15 Contoh Produk Frozen Food

Diposting pada

Contoh frozen food

Frozen food merupakan makanan yang diletakkan ke dalam freezer atau dibekukan yang bertujuan dalam pengawetan makanan sampai siap dimasak atau dimakan. Proses pembekuan untuk tujuan dalam penghambatan bagi pertumbuhan bakteri dan enzim yang berdaya simpan produk lebih tahan lama.

Frozen food telah ada sejak 3000 tahun SM. Ketika itu, warga China kuno menemukan dengan makanan yang dilakukan pembekuan akan bertahan lebih lama dan masih layak untuk dimasak atau dimakan. Di Indonesia, frozen food sendiri telah banyak dikenal sejak China dan Jepang mengenalkan teknik pembekuan di tanah air.

Produk Frozen Food

Apabila dengan kemasan yang transparan akan membuat permukaan makanan menjadi berubah warna akan cepat berubah ketika diterangi. Pembekuan ini bertujuan supaya patogen tidak mengakibatkan kerusakan makanan agar tidak dapat berkembang biak dan tumbuh bahkan terbasmi atau mati.

Masalah yang biasa terjadi di pembekuan yaitu adanya kemungkinan bahwa patogen bisa aktif kembali ketika dinormalkan kembali. Konsekuensi dari teknik pembekuan makanan yaitu nutrisi pada makanan sebagai contoh vitamin C, B1 atau Thiamin, B2 atau Riboflavin dan vitamin A atau karoten.

Pengertian Produk Frozen Food

Frozen food merupakan makanan yang dibekukan untuk tujuan pengawetan makanan sampai siap dimakan atau digunakan. Umumnya pembekuan dibagi menjadi dua yaitu mekanik dan kriogenik (flash freezing). Pembekuan berperan penting dalam menjaga kualitas makanan yang telah dibekukan. Perkembangan teknologi pembekuan sekarang telah bekerja lebih cepat dengan efisien terhadap energi dan biaya.

Contoh Produk Frozen Food

Berikut adalah contoh produk makanan frozen food antara lain.

  1. Nugget

Nuggut mendapatkan julukan sebagai Raja dari Frozen Food. Nugget merupakan produk frozen food yang paling tua dan paling populer. Nugget dibuat berbahan dasar daging yang digiling dan dicampur dengan tepung dan bumbu lainnya. Adonan nugget selanjutnta dikukus dan dibentuk kemudian dibalur menggunakan tepung roti, selanjutnya digoreng dan dibekukan pada freezer.

Saat akan dimakan, nugget akan digoreng kembali. Pada awalnya berbahan utama dari daging seperti daging ayam atau daging sapi dalam pembuatan nugget. Namun, kini nugget sudah banyak variasi bahannya seperti nugget ikan, nugget tahu, nugget tempe, nugget sayuran atau nugget udan dan varian lainnya.

  1. Sosis

Sosis merupakan produk frozen food yang cukup populer dengan berbahan dasar dari olahan daging dengan dibuat bulah panjang dan dapat dikonsumsi dengan cara dipanggang, dibakar, digoreng, atau dijadikan sebagai bahan campuran pada tumisan atau sayur. Pembuatan sosis lebih rumit dibandingkan pembuatan nugguet sehingga perlu mesin khusus.

Terdapat dua jenis mesin pembuat produk sosis yaitu mesin untuk penggiling daging dan mencetak. Ada juga mesin yang berperan dalam mencetak sosis dan pemrosesan penggilingan dengan mesin yang berbeda. Sosis dibagi menjadi dua jenis yaitu sosis dengan kulit dan bisa dimakan atau sosis tanpa kulit.

  1. Bakso

Bakso yang umumny ditemukan sebagai makanan yang dijajakan dan langsung dimakan namaun sekarang bakso dari bahan olahan daging dijual dan bentuk frozen food atau beku yang dapat disimpan untuk dimasak sewaktu- waktu. Bakso bukan hanya disajikan dengan kuah enak namun juga dimakan sebagai bahan campuran tumis sayuran, nasi goreng dan sup.

  1. Kaki Naga

Penamaan kaki naga tergolong sangat unik berbahan dari campuran daging udang dan ikan misalnya ikan kakap. Apabila sudah dicampur dengan tepung serta bumbu lainnya sesuai resep, adonan tersebut kemudian dibulatkan pada bagian ujungnya menjadi sebuah stick bambu agar menyrpuai seperti sate pentul.

Kemudian adonan, dimasukkan ke dalam telur dan dibalut menggunakan tepung roti, selanjtnya dikukus. Saat dimakan, kaki naga digoreng digoreng terlebih dahulu.

  1. Fish stick

Fish stick berbahan dasar dari daging ikan namun berbeda dengan kaki naga. Fish stick dibuat dengan menggunakan fillet daging ikan kakap ataupun tenggiri tanpa adanya campuran udang yang dipotong berukuran 5 cm x 1,5 cm x 1 cm.

Fish stick dengan daging ikan tanpa digiling dahulu seperti produk kaki naga. Proses selanjutnya seperti proses pembuatan nugget yaitu dimasukkan atau dicelup ke dalam bahan pelapis kemudian digoreng.

  1. Tempura

Tempura adalah makanan khas dari Negara Sakura yaitu Jepang yang dibuat untuk menjadi produk yang awet atau frozen food. Tempura umumnya dibuat berbahan dasar udang, fillet daging ikan ataupun sayuran.

Pembuatan tempura ini berbeda dengan membuat produk nugget. Hal ini dikarenakan saat membuat tempura tanpa proses pengukusan terlebih dahulu. Bahan udang atau ikan digulingkan ke dalam tepung kering yang selanjutnya dicelupkan ke dalam adonan tepung dengan air es kemudian digoreng.

  1. Salmon Roll

Ikan yang digunakan dalam pengolahan produk salmon roll dengan berbahan dasar dari ikan salmon. Fillet ikan salmon ini dibumbui dengan dicampur tempung tapioka, garam, gula dan minyak sayur. Kemudian baru digulung dan dapat dimasak dengan cara dikukus atau digoreng.

  1. Siomay

Siomay di zaman sekarang telah menjadi produk frozen food yang berbahan dasar dari daging ikan yang digiling. Jika produk frozen food biasanya dimasak dengan cara digoreng, siomay dimasak dengan cara dikukus.

  1. Pempek

Pempek adalah produk makanan khas Palembang yang sudah tersedia di berbagai wilayah di Indonesia. Pempek berbahan dasar dari ikan dan biasanya dimakan di tempat penjual dan langsung dimakan. Namun, saat ini pempek dapat dinikmati dengan produk frozeen food sehingga dapat menjaga kualitas, dapat dikirim ke luar kota, dan bertahan lama.

  1. Risol

Risol adalah produk frozen food yng berbahan dasar dari tepung terigu, sayuran, daging, keju, sosis, dan ada yang menggunakan acar sebagai bahan tambahan. Risol biasanya dimasak dengan cara digoreng. Namun, di zaman sekarang risol menjadi frozen food agar dapat dinikmati kapanpun.

  1. Donat beku

Donat di jaman sekarang dapat dijual sebagai produk frozeen food atau berbentuk beku. Donat berbahan dasar dari adonan tepung terigu, telur, mentega, gula. Bentuk dari donat yaitu cincin dengan lubang di bagian tengah dan donat bervariasian banyak seperti selai, krim, dan custrard.

  1. Es krim

Es krim telah menjadi produk frozen food dari sejak dahulu. Umumnya es krim dijadikan sebagai produk cemilan atau desert. Biasanya es krim berbahan dasar dari susu, kedelai, kacang mete, susu alamond, atau kelapa dengan ditambahi pemanis seperti gula dan perasa seperti strawberry, kakao, ataupun vanila serta ditambahkan pewarna.

Bahan tersebut dicampurkan ke dalam wadah lalu dimasukkan ke dalam ruang udara yang selanjutnya dibekukan pada temperatur dibawah 2 derajat celcius hingga membentuk busa halus dan perlu diingat jangan sampai terbentuk kristal es.

  1. Empek-empek

Empek- empek berbahan dasar dari ikan basah seperti ikan tenggiri yang dicelupkan dengan tepung tapioka kemudian dicampurkan dengan cuka pempek. Jajanan satu ini berasal dari daerah Palembang dengan penyajiannya menggunakan saus berwarna hitam kecoklatan (cuka). Cuko dibuat dengan air yang ditambahkan gula merah, cabai rawit, garam, bawang putih dan udang ebi.

  1. Sempol ayam

Sempol ayam merupakan produk frozen food yang berbahan dasar dari tepung terigu, gula, garam, dan daging ayam. Produk ini dapat dimasak dengan cara dimasak kemudian dihidangkan menggunakan saus.

  1. Pisang pasir

Pisang pasir merupakan produk frozen food yang berbahan dasar pisang, tepung panir, meses atau gula. Pisang pasir dapat disimpan dalam beku (frezer) yang kemudian dimasak dengan cara digoreng.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh para pembaca terkait materi contoh-contoh produk forzen food yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Semoga saja dapat memberikan referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.