Pengertian Daun, Bagian, Struktur, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Daun

Daun menjadi salah satu struktur dengan bagian yang berlapis-lapis atau ada yang berbentuk jarum dengan tunas lateral dari arti batang atau cabang yang mempunyai pertumbuhan terbatas dan mempunyai jaringan penyintesis foto atau cahaya disebabkan anatomi batang dan daun yang terhubung erat dan merupakan sekelompokkan beberapa organ yang menjadi bentuk batang tanaman.

Oleh karena itulah daun juga dalam mengalami perubahan atau modifikasi yang jelas di dalam struktur yang kemungkinan dapat menjadi penanggug jawab. Sebagai contoh yaitu adanya adaptasi pada kondisi lingkungan atau konsekuensi dari adanya spesialisasi yang berbeda pada peran khas organ atau bagian ini.

Daun

Daun menjadi salah satu bagian dari tumbuhan. Tidak adanya bagian daun dapat dikatakan bukan tumbuhan. Oleh karena itulah daun menjadi salah satu bagian pokok pada tumbuhan yang berada pada batang, umumnya tipis melebar dan kandungan zat klorofil yang kaya sehingga akan membentuk bagian daun berwarna hijau.

Adapun daun berasal dari bahasa latin yaitu Folia merupakan lembaran datar yang biasa melekat di area cabang atau ranting atau batang tumbuhan. Salah satu organ pada tumbuhan yang dapat dilihat yaitu bagian daun. Oleh sebab itu, daun menjadi organ tumbuhan yang berperan paling penting dalam mengembangkan fotosintesis dan berkeringat. Keberlangsungan sepanjang hidupnya tumbuhan mempunyai bermacam- macam jenis daun. Dimana bagian tipis dan rata dari lembaran terdiri dari dua sisi sehingga disebut lembaran. Selain itu, tangkai daun berstruktur kecil yang menghubungkan daun ke tangkai sedangkan stipla merupakan apendiks yang berada di sisi tangkai daun.

Pengertian Daun

Daun adalah bagian vegetatif tumbuhan yang berperan sebagai tempat atau wadah berlangsungnya proses fotosintesis. Di dalam proses fotosintetsi, air dan karbondioksida akan diubah menjadi glukosa dan oksigen seperti pada reaksi yang kita kenal. Proses fotosintesisi umumnya berlangsung pada sel-sel yang berklorofil.

Klorofil di dalam sel-sel mesofil mengakibatkan daun pada biasanya berwarna hijau. Daun biasanya berbentuk pipih dan lebar.

Bentuk daun yang seperti itu lebih efektif dalam menangkap cahaya dibutuhkan untuk keberlangsungan proses fotosintesis. Sebagai bagian vegetatif, daun akan lebih mudah untuk ditemui dibandingkan dengan organ reproduksi seperti bunga, buah, dan biji. Oleh sebab itu, daun sering kali dimanfaatkan untuk mempelajari jenis tumbuhan. Untuk mempermudah kita dalam identifikasi jenis tumbuhan sehingga kita perlu memahami bagian daun, bentuk daun dan warna daun.

Pengertian Daun Menurut Para Ahli

Adapun definisi dun menurut para ahli, antara lain;

  1. Dewi Rosanti (2013), Daun adalah struktur pokok yang ada dalam tumbuhan lantaran mempunyai fungsi antara lain sebagai resorbsi (pengambilan zat-zat makanan terutama yang berupa zat gas karbon dioksida), mengolah makanan melalui fotosintesis, serta sebagai alat transpirasi (penguapan air) dan respirasi (pernapasan dan pertukaran gas).
  2. Siti Sutarmi, Pengertian daun ialah batang yang telah mengalami modifikasi yang kemudian berbentuk pipih  dan juga terdiri dari sel-sel yang dan jaringan seperti yang terdapat pada batang.

Jenis Daun

Terdapat jenis daun yang beragam dengan kesesuaian bentuk atau tepi yang semacam sederhana, majemuk, terjepit, berlubang, lonjong, elips, bergerigi, antrium, berselaput, bersisik, ataupun skuamosa, yang tersebut ke seluruh di antara banyak lainnya.

Daun komposit merupakan daun dengan bentuk organ yang dikenal foliose atau serpih yang serupa dengan daun yang dimiliki ataupun lampiran kecil pada daun tumbuhan yang dengannya bersatu dengan bagian batang. Daun elips adalah daun yang mempunyai bentuk seperti oval.

Daun mempunyai banyak segala fungsi, tetapi pada tanaman peran utama dalam daun yaitu sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis. Dalam tumbuhan dikotil, proses fotosintesis yang berlangsung pada jaringan parenkim. Dalam tumbuhan dikotil, proses fotosintesis berlangsung di jaringan spons.

Daun berfungsi sebagai tempat pengeluaran air dengan adanya proses transpirasi dan gutasi. Keluarny air dari ujung daun yaitu sisa dari hasil proses metabolisme yang berlangsung di dalam tumbuhan tersebut. Daun adalah salah satu organ tumbuhan yang berperan penting dalam proses respirasi dikarenakan di dalam daun terdapat stomata. Stomata ini yang akan berperan dalam penyerapan karbondioksida dan oksigen yang diambil dari udara.

AKan tetapi yang pasti berdasarkan bentuk daun yang lebar dan tipis, warna hijau pada daun dan kedudukan terdapat batang menghadap ke atas itu sesuai dengan peran daun bagi tumbuhan antara lain:

  1. Membawa zat nutrisi atau makanan (resorbsi).
  2. Pengolahan zat makanan atau asimilasi.
  3. Adanya respirasi atau pernafasan.

Bagian Daun

Organ daun dibedakan menjadi dua menurut struktur luar dan struktur dalam. Struktur luar adalah bagian yang dapat dilihat dengan mata telanjang contohnya helaian daun, tangkai daun, atau pelapah daun. Sedangkan struktur dalam daun adalah bagian daun yang pada di bagian dalam dari daun tersebut.

Berdasarkan tersebut, akan dibahas satu per satu struktur bagian daun;

Daun berdasarkan struktur luar

Daun dapat dibilang daun sempurna apabila daun tersebut mempunyai tiga komponen yang akan bahas antara lain:

  1. Helaian daun atau lamina. Helaian daun adalah organ terpenting yang terdapat pada tumbuhan. Untuk bagian ini akan terjadi keberlangsungan proses fotosintesis. Air dan mineral diolah untuk memperoleh nutrisi atau makanan yang akan dimanfaatkan oleh tanaman tersebut. Bentuk dan ukuran helaian daun yang berbeda-beda untuk setiap jenis tumbuhan.
  2. Tangkai daun atau petiolus. Tidak seluruh tumbuhan mempunyai tangkai daun. Sebagai contoh yaitu rumput merupakan salah satu jenis tumbuhan yang tidak mempunyai tangkai daun. Tangkai daun adalah organ tumbuhan yang melekat pada helaian daun.
  3. Pelepah daun atau folius. Pelepah daun berperan untuk menempatkan daun yang terdapat pada batang. Beberapa jenis tumbuhan, pelepah daun mempunyai tambahan bagian di bagian kanan dan kiri. Hal ini disebut ketiak daun, di dalam ketiak daun terdapat pada pucuk yang akan berkembang untuk menjadi tunas cabang batang.
Daun berdasarkan struktur dalam

Struktu dalam pada organ daun merupakan jaringan-jaringan yang berlangsung kinerjanya pada organ daun. Jaringan tersebut seperti epidermis, jaringan mesofil dan pembuluh angkut. Berikut pembahasannya antara lain:

  1. Jaringan epidermis yang terdapat pada bagian daun adalah jaringan dengan sel-sel yang berlapis satu dengan dinding yang mengalami penebalan di bagian lignin. Di dalam jaringan epidermis daun terdapat bagian stomata yang berperan dalam pintu keluar masuknya karbondioksida dan oksigen dari udara luar. Stomata dipisah oleh dua sel penutup yang berperan sebagai pintu. Keberadaan stomata di tiap tumbuhan berbeda-beda. Letaknya bermacam-macam seperti terdapat di lapisan atas, di bagian bawah, di atas dan bawah helaian daun.
  2. Jaringan spons. Jaringan ini juga biasa dikenal dengan jaringan bunga karang disebabkan susunan spons tersebut mirip dengan bunga karang. Jaringan bunga karang ini mempunyai sel dengan susunan yang lebih longgar apabila dibandingkan dengan jaringan palisade dan berperan untuk penyimpanan cadangan makanan atau nutrisi.
  1. Berkas pembuluh angkut. Jaringan berkas pembuluh angkut ini biasanya terdapat pada bagian akar, batang, dan tulang daun. Berkas pembuluh angkut ini berperan sebagai alat transportasi mineral dan air yang diperoleh dari dalam tanah dan dialirkan ke dalam tanaman tersebut.

Kemudian setelah terjadi proses fotosintesis, larutan sebagai sumber nutrisi untuk tumbuhan tersebut dialirkan ke bagian lainnya. Berkas pembuluh angkut dibedakan menjadi 2 bagian yakni xylem dan floem. Xylem berperan sebagai untuk menghubungkan air dan mineral dari tanah menuju ke daun. Floem berperan untuk mengalirkan hasil fotosintesis tumbuhan dari bagian daun ke bagian tumbuhan lainnya.

Struktur Daun

Tumbuhan mempunyai ciri daun sempurna yang terbagi dari tiga bagian yaitu pelepah daun yang menempati daun pada batang atau cabang tumbuhan, petiolus atau tangkai daun menyambungkan antara batang atau pelepah dengan helaian daun, dan lamine atau helaian daun yang merupakan organ utama dari semua jenis dedaunan disebebkan letak peran pada daun sebegai bagian tumbuhan untuk proses fotosintensis yang paling banyak bekerja. Tipe bentuk daun sangat beragam tetapi umumnya berupa helaian yang berbentuk tipis ataupun tebal.

Permukaan daun pada tumbuhan ada yang tumbuh rambut-rambut kecil dan diantara tangkai daun atau pangkal daun biasanya terdapat dan penumpu. Dasar daun biasanya berbentuk bulat dengan variasi cuping menjadi atau bisa juga elips yang memanjang.

Bentuk ekstrem daun dapat panjang meruncing. Daun tumbuhan jenis rumput biasanya pada bagian pelepahnya dan perbatasan helai biasanya terdapat ligula atau lidah-lidah

Warna hijau pada daun tumbuhan umumnya berasal dari kandungan klorofil daun, Klorofil adalah pigmen yang berfungsi pada proses fotosintesis, Namun, ada pigmen warna lain antara lain xantofil yaitu warna kuning, karoten yaitu warna jingga, dan antosianin yaitu sesuai tingkat keasaman bisa berwarna ungu, biru, merah ataupun hitam.  Pada daun sukulen juga mengalami perubahan fungsi yang menjadi organ untuk penyimpan cadangan air.

Fungsi Daun

Berikut fungsi dari daun antara lain:

  1. Tempat terjadinya proses fotosintesis dan gutasi serta transpirasi.
  2. Sebagai alat untuk respirasi dan alat reproduksi vegetatif.
  3. Untuk membuat zat makanan atau nutrisi bagi tumbuhan

Contohnya Daun

Berikut jenis-jenis daun pada tumbuhan dan contohnya, antara lain

  1. Daun skala

Daun skala atau biasa dikenal dengan cataphylls bisa dijumpai pada rimpang. Daun ini biasanya melindungi tunas dengan bentuknya yang kecil dan kasar. Daun biji atau kotileden mengalami modifikasi pada tumbuhan embrio dan umumnya berperan sebagai organ penyimpan.

  1. Daun penyimpanan

Daun penyimpanan umumnya dapat dijumpai pada tanaman berumbi ataupun sukulen. Daun ini biasanya berperan sebagai organ menyimpan nutrisi atau makanan.

  1. Daun duri dan sulur

Jenis daun duri ataupun sulur banyak dijumpai pada barbery ataupun kacang-kacangan. Daun ini berperan khusus dalam mendukung batang atau melindungi tanaman.

Sedangkan daun diri biasanya terdapat pada tanaman konifer contohnya pinus, pohon salam, dan tanaman cemara. Tumbuhan ini umumnya mempunyai kutikula lilin dengan bagian stomata yang cekung untuk membantu apabila terjadi kekeringan dan sebagian besar mempunyai kanal resin pada kedua sisi sistem vaskular. Resin tersebut kemungkinan berperan untuk membantu dalam pencegahan dan kerusakan dari serangga.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa daun merupakan salah satu bagian tumbuhan yang tumbuhnya dari ranting atau cabang, umumnya berwarna hijau dan terkhusus berperan sebagai penangkap energi atau tenaga dari cahaya matahari untuk melakukan proses fotosintesis.

Sehingga atas dasar inilah daun menjadi salah satu bagian terpenting pada tumbuhan yang berperan dalam kelangsungan hidup. Oleh karena itu, tumbuhn adalah organisme autotrof obligat yang harus mencukupi kebutuhan energi sendiri dengan adanya konversi cahaya matahari menjadi energi kimia.

Nah, demikinalah artikel yang bisa kami berikan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian daun menurut para ahli, jenis, bagian, struktur, fungsi, dan contohnya. Semoga memberikan pengetahuan untuk kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *