Pengertian Diversifikasi Pertanian, Faktor, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Diversifikasi Pertanian Adalah

Diversifikasi dalam pertanian adalah serangkaian mekanisme penting untuk pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi keberhasilannya tergantung pada ada peluang untuk diversifikasi dan pada respons petani terhadap komponen tanaman yang diinginkan.

Oleh karena itulah diversifikasi pertanian dapat difasilitasi dengan hadirnya terobosan teknologi terkait dengan perubahan permintaan konsumen atau dalam kebijakan pemerintah atau dalam pengaturan perdagangan, dan pengembangan pada makna sistem irigasi, jalan, dan infrastruktur lainnya.

Diversifikasi Pertanian

Dalam konteks pertanian pada dasarnya diversifikasi dapat dianggap sebagai alokasi ulang dari beberapa sumber daya produktif dari suatu usaha pertanian, seperti pada tahapan pengelolaan tanah, modal, peralatan yang dipergunakan dalam lahan pertanian dan tenaga kerja untuk produk lain.

Kondisi penerapan dalam sistem diversifikasi terutama terlihat pada negara-negara kaya, khususnya untuk kegiatan non-pertanian seperti restoran dan toko-toko.

Pengertian Diversifikasi Pertanian

Diversifikasi pertanian adalah sebagai suatu usaha yang komplek dan luas dalam upaya meningkatkan perekonomian pertanian melalui penganekaragaman komoditas pada subsistem produksi, konsumsi, dan distribusi pada tingkat usaha tani regional maupun nasional.

Pengertian Diversifikasi Pertanian Menurut Para Ahli

Adapun definisi diversifikasi pertanian menurut para ahli, antara lain;

  1. Wikipedia

Diversifikasi pertanian artinya pengalokasian sumber daya pertanian ke beberapa aktivitas lainnya yang menguntungkan secara ekonomi maupun lingkungan. Sumber daya pertanian bisa berupa lahan pertanian, bangunan (kandang, lumbung, rumah tanaman, dan sebagainya), mesin pertanian, hingga input pertanian lainnya seperti pupuk.

  1. Media Tani

Definisi diversifikasi pertanian adalah usaha untuk menghindari ketergantungan pada salah satu hasil pertanian melalui penganekaragaman jenis usaha ata tanaman pertanian lainnya. Ada pula yang mengartikan bahwa diversifikasi merupakan pengelolaan dalam sumber daya pertanian untuk dialihkan atau ditambahkan pada kegiatan lainnya yang memiliki nilai ekonomi.

Faktor Diversifikasi Pertanian

Sedangkan untuk faktor pendorong adanya diversifikasi pertanian, antara lain;

  1. Meningkatkan kemakmuran

Dalam perkembangan suatu negara ukuran kesejahteraan penduduk dikatakan semakin baik jika persentase pengeluaran untuk makanan pokok terhadap total pengeluaran rumah tangga/individu semakin kecil porsinya. Implikasinya, diversifikasi pangan akan memberi peluang petani melaksanakan diversifikasi horizontal serta vertikal dalam pengolahan sektor pertanian.

  1. Perkembangan produk dan konsumsi pangan

Seiring dengan perkembangan penduduk, timbul masalah pada keterbatasan produksi pangan. Bukan mustahil, di kemudian hari akan ada ketimpangan antara perkembangan penduduk yang semakn cepat akan produksi pangan terbatas. Selanjutnya akan terjadi kondisi minus pangan.

  1. Swasembada Beras dan Intensif Kepada Petani

Kebijaksanaan haga dasar beras memang di satu pihak mempunyai pengaruh positif pada perekonomian. Namun, di sisi lain petani tidak dapat memiliki nilai tawar pada produknya. Padahal di sisi lain tingkat biaya produksi pengeluaran petani semakin besar.

  1. Produksi dan Ketahanan Pangan

Peningkatan produksi pertanian harus dipertimbangkan dengan daya dukung sumber daya setempat. Usaha tanaman campuran (mixed farming) dalam hal ini dianggap akan meningkatkan pendapatan dan mengurangi resiko kegagalan panen.

  1. Komponen Teknologi Pendukung

Diversifikasi teknologi yang dikaitkan dengan diversifikasi harus diartikan dalam pengertian luas, tidak terbatas pada sisi teknologi mekanis atau tekhnologi non mekanis. Namun teknologi pasca panen juga tidak kalah penting, tetapi di Indonesia teknologi ini masih amat lemah di tangani.

Jenis Diversifikasi Pertanian

Macam-macam diversifikasi pertanian antara lain;

  1. Horizontal

Diversifikasi horizontal dalam pertanian bisa dikatakan sebagai usaha bidang tani yang dilakukan secara turunan sehingga bentuk tanaman yang dibudidayakan terjadi dari arah samping. Sehingga identitas dalam proses diversifikasi ini dilakukan melakukan penanaman beberapa jenis tanaman secara bersamaan pada lahan yang sama.

Adapun untuk contoh diversifikasi horizontal pertanian yaitu menanam tanaman ubi kayu, kedelai, dan jagung secara bersama-sama. Diversifikasi juga bisa dilakukan diantara dua musim tanam atau pada satu musim secara bersamaan.

  1. Vertikal

Diversifikasi yang terjadi secara vertikal dalam pertanian merupakan konsep pengelolaan lahan pertanian yang dilakukan dari atas ke bawah. Sehingga diversifikasi ini dilakukan pada lahan luas dan masih produktif.

Disisi lain, sangatlah dianjurkan untuk melakukan penanaman terhadap jenis tanaman yang berbeda-beda agar tetap menjaga keseimbangan alami hutan. Sebaiknya, pohon-pohon pelindung tetap dipertahankan untuk menjaga kandungan air dalam tanah.

Manfaat Diversifikasi Pertanian

Tujuan dalam diversifikasi pertanian dan kegunannya, antara lain;

  1. Peningkatan pendapatan

Dengan melakukan kegiatan baru berupa diversifikasi pertanian tentusaja memiliki kemungkinan besar untuk menikmati peningkatan pendapatan pertanian dan kualitas hidup yang lebih baik. Atas dasar inilah setidaknya menjadi acuan pemerintah untuk bisa terus memberikan pemahaman kepada masyarakat.

  1. Kemampuan beradaptasi

Diversifikasi mendorong Anda untuk bersedia berubah dan mencari peluang lain. Dengan menambahkan aktivitas baru, Anda akan belajar apa yang cocok untuk Anda dan pertanian Anda dan menjadi lebih mampu untuk membuat perubahan lebih lanjut di masa depan dan menanggapi peluang baru saat mereka muncul.

  1. Keamanan

Dengan beralih ke aktivitas baru, kegiatan pertanian dapat memberi Anda masa depan jangka panjang dan stabilitas yang lebih besar. Melalui diversifikasi Anda akan meningkatkan jumlah sumber pendapatan untuk pertanian Anda memastikan bahwa Anda kurang rentan terhadap salah satu sumber pendapatan yang mengecewakan Anda.

  1. Tradisi

Diversifikasi dapat memberi Anda sarana untuk menjalankan tradisi pertanian Anda. Sementara fokus diversifikasi mungkin pada peningkatan pendapatan dan mengamankan masa depan, ia dapat menyediakan sarana untuk mensubsidi dan melanjutkan kegiatan tradisional yang dihargai dan dinikmati.

  1. Mengembangkan keterampilan baru

Menjalankan usaha baru akan memberikan peluang untuk meningkatkan keterampilan Anda dan memperluas jaringan kontak bisnis Anda. Dari manajemen hingga pemasaran dan keuangan hingga diversifikasi layanan pelanggan akan mengembangkan bakat bisnis Anda.

Contoh Diversifikasi Pertanian

Diversifikasi pertanian bisa dilakukan dengan beberapa tanaman, diantaranya yaitu;

  1. Penanaman Padi Ke Umbi-Umbian

Diversifikasi ini dilakukan dengan pergantian jenis tanaman yang bertujuan untuk mengimbangi pemenuhan kebutuhan makanan pokok. Misalnya saja dalam hal ini yaitu melakukan pergantian penanaman padi (beras) ke makanan pokok lainnya seperti jagung, ubi kayu (singkong), ubi jalar,sagu, talas, gandum, kentang, dan masih banyak lagi.

Demikianlah serangkaian tulisan yang memberikan penjelasan serta penjabaran secara lengkap terkait dengan pengertian diversifikasi pertanian menurut para ahli, faktor, jenis, manfaat, dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta pengetahuan bagi pembaca, trimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *