Ciri Bayam dan Media Tanamnya

Diposting pada

Ciri Tanaman Bayam

Bayam (Spinacia oleracea) adalah sayuran hijau berdaun yang berasal dari Persia. Itu termasuk dalam family Amaranth dan terkait dengan bit dan quinoa. Bayam adalah makanan super. Itu mengandung nutrisi dalam paket rendah kalori.

Sayuran hijau gelap seperti bayam penting untuk kesehatan kulit, rambut, dan tulang. Mereka juga menyediakan protein, zat besi, vitamin, dan mineral. Bayam telah digunakan oleh berbagai budaya sepanjang sejarah, terutama dalam masakan Mediterania, Timur Tengah, dan Asia Tenggara. Ini dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam diet apa pun, karena murah dan mudah disiapkan.

Tanaman Bayam

Bayam merupakan tanaman sayur-sayuran dengan nama ilmiah Amaranthus spp. Kata “amaranth” dalam bahasa Yunani memiliki arti “everlasting” (abadi). Bayam dalam Bahasa Inggris “spinach” berasal dari bahasa Prancis Kuno, yang berakar dari Bahasa Persia-nya, aspanakh – keduanya juga berarti “bayam.”

Ciri-Ciri Bayam

Berikut ini adalah serangkaian ciri khas dari tanaman bayam, antara lain:

Akar

Bayam memiliki akar perdu atau terna. Akarnya dapat menembus tanah dengan kedalaman sekitar 20 sampai 40 cm bahkan bisa lebih dari itu. Akar bayam digolongkan dari akar tunggang serta mempunyai akar serabut pada bagian atasnya.

Batang

Bayam memiliki makna batang yang termasuk tipe monopodial, yaitu dengan sifat batang sirung pendek. Batang berbentuk bulat, berair, lunak serta kurang berkayu. Warna batangnya tergantung dari jenis bayam tersebu, misalnya bayam hijau mempunyai batang berwarna hijau, bayam merah mempunyai batang berwarna merah.

Daun

Bayam memiliki daun tunggal bertangkai. Sebagaimana warna batang, warna daun bayam pun mengikuti jenis bayam. Bentuk daun bayam bundar seperti telur memanjang. Panjangnya yaitu sekitar 1,5-6,0m cm, lebarnya 0,5-3,2 cm. Tangkai daun bentuknya bulat, dengan bentuk permukaan opacus. Panjang tangkai daun sekitar 0,5-9,0 cm.

Pada bayam duri, terdapat ciri khas yang membedaknnya dengan daun pada bayam lainnya, yaitu pada tangkai daunnya terdapat duri. Duri-duri inilah yang membuat oorang menyebutnya sebagi bayam duri. Sedangkan bentuk daunnya tidak jauh berbeda dengan bayam jenis lainnya, yaitu menyerupai belahan ketupat dan berwarna hijau.

Bunga

Bayam memiliki definisi bunga yang berkelamin tunggal, tersusun majemuk tipe tukal yang rapat, berwarna hijau. Bunganya mempunyai 5 mahkota dengan panjang 1,5-2,5 mm. Bunga jantan mempunyai bentuk bulir dan terususun tegak, sedangkan bunga betina berbentuk bulat yang terdapat pada ketiak batang. Akan tetapi, penyerbukan bunga ini biasanya di bantu juga dengan binatang sekitar dan angin.

Buah

Bayam yang kita kenal dalam keseharian pada dasarnya memiliki buah yang berbentuk lonjong berwarna hijau dengan panjangnya sekitar 1,5 mm.

Biji

Bayam memiliki biji berukuran kecil dan halus yaitu panjangnya sekitar 0,8-1 mm, bentuknya bulat, warnanya kecoklatan hingga kehitaman. Akan tetapi, ada pula beberapa jenis bayam yang memiliki arti biji berwarna putih dan merah, contohnya bayam maksi.

Hama dan Penyakit Bayam

Adapun untuk jenis hama bayam dan penyakitnya yang ada, antara lain adalah sebagai berikut;

Hama

Hama yang menyerang bayam, antara lain:

  1. Serangga ulat daun (Spodoptera Plusia Hymenia)
  2. Serangga kutu daun (Myzus persicae Thrips sp.)
  3. Serangga tungau (Polyphagotarsonemus latus)
  4. Serangga lalat (Liriomyza sp.)

Penyakit

Penyakit yang menyerang bayam, antara lain:

  1. Rebah
  2. Busuk
  3. Karat putih

Media Tanam

Persyaratan meida tanam untuk pertumbuhan bayam diantaranya yaitu:

  1. Bayam membutuhkan tanah yang gembur dan subur. Jenis tanah yang sesuai untuk bayam yang terpenting adalah kandungan haranya terpenuhi.
  2. Bayam termasuk tanaman yang peka terhadap pH tanah. Jika pH tanah di atas 7 (alkalis),, maka pertumbuhan daun-daun muda (pucuk) akan memucat putih kekuning-kuningan (klorosis). Akan tetapi jika pada pH di bawah 6 (asam), pertumbuhan bayam akan merana karena kekurangan beberapa unsur, sehingga pH tanah yang cocok untuk bayam yaitu antara 6-7.
  3. Bayam sangat reaktif terhadap ketersediaan air di dalam tanah. Bayam termasuk anaman yang memerlukan air yang cukup untuk pertumbuhannnya. Bayam yang kekurangan air akan nampak layu dan terganggu pertumbuhannya. Penanaman bayam dianjurkan pada awal musim hujan atau pada akhir musim kemarau.
  4. Kelerengan lahan untuk budidaya tanaman bayam yaitu sekitar 150-450.

Itulah tadi serangkaian artikel yang bisa kami selesaikan terkait dengan ciri-ciri bayam dan media tananamnya. Semoga melalui ulasan ini bisa memberikan refrensi serta materi kepada segenap pembaca yang saat ini sedang membutuhkannya. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *