Dampak Limbah Pertanian dalam Kehidupan

Diposting pada

Akibat Limbah Pertanian

Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk dalam produksi pertanian, yang tentusaja dari kegiatan memproduksi tersebut menghasilkan limbah yang dapat berdampak terhadap lingkungan bahkan manusia yang sangat jelas tidak diharapkan.

Limbah Pertanian

Limbah pertanian adalah sisa dari hasil kegiatan produksi dalam lahan pertanian yang dapat berupa arti akar, makna batang, atau daun. Limbah akan selalu ada apabila kegiatan produksi masih berlangsung. Produksi pertanian yang tiada hentinya akan mempengaruhi jumlah dari limbah pertanian tersebut.

Limbah pertanian merupakan masalah yang perlu untuk diperhatikan dan tidak dapat dianggap mudah untuk diselesaikan

Dampak Limbah Pertanian

Berikut dampak dari jenis limbah pertanian pada lingkungan dan makhluk hidup:

Gangguan Terhadap Keindahan

Limbah pertanian selain menimbulkan gangguan terhadap kebutuhan biotik atau banyaknya polusi, limbah juga menjadikan lingkungan menjadi kotor. Misalnya dalam hal ini pada pembuatan tahu/tempe sebagai kebutuhan pangan manusia.

Tiap harinya pabrik akan menghasilkan limbah dalam arti pertanian dari pembuatan tahu/tempe yang berjumlah banyak. Ampas tersebut perlu pengelolaan terlebih dahulu sebelum dibuang ke dalam saluran air limbah, namun hal ini memerlukan waktu yang lama.

Jika pengelolaan berupa pengendapan ampas tidak dilakukan dan langsung dibuang ke dalam saluran air limbah maka akan menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan seperti menimbulkan bau yang menusuk hidung dan tempat sekitar area industri.

Gangguan Terhadap Kesehatan

Limbah pertanian mengandung banyak zat kimia yang berbahaya bagi tubuh manusia. Dalam contoh limbah yang dibuang ke saluran air limbah tanpa adanya pengelolaan terlebih dahulu akan mencemari air permukiman masyarakat.

Air tersebut digunakan untuk memasak, mandi dan minum sehingga akan menimbulkan bibit penyakit. Penyakit yang biasa timbul adalah penyakit kolera, hepatitis infektiosa, radang usus, bahkan polio myelitis.

Menganggu Produksi Pertanian

Dampak-dampak yang timbul dari limbah pertanian salah satunya ialah terganggunya kegiatan pertanian yang masih berlangsung. Bahkan dengan penanangan yang tidak baik bisa menghentikan kegiatan produksi pertanian yang tentusaja ini menganggu proses kebutuhan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Mempengaruhi Pasokan Kebutuhan Manusia

Limbah pertanian mempengaruhi pasokan kebutuhan manusia. Apalagi untuk di Indonesia berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2016 mencatat 31,74% atau 38,29 juta bekerja di sektor pertanian.  Semakin bertambahnya tahun populasi penduduk Indonesia ikut bertambah.

Jumlahnya populasi penduduk yang semakin banyak berbanding lurus dengan kebutuhan manusia. Mulai dari kebutuhan pangan, sandang, papan, pakan, dan energi. 4 kebutuhan manusia tersebut harus tercukupi setiap harinya karena termasuk kebutuhan primer dan sekunder manusia.

Apabila kebutuhan tersebut tidak tercukupi akibat limbah pertanian maka kesejahteraan hidup manusia di wilayah Indonesia akan terganggu. Seperti halnya kebutuhan pangan, manusia setiap harinya harus makan apabila tidak makan manusia akan lemas atau bisa jadi sakit (metabolisme dalam tubuh akan terganggu).

Gangguan Terhadap Kehidupan Biotik

Limbah pertanian menjadi zat pencemar yang dapat menggangu keberlangsungan hidup makhkuk hidup. Hal ini dibuktikan dengan adanya air limbah yang mungkin mengalir pada sungai/perairan persawahan bahkan mengalir ke laut mengandung zat pencemar.

Air limbah tersebut dapat menurunkan kadar oksigen sehingga organisme di dalam air akan mengalami hambatan dalam kelangsungan hidupnya. Kejadian tersebut pada akhirnya akan mengurangi populasi organisme yang berada di dalam air.

Mengandung Zat Pencemar dan Beracun

Limbah pertanian organik ataupun limbah pertanian anorganik selain mengandung zat pencemar juga terdapat zat beracun. Adanya zat beracun pada limbah pertanian ini dapat menyebabkan ikan dan bakteri banyak yang mati dan kerusakan pada tanaman ataupun tumbuhan air.

Cara Mengatasi Limbah Pertanian

Namun untuk meminimalisir dampak yang timbul dari limbah pertanian tersebut bisa diatasi dengan adanya prosedur pengelolaan limbah pertanian yang tepat guna.

Misalnya dalam hal melakukan penelitian mengenai bakteri yang dapat menguraikan ampas dari industri tahu/tempe sehingga aman apabila dibuang ke dalam saluran air limbaha atau ampas tersebut dapat digunakan menjadi produk inovasi yang bernilai ekonomis dan berguna.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas, dapatlah dikatakan jikalau limbah pertanian pada dasarnya dapat merugikan manusia, namun jika dikelola dengan baik maka limbah pertanian dapat bermanfaat bagi produksi pertanian bahkan bernilai ekonomis.

Dalam praktiknya banyak pelaku kegiatan dalam arti home industri pada produksi pertanian yang mengelola limbah pertanian menjadi produk yang bermanfaat. Bentuk sederhana dari pengelolaan limbah pertanian tersebut adalah membuat sisa hasil pertanian berupa akar, daun, atau batang menjadi pupuk kompos yang berguna dalam pemenuhan unsur hara tanaman sehingga pertumbuhan tanaman akan optimal.

Maka, itulah tadi penjelasan dan ulasan lengkap yang bisa kami sebutkan kepada segenap pembaca terkait dengan beragam akibat-akibat limbah pertanian dalam kehidupan manusia di keseharian. Semoga memberikan wawasan dan referensi yang mendalam. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *