Ciri Home Industri

Diposting pada

Karakteristik home industri

Home industri atau industri rumahan pada saat ini telah menjadi salah satu bahasan yang menarik untuk dipahami bagi semua pihak. Pasalnya sebagai usaha kecil yang dilakukan di rumah keluarga tunggal memiliki prospek yang menjanjikan bagi kemajuan suatu bangsa.

Apalagi untuk komunitas pada lahan pertanian, Indonesia memiliki segundang tumbuhan yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan home indutri. Oleh sebab itulah pada artikel ini mengulas secara lengkap terkait ciri-ciri home indutri.

Home Industri

Home industri adalah serangkain bentuk kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil dan memenuhi kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam suatu undang-undang. Sehingga dalam kajiannya ketika memenuhi unsur kelayanan dengan profit tinggi akan dikenai pajak, tetapi apalabila masih berkembang dan belum mendapatkan keutungan akan mendapatkan keringanan.

Pengertian Home Industri Menurut Para Ahli

Adapun menurut pendapat ahli, definisi home industri. Antara lain;

  1. Kwartono, pengertian home industri adalah kegiatan ekonomi rakyat yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- tidak termasuk tanah serta bangunan tempat usaha. Atau yang memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000 dan milik warga negara Indonesia.
  2. Ina Primiana, dalam kajiannya menjelaskan bahwa kegiatan dalam home industri memiliki ciri-ciri. Antara lain;

Home industri adalah:

  1. Usaha kecil ialah pengembangan empat kegiatan ekonomi utama yang menjadi motor penggerak pembangunan, ialah agribisnis, industri manufaktur, sumber daya manusia, serta bisnis kelautan.
  2. Usaha kecil ialah pengembanagn kawasan andalan untuk dapat mempercepat pemulihan perekonomian melalui pendekatan wilayah atau daerah, ialah dengan pemulihan wilayah atau daerah untuk mewadahi program prioritas dan pengembangan sektor-sektor dan potensi.
  3. Usaha kecil ialah peningkatan upaya-upayapemberdayaan masyarakat.

Ciri Home Industri Secara Umum

Jikalau ditelaah lebih lanjut, dalam menjelaskan kegiatan home industri yang ada di masyarakat memiliki beberapa karakteristik, diantaranya yaitu:

  1. Jenis barang/komoditi yang diusahakan umumnya telah tetap tidak gampang berubah.
  2. Lokasi/tempat usaha umumnya telah menetap tidak berpindah-pindah.
  3. Pada umumnya telah melakukan administrasi keuangan walau masih sederhana, keuangan perusahaan sudah mulai dipisahkan dengan keuangan keluarga, sudah membuat neraca usaha.
  4. Sudah mempunyai izin usaha dan persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.
  5. Sumberdaya manusia (pengusaha) mempunyai pengalaman dalam berwira usaha.
  6. Sebagian telah akses ke perbankan dalam hal keperluan modal
  7. Sebagian besar belum bisa membuat manajemen usaha dengan baik seperti business planning.

Keterangan atas ciri-ciri yang ada dalam home industri sejatinya tidak selalu dilakukan secara individu, bisa juga dengan memanfaatkan gudang atau bangunan aksesori lainnya. Asalkan mampu untuk menyediakan layanan kepada para pelangan yang memanfaatkannya.

Oleh karena itupula pada saat ini banyak dijumpai kegiatan dalam contoh home industri di masyarakat. Misalnya saja seperti yang terlihat dalam proses pengemasan tempe, tahu, atau yang lainnya. Selain bisa melatih kemandirian jikalau dikembangkan akan menambah finansial untuk mencukupi kehidupan.

Itulah tadi penjelasan serta penguraian yang bisa disebutkan kepada segenap pembaca terkait dengan ciri-ciri Home industri menurut para ahli dan secara umum yang ada di dalam kehidupan masyarakat. Semoga saja bisa memberikan referensi bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *