Ciri Morfologi Kacang Hijau

Diposting pada

Ciri Morfologi Kacang Hijau

Kacang hijau bisa dikatakan sebagai salah satu arti tumbuhan kacang-kacangan yang banyak dimakan oleh warga Indonesia dalam berbagai macam olahan makanan. Prihal ini misalnya untuk membuat bubur kacang hijau, isi onde-onde, ataupun makanan tradisional lainnya. Disisi lain, tanaman sayur kacang hijau mempunyai morfologi serta kandungan gizi antara lain protein, besi, belerang, amilum, kalsium, mangan, vitamin (B1, A, dan E), dan minyak lemak.

Oleh karena itulah kacang hijau pada bagian arti bunga dan makna daun mempunyai keunggulan dari segi ekonomi dan agronomi dibanding jenis kacang yang lain antara lain tahan kekeringan, umur panen kurang dari 60 hari, dan dapat dibudidayakan di daerah yang kurang subur.

Kacang Hijau

Kacang hijau yang memiliki nama latin phaseolus radiatus L adalah komoditas tumbuhan yang bisa hidup dengan iklim tropis, lantan harus berada di lingkungan panas selama pertumbuhannya di lahan pertanian.

Oleh karena itulah komoditas ini bisa dibudidayakan di wilayah dataran rendah dengan ketinggian hingga 500 m di atas permukaan laut, bahkan pada wilayah dengan ketinggian 750 m di atas permukaan laut, kacang hijau tetap dapat tumbuh dengan baik, namun produksinya cenderung rendah atau turun.

Ciri Morfologi Kacang Hijau

Penjelasan terkait dengan morfologi tumbuhan kacang hijau. Antara lain;

  1. Akar

Menurut Rukmana (1997), kacang hijau mempunyai sistem perakaran yang bercabang banyak dan membentuk nodula atau bintil akar. Maksudnya semakin banyak bintil pada arti akar yang terbentuk maka semakin tinggi pula kandungan nitrogen (N) yang dapat diikat oleh akar dan berguna untuk menyuburkan tanah.

  1. Batang

Morfologi batang kacang hijau ialah tegak dengan cabang menyamping di bagian batang utama (pokok). Arti batang berbentuk bulat dan berbulu warna batang dan terdapat cabang berwarna hijau ataupun ungu. Batang kacang hijau mempunyai bentuk yang bulat dan berbuku-buku (Rukmana, 1997).

Ukuran batang kacang hijau kecil, berbulu, dan berwarna hijau/ kecoklatan/ kemerahan. Tiap buku batang terdapat satu tangkai daun kecuali di bagian daun pertama dan tiap daun berupa daun tunggal. Batang kacang hijau tumbuh dengan tegak dan memiliki tinggi hingga 30 sampai dengan 110 cm dan cabangnya menyebar ke semua arah.

  1. Daun

Menurut Andrianto dan Indarto (2004), kacang hijau mempunyai daun yang terbagi dari tiga helaian trifolia dan letaknya berselang- seling. Tangkai daun kacang hijau berukuran lebih panjang dibandingkan daunnya, berwarna hijau muda hingga hijau tua.

  1. Bunga

Menurut Somaatmadja (1993), sejatinya tanaman kacang hijau adalah komoditas dengan umur yang pendek, umumnya berbunga pada umur 30 hingga 70 hari. Bunga kacang hijau mempunyai diamater 1 sampai dengan 2 cm, berwarna kehijau-hijauan hingga kuning cerah, steril sendiri, dan berada pada tandan ketiak yang terdiri dari 5 sampai dengan 25 kuntum bunga panjang tandan bunga yang berukuran 2 hingga 20 cm.

Bunga kacang hijau mempunyai bentuk seperti kupu- kupu dan berwarna kuning kehijauan ataupun kucing pucat. Bunga kacang hijau tergolong bunga hemaprodit atau berkelamin sempurna. Penyerbukan terjadi saat malam hari sehingga ketika pagi hari bunga akan langsung mekar dan sore hari akan layu.

  1. Polong

Menurut Somaatmadja (1993) pada polong kacang hijau menyebar dan menggantung yang berbentuk seperti tabung panjangnya hingga 15 cm, biasanya lurus.

Polong berbulu atau tanpa bulu dengan warna hitam/coklat soga. Biasanya berisi hingga 20 butir biji bundar sampai lonjong. Polong akan masak pada umur 60 hingga 120 HST. Perontokan bunga akan banyak terjadi saat mencapai persentase di 90%.

  1. Buah

Menurut Purwono dan Hartono (2005), arti buah kacang hijau mempunyai bentuk polong. Panjang polong berkisar 5 hingga 16 cm.

Dimana untuk tiap polong berisikan 10 hingga 15 biji. Polong kacang hijau yang berbentuk bulat, pipih dengan ujung agak runcing. Polong muda mempunyai warna hijau namun ketika tua akan berubah menjadi kecoklatan atau kehitaman. Polongnya memiliki rambut pendek atau berbulu.

  1. Biji

morfologi biji kacang hijau
morfologi biji kacang hijau

Morfologi biji kacang hijau berwarna hijau atau kuning namun biasanya berwarna coklat atau kehitam-hitaman. Kacang hijau mempunyai kilap kusam ataupun berkilat, hilummnya juga putih dan pipih. Oleh karena itulah untuk morfologi kecambah kacang hijau tergolong epigeal.

Nah, itulah saja artikel yang bisa diberikan pada semua pembaca berkenaan dengan karakteristik morfologi yang ada dalam tanaman kacang hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *