Burung Walet: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

 

Burung Walet

Apakah anda sudah mengenal hewan yang bernama burung walet? Burung walet adalah salah satu jenis burung yang memiliki sayap runcing dan disebut juga dengan istilah collocalia vestita. Burung walet umumnya memiliki ekor yang panjang dan hidup di sekitar permukiman, menghuni gua dan lain sebagainya.

Salah ciri dari burung walet yaitu mereka tidak bisa untuk bertengger dipohon. Hal ini dikarenakan burung ini mempunyai kaki yang ukurannya sangat pendek dan jarang sekali berdiri diatas tanah. Jika anda ingin mengenal lebih lanjut terkait burung yang satu ini maka simaklah artikel dibawah ini .

Burung Walet

Sebagai informasi bahwa burung walet termasuk burung yang memiliki kemampuan untuk terbang pada tempat yang gelap melalui bantuan ekolokasi. Burung walet selain bisa ditemukan di negara Indonesia, keberadaannya juga bisa dicari di Vietnam, Thailand, Malaysia, Filipina, Kamboja, Laos, Eropa, dan Amerika.

Biasanya burung walet akan membuat sarangnya dari air liurnya. Perlu anda ketahui bahwa air liur burung ini umumnya sering dimafaatkan banyak orang untuk mengobati berbagai macam penyakit. Selain itu tubuh burung walet kebanyakan juga memiliki warna cokelat.

Jenis Burung Walet

Setelah mengetahui deskripsi burung walet secara umum, maka saatnya anda mengenal jenis – jenis dari burung walet yang dijelaskan sebagai berikut ini :

  1. Burung walet putih

Jenis burung walet yang pertama adalah burung walet putih. Sebagai informasi saja bahwa burung ini bernama walet putih, bukan berarti mereka memiliki bulu yang bewarna putih, akan tetapi sarangnya lah yang bewarna putih.

Ciri yang paling menonjol dari burung walet putih ini adalah warna bulunya yang coklat kehitaman dibagian atas tubuhnya. Sedangkan bagian tubuh yang bawah warna bulunya adalah cokelat biasa. Selain itu burung walet putih juga dikenal sebagai spesies walet yang memiliki suara nyaring.

Umumnya sarang burung walet putih ini terbuat dari air liur burung itu sendiri. Bagian sayap pada burung ini sangat kuat sehingga membuat burung tersebut dapat terbang lebih lama.

  1. Burung walet sarang hitam

Jenis burung walet yang kedua adalah burung walet sarang hitam. Sesuai dengan namanya maka bulu pada burung ini lebih didominasi dengan warna cokelat kehitaman. Sedangkan bagian ekornya biasanya bewarna cokelat kelapa.

Selain itu bulu pada burung walet sarang hitam juga terletak dibagian kakinya yang mana warnanya coklat namun lebih cerah. Panjang tubuh burung ini tidak begitu besar yaitu hanya sekitar 13 cm saja. Bagian mata burung ini memiliki ciri khusus yaitu bewarna coklat tua. Sedangkan bagian paruh dan kakinya bewarna hitam pekat.

Sebagai informasi bahwa burung walet sarang hitam akan lebih mudah ditemukan keberadaaanya di sekitar gua – gua. Maupun tempat – tempat yang tidak terlalu mendapat sinar matahari dalam jumlah yang banyak. Bisa dilkatakan pula pada tempat yang gelap.

  1. Burung walet gunung

Jenis burung walet yang terakhir adalah burung walet gunung. Spesies burung walet yang satu ini memiliki kemampuan terbang yang lebih baik dan luas jika dibandingkan dengan jenis burung walet lainnya.

Burung ini akan terbang bersama dengan kawanannya ke daerah puncak gunung yang sangat tinggi dengan kemampuan terbang yang sangat cepat. Sedangka ciri morfologi pada bagian fisik bisa dilihat dari ekornya yang bewarna abu – abu kehitaman.

Kemudian bagian kaki burung walet gunung hanya terdapat sedikit bulu atau bahkan hampir tidak ada bulunya. Burung juga dikenal mempunyai suara yang nyaring dengan ukuran tubuh sekitar 14 cm.

Klasifikasi Burung Walet

Klasifikasi burung wallet merupakan nama – nama ilmiah burung tersebut sesuai dengan golongannya masing – masing. Sehingga berdasarkan klasifikasi burung walet maka burung ini bisa dibedakan dengan jenis burung lainnya. Berikut dibawah ini yang termasuk klasifikasi burung walet adalah :

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Aves
Ordo Apodiformes
Family Apodidae

Ciri Morfologi Burung Walet

Ciri morfologi burung walet adalah bagian – bagain tubuh burung walet yang memiliki keunikan atau karakteristik masing – masing. Karakteristik morfologi tersebut yaitu sebagai berikut :

  1. Fisik

Ciri morfologi yang pertama pada burung walet terletak pada bagian fisiknya. Secara umum bentu fisik burung wallet tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil. Sehingga ukuran tubuhnya yaitu sedang – sedang saja. Kemudian pada tubuhya juga dipenuhi dengan bulu – bulu yang halus dengan warna yang beragam mulai dari hitam, putih, sampai dengan coklat.

  1. Paruh

Bagian ciri morfologi yang kedua pada burung walet adalah paruhnya. Sebagai informasi bahwa burung walet memiliki paruh yang kuat. Selain itu paruh pada burung ini bentuknya juga cukup runcing.

  1. Kaki

Ciri morfologi yang selanjutnya pada burung ini yaitu terletak dibagain kaki. Umumnya burung walet tidak memiliki ukuran yang panjang, yaitu ukuran kakinya kecil maupun pendek. Sehingga mereka cenderung tidak bisa bertengger di atas pohon karena ukuran kakinya tersebut. Kaki burung ini juga dikatakan sangat lemah.

  1. Sayap

Karakteristik morfologi yang terakhir pada burung walet adalah bagian sayap. Sayap pada burung umumnya digunakan untuk terbang sama halnya dengan burung walet. Kemudian sayap pada burung ini ukurannya juga cukup panjang sehingga bisa digunakan untuk terbang dengan baik dan cepat.

Cara Berternaknya Burung Walet

Setelah mengetahui deskripsi, jenis, klasifikasi , dan ciri morfologi burung walet. Maka selanjutnya kita akan mempelajari beberapa cara atau langkah – langkah untuk melakukan ternak burung walet sebagai berikut ini :

  1. Sediakan kandang untuk burung walet

Cara pertama yang perlu anda lakukan pada saat akan melakukan ternak burung walet yaitu menyiapkan kandang telebih dahulu. Proses pembuatan kandang diawali dengan pemilihan lahan yang pas dan sesuai. Upayakan agar kandang dibuat pada kondisi lahan yang memiliki suhu sekutar 24 – 26 derajat celcius.

Lahan yang bisa anda disiapakan adalah disekitar pekarangan rumah. Kemudian bangun kandang dengan ukuran yang tidak terlalu sempit agar burung walet bisa terbang lebih bebas. Buatlah kandang senyaman mungkin agar burung walet betah didalamnya. Tambahkan pula pernak – pernik seperti ranting – ranting dan daun – daun hijau agar terkesan seperti habitat asli burung walet.

  1. Melakukan pemilihan induk burung walet

Tahap selanjutnya apabila anda sudah menyiapkan kandang untuk burung walet. Maka cara selanjutnya yaitu siapkan induk burung walet yang berkualitas. Induk yang baik diharapkan bisa menghasilkan anakan burung walet yang baik pula.

Oleh karena itu pilih induk walet yang sehat, tidak cacat, memiliki warna tubuh yang baik atau tidak kusam. Apabila anda kesulitan memilih induk yang berkualitas maka anda bisa melakukan pembibitan dari awal dengan cara memesan telur walet yang sudah menetas dan bisa anda rawat dari mulai kecil hingga tumbuh dewasa.

  1. Perawatan burung walet

Setelah anakan walet lahir maka anda harus merawatnya dengan baik. Karena pada dasarya burung walet yang berkualitas tidak hanya diperoleh dari induk yang baik saja. Melainkan juga pada proses perawatan dan pemeliharaan pada burung tersebut.

Pastikan bahwa anakan burung walet tidak dikeluarkan kandang saat mereka masih berada dalam usia sekitar 2 – 3 hari. Hal ini dikarenakan mereka masih lemah dan membutuhkan tempat untuk berlindung.

Perawatan juga bisa anda lakukan dengan memberinya pakan pada burung tersebut. Sebetulnya untuk masalah pakan, maka burung ini tidak membutuhkan makanan yang bermacam – macam. Beberapa macam makanan yang bisa anda berikan diantaranya adalah semut, kumbang, dan rayap. Selain itu berikan pula biji – bijian karena anakan burung walet juga memerlukan kandungan karbohidrat dan protein agar bisa tumbuh dengan lebih baik serta cepat.

  1. Panen burung walet

Tahap panen burungw walet adalah proses yang paling ditunggu – tunggu setelah beberapa bulan lamanya. Panen burung walet ini uniknya adalah selain bisa mengambil burungnya maka anda bisa memperoleh sarangnya untuk dimanfaatkan dalam banyak hal salah satunya adalah bahan obat – obatan. Sebagai informasi bahwa akan lebih baik jika sarang dipanen pada saat burung walet belum menetas, karena kualitasnya akan lebih baik.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan materi burung walet: jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara berternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.