Ciri Karet Kebo dan Syarat Tumbuhnya

Diposting pada

Morfologi Karet Kebo

Tanaman Karet (ficus elastica) atau yang kita kenal dengan nama Karet Kebo merupakan tanaman yang berada pada posisi paling menonjol dalam sejarah pertanian dunia. Ini menjadi tanaman yang penting secara ekonomi, yang digunakan dalam berbagai cara di masa lalu telah menjadi sumber utama produksi karet. Ficus adalah genus besar dari sekitar 800-1000 spesies pohon dan semak asli ke daerah tropis dan subtropis yang sering dibudidayakan di luar jangkauan asli mereka untuk dimanfaatkan buahnya atau sebagai salah satu jenis tanaman hias.

Nama umumnya ficus elastica, mengacu pada getah putih susu yang disadap dari kulit pohon (Whistler, 2000; Starr et al., 2003). Ini sekaligus menjadi salah satu penciri tanaman yang satu ini.

Karet Kebo

Karet kebo merupakan tanaman asli timur laut India, Nepal, Bhutan, Myanmar, China (Yunnan), Malaysia, dan Indonesia, yang kemudian dibawa ke Sri Lanka, Hindia Barat, dan Negara bagian Florida. Karet kebo memiliki nama yang beragam di masing-masing daerah, antara lain: Karet Kebo (Jawa), Karet Merah, Bak Rambong (Aceh), Batang Kajai (Sumatra Barat), Rubber Plants (inggris).

Ciri Tanaman Karet Kebo

Berikut ini karakteristik yang kemudian menjadi manfaat tanaman karet kebo, antara lain:

Akar

Karet Kebo memiliki sistem perakaran tunggang yang mampu menopang batang tanaman yang tumbuh tinggi. Sistem perakaran tanaman ini menyebar secara luas. Hal ini membuat tanaman bisa tetap tumbuh meskipun dalam kondisi yang kurang menguntungkan.

Batang

Karet Kebo merupakan tanaman berbentuk pohon yang memiliki umur panjang (perennial). Ketinggian tanaman bisa mencapai 20 sampai dengan 30 cm.

Setiap makna batang tanaman ini berkayu dan bentuknya silinder, dengan warna cokelat tua, permukaan halus, percabangan menyebar tidak beraturan, sehingga pohon menjadi rindang. Batang atau cabang pohon yang sudah besar akan mengeluarkan akar-akar yang menggantung.

Daun

Karet Kebo memiliki daun tunggal, bertangkai, dan tersusun selang seling. Daun berbentuk lonjong dengan bagian ujung dan pangkal yang meruncing. Tepi daun rata. Permukaan daun mengkilat. Pada pohon yang masih muda, panjang daunnya bisa mencapai kurang lebih 35 cm dan lebar 15 cm, sedangkan setelah menjaid dewasa, panjang daun rata-rata menjadi lebih kecil, sekitar 10-15 cm dan lebarnya antara 5-7 cm.

Daun yang masih muda berwarna merah hati, kemudian setelah dewasa menjadi berwarna merah hati. Kuncup daun tertutupi oleh selaput yang berbentuk kerucut tajam dan berwarna merah muda.

Bunga

Karet Kebo memiliki makna bunga yang muncul pada ketiak daun dengan warna merah kusam. Penyerbukan tanaman ini tergantung pada satu jenis kumbang. Bunga Karet Kebo termasuk bunga tunggal (berkelamin satu).

Bentuk kelopak bunga meyerupai mangkok dan warnanya hijau. Benag sari panjangnya kurang lebih 7 cm dan warnanya putih. Kepala sari bentuknya bulat dan warnanya hitam. Putih panjangnya sekitar 1-2 cm. Kepala putik bentuknya bulat dan berwarna hitam. Mahkota berbentuk pita, halus, dan berwarna kuning.

Buah

Karet Kebo memiliki Buah yang berbentuk bulat telur dengan panjang kurang lebih 1 cm dan warnanya kuning kehijauan. Buah tersebut termasuk buah buni yang berdiameter 1-2 cm.

Biji

Karet Kebo memiliki biji yang berbentuk bulat berwarna putih, yang terdapat dalam setiap ruang buah. Jumlah biji biasanya 3-6 sesuai dengan jumlah ruang. Biji berukuran besar dengan kulit keras yang berwarnanya coklat kehitaman dengan bercak-bercak berpola yang khas.

Penyerbukan dan Pembuahan

Seperti anggota lain dari genus ficus, bunga membutuhkan suatu spesies tertentu dari tawon (lebah) untuk penyerbukan dalam hubungan simbiosis. Karena hubungan ini, tanaman ini tidak menghasilkan bunga berwarna-warni atau bunga-bunga yang harum untuk menarik penyerbuk lainnya.

Syarat Tumbuh Tanaman Karet Kebo

Tanaman Karet Kebo

Syarat tumbuh tanaman karet kebo, antara lain adalah sebagai berikut;

Temperatur

Karet kebo sebagai tanaman di daerah tropis menjadikannya intoleransi terhadap dingin. Suhu minimum, yang juga merupakan batas toleransi terendah, berkisar antara 4 dan 1,7 ° C (40-35 ° F).

Tanah

 Karet kebo tumbuh dalam berbagai jenis tanah – tidak termasuk tanah liat – asalkan air mengalir dengan baik tetapi pada saat yang sama mempertahankan kelembaban yang diperlukan. Namun, tanaman yang telah mapan memiliki toleransi kekeringan yang tinggi.

Dalam hal pH, karet kebo tumbuh dalam kisaran nilai yang sangat luas mulai dari 5 hingga 8,3, tetapi tumbuh subur di tanah yang sedikit asam dengan nilai berkisar antara 6 hingga 6,5.

Eksposur

 Karet Kebo dapat ditanam atau ditempatkan baik dalam paparan sinar matahari penuh atau / dan daerah setengah teduh. Namun, ketika dibudidayakan sebagai tanaman dalam ruangan, disarankan untuk selalu menempatkannya di tempat yang sangat terang.

Demikianlah serangkain artikel yang telah kami tuliskan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan ciri  morfologi tanaman karet kebo dan syarat tumbuhnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *