Pengertian Bakteri Gram Positif, Ciri, dan Contohnya

Diposting pada

Gram Positif

Bakteri bisa dikatakan sebagai sel prokariotik yang memiliki karakteristik atas sifat uniseluler dan tidak adanya kandungan struktur terbatasi oleh membran terdapat di dalam sitoplasma. Jenis bakteri ini sendiri secara garis besarnya dapat dikelompokkan sesuai metode pewarnaan gram, menjadi dua golongan besar yakni bakteri gram positif dan bakteri gram negatif.

Akan tetapi yang pasti, untuk ciri bakteri gram positif hanya memiliki dinding sel satu serta untuk kenampakannya sendiri berwarna unggu.

Bakteri Gram Positif

Bakteri gram positif merupakan sala satu bentuk bakteri yang ada di dalam arti tumbuhan, manusia, ataupun hewan dengan bentuk dinding dalam selnya relatif tebal yang bisanya terdiri murein. Dimana untuk ukaran ketebalan dalam bakteri jenis ini berfungsi menahan komplek crystal violet iodine mankala dilakukan pencucian dengan mempergunakan alkohol.

Pengertian Bakteri Gram Positif

Bakteri gram positif adalah bakteri yang berdinding sel dengan berfungsi untuk menyerap warna ungu atau violet dan memiliki lapisan peptidoglikan tebal,dimana untuk kenampakan dalam gram positif identik dengan warna ungu.

Pengertian Bakteri Gram Positif Menurut Para Ahli

Adapun untuk definisi bakteri gram positif menurut para ahli, antara lain;

  1. HE (2013), gram positif adalah bakteri yang memiliki struktur belat, tunggal, serta berpasangan dimana tanaman anggus menjadi salah satu jenis buah yang termasuk di dalamnya.

Ciri Gram Positif

Adapun untuk katareitsik yang ada dalam bakteri gram positif, antara lain;

  1. Memiliki sitoplasma lipid membran dan lapisan peptidoglikan yang tebal
  2. Terdapat beberapa spesies yang mempunyai flagellum dan kapsul polisakarida
  3. Tidak adanya kepekaan dengan streptomysin
  4. Racun yang dibentuk akan menghasilkan endotoksin dan eksotoksin. Komposisi nutrisi yang diperlukan lebih rumit

Contoh Bakteri Gram Positif

Sedangkan untuk contoh yang termasuk dalam bakteri gram positif, antara lain;

  1. Micrococcaceae

Spesies dari keluarga ini yaitu gram positif, tidak ada spora, dan bersifat katalase positif yang bisa terdiri secara tertunggal, berpasangan, tetrad atau berkelompok kecil. Dua genus yang berperan penting di dalam bahan pangan yaitu Micrococcus dan Staphylococcus. Micrococcis ini biasanya berada di alam bebas yang bergabung dengan tanah, tanaman, hewan bahkan hingga di permukaan air.

Meskipun bakteri ini biasa mencemari bahan pangan segar namun jarang sebagai faktor penyebab utama kerusakan sebab tak mampu berkompetisi dengan jenis bakteri yang pertumbuhannya lebih cepat misalnya genus Bacillaceae, Pseudomonadaceae, dan Enterobacteriaceae.

Namun, jenis bakteri ini biasanya lebih toleransi terhadap tekanan lingkungan misalnya garam, suhu, dan kekeringan apabila dibandingkan dengan bakteri lain.

Oleh sebab itu, masih bisa hidup sesudah adanya pengolahan dan berguna nyata pada beberapa kerusakan makanan olahan misalnya susu yang sudah dipasteurisasi, sayur asin, dan daging. Spesies yang sering ditemui yaitu Micrococcus varians, Micrococcus roseus, dan Micrococcus flavus. Dalam periode pertumbuhannya, organisme yang bisa menghasilkan enterotoksin yang dapat berbahaya yang menimbulkan keracunan makanan olahan.

  1. Lactobacillaceae dan Streptococcaceae

Spesies dari jenis bakteri ini biasanya memfermentasikan gula heksosa yang memproduksi asam laktat. Bakteri ini berguna dalam hal produksi bahan pangan yang sudah difermentasi. Anggota dari kelompok Lactobacillus yang tidak bisa bergerak, bergram positif, dan berbentuk batang yang bisa ditemui secara tunggal, berpasangan atau bentuknya rantai.

Spesies streptococcus tidak bisa bergerak dan bentuknya bulat yang ditemui secara tunggal, berbentuk pasangan atau rantai. Spesies dari kedua genus tersebut memilih kondisi yang berkadar oksigen rendah untuk pertumbuhannya atau katalase negatif dan sangat toleransi terhadap asam jika dibandingkan dengan spesies bakteri lain.

Lactobacillus ataupun streptococcus berguna sangat nyata di dalam produk olahan sayuran atau susu yang telah difermentasi misalnya  yogurt, susu, asinan, sauerkraut, dan beberapa jenis yang bisa menyebabkan kerusakan asam dari jenis minuman yang beralkohol misalnya anggur dan bir.

Beberapa jenis bakteri ini berperan penting antara lain L. acidophilus, Lactobacillus bulgaricus, dan Streptococcus cremoris.

  1. Bacillaceae

Di dalam genus ini terdapat dua kelompok penting yang berhubungan dengan bahan pangan yakni Bacillus dan Clostridium. Mikroorganisme ini berperan penting dalam mikrobiologi pangan khususnya sebab kemampuan yang bisa menghasilkan endospora. Sel yang berbentuk seperti batang dan biasanya besar adalah gram positif dan sering bergerak menggunakan flagella peritrichous.

Kedua spesies ini dikelompokkan oleh metabolisme oksigen, Clostridium yang bersifat sangat anaerobis atau berkatalase negatif dan Bacillus yang bersifat aerobik atau berkatalase positif. Kedua kelompok mikroorganisme ini tersebar secara luas yang terdapat di dalam air dan tanah serta bisa membuat pencemaran di berbagai jenis bahan pangan.

Kegiatan perusakan oleh kedua spesies bakteri tersebut berhubungan erat dengan produk pangan yang diolah dengan cara dipanaskan dimana endosporanya tahan terhadap adanya pemanasan.

Itulah tadi artikel yang bisa diberikan pada semua pembaca berkenaan dengan pengertian bakteri gram positif menurut para ahli, ciri, dan contohnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *