Kutilang

Tahapan kedua setelah persiapan induk kutilang selesai dilakukan yaitu membuat kandang atau sarang untuk burung tersebut. Kandang adalah habitat buatan yang akan ditempati oleh burung kutilang, sehingga agar burung merasa nyaman dan suka ditempatkan.

Selain itu agar burung kutilang juga menyukai yang sesuai dengan jenis kandangnya, sesuai dengan fungsi kandang bagi hewan ternak maka buatlah habitat buatan tersebut persis dengan habitat asli burung kutilang yang ada dialam bebas. Sebagai informasi bahwa salah satu syarat untuk membuat kandang kutilang yaitu harus ada tempat bak airnya. Bak air ini adalah tempat mandi yang bisa digunakan burung kutilang setiap saat. Pastikan pula bahwa kandang dibuat pada kondisi yang tidak ramai dan akan tergganggu dengan hal yang lainnya.

  1. Pemberian Pakan Burung Kutilang

Proses ketiga untuk melakukan cara ternak burung kutilang yaitu memberinya pakan dengan rutin. Umumnya pemberian pakan memang sangat baik untuk pertumbuhan burung. Karena melalui makanan yang dikonsumsi burung akan membutanya memiliki tenaga dan daya tahan tubuh yang lebih kuat sehingga tidak mudah terserang penyakit. Beberapa jenis pakan yang bisa diberikan pada burung kutilang yaitu buah pisang, beberapa jenis papaya, ulat, serangga kecil dan lain sebagainya.

  1. Perawatan Burung Kutilang

Anda juga perlu melakukan proses perawatan pada burung ini. Sebagai informasi saja bahwa perawatan burung kutilang bisa dikatakan cukup mudah untuk prosesnya. Hal ini dikarenakan burung dikenal sebagai jenis hewan yang sangat mudah sekali dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu seliar apapun burung kutilang, jika rajin dilakukan perawatan mulai dari memandaikan, memberiknya pakan, dan memberisihkan kandangnya maka lama-kelamaan burung ini akan jinak dengan sendirinya.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan materi burung kutilang: jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara berternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.