Ciri Nanas dan Syarat Tumbuhnya

Diposting pada

Ciri Tanaman Nanas

Nanas adalah buah tropis yang kaya akan vitamin, enzim, dan antioksidan. Buah kerapkali digolongkan sebagai jenis tanaman obat lantaran dapat membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membangun tulang yang kuat dan membantu gangguan pencernaan. Meskipun manis, tapi buah yang satu ini rendah kalori. Menurut Purdue University Center for New Crops & Plant Products, nanas merupakan satu-satunya anggota dari famili bromeliad yang menghasilkan buah yang dapat dimakan.

Buah ini terbentuk dari banyak buah individu yang tumbuh bersama di sekitar inti pusat.  Manfaat nutrisi nanas sama menariknya dengan anatominya yang unik, yang sekaligus menjadi penciri buah nanas terhadap buah-buahan lainnya. Seorang ahli gizi dari San Diego Laura Flores mengemuakan bahwa “Nanas mengandung vitamin C dan mangan dalam jumlah tinggi”. Buah-buahan tropis ini juga merupakan cara yang baik untuk mendapatkan serat makanan penting dan bromelain (enzim).

Nanas

Tanaman nanas atau dalam Bahasa Inggris “pineapple” pertama kali digunakan untuk menggambarkan organ reproduksi pohon konifer (sekarang disebut kerucut pinus). Ketika penjelajah Eropa menemukan buah tropis ini di Amerika, mereka menyebutnya “ pineapples” (pertama kali dirujuk pada 1664, karena kemiripannya dengan kerucut pinus).

Nanas memiliki bermacam-macam  nama  lain seperti  henas,  kenas,  honas  (Batak),  ganas, danas  (Sunda),  manas  (Bali),  pandang  (Makasar).

Klasifikasi Nanas

Nanas (Ananas comosus  (L) Merr) adalah tanaman tropis dengan buah yang dapat dimakan. Nanas merupakan tanaman paling signifikan secara ekonomi dalam famili Bromeliaceae yang bersifat tumbuh ditanah dengan menggunakan akarnya . Secara lebih rinci berikut klasifikasi ilmiah tumbuhan nanas:

  • Kingdom         : Plantae
  • Divisi               : Spermatophyta
  • Subdivisi         : Angiospermae
  • Kelas               : Monocotelededonae
  • Ordo                : Farinosae
  • Famili              : Bromealiaceae
  • Genus              : Ananas
  • Spesies            : Ananas Comosus (L) Mer

Ciri Nanas

Berikut ini karakteristik yang dijadikan sebagai morfologi buah nanas, antara lain:

Akar

Nanas memiliki akar yang masuk ke dalam ruang antara batang dan daun. Hal ini menyebabkan bentuk akar tersebut menjadi pipik dan melingkar karena terjepit diantara batang dan daun.

Batang

Nanas memiliki makna batang yang pendek dan terutup oleh daun-daun dan akarnya. Panjang batang sekitar 20-30 cm. Batang bagian bawah panjangnya sekitar 2 sampai dengan 3,5 cm, di bagian atas sekitar 5,5-6,5 cm. dan bagian pucuknya mengecil.

Batang nanas beruas-ruas pendek yang akan terlihat ketika daun-daun dilepas. Ruas tersebut memiliki panjang yang bervariasi antara 1-10 mm. Ruas yang lebih panjang terdapat di bagian tenagh.

Daun

Daun nanas yang baru muncul rata-rata satu helai dalam satu minggu. Pada awalnya pertumbuhan daun lambat, tapi setelah beberapa lama menjadi cepat. Ketika memasuki fase pertumbuhan vegetative, panjang daun terus bertambah sampai mencapai maksimum sejalan dengan pertambahan umur tanaman.

Daun nanas berbentuk seperti talang yang memanjang dan runcing, tidak bertangkai dan tidak memiliki tulang daun utama. Panjang daun bisa mencapai 90 cm, sedangkan lebarnya bisa mencapai  cm, tergantung varietasnya. Permukaan atas daun warnanya hijau, merah tua bergaris atau kemerahan, juga tergantung varietasnya.

Bunga

Nanas memiliki rangkaian definisi bunga majemuk yang terdapat pada ujung batang. Bunga tersebut akan membuka setiap hari. Jumlah bunga berkisar antara 5-10 kuntum. Pertumbuhan bunga dimulai dari bagian dasar menuju bagian atas dan membutuhkan waktu antara 10-20 hari. Waktu tanam hingga terbentuk bunga berkisar antara 6-1 bulan.

Buah

Nanas memiliki sebuah arti buah majemuk yang terbentuk dari gabungan 100-200 bunga. Bunga majemuk tersebut umumnya berbentuk bulat panjang. Mata nanas yang kita ketahui selama ini sebenarnya berasal dari bekas putik bunga.

Buah nanas memiliki ukuran, bentuk, rasa, dan warna yang beragam tergantung varietasnya. Buah bisa dipanen sekitar 5-6 bulan setelah berbunga. Di bagian atas buah terdapat mahkota yang bisa digunakan untuk perbanyakan tanaman.

Perkembangbiakan

Nenas bisa dikembangbiakkan secara konvensional maupun secara in-vitro. Perkembangbiakkan konvensional dilakukan dengan cara generatif maupun vegetatif.   Perkembangbiaakan generatif biasanya dilakukan untuk tujuan pemuliaan.

Nenas memiliki sifat self  incompatible, artinya polen tidak bisa berfungsi apabila terjadi   penyerbukan sendiri sehingga biji tidak terbentuk. Biji hanya bisa terbentuk jika terjadi penyerbukan di antara varietas yang berbeda.

Perkembangbiakan nanas secara vegetative bisa dilakukan melalui tunas anakan, tunas batang, slip  (tunas dasar buah), tunas mahkota,mahkota, serta stek batang. Masing-masing jenis tunas tersebut, masing-masing memiliki karakteristik yang spesifik.

Petani biasanya menggunakan bibit dari tunas anakan maupun tunas batang, sebab ukurannya lebih besar sehingga bisa lebih cepat dipacu pembungannya. Selain itu, juga lebih tahan terhadap    Ceratocystis. spp.,  dan  Phytopthora. sp jika dibandingkan dengan  tunas  dari dasar buah  dan tunas mahkota.

Varietas

Secara garis besar, varietas nanas bisa dibedakan menjadi dua, yaitu:

Cayenne

Varietas nanas ini memiliki ciri-ciri antara lain:

  1. Buah berukuran besar, berbentuk silindris
  2. Mata buah agak datar
  3. Kulit buah matang berwarna hijau sampai kekuningan
  4. Daging buah berwarna kuning, rasanya manis agak asam
  5. Daun umumnya tidak berduri, atau halus pada ujungnya
  6. Banyak ditanam di dataran rendah sampai dataran tinggi.

Queen

Varietas nanas ini memiliki ciri-ciri antara lain:

  1. Ukuran buah sedang sampai besar, berbentuk kerucut sampai silindris
  2. Mata buah menonjol
  3. Kulit buah yang matang berwarna kuning
  4. Daging buah berwarna kuning kemerahan, rasanya manis
  5. Daun berukuran pandek, berduri tajam dan bengkok
  6. Umumnya hanya ditanam dataran rendah.

Syarat tumbuh Tanaman Nanas

Berikut ini syarat tumbuh tanaman nanas, antara lain:

Iklim

Tanaman nanas bisa tumbuh pada keadaan iklim basah maupun kering. Pada umumnya tanaman yang satu ini toleran terhadap kekeringan serta mempunyai kisaran curah hujan yang luas, yaitu sekitar 1.000-1.500 mm/tahun.

Akan tetapi, nanas tidak toleran terhadap hujan salju sebab suhunya terlalu rendah. Tanaman nanas bisa tumbuh dengan intensitas cahaya matahari rata-rata 33-71% dari kelangsungan maksimumnya. Suhu yang sesuai untuk budidaya tanaman nanas yaitu sekitar 23-32 oC.

Media Tanam

Tanaman nanas pada umumnya hampir cocok dengan semua jenis tanah. Akan tetapi, yang paling cocok adalah jenis tanah yang mengandung pasir, subur, gembur dan banyak mengandung bahan organik serta kandungan kapur rendah.

Derajat kemasaman yang sesuai yaitu pH 4,5-6,5. Air juga sangat diperlukan dalam pertumbuhan tanaman nanas untuk menyerap unsur-unsur hara yang bisa larut di dalamnya. Tetapi kandungan air juga jangan sampai berlebihan atau menggenang karena tanaman yang terendam bisa memudahkan terserang penyakit busuk akar.

Ketinggian Tempat

Tanaman nanas cocok ditanam pada daerah yang memiliki ketinggian 800 sampai dengan 1.200 m dpl. Pertumbuhan optimum tanaman nanas yaitu pada daerah dengan ketinggian antara 10 sampai 700 m dpl.

Itulah tadi serangkain artikel yang sudah kami tuntaskan kepada segenap pembaca terkait dengan ciri morfologi tanaman nanas dan syarat tumbuhnya di bidang pertanian. Semoga melalui materi ini bisa menambah wawasan bagi segenap pembaca. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *