Contoh Hama Yang Menganggu Tanaman

Diposting pada

Hama Yang Menganggu Tanaman

Hama bisa dikatakan sebagai salah satu jenis organisme pengganggu tanaman atau disingkat OPT byang dapat merugikan manusia kaitannya dengan permasalahan dalam budidaya tanaman, binatang ternak, dan beragam gangguan lainnya. Bahkan bisa juga hama ini menyebabkan penyakit epidemi yang mematikan.

Hama

Hama adalah OPT yang penyebab atau sumber utamanya adalah hewan. Hewan-hewan tersebut dapat menyebabkan kerusakan secara langsung pada tanaman, yaitu menyerang bagian-bagian tanaman seperti akar, batang, daun, bunga, buah atau tanaman seluruhnya.

Serangan hama sangat terlihat dan bisa mengakibatkan kerugian yang besar jika terjadi secara massive. Akan tetapi, serangan hama pada umumnya tidak memberikan efek menular, kecuali jika hama tersebut sebagai vektor suatu penyakit.

Terjadinya serangan hama dapat diamati dari gejala (akibat serangan) atau tubuh hama tersebut serta kerugiaan yang diitmbulkan. Hama perusak tanaman tersebut dapat berupa hewan dari kelas rendah sampai dengan hewan kelas tinggi (mamalia).

Contoh Hama yang Menjadi Penyakit Tanaman

Berikut ini beberapa jenis hama yang termasuk OPT, antara lain:

Filum Arthropoda

Filum ini memiliki ciri khas yaitu tubuhnya terbagi menjadi 2 atau 3 bagian, tubuh dan kaki beruas-ruas, alat tambahan beruas-ruas dan berpasangan dan  dinding tubuh bagian luar berupa skeleton yang secara periodik dilepas dan  diperbaiki/diganti.

Anggota filum Arthropoda yang banyak berperan sebagai hama yaitu berasal dari kelas acharina dan nsecta (serangga).

Contoh hama yang tergolong kelas acharina, diantaranya yaitu: Tungau merah (Tetranichus bimaculatus) yang menyerang tanaman ketela pohon terutama saat musim kemarau.

Hama dari kelas insekta menepati peringkat teratas sebagai hama tanaman. Contoh hama yang tergolong kelas insekta, diantaranya yaitu:

  • Belalang kayu (Valanga nigricornis Burn)
  • Kepik hijau (Nezara viridula)
  • Walang sangit (Leptocorixa acuta)
  • Wereng cokelat (Nilaparvata lugens)
  • Kutu loncat (Heteropsylla sp)
  • Ulat daun kubis (Plutella xylostella)
  • Penggerek batang jagung (Ostrinia furnacalis Guenee)
  • Kumbang kelapa atau kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros)
  • Lalat buah (Bactrocera spp)
  • Thrips bawang (Thrips tabaci Lind)

Filum Nematoda (Cacing)

Hama Cacing Penganggu Tanaman

Hama yang satu ini ditemukan pada tempat-tempat yang basah, misalnya di dalam air, tanaman, binatang, dan manusia. Ciri-ciri nematoda, yaitu: Berukuran sangat kecil;  Bentuknya silindris; Tidak berwarna (transparan); Bilateral simetris; Tidak beruas, Memiliki rongga tubuh semu (pseudocoelomates); Bagian kepala agak tumpul, sedangkan bagian ekornya agak runcing.

Contoh hama yang tergolong nematoda, diantaranya yaitu:

  • Nematoda batang, misalnya Ditylenchus dipsaci yang menyebabkan pembengkakan batang dan pembusukan umbi lapis (bawang).
  • Nematoda daun, misalnya Aphelenchoides besseyi yang menyebabkan pucuk daun memutih pada tanaman padi.
  • Nmeatoda puru akar, misalnya Meloidogyne sp yang menyebabkan perakaran membengkak pada famili Solanaceae, sehingga pertanaman tidak normal.

Filum Molusca

Anggota filum ini yang banyak berperan sebagai hama tanaman yaitu dari kelas gastropoda. Tubuh anggota kelas Gastropoda ada yang dilindungi oleh cangkang (shell), tapi ada juga yang tidak.

Contoh hama yang tergolong molusca dari kelas gastropoda yaitu:

  • Bekicot (Achatina fullica)
  • Semperula maculate
  • Siput bugil (Parmarion pupillaris)
  • Sumpil (Lamellaxis gracilis)

Filum Chordata

Anggota filum ini yang banyak berperan sebagai hama tanaman yaitu dari kelas Mamalia (hewan menyusui) dan kelas Aves (burung).

Contoh hama dari kelas mamalia, diantaranya yaitu:

  • Tupai (Callosciurus notatus)
  • Tikus sawah (Rattus rattus argentiventer)
  • Kelelawar pemakan buah (codot) jenis codot besar (Cynopterus titthaecheilus)
  • Musang (Paradoxurus hermaphroditus)
  • Babi hutan jenis celeng (Sus scrofa)

Contoh hama dari kelas aves, diantaranya yaitu:

  • Burung pipit haji atau bondol uban (Lonchura maja leucocephala)
  • Burung Pipit jawa (Lonchura leucogastroides)
  • Burung peking (Lonchura punctata punctate)

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang bisa kami tuliskan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan contoh-contoh hama yang menganggu tanaman di bidang pertanian. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *