Contoh Tanaman Umbi Umbian

Diposting pada

Contoh Tanaman Umbi

Umbi merupakan organ yang sudah mengalami modifikasi pada tumbuhan yang salah satunya memiliki fungsi sebagai penyimpan cadangan makanan dari hasil fotosintesis. Perubahan anatomi umumnya terjadi pada bagian akar dan batang. Contoh umbi seperti umbi batang, umbi daun dan umbi lapis.

Tanaman Umbi

Tanaman umbi-umbian banyak dibudidayakan baik untuk tanaman pekarangan seperti untuk keperluan dapur atau skala kebun untuk pemenuhan kebutuhan pasar. Sayur-sayuran yang berasal dari tanaman umbi banyak sekali karakteristiknya baik dari morfologi, rasa bahkan metode dalam budidayanya.

Oleh karena itulah dalam hal hal ini akan kita ulas sedikit mengenai contoh-contoh dari tanaman yang termasuk dalam umbi-umbian.

Contoh Umbi Umbian

Berikut beberapa jenis dari tanaman umbi-umbian yang sering kita jumpai di Indonesia, antara lain;

  1. Bawang Putih

Bawang putih adalah merupakan tanaman semusim dengan modifikasi pada struktur batangnya berupa umbi lapis. Tanaman ini memiliki umbi berwarna putih dan biasanya umbi bawang putih digunakan sebagai bahan penyedap rasa pada makanan.

Dalam proses penumbuhan atau budidaya tanaman ini hanya dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran tinggi. Hal ini disebabkan oleh faktor suhu yang mampu menumbuhkan tunas pada bawang putih.

  1. Bawang Merah

Bawang merah adalah tanaman semusim dan mempunyai arti akar serabut, memiliki umbi yang berlapis, dengan daun berbentuk silinder berongga.

Umbi berasal dari pangkal daun yang bersatu dan membentuk batang dengan mengubah bentuk dan fungsi, membesar dan membentuk umbi berlapis. Umbi bawang merah merupakan bentuk dari lapisan daun yang membesar kemudian menyatu.

  1. Bawang Bombai

Bawang bombai merupakan salah satu dari jenis bawang-bawangan yang memiliki modifikasi batang yaitu berupa contoh umbi lapis. Morfologi bawang bombai memiliki ciri dengan umbi yang sedikit berbeda pada umbi-umbi bawang pada umumnya.

Umbi bawang bombai memiliki ukuran yang lebih besar dan dan memiliki rasa yang lebih manis daripada bawang pada umumnya. Untuk warna umbi pada bawang bombai memiliki warna yang hampir sama seperti bawang merah yaitu merah keunguan.

  1. Ubi kayu

Ubi kayu atau atau tanaman singkong merupakan jenis tanaman palawija yang cukup banyak dibudidaya oleh petani. Tanaman ini sangat mudah karena tidak memerlukan perawatan khusus untuk pertumbuhannya. Peran ubi kayu dalam bidang industria terus mengalami peningkatan seiring dengan adanya program pemerintah untuk menggunakan sumber energi alternatif yang berasal dari hasil pertanian (liquidbiofuel), seperti biodiesel dan bioetanol

Selain itu diversifikasi pangan berbasis pangan lokal sebagai program pemanfaatan hasil-hasil tanaman umbi-umbian. Agar dapat mendukung program pemerintah tersebut, maka produksi ubi kayu harus ditingkatkan. Peningkatan produksi ubi kayu dilakukan dengan cara peningkatan luas lahan pertanian, pasca panen dan juga penerapan teknik budidaya yang tepat.

  1. Ubi jalar

Ubi jalar mengandung karbohidrat, vitamin A, C dan mineral. Ubi jalar dengan daging umbinya berwarna oranye atau kuning, banyak mengandung beta karoten. Beberapa jenis ubi jalar yang daging umbinya berwarna ungu, banyak mengandung antosianin yang merupakan antioksidan, bermanfaat bagi kesehatan sebagai pencegah kanker, dan mengikat radikel bebas di dalam tubuh.

Ubi jalar mampu digunakan sebagai bahan industri dan pakan ternak meskipun pada dasarnya merupakan olahan bahan pangan. Beberapa tahun terakhir produktivitas yang dicapai petani meningkat, dan salah satunya dengan teknologi yang tepat, menggunakan varietas unggul ubi jalar dan pengolahan pasca panen sesuai prosedural.

  1. Talas

Tanaman talas atau Keladi memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena hampir sebagian besar bagian tanaman dapat dimanfaatkan untuk dikonsumsi manusia.

Tanaman talas yang merupakan tanaman yang dapat diolah sebagai makanan pangan pengganti beras atau sebagai diversifikasi bahan pangan, bahan baku industri dan pakan ternak. Talas mempunyai peluang yang cukup besar untuk dikembangkan karena memiliki potensi cukup besar apabila dibudidayakan dan diolah dengan baik.

  1. Wortel

Wortel termasuk jenis tanaman sayuran umbi semusim, berbentuk semak yang tumbuh tegak. Wortel merupakan tanaman semusim setelah berproduksi satu kali tanaman ini kemudian mati. Tanaman wortel berumur pendek yaitu berkisar antara debgan masa panen berkisar 2 sampai 4 bulan, tergantung pada varietasnya.

Wortel merupakan salah satu tanaman sayur yang kaya akan vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Bagian dari tanaman ini yang dimanfaatkan adalah umbi yang berwarna oranye yang merupakan modifikasi dari akar tanaman.

  1. Gadung

Gadung merupakan salah satu jenis tanaman umbi-umbian yang tumbuh liar di hutan- hutan, pekarangan, maupun perkebunan. Gadung merupakan salah satu dari jenis tanaman perdu memanjat. Memiliki umbi dengan bentuk bulat diliputi rambut akar yang besar dan kaku, kulit umbi berwarna gading, daging umbinya berwarna putih gading atau kuning. Umbinya muncul dekat permukaan tanah.

Umbi gadung merupakan salah satu sumber pangan berkarbohidrat pengganti nasi. Gadung dapat memenuhi kebutuhan energi tubuh. Karbohidrat dalam gadung didominasi oleh pati.

Selain memiliki kandungan karbohidrat juga mengandung racun sianida yang dapat menyebabkan keracunan dan mematikan. Dan salah satu cara untuk meminimalkannya adalah dengan menghilangkan residu asam sianida sehingga umbi gadung menjadi aman dan layak untuk dikonsumsi.

  1. Porang

Porang termasuk jenis tanaman umbi-umbian yang mampu hidup di jenis dan kondisi tanah yang beragam. Tanaman porang tidak harus mendapatkan sinar matahari langsung sehingga tanaman ini mudah untuk ditemukan di sela-sela tanaman hutan, perkebunan atau lahan penduduk. Bahkan tanaman ini mampu tumbuh dengan baik meski hampir 60% tanaman ini ternaungi.

Umbi porang mempunyai potensi yang sangat besar dalam bidang produksi, namun hal ini belum dikelola secara benar dan maksimal, padahal umbi porang adalah bahan baku dalam pembuatan tepung mannan yang mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi dan kegunaan yang luas dalam bidang pangan.

  1. Bengkuang

Bengkoang merupakan tanaman yang kaya akan vitamin E dan juga memiliki rasa yang segar apabila dikonsumsi. Bengkuang merupakan tanaman sejenis umbi-umbian yang dimanfaatkan untuk diekstrak sarinya menjadi bahan-bahan kecantikan.

  1. Kentang

Tanaman kentang merupakan sayuran semusim, berumur 90-180 hari, dan termasuk tipe tanaman semak. Kentang menyukai tanah yang diolah baik dan  gembur. Kentang lebih cocok ditanam pada daerah dataran tinggi atau pegunungan dengan ketinggian lebih dari 700 meter di atas permukaan laut.

Kentang merupakan salah satu komoditas yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai alternatif pangan. Kandungan karbohidrat dari kentang berasal dari umbi yang dapat diolah menjadi berbagai variasi hasil olahan pangan seperti keripik kentang, campuran bahan baku makanan dan sebagainya.

  1. Garut

Garut adalah tanaman umbi yang memiliki umbi dengan bentuk ciri pada permukaan umbi berserabut dan terdapat rambut-rambut halus. Tanaman garut mampu beradaptasi di lahan marginal maupun pada tempat dengan yang banyak naungan. Tanaman garut dapat tumbuh di tempat yang ternaungi tanpa menurunkan kualitas maupun karakteristik umbi.

Garut merupakan tanaman multifungsi, antara lain penghasil pati dan bahan baku industri emping garut, yang diketahui sebagai makanan sehat. Limbah pengolahan umbi garut berupa kulit dan ampas dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak.

  1. Dahlia

Dahlia merupakan jenis tanaman hias berbunga indah, berupa tanaman tahunan yang tegak. Tanaman ini dapat tumbuh baik di dataran tinggi dengan ketinggian 700 sampai 1.000 m dpi, pada tanah liat berpasir yang mengandung humus dan keasaman tanah antara pH 6,0-8,0

Tanaman dahlia dapat dikembangkan dengan tiga cara, yaitu: perbanyakan generatif dengan benih, perbanyakan vegetatif dengan stek, dan perbanyakan vegetatif dengan umbi.

Berdasarkan jenis bunganya, terdapat lebih dari dua belas jenis dan telah dikembangkan ratusan macam untuk tujuan bunga potong dan tanaman pot. Umbi dahlia dapat dipanen setelah tanaman berumur tujuh bulan setelah tanam.

  1. Ganyong

Ganyong merupakan tanaman tropis yang tidak manja, karena tanaman ini tahan terhadap naungan, dapat tumbuh di segala jenis tanah dan iklim. Tanaman ini sama dengan tanaman palawija pada umumnya yang tidak memerlukan terlalu banyak perawatan.

Tanaman ganyong tidak memerlukan syarat iklim khusus, tetapi tanaman ini tidak tahan dengan terpaan angin yang kuat, karena ganyong merupakan tanaman terna dimana jaringan batang tidak terllau banyak mengandung jaringan kayu

  1. Suweg

Tanaman suweg sejatinya adalah salah satu jenis tanaman umbi yang bisa dimanfaatkan dalam diverivikasi pangan. Uwi dapat menjadi salah satu bahan makanan pokok sehingga pada saat ini masyarakat menemukannya di berbagai pekarangan perumahan.

  1. Uwi

Uwi menjadi salah sat contoh umbi udara yang tumbuh secara bebas di pekarangan rumah. Uwi sudah lazim dikenal oleh masyarakat Indonesia, dengan alasan itulah untuk jenis umbi yang mudah ditemukan dalam kehidupan kita ialah tanaman ini.

  1. Lobak

Lobak merupakan tanaman umbi, yang memiliki morfologi batang yang amat pendek dan daunnya berjejal-jejal di atas tanah. Daun pada tanaman lobak lebih besar daripada daun pada tanamn wortel.

Tanaman lobak memiliki ciri khas yang berbeda daripada tanaman umbi-umbian sejenisnya. Tanaman ini memiliki umbi berwarna putih. Bentuk umbi pada tanaman lobak memiliki bentuk yang hampir sama dengan tanaman wortel.

Nah, demikianlah artikel yang bisa kami berikan dan ulaskan secara lengkap pada segenap pembaca berkenaan dengan contoh umbi-umbian yang mudah kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bisa memberi referensi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *