Burung Murai: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Beternaknya

Diposting pada

burung murai

Sahabat, apakah kalian sudah pernah mendengar burung murai? Pastinya sudah. hal ini dikarenakan burung murai merupakan salah satu burung pengicau yang memiliki suara sangat merdu. Selain itu burung ini juga sering diikutsertakan dalam lomba dan tidak jarang banyak orang yang terkesima melihat keunggulan dari burung ini.

Burung murai sendiri sebetulnya adalah jenis burung pemakan serangga yang berukuran tidak terlalu besar, melainkan sedang – sedang saja. Kemudian burung ini juga sudah banyak ditemukan di area taman dan hutan yang ada di Asia dan Afrika.

Burung Murai

Sebagai informasi bahwa burung murai selain memiliki ciri khas suara kicauan yang merdu dank eras, mereka juga memiliki ciri lain yang ada pada tubuhnya. Salah satu keunikan tersebut adalah bagian tubuhnya didominasi dengan warna hitam yang menampilkan kesan misterius namun gagah.

Burung murai juga sudah tersebar luas ke berbagai daerah di Indonesia, yaitu mulai dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan Utara dan pulau – pulau yang lainnya. Apabila anda penasaran dengan karakteristik dan informasi lainnya terkait burung murai, maka simak artikel dibawah ini.

Jenis Burung Murai

Burung murai ternyata juga memiliki beberapa jenis atau spesies lain yang dijelaskan sebagai berikut ini:

  1. Burung murai batu medan

Jenis burung murai yang pertama bernama burung murai medan. Spesies burung murai yang satu ini adalah salah satu burung khas Nusantara dan keberadaannya sudah sangat dikenal banyak orang. Umumnya burung murai batu medan lebih banyak ditemukan di Pulau Sumatra, Jawa dan Kalimantan. Keberadaannya juga mudah didapatkan di sekitar desa terpencil dan pegunungan.

Beberapa ciri khas yang dimiliki burung murai batu medan diantaranya adalah mempunyai ekor yang panjang hingga 30 cm. Selain itu suara kicauannya juga sangat unik dan bisa ditebak bahwa suara tersebut hanya dimiliki oleh burung murai yang satu ini.

  1. Burung murai nias

Jenis burung murai yang kedua adalah burung murai nias. Sesuai dengan namanya, asal burung ini adalah dari Nias, Sumatera Utara. Secara keunggulan maka burung murai nias tidak kalah menarik dengan burung murai batu medan. Karena spesies murai yang satu ini juga dikenal mempunyai suara kicauan yang merdu.

Sedangkan yang membedakan antara burung murai nias dengan burung murai batu medan adalah ukuran tubuh burung ini jauh lebih kecil. Akan tetapi kelebihannya burung murai nias dapat mengikuti atau menirukan suara burung lain yang didengarnya.

  1. Burung murai lampung

Jenis burung murai yang ketiga adalah burung murai lampung. Perlu anda ketahui bahwa burung yang satu ini memang berasal dari daerah Lampung. Secara sekilas penampilannya sangat mirip dengan murai batu medan. Suara kicauan burung murai lampung juga begitu merdu dan sangat keras. Sehingga tidak heran jika spesies murai yang satu ini juga sering diikutsertakan dalam perlombaan kicau mania.

  1. Burung murai batu kalimantan

Burung murai batu kalimantan merupakan jenis burung murai yang selanjutnya. Berasal dari daerah Kalimantan, burung ini dikenal memiliki kemampuan kicau yang lebih rendah jika dibandingkan dengan burung murai batu medan maupun murai yang lainnya. Akan tetapi untuk masalah kekuatan atau stamina, maka burung ini yang jadi juaranya. Ekor burung ini berukuran sedang – sedang saja yaitu antara 15 – 20 cm sedangkan bulunya didominasi dengan warna hitam.

  1. Burung murai jawa

Jenis burung murai yang kelima adalah burung murai jawa. Umumnya burung murai yang satu ini ketika mengeluarkan suara maka bagian tubuhnya seperti bulu dan kepalanya akan berdiri dengan tegak.

  1. Burung murai sabang

Jenis burung murai yang terakhir adalah murai sabang. Asal burung ini adalah dari daerah Sabang, Aceh. Biasanya harga burung murai sabang bisa mencapai hingga puluhan juta. Hal ini dikarenakan murai sabang memiliki ukuran dan bentuk tubuh yang sangat baik ditambah pula dengan suara kicaunnya yang begitu merdu dan menarik banyak orang.

Klasifikasi Burung Murai

Klasifikasi burung murai adalah nama – nama ilmiah burung tersebut yang berguna untuk mengelompokkan burung tersebut agar bisa dibedakan dengan burung yang lainnya. Berikut dibawah ini merupakan klasifikasi burung murai adalah :

  1. Kingdom : Animalia
  2. Filum : Chordata
  3. Kelas : Aves
  4. Ordo : Passeriformes
  5. Family : Muscicapidae
  6. Genus : Copsychus
  7. Spesies : Copsychus malabaricus

Ciri Morfologi Burung Murai

Ciri morfologi burung murai menjelaskan keunikan atau karakteristik yang dimiliki burung tersebut pada setiap bagian tubuh mereka. Berikut dibawah ini adalah ciri morfologi burung murai :

  1. Fisik

Ciri morfologi pertama yang ada pada burung murai adalah bagian fisiknya. Perlu anda ketahui bahwa burung murai umumnya memiliki ciri fisik tersendiri antara yang jantan dan betina. Biasanya burung murai jantan mempunyai ukuran fisik atau tubuh yang lebih besar jika dibandingkan burung murai betina. Selain itu untuk masalah suara kicauan, maka burung murai jantan suaranya jauh lebih keras daripada burung murai betina.

  1. Bulu

Bagian kedua yang menjadi ciri morfologi pada burung murai adalah bulunya. Umumnya bulu merupakan bagian yang paling menonjol dari burung murai, karena dengan bulu tersebut maka tubuh burung tertutupi. Selain itu bulu yang menepel pada murai juga dipenuhi dengan warna – warna yang menambah keindahan.

Warna bulu pada burung murai tidak terlalu banyak, biasanya lebih didominasi dnegan warna hitam pekat, namun terkadang sebagian bulunya bewarna cokelat. Selain itu tektur bulu pada burung ini juga cukup halus dan tebal.

  1. Kepala

Kepala adalah ciri morfologi yang ketiga pada burung murai. Perlu anda ketahui bahwa bagian kepala pada burung ini tidak berukuran besar, melainkan sedang – sedang saja. Hal ini dikarenakan ukuran tubuh burung ini juga tidak begitu besar. Kemudian di bagian kepala burung murai juga terdapat semburat atau motif garis dengan warna biru.

  1. Ekor

Bagian akhir karakteristik morfologi pada burung murai yaitu ekornya. Malah ekor burung murai memang tidak semuanya memiliki ukuran yang sama, hal ini dikarenakan sesuai dengan jenis masing – masing pada burung tersebut. Akan tetapi ekor murai yang panjang biasnya bisa sampai mencapai angka 30 cm. Burung ini akan menjungkitkan ekornya pada saat mereka mengeluarkan kicauan.

Cara Beternaknya Burung Murai

Cara ternak burung murai bisa dilakukan melalui cara atau langkah – langkah sebagai berikut ini :

  1. Pemilihan bibit burung murai

Pemilihan bibit adalah tahap awal yang perlu anda lakukan jika ingin memulai ternak burung murai. Hal ini dikarenakan dengan bibit murai yang berkualitas maka diharapkan bisa memberikan hasil anakan murai yang baik pula. Maka dari itu usahakan memilih murai yang sehat, tidak cacat, dan bersuara kencang.

Selain itu akan lebih baik jika burung murai yang dipilih adalah jenis burung yang usianya sudah memasuki sekitar 1 – 2 tahun. Karena usia – usia tersebut adalah usia yang siap untuk melakukan proses reproduksi dengan baik.

  1. Persiapan kandang burung murai

Langlah selanjutnya anda juga perlu menyiapakan kandang untuk burung murai. Masalah kandang bisa anda sesuaikan dengan lokasi, apabila lokasi cukup luas maka buatlah kandang dengan ukuran yang lebih lebar. Akan tetapi jika dirasa lokasi pembuatan kandang minimalis, maka buatlah kandnag dengan ukuran yang sedang – sedang saja, asalkan tidak membuat burung murai merasa kesempitan.

Apabila kandang dibuat dengan lebih luas, maka bisa membuat nyaman burung murai dan sirkulasi udara juga akan lebih baik. Berikan pula alat – alat tambahan untuk melengkapi tempat tinggal burung murai seperti wadah makan dan minum.

  1. Pakan burung murai

Burung murai yang berhasil dalam masa reproduksi maka akan menghasilkan anakan burung murai yang diperoleh dari telur yang sudah menetas dengan sendirinya. Saat hal itu terjadi maka sebaiknya anda memelihara burung dengan baik yaitu dengan memberinya makanan dan multivitamin. Tujuannya agar burung bisa berkembang dengan cepat dan kesehatannya lebih terjaga. Selain itu anda juga perlu membersihkan kandng burung murai agar bebas dari bakteri dan kuman.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan burung murai jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara beternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.