Contoh Jamur Ascomycota

Diposting pada

Gambar Jamur AscomycotaJamur adalah bagian daripada eukariota yang sebagian besarnya termasuk dalam eukariota multiseluler. Meskipun jamur ini pernah dikelompokkan ke dalam kingdom tumbuhan, akan tetapi jamur sejatinya ialah organisme unik yang umumnya berbeda dari eukariota lainnya ditinjau dari cara mendapatkan makanan, organisasi struktural serta pertumbuhan dan reproduksi.

Untuk salah satu jenis jamur yang ada di dalam kehidupan manusia ialah ascomycota. Dimana ascomycota sendiri hidup sebagai pengurai dari berbagai jenis bahan organik/dekomposer pada jenis tanaman atau juga sisa organisme yang terdapat pada tanah ataupun laut. Hampir dari setengah dari spesies ascomycota yang hidupnya bersimbiosis dengan ganggang membentuk lumut kerak atau lichen.

Jamur Ascomycota

Ascomycota adalah bagian dari kelompok jamur yang sifanya bersekat, dan di tiap sel hifanya berinti satu. Salah satu keunikan dari kelompok jamur ini ialah terdapat alat pembentuk spora yang dinamakan askus. Kelompok jamur dalam kategori ascomycota bisa berkembang biak secara seksual maupun dengan cara aseksual.

Contoh Ascomycota

Adapun untuk bagian yang tergolong dalam contoh jamur ascomycota ini, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Saccharomyces cerevisiae (ragi)

Saccharomyces cerevisiae  ialah nama spesies yang termasuk dalam khamir berbentuk oval. Jamur ini sering mendapat julukan sebagai “super jamur”, ini telah menjadi mikroorganisme frontier di berbagai bioteknologi modern.

Jamur ini bermanfaat dalam pembuatan roti dan bir karena bersifat fermentatif (melakukan fermentasi, yaitu memcah glukosa menjadi karbon dioksida dan alkohol) kuat.

Namun, jika ada oksigen, jamur yang satu ini juga bisa melakukan respirasi yaitu mengoksidasi gula menjadi karbon dioksida dan air. Selain bermanfaat dalam pembuatan roti dan bir, Saccharomyces cerevisiae juga sudah digunakan dalam industri lainnya misalnya industri pakan ternak.

  1. Neurospora Sitophila (jamur oncom)

Neurospora sitophila atau disebut juga Neurospora crassa merupakan salah satu spesies jamur dari genus Neurospora yang memiliki spora berbentuk seperti urat saraf berloreng-loreng (Alexopaulos, 1979). Jamur ini biasanya terdapat pada produk-produk bakeri dan  menyebabkan kerusakan sehingga biasanya disebut bakery mold atau red bread-mold. Neurospora sithophila dikenal juga sebagai jamur oncom.

Pertumbuhan jamur Neurospora sitophila sangat pesat, tapi askosporanya membutuhkan perlakuan khusus. Sel hifanya memiliki inti banyak (multinukleat). Miseliumnya berpigmen dengan jumlah pigmen bervariasi, tergantung substratumnya.

  1. Penicillium notatum dan Penicillium Chrysogenum

Penicillium merupakan jamur major yang penting dalam lingkungan alam serta produksi makanan dan obat. Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum dapat menghasilkan antibiotik penisilin, yaitu antibiotik yang bisa membunuh atau menghentikan pertumbuhan beberapa jenis bakteri di dalam tubuh.

Penicillium sp. berkembang biak secara aseksual dengan membentuk konidium yang berada di ujung hifa. Tiap-tiap konidium akan tumbuh menjadi jamur baru. Konidium tersebut berwarna kehijauan dan dapat hidup di makanan, roti, buah-buahan busuk, kain, atau kulit.

  1. Aspergillus Oryzae

Aspergillus oryzae merupakan jamur yang bersifat aerobik yaitu membutuhkan oksigen untuk pertumbuhannya. Pada umumnya Aspergillus oryzae bisa menggunakan berbagai komponen makanan, dari yang sederhana sampai kompleks.

Kebanyakan kapang memproduksi enzim hidrolitik, misalnya amylase, pektinase, proteinase, dan lipase. Oleh sebab itu, bisa tumbuh pada makanan-makanan yang mengandung pati, pektin, protein atau lipid.

Aspergillus oryzae adalah jamur berfilamen probiotik yang biasa dimanfaatkan dalam proses fermentasi kedelai, beras, tanaman gandum, dan tanaman kentang. Hal ini digunakan untuk membuat makanan fermentasi tertentu seperti tempe, kecap, miso, sake, dan cuka beras. Proses fermentasi tersebut menghasilkan enzim yang dikenal bermanfaat bagi manusia dan hewan.

Nah, itulah tadi serangkain penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan beragam jenis dan contoh jamur ascomycota, peran, ciri, manfaat yang disertakan pula dengan gambarnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *