Ciri Morfologi Tanaman Teh

Diposting pada

Ciri Morfologi Teh

Tanaman teh yang dikenal dengan nama latin camelia sinensis adalah salah satu tanaman perdu dengan ciri daun hijau atau evergreen shrub yang bisa hidup tumbuh dengan kisaran tinggi 6 sampai 9 m. Di daerah perkebunan, tanaman teh harus dipertahankan ketinggiannya hingga 1 m dengan proses pemangksasan yang dilakukan secara berkala.

Hal tersebut dengan tujuan untuk mempermudah pemetikan daun supaya memperoleh tunas daun teh yang cukup banyak. Adapun disisi lainnya dalam arti kebun untuk tanaman teh dapat tumbuh subur di wilayah yang beriklim tropis dengan ketinggian yang berkisar antara 200 hingga 200 meter diatas permukaan laut dan rentang suhu acara berkisar 14 sampai dengan 25 derajat celcius.

Tanaman Teh

Teh adalah salah satu arti tumbuhan yang tak dapat dipisahkan dari kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Alasannya karena teh populer dengan rasanya yang segar dan baunnya yang harum. Sehingga tumbuhan teh ini biasanya digunakan sebagai minuman.

Adapun dalam sejarahnya teh berasal dari Jepang yang berbentuk biji. Teh awalnya hanya digunakan sebagai tanaman hias sebelum akhirnya banyak mencuri perhatian dari kolonial pda tahun 1728 yang mendatangkan biji teh dari negara China.

Ciri Morfologi Tanaman Teh

Berikut ciri-ciri morfologi tumbuhan teh antara lain;

  1. Akar

Perlu diketahui bahwa sistem perakaran teh yaitu perakaran tunggang dengan cabang yang berjumlah sedikit saja. Namun, tanaman dengan sistem perakaran yang dangkal dan cukup peka maka bisa membantu tanaman dalam menyentuh fisik tanah dengan baik.

Kemampuan arti akar teh dapat bisa menembus lapisan tanah yang keras juga tidak terlalu besar dan sangatlah terbatas. Hal ini yang menyebabkan akar haya dapat menembus kedalaman tanah hanya bisa ditembus berkisar 23 cm saja. Oleh karena itu, mengakibatkan kompetisi antara akar tanaman teh satu ke tanaman teh lainnya supaya tidak roboh. Ditambah lagi, informasi yang menarik adalah terdapat pada teh, akar tersebut mempunyai pertumbuhan pucuk.

Tanaman ini lebih memerlukan kandungan karbohidrat sebab nantinya akan membantu proses pertumbuhan di bagian pucuk baru kemudian dilakukan proses pemangkasan. Lapisan inilah yang mirip dengan gabus yang berguna untuk membantu dalam pencegahan keluar masuknya air yang secara berlebihan dan menjadi tempat penyimpanan cadangan makanan yang sebagian besar yaitu karbohidrat.

  1. Daun

Teh bisa dibilang mempunyai daun yang berciri khas unik. Teh mempunyai helaian daun yang berbentuk langset dengan tulang daun yang menyerupai dan runcing di bagian ujungnya. Sementara itu, daun teh termasuk ke dalam jenis daun tunggal yang tumbuhnya secara berselang- seling di bagian cabang dan muncul di bagian saat daun terletak di bawah tajuk.

Apabila dilihat secara fisik, daun teh ini mempunyai sisi lancip bergerigi dan berwarna daun cukupmuda. Daun teh biasanya berukuran kurang lebih 2,5 hingga 25 cm. Luas daun juga mempunyai lebih banyak rambut. Sementara pada daun tua berwarna lebih keluhan dan permukaan lebih licin apabila dibandingkan dengan beberapa ciri daun muda.

Apabila dilihat dari pertumbuhannya, daun teh mengalami dua fase antara lain fase inaktif dan fase aktif. Fase aktif merupakan fase pertumbuhan normal atau biasa dikenal dengan fase peko. Sementara fase inaktif merupakan fase istirakat pertumbuhan tuna.

  1. Batang

Bagian jenis batang dan umumnya akan tertutupi oleh daun yang lebat. Teh mempunyai arti batang yang berukuran kecil dan tidak perlu dilakukan proses pemangkasan maka pohon tersebut akan rapi dan bentuknya seperti pohon cemara. Namun, tanaman ini dapat tumbuh secara lurus meskipun tidak ada penyangga.

  1. Bunga

Definisi bunga teh tergolong ke dalam bunga tunggal yang keluar di bagian ketiak pada cabang dan ujung batang. Sementara itu, bunga ini mempunyai kelompok dengan jumlah 5 sampai 6 helai dan berwarna putih serta berbau harum. Sesuai perkembangannya bunga teh biasanya dipetik dan dijadikan sebagai bahan minuman bersamaan dengan daun teh, selama bunga masih steril dan bagus.

Oleh karena itu, dapat menambah uang yang diperoleh jika kamu menyentuh tanamannya, sesuai perkembangannya bunga teh yang mengikuti tahap pertumbuhan daun maka sebagian besar akan steril. Bunga yang sempurna mempunyai kurang lebih dengan mahkota bunga berkisar 5 sampai 7 dan tangkal sarah yang cukup panjang. Sementara bagian dalam ada benang sari berwarna kuning yang hanya muncul di tanaman teh saja.

Disisi lainnya, pada tanaman teh mempunyai bunga hermaprodit atau bunga dengan dua jenis kelamin dalam satu tanaman. Kelopak bunga teh sebanyak 5 sampai 6, mahkota bunga terdapat pada teh terletak di pangkal dan bersatu di mahkota bunga. Sementara itu, teh mempunyai tangkai putik yang bercabang tiga. Terdapat tiga jenis teh yang umumnya dihasilkan yakni teh hijau, teh hitam, dan teh oolong.

  1. Biji

Arti biji teh tergolong ke dalam biji berkeping dua dengan kotiledon maka jika dibandingkan dengan tanaman perdu lainnya maka teh berukuran cukup besar. Ditambah lagi, jika dibelah maka dapat terlihat bentuk embrio akar dan tunas yang terdapat di biji tersebut.

Bagian biji teh berwarna coklat dan terdapat tiga ruang, dengan bagian kulit yang tipis dan bentuknya yang bundar di satu sisi dan sisi yang lain berbentuk datar.

Nah, itulah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan ciri-ciri morfologi yang ada dalam tanaman teh beserta penjelasannya. Semoga bisa memberi wawasan bagi semuanya yang sedang membutuhkannya.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *