Burung Pipit: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

 

Burung Pipit

Mendengar nama burung pipit pasti bukan menjadi hal baru lagi. Pasalnya burung pipit ini sendiri termasuk jenis hewan yang mudah untuk ditemukan, termasuk di sekitar permukiman warga. Burung pipit juga dikenal dengan ukuran tubuhnya yang kecil, namun sering mengeluarkan suara kicauan.

Apabila anda pergi ke pasar burung pasti bisa menemukan jenis burung pipit, karena mereka termasuk burung yang sangat laku dipasaran. Sebetulnya burung pipit adalah sekelompok burung kecil pemakan biji – bijian dan tersebar ke berbagai wilayah yang mempunyai iklim tropis.

Burung Pipit

Sebagai informasi bahwa burung pipit pada dasarnya termasuk jenis burung yang masuk dalam suku estrildidae. Selain itu burung pipit di negara Amerika, Australia, dan Eropa justru lebih sering menyebutnya dengan istilah burung finch. Orang – orang disana sangat menyukai burung pipit, karena penampilannya yang menarik dengan warna – warna cerah yang begitu mengagumkan.

Perlu anda ketahui pula bahwa burung pipit biasanya hidup di sekitar pepohonan dan ukuran tubuhnya yang paling besar yaitu sekitar 17 cm. Kemudian setelah proses produksi biasanya akan menghasilkan telur dengan jumlah antara 4 – 10 butir telur.

Jenis Burung Pipit

Jenis – jenis burung pada dasarnya ada begitu banyak, dan beberapa diantara spesiesnya yaitu sebagai berikut ini :

  1. Gold amadin

Jenis burung pipit yang pertama bernama gold amadin atau sering juga disebut dengan istilah chloebia gouldiae. Jenis burung pipit yang satu ini termasuk burung yang paling diminati oleh orang – orang di Indonesa. Tidak terkejut akan hal tersebut, karena burung gold amadin ini memiliki corak atau warna tubuh yang sangat indah.

Sebagai informasi bahwa asal burung pipit yang satu ini yaitu dari negara Australia. Warnanya sangat beragam mulai dari punggung hingga bagian ekornya yang dibelakang. Semua warna – warnan tersebut menunjukkan corak yang cerah dan begitu menawan. Kemudian untuk ukurannya sendiri, burung ini memiliki panjang sekitar 12 – 14 cm dengan berat badan antara 12 – 20 gram. Burung gold amadin biasanya mampu bertahan hidup hingga 6 tahun lamanya apabila dilakukan perwatan maupun pemeliharaan dengan baik.

  1. Zebra finch

Jenis burung pipit yang kedua bernama zebra finch atau disebut pula dengan nama taeniopygia guttata. Spesies burung pipit yang satu ini sudah dikenal oleh banyak orang dari berbagai belahan dunia. Beberapa negara tersebut diantaranya adalah Indonesia, Timor Leste, Australia, Brazil, Amerika Serikat, Portugal dan lain sebagainya.

Kemudian burung zebra finch ini antara yang jantan dan betina memiliki warna tubuh yang berbeda. Ciri khas dar zebra finch yang jantan biasanya mempunyai warna orange di bagian pipinya dan warna merah dengan campuran bintik – bintik putih di bagian sayapnya.

  1. Emprit jepang

Emprit jepang merupakan spesies burung pipit yang ketiga yang memiliki nama lain yaitu lonchura striata domestica. Di negara Indonesia nama burung pipit ini seringkali disingkat menjadi burung emje alias emprit jepang. Perlu anda ketahui pula bahwa emprit jepang pada dasarnya termasuk burung yang diperoleh dari hasil persilangan antara burung emprit yang berasal dari India dan Jepang.

  1. Strawberry finch

Jenis burung pipit yang selanjutnya adalah strawberry finch atau disebut juga dengan istilah amandava amandava. Spesies burung pipit yang satu ini sudah tersebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Kemudian di Indonesia sendiri, burung ini mempunyai nama panggilan khusus yaitu pipit benggala atau emprit geni.

Warna tubuh dari burung pipit strawberry ini sangat cerah dan sesuaikan dengan namanya yaitu cenderung didominasi dengan warna merah mirip dengan buah strawberry. Bagian tubuhnya juga terdapat motif bintik – bintik putih terutama di sekitar dada, sayap, dan sebelah sisi tubuhnya.

  1. Owl finch

Jenis burung pipit yang terakhir adalah owl finch. Namanya sesuai dengan penampilannya yang mirip dengan burung hantu. Padahal burung ini sebetulnya juga mempunyai nama lain yaitu double – barred finch. Anda akan lebih mudah menemukan owl finch di sekitar hutan tropis, daerah sabana dan lain sebagainya.

Kemudian bulu – bulu pada burung ini memiliki tekstur yang halus dan bisa menarik banyak orang. Hal ini dikarena warna bulunya yang sangat indah dan menyegarkan mata jika melihatnya.

Klasifikasi Burung Pipit

Klasifikasi burung pipit adalah taksonomi atau nama – nama ilmiah dari burung pipit yang diuraikan sebagai berikut ini :

  1. Kingdom : Animalia
  2. Filum : Chordata
  3. Kelas : Aves
  4. Ordo : Passeriformes
  5. Sub ordo : Passeri
  6. Super family : Passeroidea
  7. Family : Estrildidae

Ciri Morfologi Burung Pipit

Ciri morfologi burung pipit merupakan bagian tubuh dari burung pipit yang memiliki keunikan, ciri, dan karaktetistik masing – masing. Berikut dibawah ini adalah ciri morfologi burung pipit yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Tubuh

Tubuh adalah bagian paling umum dari burung pipit yang memiliki ciri khas tertentu. Sebelumnya anda harus tahu bahwa ukuran burung pipit kecil yaitu sekitar 12 – 15 cm. kemudian beratnya yang paling besar hanya sekitar 20 – 25 gram. Bagian tubuhnya menjadi bagian paling menarik karena bentuknya yang minimalis dan memiliki warna – warna yang indah. Beberapa warna burung pipit tersebut diantaranya adalah merah, kuning, hijau, cokelat, putih dan lain sebagainya. Sehingga tidak heran jika orang – orang kerap kali mengincar burung ini walau pemeliharaannya hanya untuk dilihat atau diamati.

  1. Bulu

Ciri morfologi burung pipit berikutnya yang paling khas adalah bagian bulunya. Perlu anda ketahui tubuh burung pipit ini pada dasarnya dilapisi dengan bulu, dan memang semua jenis burung pasti memiliki bulu yang menempel pada tubuhnya. Kemudian untuk tekstur dari bulu burung pipit ini adalah lembut dan halus. Bulu yang dimilikinya juga tidak terlalu tebal namun menutup rapat seluruh bagian tubuhnya dari kepala hingga ekornya.

Cara Berternaknya Burung Pipit

Setelah mengetahui banyak hal dari burung pipit, maka saatnya kita sama – sama belajar terkait cara ternak burung pipit itu sendiri. Pembahasan ini sangat penting bagi anda yang ingin membudiayakan jenis burung pipit agar mengetahui proses maupun langkah – langkah yang benar. Berikut dibawah ini merupakan cara ternak burung pipit adalah :

  1. Proses pemilihan induk burung pipit

Langkah pertama yang perlu anda lakukan pada saat ingin ternak burung pipit adalah memilih indukan yang benar dan tepat terlebih dahulu. Pastikan bahwa induk burung pipit yang anda pilih memiliki kesehatan yang baik, warna tubuh yang tidak kusam, aktif dalam bergerak dan lain sebagainya. Mengapa hal ini sangat penting? Karena dengan induk yang berkualitas maka diharapkan hasil dari anakan burung pipit itu sendiri juga sama bagusnya.

Selain itu, istilah ternak itu sendiri sebetulnya adalah memperbanyak burung pipit, maka dari itu pastikan juga agar induk yang anda pilih adalah burung pipit jantan dan betina. Alasannya agar kedua jenis burung tersebut bisa melakukan proses reproduksi dan menghasilkan banyak keturunan.

  1. Proses penyiapan kandnag burung pipit

Proses kedua setelah pemilihan induk berhasil dilakukan, yaitu menyiapkan kandang. Kandang disini adalah tempat tinggal baru bagi burung pipit, sehingga usahakan agar kandang bisa memberikan kenyaman pada burung tersebut. Selain itu berikan perlengkapan – perlengkapan penunjang pada kandang misalkan tempat makan, minum, alas dibawah kandang. Tujuannya agar pemelihara burung lebih mudah untuk melakukan tugasnya dalam merawat burung pipit.

  1. Pemberian pakan burung pipit

Pemberian pakan burung pipit merupakan hal yang begitu penting dan tidak boleh dilupakan. Hal ini sangat berkaitan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan dari burung pipit tersebut. Pada dasarnya pakan burun pipit bisa anda berikan sekitar 2 – 3 kali sehari dan dapat di cek pada tempat makan yang ada di dalam kandang, sekiranya habis maka bisa segera anda isi lagi dengan pakan namun tetap menyesuiakan porsi yang pas.

  1. Perawatan dan pemeliharaan burung pipit

Langkah berikutnya adalah perawatan dan pemliharaan burung pipit. Bukan hanya masalah pakan yang penting, namun perawatan burung pipit harus anda lakukan pula dengan memperhatikan kebersihan kandang. Tujuannya agra burung ini hidup dalam kondisi yang selalu bersih dan terhindar dari yang namanya bakteri.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan burung pipit: jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara berternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.