Contoh Kultur Jaringan

Diposting pada

Contoh Tanaman Kultur Jaringan

Kultur jaringan biasanya memanfaatkan organ tanaman seperti tunas, bunga, embrio, biji, daun, struktur batang ataupun jaringan tanaman (sel, kalus, protoplast) dalam keadaan aseptik agar bebas dari hama penyakit. Organ tersebut dipelihara dan ditumbukan secara in vitro di dalam laboratorium.

Biasanya kultur jaringan dilakukan pada jenis tanaman yang sulit melakukan perbanyakan dan mengalami kepunahan. Contohnya dalam hal ini seperti anggrek, tanaman kakao, dan kopi.

Kultur Jaringan

Kultur jaringan (tissue culture) adalah salah satu bentuk perbanyakan tanaman secara vegetatif. Kultur jaringa dilakukan dengan cara melakukan isolasi organ tanaman seperti mata tunas, daun, dan lain-lain yang kemudian ditumbuhkan ke media buatan (kondisi aseptik).

Media buatan tersebut mengandung nutrisi dan zat pengatur tumbuh (ZPT) yang sudah diatur untuk pertumbuhan tanaman.

Organ yang dikulturkan disimpan dalam wadah tertutup (botol kultur) yang tembus cahaya supaya mendapatkan pencahayaan agar dapat bergenerasi menjadi tanaman lengkap. Teknik kultur jaringan mempunyai prinsip utama yaitu memanfaatkan bagian vegetatif individu tanaman dengan media buatan (kondisi aseptik) yang disimpan dalam tempat steril.

Kultur Jaringan Menurut Para Ahli

Adapun definisi ahli terkait dengan makna kultur jaringan, antara lain sebagai berikut;

  • Street (1977), Teknologi kultur jaringan adalah kultur aseptik dengan sel, jaringan, organ, atau bagian lainnya yang dapat dikulturkan disertai penggunaan media buatan yang terdiri dari komposisi kimia tertentu yang terjaga kondisi lingkungannya.
  • Thorpe (1990), Thorpe melanjutkan definisi dari Street (1977), kultur jaringan adalah metode dengan melakukan isolasi bagian tanaman (sel, jaringan, protoplasma, dan organ) yang ditumbuhkan pada media yang tepat dan dalam keadaan aseptik. Hal ini dilakukan supya bagian yang dikultur dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman utuh. Dalam bioteknologi terkhusus kultur yang biasanya digunakan adalah kultur sel dan jaringan.
  • Suryowinoto (1991), Kultur jaringan atau tissue culture adalah budidaya melalui jaringan atau sekelompok sel yang memiliki karakteristik (fungsi dan bentuk) yang sama. Istilah kultur jaringan sering digunakan yang juga meliputi kultur sel ataupun kultur organ. Kultur sel adalah kultur yang menggunakan sel yang dispersi (diambil dari jaringan asal) dari kultur primer/cell strain/cell line secara mekanik, enzimatik ataupun disagregasi kimiawi.
  • Hendaryono (1994), Kultur jaringan adalah teknik perbanyakan tanaman yang menggunakan sel, jaringan, ataupun organ tanaman. Kultur jaringan juga dapat didefinisikan sebagai kegiatan budidaya jaringan tanaman menjadi tanaman kecil yang memiliki karakteristik yang sama dengan induknya.
  • Listyorini (2001), Kultur jaringan ataupun sel dapat diaplikasikan ke tumbuhan maupun hewan. Kultur jaringan hewan adalah teknik yang mempertahankan keberlangsungan hidup sel di luar tubuh organisme. Lingkungan sel dibentuk hingga menyerupai lingkungan asal (sel yang digunakan). Sel yang digunakan dapat berupa sel tunggal (kultur sel), sel dalam jaringan (kultur jaringan) ataupun sel dalam organ (kultur organ).

Dalam pembuatan kultur primer pada kultur sel/jaringan/organ pada hewan menggunakan sel, jaringan, organ yang berasal dari tubuh hewan dan dikulturkan (ditumbuh dan dipelihara) dalam keadaan in vitro. Kebutuhan sel baik kultur sel, kultur jaringan, ataupun kultur organ supaya dapat hidup dan berkembang dengan baik.

Contoh Kultur Jaringan

Banyak contoh kultur jaringan dengan memanfaatkan komoditas tanaman di Indonesia, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Kelapa Sawit

Gambar Kultur Jaringan Kelapa Sawit
Kelapa Sawit

Banyak industri yang mengembangkan teknik budidaya kelapa sawit baik itu milik negara atau swasta. Semua kebnayakan telah memproduksi bibit unggul kelapa sawit dengan kultur jaringan karena dapat mempertahankan sifat genetik dari induk, bebas dari patogen, dan hasil didapat berskala besar.

  1. Anggrek

Gambar Kultur Jaringan Tanaman Anggrek
Tanaman Anggrek

Anggrek adalah salah satu arti bunga yang sudah banyak diperbanyak dengan kultur jaringan karena keberadaanya terancam. Perbanyakan tanaman dengan kultur jaringan dapat memperbanyak dalam skala besar dan hasil yang didapat seragam sehingga keberadannya tetap akan terjaga.

  1. Jati Mas

Gambar Kultur Jaringan Jati Mas
Jati Mas

Tanaman jati memiliki pertumbuhan relatif lama namun mempunyai nilai komersil (ekonomi) yang cukup tinggi. Jati mas adalah salah satu jenis tanaman jati yang memiliki pertumbuhan lebih cepat dibanding tanaman jati lainnya. Jati mas juga tahan terhadap beberapa serangan dari hama maupun penyakit.

Jati mas dapat diperbanyak secara vegetatif dengan kultur jaringan supaya potensi bibit yang dihasilkan lebih unggul.

  1. Kina

Gambar Kultur Jaringan Tanaman Kina
Tanaman Kina

Kina adalah tanaman yang dipelihara untuk dimanfaatkan pada bidang kesehatan. Kina dibudidayakan dengan kultur jaringan akan mendapatkan senyawa tertentu. Dengan kultur jaringan yang dikombinasi beberapa metode lain akan membuat tanaman kina mengandung senyawa kimia yang berguna bagi kesehatan.

  1. Kayu putih

Gambar Kultur Jaringan Kayu Putih
Kayu Putih

Kayu putih menjadi salah satu jenis tanaman obat yang sudah dibudidayakan dengan metode kultur jaringan. Hal ini lantaran selain dapat meningkatkan kualitas kandungan dengan metode ini kayu putih dapat dengan cepat tumbuhnya.

  1. Pisang abaka

Gambar Kultur Jaringan Pisang Abaka
Pisang Abaka

Pisang yang sudah mempergunakan metode kultur jaringan yang paling kuat adalah pisang abaka dengan nama latin musa textilis. Tanaman ini menhasilkan kualitas baik dalam pemanfaatan buat dan proses dalam arti budidaya yang dikembangkannya.

  1. Pisang lampung

Gambar Kultur Jaringan Pisang lampung
Pisang lampung

Jenis tanaman pisang Lampung menjadi salah satu contoh tanaman kultur jaringan yang sejatinya mampu menghasilkan kualitas yang lebih baik. Bahkan Lampung sebagai wilayah ujung pulau sumatra ini terkenal dengan pisangnya.

Itulah tadi ulasan beserta penjelasan yang bisa kami sebutkan pada segenap pembaca. Berkaitan dengan contoh-contoh tanaman kultur jaringan pada bidang pertanian. Semoga memberikan edukasi bagi semuanya pembaca yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *