Ciri Amoeba dan Penjelasannya

Diposting pada

Ciri Ciri Amoeba

Sebutan amoeba biasanya berfokus terhadap organisme bersifat eukariotik sederhana dengan pergerakan secara merangkak dengan khas. Tetapi, terdapat dari perbedaan antara kandungan genetik dari berbagai jenis untuk karakteristik amoeba yang menunjukkan bahwa organisme ini belum tentu berhubungan erat.

Disisi lain, amoeba merupakan organisme dengan sel tunggal yang berkemampuan dalam mengubah ragam bentuknya. Misalnya saja amoeba proteus yang biasanya dijumpai di badan air misalnya di danau, kolam, dan sungai dengan pergerakan lambat. Terkadang, organisme berjenis uniseluler lainnya juga bisa masuk ke bagian dalam tubuh manusia dan menimbulkan berbagai jenis penyakit.

Amoeba

Amoeba adalah makhluk yang bersel tunggal namun bentuknya bisa berubah-rubah. Di dalam genus protozoa dapat terbagi atas berbagai jenis amoeba misalnya yang dapat hidup di air dan yang bisa hidup di dalam arti tubuh hewan atau manusia yang berperan sebagai organisme parasit.

Organisme kelompok ini tergolong ke dalam genus protista yakni sekelompok bentuk kehidupan yang sedeharna bukan karena termasuk jenis tumbuhan dan buka tergolong jenis hewan. Mayoritas bentuk organisme jenis ini yakni berbentuk mikroskopis atau biasa dikenal dengan suatu organisme yang memiliki tubuh paling kecil atau mikro tetapi terdapat berbagai jenis jenis yang cukup besar sehingga bisa dilihat dengan mata telanjang.

Ciri Amoeba

Amoeba mempunyai ciri-ciri yang khas atau khusus, antara lain;

  1. Bertubuh kecil

Amoeba adalah jenis fillum Protozoa yang tergolong dalam kelas Rhizopoda. Tubuh dari jenis protozoa ini terlihat cukup sederhana karena hanya terdiri dari sel tunggal atau uniseluler. Walau demikian, fillum Protozoa tergolong ke dalam sistem yang bermultifungsi sebab hampir seluruh pekerjaan dari tubuh ini bisa dikendalikan dengan hanya satu sel saja bahkan tanpa harus adanya tumpang tindih.

Tubuh amoeba berukuran kecil yakni berkisar 3 hingga 1.000 mikro. Bentuk tubuh dari amoeba biasanya cukup beragam ada yang mempunyai bentuk seperti bola, bulat memanjang ada pula yang seperti sandal, dan ada pula yang bentuknya tak beraturan atau tidak pasti.

  1. Mempunyai bentuk yang bisa berubah

Bentuk tubuh dari amoeba biasanya sering berubah yang bisa hidup dengan bebas dan umumnya terdapat di dalam tanah becek atau wilayaj dengan perairan yang cukup banyak terdapat kandungan bahan organik namun terdapat juga jenis amoeba yang biasa hidup sebagai parasit atau biasa disebut dengan Entamoeba.

  1. Mempunyai alat gerak

Adanya membram sel yang bisa membungkus sitoplasma sel dengan organel sel yang terdapat dalam diri amoeba. Sebab di dalam diri amoeba tidak ada dinding sel dan pada amoeba terdapat bagian selular yang tak menentu atau tidak pasti sehingga hal ini bisa menunjukkan bahwa dalam bentuk apapun sesuai dengan keadaan sekitar, amoeba bisa mempunyai pseudopodia yang bisa digunakan sebagai alat gerak dan makan.

Amoeba bisa menelan makanan melalui cara fagositosis yakni dengan cara berada di sekelilingi bakteri atau protista yang ukurannya lebih kecil sehingga dapat mengeluarkan enzim yang berasal dari saluran pencernaan ke dalam bagian vakuola. Dalam proses pencernaan partikel- partikel makanan dapat berlangsung di dalam vakuola dengan adanya bantuan dari senyawa enzimatik.

  1. Mempunyai banyak inti sel

Amoeba bisa mempunyai lebih dari dua inti sel. Amoeba bisa menjadi organisme yang sama dengan protozoa lain. Hal tersebut terjadi sebab amoeba bisa bereproduksi dengan perkembangbiakan vegetatif baik secara mitosis atau sitokinesis. Di bagian bawah divisi ini nantinya akan menjadi sangat kuat dengan adanya inti yang bisa selamat sementara bagian yang tak ada inti akan mati.

Saat organisme di dalam lingkungan yang mencekam maka bagian inti sel akan membentuk bagian yang lebih aktif atau biasa disebut dengan istilah kista amoeba dan hal ini akan membuat terus bertahan hingga organisme ini akan bertemu dengan keadaan lingkungan yang normal.

  1. Peka terhadap rangsangan

Amoeba akan sangat sensitif dengan adanya rangsangan mulai dari penyusutan ataupun perluasan sel, sesuai dengan keadaan di sekelilingnya. Misalnya untuk mengatur tekanan osmotik yang berada di dalam sel, vakuola bertanggungjawab dengan tugas yang sama.

Saat amoeba disimpan ke dalam larutan garam hipertonik yang pekat maka akan menyebabkan sel mengalami penyusutan dan mencegah adanya garam masuk ke dalam. Namun sebaliknya, jika terkena air tawar atau hipotonik maka sel amoeba akan mengalami pembengkakan dan mengembang.

  1. Mempunyai genom

Meskipun ukuran dari amoeba sangat kecil namun genom di dalam tubuh amoeba dapat lebih banyak dibandingkan genom dari manusia. Pada spesies Amoeba duiba terdapat 370 miliar pasangan basa sedangkan genom pada manusia hanya 3 milliar pasangan basa.

  1. Beresiko menyebabkan penyakit

Amoeba yang menimbulkan infeksi salah satunya adalah Disentri amoeba. Disentri amoeba atau amoebiasis yaitu infeksi pada usus yang diakibatkan oleh Amoeba Entamoeba histolytica yang menimbulkan diare bercampur dengan darah.

Contoh amoeba

Setidaknya terdapat contoh amoeba antara lain;

  1. Amoeba proteus, Amoeba ini pada umumnya hidupnya bebas di alam tanpa tinggal di tubuh mikroorganisme lain
  2. Chaos carolinese, Amoeba ini yang memiliki bentuk paling kecil dan terdapat satu sel dan bentuknya dapat berubah- ubah
  3. Entamoeba hystolitica, merupakan jenis amoeba yang berbahaya

Itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada semua kalangan berkenaan dengan ciri-ciri amoeba dan contohnya.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *