Ciri Lengkuas dan Syarat Tumbuhnya

Diposting pada

Ciri Tanaman Lengkuas

Alpinia galanga, umumnya dikenal sebagai jahe siam, jahe Thailand atau lengkuas, adalah tanaman obat abadi dengan rimpang aromatik yang kental. Untuk penggunaan kuliner, rimpang biasanya dipotong kecil-kecil, diiris tipis, ditumbuk menjadi pasta, atau dikeringkan dan bubuk untuk dimasukkan sebagai bumbu dalam berbagai hidangan makanan seperti sup dan kari. Ini dilaporkan salah satu bumbu yang paling sering digunakan dalam masakan Thailand, dan juga cukup populer di Malaysia, Singapura dan Indonesia.

Salah satu ciri dari tanaman pangan lengkuas adalah memiliki bunga berwarna putih kekuningan yang mencolok dengan pusat-pusat merah mekar sepanjang tahun. Bunga diikuti oleh buah berwarna merah yang muncul hijau dan kemudian menguning sebelum akhirnya menjadi merah.

Tanaman Lengkuas

Lengkuas, laos atau kelawas (Alpinia galanga) adalah jenis umbi-umbian yang dapat hidup di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. Nama “lengkuas” diperkirakan berasal dari bahasa Persia qulanjan atau bahasa Arab khalanjan, yang pada gilirannya mungkin ini adalah adaptasi dari gao liang jiang Cina.

Dalam Bahasa Sansekerta disebut kulanja, dalam bahasa Hindi kulanjan, dalam bahasa Urdu dan kholinjan. Sedangkan dalam Bahasa Sunda disebut laos Jawa.

Ciri Lengkuas

Berikut ini karakteristik yang ada di dalam tanaman lengkuas sebagai salah satu jenis tanaman obat, antara lain:

Batang

Tanaman lengkuas memiliki definisi batang yang termasuk terna berumur panjang dengan ketinggian 1-2 m, bahkan bisa mencapai 3,5 m. Batang tersebut tegak dan tertutup oleh pelepah-pelepah daun.

Batang lengkuas merupakan batang semu yang berwarna hijau agak keputih-putihan. Pada umumnya batang lengkuas tumbuh dalam rumpun yang rapat. Batang yang masih muda akan keluar sebagai tunas dari pangkal batang yang sudah tua.

Daun

Tanaman lengkuas memiliki daun yang merupakan daun tunggal, bertangkai pendek, berwarna hijau dan tersusun secara berseling. Daun berbentuk daun lanset yang memanjang, dengan ujung runcing dan pangkal tumpul serta bagian tepi daun rata. Tulang daun menyirip.

Panjang daunnya sekitar 20 sampai dengan 60 cm dan lebar sekitar 4-15 cm. Pelepah daun lengkuas ukurannya sekitar 15-30 cm, beralur dan berwarna hijau. Pelepah daun tersebut saling menutup dan membentuk batang semu berwarna hijau.

Bunga

Tanaman lengkuas memiliki arti bunga majemuk yang berbentuk lonceng dan berwarna putih kehijauan atau putih kekuningan, dengan bau yang harum. Bunga tersebut terdapat dalam tandan yang memiliki tangkai panjang dan tegak, yang terletak dan berkumpul di ujung tangkai.

Bunga lengkuas berukuran sekitar 10-30 cm x 5-7 cm. Bibir bunga panjangnya sekitar 2,5 cm dan berwarna putih dengan garis miring berwarna merah muda pada setiap sisinya. Mahkota bunga yang masih kuncup warnanya putih pada bagian ujungnya, sedangkan bagian pangkalnya berwarna hiijau.

Kelopak bunga berbentuk lonceng dan berwarna putih kehijauan. Bunga lengkuas yang terdapat di bagian bawah tandan mempunyai jumlah yang lebih banyak dari pada yang terdapat di bagian atas tandan, sehingga bentuknya mirip seperti piramida memanjang.

Buah

Tanaman lengkuas memiliki buah buni yang bentuknya bulat dan keras. Buah lengkuas yang masih muda warnanya hijau kekuningan, sedangkan yang sudah tua warnanya hitam kecoklatan. Ada pula yang buahnya berwarna merah. Buahnya mempunyai diameter sekitar 1 cm.

Rimpang

Tanaman lengkuas memiliki rimpang yang berbentuk silindris, besar dan tebal, berdaging, memiliki diameter sekitar 2 sampai dengan 4 cm dan bercabang-cabang. Bagian luar/kulit lengkuas cenderung keras mengkilap dengan warna coklat kemerahan-merahan atau kuning kehijauan pucat serta memiliki sisik-sisik berwarna putih atau kemerahan.

Bagian dalam/dagingnya rimpang berwarna putih. Daging rimpang yang sudah tua mempunyai serat yang kasar. Apabila dikeringkan, rimpang akan berubah warna menjadi agak kehijauan dan seratnya menjadi keras dan liat.

Jika ingin mendapatkan rimpang yang seratnya masih halus, sebaiknya panen dilakukan sebelum tanaman berumur 3 bulan. Rasanya pedas dan beraroma harum karena mengandung minyak atsiri.

Perkembangbiakan Tanaman

Perkembangbiakan lengkuas dengan cara membelah rumpun. Rumpun berizom ini ditanam di tanah. Herba ini tidak membutuhkan penjagaan yang rapi. Pekebun hanya perlu untuk membersihkan pangkalnya dan membuang batang yang kering.

Perkembangbiakan lengkuas juga bisa dilakukan dengan potongan rimpang yang sudah mempunyai mata tunas. Bisa juga dengan memisahkan sebagian rumpun anakan.

Hama dan Penyakit

Pengertian hama yang banyak menyerang tanaman lengkuas diantaranya yaitu kumbang, lalat, ulat, kepik, nematode, kutu daun. Selain hama, seringkali gulma seperti alang-alang dan rumput teki juga menjadi penganggu tanaman rempah yang satu ini.

Sedangkan penyakit yang sering menyerang tanaman lengkuas diantaranya yaitu penyakit layu bakteri, penyakit busuk akar yang disebabkan oleh jamur fusarium, dan penyakit bercak daun.

Syarat Tumbuh Tanaman Lengkuas

Syarat tumbuh tanaman lengkuas, antara lain:

Iklim 

Persyaratan tumbuh yang berkaitan dengan iklim meliputi:

  1. Ketinggian tempat : 1 – 1200 m diatas permukaan laut
  2. Curah hujan tahunan : 2500 – 4000 mm/tahun
  3. Bulan basah (di atas 100 mm/bulan) : 7 – 9 bulan
  4. Bulan kering (dibawah 60 mm/bulan) : 3 – 5 bulan
  5. Suhu udara : 29′ C – 25′ C; 6) Kelembaban : sedang
  6. Penyinaran : tinggi 

Tanah 

Persyaratan tumbuh yang berkaitan dengan iklim meliputi:

  1. Jenis : latosol merah coklat, andosol, alluvial
  2. Tekstur : lempung berliat, lempung berpasir, lempung merah, lateristik
  3. Drainase : baik
  4. Kedalaman air tanah : 50 sampai dengan 100 cm dari permukaan tanah
  5. Kedalaman perakaran : 10 – 30 cm dari permukaan tanah
  6. Kesuburan : sedang sampai dengan tinggi.

Kebutuhan Air (Penyiraman)

Dalam menanam lengkuas, penyiraman atau pengairan secara tepat harus dilakukan untuk mencegah tanaman mati atau membusuk. Siramlah tanaman lengkuas dengan air secukupnya. Pada masa awal menanam, siramlah secara rutin sebanyak dua kali sehari. Kemudian, kurang frekuensi menyiram seiring bertambahnya dengan usia tanaman.

Perlu dipastikan bahwa tidak ada air yang menggenang pada tanaman ini sebab hal itu bisa menyebabkan beberapa rimpang membusuk di dalam tanah.

Demikiahlah serangkain artikel yang sudah kami selesaikan secara tuntas terkait dengan ciri-ciri tanaman Lengkuas dan syarat tumbuhnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan mendalam bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *