Contoh Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)

Diposting pada

Contoh Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)

Setiap makhluk hidup pada dasarnya tumbuh dan hidup berdampingan di alam raya. Beberapa kondisi alam yang seimbang akan menjadikan kondisi alam, lingkungan atau ekologi maupun habitat akan lestari dengan sendirinya. Kondisi yang baik ketika populasi pada masing-masing spesies baik tumbuhan maupun binatang berada pada kondisi yang seimbang. Di sisi lain, pada setiap kondisi akan ada hubungan timbal pada setiap ekosistem baik yang bersifat saling menguntungkan atau salah satu yang mendapatkan keuntungan. Hal ini yang memicu munculnya istilah organisme penggangu. Dan pada beberapa kajian, organisme pengganggu yang paling banyak ditemui adalah organisme pengganggu tanaman.

Dalam beberapa kasus organisme penggangu tanaman sangat bersifat merugikan karena akan meyebabkan kegagalan pada hasil budidaya yang dilakukan dalam arti pertanian. Dan beberapa upaya dilakukan oleh petani untuk menghilangkan atau mengurangi serangan OPT seperti dengan pengelolaan habitat, penyemprotan pestisida maupun fungisida dan juga dengan cara manual seperti pemangkasan.

Organisme Penggangu Tanaman (OPT)

Organisme penggangu tanaman adalah suatu organisme yang bersifat mengganggu dengan cara merusak ataupun memakan sebagian maupun seluruh tanaman. Tipe-tipe dari organisme pengganggu tanaman dapat berupa jenis hama, penyakit, maupun gulma. Organisme ini dapat berupa hewan baik serangga, hewan pemakan tumbuhan atau herbivora, tanaman parasit, maupun bakteri pathogen.

Dalam beberapa kasus organisme ini menimbulkan banyak sekali kerugian-kerugian yang dinyebabkan beberapa tanaman mati akibat serangan organsime ini. Bahkan kerugian seperti gagal panen sering terjadi dikarenakan serangan OPT (organisme pengganggu tanaman).

Contoh OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)

Dan berikut ini adalah contoh macam-macam organisme penggangggu tanaman yang sering kita jumpai di lahan pertanian, antara lain;

  1. Wereng

Wereng merupakan salah satu arti hama penyerang berbagai jenis tanaman padi yang paling banyak dan memeatikan. Hama wereng merusak tanaman dengan menghisap batang sehingga menyebabkan tanaman padi menua kemudian mati. Bahkan seranagan hama wereng dapat menyebabkan gagal panen pada tanaman padi secara serempak apabila tidak ditangani secara tepat dan efisien.

Hama wereng dalam merusak tanaman padi dapat dilakukan dengan dua hal. Menurut beberapa penelitian hama wereng mampu menyebarkan virus karena merupakan vektor. Selain itu, serangan hama wereng dapat dilakukan dengan menghisap cairan sel pada tanaman padi sehingga akan ada bekas terbakar pada bagian batang.

  1. PBKo

Penggerek Buah Kopi atau PBKo adalah salah satu hama utama yang menyebabkan buah pada tanaman kopi rusak atau biasa disebut dengan buah kosong. Hama ini menyerang tanaman kopi pada fase larva dimana kumbang badak memasukan larva ke dalam buah kopi dan kemudian larva tersebut berkembang di dalam buah sekaligus memakan buah sekaligus biji kopi.

Tanda-tanda terdapat serangan dari hama PBKo adalah dengan adanya tanda titik atau bekas injeksi pada buah kopi. Dalam penanganan untuk mengurangi serangan dari hama ini adalah dengan pemberian pestisida nabati. Hal ini karena pestisida memberikan pengaruh terhadap aktivitas makan serangga PBKo sehingga mampu mengurangi populasi pada hama ini.

  1. Ulat Grayak

Ulat grayak merupakan larva dari hama ngengat atau genus spodoptera yang menyebabkan kerusakan pada bagian tanaman. Bagian tanaman yang terserang oleh ulat grayak adalah bagian tajuk tanaman atau bagian pada daun. Pada bagian daun akan terdapat kerusakan bekas gigitan.

Mekanisme serangan dari ulat grayak adalah penyerangan tajuk di malam hari dan di siang hari larva yang menyerang tanaman akan bersembunyi di dalam tanah. Hal ini dikarenakan suhu di dalam tanah lebih sejuk sehingga akan banyak ditemukan di tanah. Untuk pemusnahan larva ini dapat dilakukan pemberian pestisida yang bersifat kontak sehingga mampu menyerang langsung pada larva ngengat ini atau ulat grayak

  1. Keong

keong merupakan sejenis hewan mollusca atau hewan lunak dan dengan menggunakan perut untuk alat bergerak atau disebut gastropoda. Hewan ini menjadi salah satu hama yang menyerang tanaman padi yang sering dibuddiayakan di sawah. Serangan hama ini cukup merugikan karena populasi hewan ini sekali bereproduksi dapat menghasilkan puluhan hingga ratusan telur.

Keong biasanya menyerang dan memakan batang tanaman padi bagian bawah sehingga akan terlihat kerusakan seperti bekas serangan. Selain itu, keong menyerang tanaman padi yang baru ditanam atau tanaman muda, akar muda dan tunas muda yang baru tumbuh sehingga apabila dibiarkan terus menerus akan menjadikan krusakan hingga terjadinya gagal panen.

  1. Nematoda

Nematoda merupakan golongan dari filum nematoda yang merupakan makhluk yang dapat beradaptasi di setiap lingkungan. Salah satu penyakit yang dapat disebabkan oleh nematoda adalah akar gada dimana akar pada tanaman mengalami pembersaran ukuran secara tidak normal.

Mekanisme serangan dari nematoda adalah memasuki jaringan akar dengan menggunakan enzim yang mampu merekontruksi jaringan sehingga jaringan tanaman terdapat cairan. Selain itu setelah ukuran akar membesar, nematoda akan berkembang biak di dalam akar. Sehingga penyerapan unsur hara pada akar akan terganggu dan tanaman akan mati.

  1. Fusarium spp

Fusarium spp merupakan bakteri yang menyerang sistem jaringan tanaman sehingga tanaman menjadi layu dan perlahan mengalami kematian. Karakter cendawan ini apabila diamati menggunakan mikroskop memiliki filamen dan memiliki miselium bercabang. Cendawan ini bersifat menular pada tanah dan menyerang tanaman lainnya.

cendawan ini merupakan cendawan pathogen yang bersifat merusak. Cara dari pembasmian serangan cendawan ini dapat dilakukan dengan tindakan preventif atau pencegahan maupun tindakan pembasmian pada tanaman yang sudah terserang karena apabil tanaman yang suda terserang penyakit hanya dapat dilakukan tindakan penghambatan penyebaran penyakit.

  1. Hemilia vastratix

Hemilia vastratix merupaka salah satu cendawan yang menyebabkan penyakit karat daun. Penyakit karat daun merupakan salah satu penyakit yang bercirikan tanaman ini terdapat bercak karat berwarna oranye kecokatan seperti warna karat pada besi yang menyerang bagian daun.

Beberapa kasus menyebutkan cendawan ini sering menyerang tanaman yang berada pada usia remaja pada tanaman tahunan slaah satunya adalah tanaman kopi. Biasanya tanaman ini menyerang tanaman yang baru dipindah tanamankan dari bibit yang berada di polibag ke lahan.

Mekanisme penyakit yang disebabkan oleh cendawan hemilia vastratix adalah dengan menginduksi jaringan daun kemudian jaringan menjadi kecoklatan kemudian layu dan mati pada jaringan.

  1. Ilalang

Ilalang merupakan salah satu jenis tanaman jenis rumput-rumputan yang mampu menjulang tinggi dan biasamya pada ujung tanaman memiliki ciri bulu berwarna putih halus apabila sudah dewasa. Tanaman ini termasuk tanaman pengganggu atau contoh gulma pada tanaman lain.

Tanaman ini mampu menghasilkan senyawa yang dapat menghambat tumbuh tanaman dengan baik salah satunya adalah alelopati. Kemampuan senyawa alelopati pada tanaman ilalang cukup kuat sehingga tanaman yang tumbuh berdampingan mengalami penurunan aktivitas penyerapan hara pada tanah sehingga tanaman yang akan tumbuh tidak dapat optimal.

  1. Rumput Teki

Rumput teki atau lebih dikenal dengan tanaman berjneis cyperus memiliki ciri khusus batang yang berbeda dengan bentuk batang ilalang yang bulat halus. Bentuk batang pada rumput teki lebih seperti segitiga atau bangun bersudut sehingga mudah dibedakan secara morfologi batangnya.

Rumput teki sendiri merupakan jenis tanaman gulma yang mengganggu tanaman utama pada suatu areal lahan. Tanaman ini biasanya menyebabkan kompetisi persaingan hara dengan tanaman utama sehingga perlu dilkukan perawatan pada tanaman.

Penyebab utama tanaman ini perlu dikendalikan adalah daya tumbuh tanaman ini bahkan lebih cepat daripada tanaman utama yang dibudidayakan sehingga apabila tidak dilakukan penyiangan akan mengganggu pertumbuhan tanaman.

  1. Benalu

Benalu merupakan salah satu tumbuhan rambat yang bersifat parasit pada suatu tanaman. Wujud dari tanaman benalu biasanya hampir menyerupai cabang-cabang pada tanaman inang yang ditumpanginya. Benalu tumbuh berasal dari struktur biji yang dibawa oleh burung dan hasil kotoran burung yang jatuh pada tanaman lain akan menumbuhkan tanaman benalu.

Mekanisme dari serangan tanaman ini adalah ikut menyerap hara atau nutrisi pada tanaman yang ditumpanginya. Biasanya tanaman yang ditumpangi oleh benalu akan susah memunculkan buah maupun bunga karena nutrisi yang seharusnya ditransportasikan menuju tunas untuk pmbungaan akan diserap untuk tumbuh tanaman benalu.

Dan upaya dalam pengendalian tanaman ini adalah dengan eradikasi atau pembasmian dengan cara manual yaitu dengan pemangkasan. Meskipun secara sekilas tanaman ini terliha sama, namun karakter tanaman ini dapat dibedakan dengan cabang atau batang tanaman inang. Dan ketika dilakukan pemangkasan maka tunas muda tanaman inang akan dapat tumbuh dengan normal.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan contoh organisme pengganggu tanaman (OPT) di lahan pertanian, penyebab, dan cara mengatasinya. Semoga bisa memberikan pemahaman bagi pembaca semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *