Contoh Serealia Umbi, Biji, dan Kacang-Kacangan

Diposting pada

Serealia Ubi, kacang, Biji

Di Indonesia banyak sekali jenis tanaman-tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman pangan, pakan, ataupun hasil olahan sekundernya. Kebutuhan akan pangan semakin meningkat beriringan dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk. Oleh sebab itu perlu dilakukan peningkatan jumlah produksi beragam jenis tanaman pangan. Beberapa diantaranya adalah macam-macam tanaman palawija seperti tanaman umbi dan kacang-kacangan. Selain itu terdapat tanaman pangan seperti tanaman serealia.

Jenis tanaman serealia pada umumnya merupakan tanaman semusim yang dipanen satu kali pada setiap fase hidup tanaman. Seperti tanaman serealia yang masa panennya sekitar 3-4 bulan, tanaman kacang-kacangan 4 bulan, dan tanaman umbi yang beragam dan bahkan ada yang mencapai umur panen 9 bulan.

Tanaman serealia

Serealia adalah tanaman yang tergolong keluarga rumput-rumputan atau poaceae yang menghasilkan bulir atau biji sebagai bahan pangan. Tanaman serealia sejatinya memiliki kandungan gizi yang cukup sebagai sumber makanan pokok. Oleh sebab itu tanaman serealia masih menjadi tanaman utama yang dibudidayakan.

Contoh Tanaman Serealia

Adapaun jikalau ditinjau dari jenisnya. Tanaman serealia yang ada di Indonesia umumnya terbagi atas tiga jenis. Yitu umbi, kacang, dan biji. Berikut contohnya;

Serealia Umbi

Gambar Serealia Umbi
Serealia Umbi

Tanaman umbi-umbian merupakan tanaman dengan modifikasi organ yang berbentuk tuber (umbi) sebagai simpanan cadangan makanan pada tanaman. Tanaman umbi terdiri dari beberapa jenis diantaranya umbi batang, umbi akar, dan umbi lapis.

Tanaman umbi banyak dibudidayakan ketika musim pancaroba karena kemampuannya yang adaptif terhadap lahan pertanian marginal sekaligus tahan terhadap kekeringan.

  1. Ubi Kayu (Manihot esculenta)

Ubi kayu atau ketela pohon merupakan tanaman palawija yang memiliki umbi dan pada umumnya ditanam di pekarangan ketika memasuki musim pancaroba. Ubi kayu dibiakan melalui stek batang atau secara vegetatif. Daun tanaman ini dapat dijadikan sayur dan umbinya bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku makanan.

Ubi kayu atau ketela pohon yang membedakan denga ubi lainnya adalah warna umbinya coklat seperti kayu sehingga dinamai ubi kayu.

  1. Ubi Jalar (Ipomoea batatas)

Ubi jalar merupakan tanaman sejenis umbi atau tanaman palawija yang dapat tumbuh di tanah marjinal. Ubi jalar apabila masak umbinya memiliki rasa manis karena memiliki kandungan pati yang tinggi. Ubi jalar secara tekstur juga berbeda dengan umbi pada umumnya, apabila dimasak maka hasil olahan umbi akan menjadi pulen.

  1. Talas (Colocasina esculenta)

Talas merupakan tanaman yang bersifat higrofit atau dapat tumbuh dengan baik apabila lingkungan dalam kondisi lembab. Talas akan menghasilkan umbi yang besar apabila kondisi kelembaban mendukung pertumbuhan talas. Talas pada dasarnya merupakan tanaman penghasil umbi-umbian yang banyak dimanfaatkan sebagai alternatif makanan.

Umbi tanaman ini banyak dijual di pasaran sebagai bahan olahan rumah tangga seperti kripik atau sayur. Di beberapa daerah bahkan komoditas ini dibudidayakan seperti di Bogor yang terkenal akan komoditas Talas Bogor.

  1. Porang (Amorphophallus muelleri)

Porang merupakan tanaman umbi yang memiliki banyak manfaat. Di beberapa daerah tanaman ini memiliki banyak nama, namun lebih banyak menyebutnya iles-iles. Tanaman porang banyak dibudidayakan untuk keperluan bahan kosmetik. Budidaya tanaman ini cukup mudah karena tanaman ini tahan naungan dah bahkan dapat dibudidayakan di hutan.

Porang memiliki umbi yang khas karena memiliki serat harus, tidak berbintil dan umbi berwarna keoren-orenan. Permukaan batang porang halus, dan terdapat pertemuan cabang daun terdapat bubil atau bibit porang sehingga dapat dibedakan dengan tanaman lain.

  1. Garut (Marantha arundinaceae)

Garut merupakan salah satu tanamn terna atau tanaman kayu lunak. Tanaman garut pada akarnya termodifikasi menjadi umbi akar. Tanaman ini pada dasarnya bukan tanaman pokok namun sering ditanam di pekarangan sebagai cadangan makanan apabila terjadi musim paceklik.

Umbi tanaman ini dimanfaatkan dalam bentuk tepung sebagai bahan pangan. Selain itu, umbi tanaman ini mengandung emulsifier sebagai pengenyal makanan sehingga konumsi tanaman ini perlu diolah terlebih dahulu.

Serealia Biji

Gambar Serealia Biji
Serealia Biji

Biji adalah bagian penting yang terdapat dalam struktur tanaman, sebagian jenis biji ini juga termasuk dalal kategori tanaman serealia. Bahkan kerapkalipula dijakdikan bahan makanan yang dapat berfungsi menguatkan tenaga dan menyehatkan bada. Untuk di Indonesia, berikut ini contoh tanaman serealia biji. Antara lain;

  1. Padi (Oryza sativa)

Padi adalah tanaman serealia yang memiliki keunikan dapat tumbuh di lahan basah atau sawah. Beragam jenis tanaman padi adalah tanaman semusim dengan lama masa panen 3-4 bulan setelah tanam. Secara visual tanaman padi dapat dipanen apabila malai padi sudah melengkung mengarah ke tanah dan berwarna kuning keemasan.

Padi merupakan salah satu tanaman pangan yang hasil produksinya sering dikonsumsi oleh masyarakat asia khususnya di Indonesia sebagai makanan pokok. tanaman padi masih populer sebagai makanan pokok utama, namun pasa era saat ini luas lahan pertanian sebagai lahan sawah mulai terancam karena semakin lama luas lahan semakin berkurang.

  1. Sorgum (Sorgum bicolor)

Sorgum adalah tanaman keluarga serealia yang dibudidayakan di lahan kering dan merupakan sumber bahan pakan, pangan maupun energi di sektor pertanian.

Kebutuhan air untuk budidaya sorgum relatif sedikit sehinggga cocok pada lahan marginal maupun lahan kering. Umur panen tanaman sorgum sekitar 3 sampai dengan 4 bulan. dan secara visual biji sorgum dapat dipanen apabila biji berwarna kuning dan teksutr biji cukup keras.

Sorgum termasuk tanaman yang memiliki potensi menjanjikan apbila di tanam di Indonesia karena kondisi iklim yang mendukung. Memiliki kandungan protein lebih tinggi daripada jagung dan beras pada padi, namun kandungan lemak tanaman sorgum lebih rendah sehingga cocok sebagai alternatif makanan pokok.

  1. Jagung (Zea mays)

Jagung merupakan tanaman serealia yang familiar di Indonesia. Jagung sendiri merupakan tanaman serealia yang memiliki tongkol sebagai tempat tumbuh biji berbeda dengan serealia-serealia pada umumnya. Tanaman jagung merupakan tanaman monokotil dan memiliki masa panen tanaman sekitar 3 bulan.

Biji jagung banyak dimanfaatkan sebagai pakan maupun bahan dasar pembuatan teoung seperti tepugn maizena, atau juga dapat dimanfaatkan sebagai bioethanol.

  1. Gandum (Triticum durum)

Tanaman gandum (Triticum durum) merupakan serealia yang banyak dibudidaya di lahan kering. Ciri gandum varietas ini adalah pada bagian dalam (endosperma) berwarna kuning, bukan putih. Tekstur biji keras dan berkulit coklat.

Tanaman ini merupakan tanaman serealia yang mengandung banyak serat dan protein namun kandungan lemak rendah sehingga baik menurunkan kolestrol. Gandum jenis ini banyak dimanfaatkan pada pembuatan tepung untuk produk olahan sepertii pasta, makaroni, dan lain-lain.

  1. Jelai (Hordeum vulgare)

Jelai adalah sejenis tanaman yang termasuk kedalam jenis serealia untuk makanan kesehatan, penghasil malt dan pakan ternak. merupakan jenis yang biasa dibudidayakan karena perannya sebagai sumber pangan dan obat tradisonal.

Jelai memiliki beberapa ciri khas antara lain adalah cangkangnya yang tipis dan mudah dipecahkan. Namun, bberapa varietas ada yang memiliki cangkang yangcukup keras. Selain itu, tanaman ini dapat tumbuh melalui rimpang sehingga tanaman ini dapat tumbuh dengan liar.

Keunggulan jelai adalah tanaman yang memiliki kemampuan adaptif yang tinggi. Taaman ini sebagai pengganti tanaman gandum yang tidak dapat dibudidayakan apabila suatu lahan dalam kondisi yang terlalu dingin dan terlalau panas.

Serealia Kacang-Kacangan

Tanaman Serealia kacang
Serealia kacang

Tanaman kacang-kacangan atau polong merupakan tanaman yang tinggi akan protein nabati dan serat. Tanaman kacang-kacangan dibudidayakan sebagai tanaman bahan baku makanan seperti sayur, tempe, ataupun lalapan. Contoh tanaman serealia kacang-kacangan, antara lain;

  1. Kacang Tanah (Arachis hypogaea)

Tanaman kacang tanah merupakan spesies dari jenis kacang-kacangan atau leguminase. Tanaman ini menghasilkan buah di dalam tanah, namun pembungaan berada di atas tanah. Pertumbuhan polong terjadi ketika bunga sudah terfertilisasi dan ginofor membawa buah kedalam tanah dan berkembang menjadi polong.

Kacang tanah kaya akan protein nabati sehingga banyak digunakan sebagai bahan industri khususnya selai atau krim. Tanaman ini selain polong atau biji, batang dan daun dimanfaatkan sebagai pupuk atau pakan ternak.

  1. Kacang Kedelai (Glycine max)

Kacang kedelai merupakan tanamana kacang-kacangan yang mengandung protein dan serat. Kacang kedelai bijinya diselumuti kulit yang berbulu dan tekstur bijinya agak lunak.

Tanaman kacang kedelai dalam penamaan varietas unggul di Indonesia agak unik karena penamaannya menggunakan nama wayang seperti anjasmoro, bima, arjuna dan lain sebagainya. Olahan kacang kedelai dalam industri banyak dimanfaatkan sebagai tempe, tahu, dan susu.

  1. Kacang Panjang (Vigna unguiculata)

Kacang panjang merupakan tanaman kacang-kacangan yang banyak diolah sebagai sayuran. Kacang panjang merupakan tanaman leguminosa dimana buah yang dihasilkan berupa untaian panjang. Tanaman ini tumbuh menjalar dan melilit pada tanaman lain sehingga ketika dibudidayakan memerlukan ajir sebagai media rambat tanaman.

  1. Kacang Hijau (Vigna cylindrica)

Kacang hijau adalah tanaman jenis leguminase dengan fisik biji berwarna hijau. Tanaman kacang hijau kaya akan protein nabati tinggi dan sebagai merupakan sumber bahan pangan legum penting di Indonesia.

Manfaat kacang hijau antara lain digunakan sebagai bahan pembuat tepung hunkue. Selain itu, pati dalam biji kacang hijau akan pecah dan mengental sehingga biji bertekstur lunak ketika dimasak. Kacang hijau dimanfaatkan sebagai bubur dan dikonsumsi oleh anak-anak dan wanita karena banyak mengandung gizi yang baik untuk pertumbuhan.

  1. Kacang Merah (Pisum sativum)

Kacang merah merupakan tanaman keluarga leguminase yang secara visual bijinya berwarna merah. Kacang merah mengandung pati yang hampir sama seperti karbohidrat kompleks dan sifatnya mirip dengan serat larut.

Karbohidrat kompleks yang dimiliki tanaman kacang merah bermanfaat untuk mencegah lapar. Selain itu, pati berguna dalam membantu perkembangan berbagai bakteri baik. Fungsi bakteri baik dalam tubuh manusia salah satunya membantu sistem pencernaan manusia.

Itulah tadi ulasan lengkap yang bisa kami tuliskan pada segenap pembaca. Dimana berhubungan dengan contoh jenis tanaman serealia umbi, biji, dan kacang-kacangan yang umumnyas sudah sangat lazim kita kenal. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *