Burung Tekukur: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Burung Tekukur

Tahukah kamu, apa itu hewan yang bernama burung tekukur? Burung tekukur adalah salah satu jenis fauna yang keberadaannya lebih banyak ditemukandi kawasan yang terbentang dari India, Sri Lanka, Asia Selatan Tropika hingga ke China Selatan dan Asia Tenggara di Timur. Sebagai informasi bahwa burung tekukur pada umumnya memang lebih mudah ditemukan pada habitat terbuka dan ranting pepohonan yang tinggi.

Mereka memiliki kebiasaan hidup berkelompok dan suka bertengger di tajuk atas pepohonan sambil mencari makanan. Memang ketenaran burung ini tidak jauh kalah dengan jenis burung kicau lainnya. Bahkan burung ini juga sering dicari banyak orang karena menyukai kicauan yang cukup merdu.

Burung Tekukur

Sebagai informasi bahwa burung tekukur terkadang juga dimanfaatkan untuk memaster burung kicauan yang lainnya. Oleh karena itu burung ini sering dipelihara banyak orang. Tidak hanya itu, habitatnya juga bisa ditemukan pada sekitar pemukiman masyarakat baik di desa – desa maupun perkotaan.

Salah satu keunikan pada burung tekukur yaitu mereka dapat mencari makanan pada sekitar permukaan tanah bersama dengan sekelompoknya dalam jumlah yang kecil. Selain itu burung akan membuat sarang jika sudah memasuki waktu untuk berkembang biak.

Jenis Burung Tekukur

Setelah mengenal burung tekukur sercara singkat, maka tidak ada salahnya jika anda juga mengetahui jenis – jenis dari burung tekukur itu sendiri. Berikut dibawah ini jenis burung tekukur yaitu :

  1. Burung Klatan

Jenis burung tekukur yang pertama adalah burung klatan. Spesises burung tekukur yang satu ini adalah burung yang asalnya dari negeri Malaysia tepatnya daerah klatan, oleh karena itu tidak heran jika burung dinamakan klantan. Apakah anda tau sebetulnya burung tekukur juga disebut juga dengan burung derkukur, suara dari spesies burung klatan ini juga berbunyi deg ku trul ku kuku. Yang mana suaranya hampir mirip penyebutan burung derkuku itu sendiri.

  1. Burung terkukur sinom

Selanjutnya jenis burung terkukur yang kedua adalah burung terkukur sinom. Salah satu keunikan yang sering ditonjolkan dari burung terkukur sinom ini adlaah suara kicaunya yang panjang dan berirama. Sehingga burung ini lebih sering dicari karena orang – orang menyukai suaranya yang gacor dan bisa digunakan untuk memancing kicauan jenis burung lainnya. Harga burung terkukur sinom juga mahal harena bisa bernilai hingga puluhan juta rupiah.

  1. Burung terkukur Putri mandi

Jenis terakhir burung terkukur adalah burung terkukur putrid mandi. Sebagai informasi bahwa burung ini mempunyai ciri morfologi pada bagian leher dan sayapnya yang ditumbuhi bulu dengan sebagian warna hijau emas. Karena ciri tersebut maka burung juga diincar oleh banyak peminatnya.

Klasifikasi Burung Tekukur

Klasifikasi burung tekukur yaitu menjelaskan nama – nama ilmiah atu disebut juga dengan istilah taksonomi. Pada dasarnya klasifikasi ini bertujuan agar orang – orang lebih mudah untuk mengenali burung terkukur dari nama – nama ilmiahnya. Berikut dibawah ini klasifikasi burung tekukur tersebut :

Kingdom Animalia
Phylum Chordata
Sub phylum Vertebrata
Class Aves
Ordo Columbiformes
Sub Ordo Columbae
Familia Columbidae
Sub Familia Columbinae
Genus Streptopelia
Spesies Streptopelia chinensis

Ciri Morfologi Burung Tekukur

Ciri morfologi burung tekukur dapat dijelaskan sebagai berikut ini :

  1. Tubuh

Bagian pertama yang memiliki ciri morfologi dan akan dideskripsikan adalah bagian tubuh burung terkukur. Sebagai informasi bahwa burung tekukur umumnya memiliki ukuran tubuh yang sedang – sedang saja. Selain itu burung juga mempunyai warna cokelat hingga kemerah jambuan

  1. Ekor

Ciri morfologi yang selanjutnya yaitu terletak di bagian ekor burung terkukur. Umumnya ekor burung ini berukuran cukup panjang. Selain itu ekornya juga ditutupi dengan bulu – bulu yang bagian luarnya memiliki tepi putih tebal.

  1. Leher

Burung terkukur juga memiliki karakteristik morfologi dibagian lehernya. Pada leher burung tersebut terdapat garis – garis hitam yang lebih tepatnya ada di sebelah sisi – sisi leher dengan bintik putih halus.

Cara Berternaknya Burung Tekukur

Setelah mengetahui ulasan singkat, jenis, klasifikasi, dan ciri morfologi pada burung terkukur. Maka saatnya memberikan pemahamam pula terkait cara beternak burung tekukur yang bisa dilakukan dengan langkah – langkah berikut ini :

  1. Pemilihan Kandang

Langkah pertama sebelum melakukan ternal burung terkukur yaitu menyiapkan kandang terlebih dahulu. Perlu anda ketahui bahwa kandang merupakan bagian terpenting dalam melakukan ternak burung terkukur. Hal ini dikarenakan kandang akan dijadikan sebagai habitat buatan yang akan digunakan burung sebagai tempat tinggal barunya. Oleh karena itu sangat disarankan agar pembuatan kandang burung terkukur bisa dilakukan dengan memberikan kenyaman dan rasa betah pada kandang tersebut. Agar memudahkan anda dalam pembuatan kandang burung terkukur, maka berikut dibawah ini merupakan beberapa standar dan kriteria kandang yang bisa anda contoh :

  1. Kandang burung terkukur dibuat senayaman mungkin dengan ukuran yang lebih luas, agar burung bisa terbang kesana – kemari.
  2. Alangkah lebih baik jika sebaiknya kandang dibuat panggung agar lebih memudahkan dalam pembersihan dan perawatan.
  3. Beri peralatan lengkap dalam kandang seperti tempat makan, minum dan tengger dari ranting pohon sebagai tempat betenggernya burung.
  4. Berikan alas dibagian bawah kandang, agar memudahkan dalam membersihkan kotoran.
  5. Jangan menggunakan penggunaan atap seng atau asbes, karena hal ini akan membuat udara semakin panas dan membuat burung tidak nyaman berada didalamnya.
  1. Memilih Indukan

Setelah kandang dipersiapkan, maka cara yang selanjutnya ialah memilih indukan burung terkukur yang baik dan berkualuitas. Awal mulai anakan burung terkukur bisa diperoleh yang baik karena induk pada burung tersebut baik dan berkualitas juga. Oleh sebab itu, induk yang berkualitas sangat penting untuk dipilih. Sebagai pemelihara burung terkukur anda harus mengetahui kriteria untuk indukan tekukur yang berkualitas. Berikut dibawah ini beberapa kriteria induk burung terkukur tersebut :

  1. Pastikan anda memilih induk yang berjenis kelamin jantan dan betina. Ketahui pula bahwa kedua indukan harus berada dalan masa produktif dan siap melakukan proses perkawinan.
  2. Umur induk burung terkukur yang idelanya adalah 1 – 1,5 tahun.
  3. Pilih induk yang sehat dan tidak cacat.
  4. Bulu pada induk burung terkukur bewarna cerah dan tidak kusam.
  1. Menjodohkan Indukan

Setelah kandang dan pemilihan induk sudah selesai dilakukan, maka tahap yang selanjutnya adalah menjodohkan induk burung terkukur tersebut. Masa penjodohan ini sebetulnya bertujuan agar induk burung terkukur dapat memperoleh keturunan dan bisa memperbanyak jenisnya. Adapun beberpaa cara atau tahapan masa penjodohan burung terkukur tersebut bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut ini:

  1. Letakkan induk burung terkukur yang jantan maupun betina dalam tempat atau kandag yang terpisah.
  2. Walaupun berada dalam kandang terpisah, namun pastikan kedua kandang tersebut berada dalam jarak yang dekat, agar burung bisa saling mengenal.
  3. Proses ini membuthkan waktu beberapa hari sampai kedua indukan saling mengenal dan teratrik satu sama lain. Biasanya ketertarikan burung ini bisa dilihat apabila burung mengeluarkan suara kicauan yang berisik.
  4. Apabila hal tersebut sudah terjadi, maka masukan kedua induk burung terkukur tersebut dalam satu kandang agar keduanya dapat melakukan proses perkawinan. langkah yang perlu anda lakukan adalah dengan memasukkan kedua indukan kedalam satu kandang.
  5. Siapkan pula sarang yang nantinya akan dijadikan sebagai tempat indukan betina meletakkan telur saat proses pembuahannya berhasil.
  1. Perawatan dan Pemeliharaan

Apabila induk burung terkukur sudah berhasil melakukan pembuahan dan menghasilkan telur, maka induk yang betina akan mengerami telurnya hingga menetas. Telur yang menetas tersebut menjadi anakan burung terkukur yang harus dirawat dan dijaga dengan baik. Salah satu perawatannya yaitu memberinya pakan dan minum dengan teratur. Pakan pada burung ini harus dipilih yang memiliki kandungan nutrisi baik agar burung segera bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dan lebih cepat. Beberapa contoh makanan burung ini yaitu voer, kroto, dan serangga lainnya.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan materi burung tekukur: jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara berternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.