Hewan Angsa: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Hewan Angsa

Angsa adalah jenis burung air yang memiliki ukuran cukup besar dan berasal dari genus cygnus serta famili anatidae. Selain itu hewan ini juga dikatakan sebagai salah satu burung air terbesar yang dapat terbang.

Spesies terbesar dari angsa, dinataranya ialah angsa putih, angsa trompet, dan angsa whooper yang panjangnya sekitar 60 inci. Salah satu keunikan dari binatang ini yaitu pada saat mereka membentangan sayapnya, maka panjang sayap bisa mencapai panjang 3 meter.

Hewan Angsa

Hewan angsa dalam bahasa latin dinamakan dengan istilah Cygnus. Hewan ini pada umumnya memiliki ciri morfologi pada bagian lehernya yang ukurannya panjang.  Angsa juga dikenal sebagai hewan monogami yang artinya adalah setia pada satu pasangan. Hewan ini juga mampu bertahan selama bertahun – tahun lamanya.

Biasanya angsa yang umurnya sudah dewasa memiliki tanda berupa kulit yang tidak ditutupi bulu di antara mata dan paruhnya. Angsa yang berjenis kelamin jantan juga mempunyai berat yang lebih besar jika dibandingka  angsa yang betina.

Jenis Hewan Angsa

Setelah mengetahui ulasan hewan angsa secara umum, maka akan lebih baik jika anda juga mengenal jenis – jenis angsa yang dijelaskan sebagai berikut ini :

  1. Black Swan

Jenis angsa yang pertama bernama angsa black swan. Hewan ini disebut sebagai angsa hitam karena mereka cenderung mempunyai warna bulu yang dominan hitam, kecuali pada bagian sayapnya terdapat warna campuran putihnya. Biasanya angsa yang umurnya dewasa bisa mencapai berat badan sekitar 7 – 8 kg dengan tinggi antara 110 – 145 cm.

Angsa black swan memiliki ciri morfologi pada bagian paruhnya yang bewarna merah tua. Sedangkan bagian lehernya berukuran panjang dan melingkar seperti bentuk huruf S. Perlu anda ketahui bahwa angsa hitam berasal dari negara Australia. Selain itu angsa ini juga termasuk salah satu jenis angsa hias yang sangat mudah untuk beradaptasi dalam suhu apapun.

Jenis angsa hitam pada dasarnya juga dapat dikembangbiakan di negara Indonesia, Karena mereka bisa hidup di daerah yang beriklim tropis dan memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat jika dibandingkan dengan jenis angsa hias lainnya.

  1. Angsa Putih

Jenis angsa yang selanjutnya merupakan angsa putih. Angsa ini adalah jenis angsa yang sudah banyak tersebar di negara Indonesia. Angsa putih juga lebih dikenal banyak orang baik secara nama maupun penampilannya jika dibandingkan angsa hitam.

Sesuai dengan namanya maka jenis angsa ini juga memiliki warna bulu yang putih bersih. Ciri morfologi pada angsa putih yang paling menonjol yaitu ada dibagian mulutnya. Mulut angsa jenis ini bentuknya kerucup dan berwarna kekuningan, kemerahan serta kecokelatan.

Angsa putih juga mempunyai bentuk leher yang ukurannya cukup panjang yaitu sekitar 30 – 40 cm atau bahkan bisa lebih dari itu. Jenis angsa putih yang berkelamin jantan biasanya memiliki postur tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan betinanya.

Klasifikasi Hewan Angsa

Klasifikasi merupakan nama – nama ilmiah hewan angsa yang berfungsi untuk membedakan jenis hewan yang satu ini dengan hewan lainnya. Berikut dibawah ini adalah klasifikasi hewan angsa yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Kerajaan : Animalia
  2. Filum : Chordata
  3. Kelas : Aves
  4. Ordo : Anseriformes
  5. Famili : Anatidae

Ciri Morfologi Hewan Angsa

Ciri morfologi menunjukkan keunikan atau karakteristik yang ada di bagian masing – masing tubuh hewan angsa. Berikut dibawah ini merupakan ciri morfologi hewan angsa yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Tubuh

Ciri morfologi yang pertama yaitu bagian tubuh angsa. Pada umumnya angsa memiliki panjang tubuh dengan rata – rata sekitar 152 cm dan berat tubuhnya bisa mencapai angka 22,5 kg. Angsa juga dikenal mempunyai sayap yang sangat besar, yaitu pada saat dibentangan besarnya berukuran hingga 3 meter.

  1. Kaki

Karakteristik morfologi kedua dari angsa yaitu dibagian kaki. Hewan angsa pada umumnya memiliki kaki yang berwarna abu – abu gelap. Akan tetapi ada pula jenis angsa lain yang warna kakinya merah muda, sehingga dari sini bisa kita simpulakan bahwa warna kaki hewan angsa tergantung dari masing – masing spesies atau jenis angsa itu sendiri.

  1. Paruh

Angsa juga memiliki karakteristik lain pada bagian paruhnya. Warna paruh angsa sangat beragam mulai dari berwarna hitam, merah sampai kuning.

Cara Berternaknya Hewan Angsa

Berikut dibawah ini merupakan beberapa langkah atau cara untuk beternak hewan angsa yang dijelaskan sebagai berikut ini :

  1. Persiapan Kandang yang Layak

Langkah pertama sebelum anda melakukan ternak angsa yaitu siapkan kandang terlebih dahulu. Pada dasarnya kandang adalah tempat tinggal untuk hewan angsa yang sangat penting untuk diperhatikan. Kandang juga bisa berfungsi sebagai tempat perlindungan dari segala cuaca dan gangguan hewan lainnya.

Melalui kandang, anda juga bisa melakukan tahap – tahap yang lebih mudah diantaranya pada saat memberikan pakan bisa langsung anda taruh dikandang. Pastikan jika kandang ditempatkan jauh dari permukiman penduduk karena biasanya angsa akan mengeluarkan suara yang sangat keras dan bisa mengganggu penduduk.

  1. Pemilihan Induk Angsa yang Baik

Selain itu pemilihan bibit angsa yang baik juga perlu diperhatikan. Apabila anda memilih induk yang berkualitas maka bisa menghasilkan keturunan yang baik pula. Oleh karena itu, anda harus selektif dalam memilih induk. Pemilihan induk juga bisa disesuaikan dengan tujuan anda memelihara angsa tersebut. Apabila anda memelihara angsa karena hobby atau suka saja maka induk angsa yang dipilih bisa disesuiakan dengan selera anda sendiri. Jika angsa dipelihara karena anda ingin mengambil dagingnya, maka pilihlah angsa yang induknya sehat dan gemuk agar bisa menghasilkan keturunan yang baik, sehat dan berdaging banyak pula.

  1. Pemberian Pakan yang Bermutu

Langkah selanjutnya apabila anda sudah menyiapkan kandang dan induk yang berkualitas maka cara selanjutnya yang harus siapkan yaitu pakan bermutu serta bergizi untuk angsa. Semua hewan pastinya memerlukan pakan, karena dengan makanan hewan bisa tumbuh dan berkembang dengan lebih baik. Beberapa macam makanan angsa diantaranya yaitu dedak beras, jagung, gandum, daging bekicot cacah, ampas tahu, nasi aking (nasi sisa makanan yang dikeringkan di bawah terik sinar matahari), tumbuhan, dan hewan kecil lainnya yang disukai angsa.

Pakan bisa anda berikan pada angsa setidaknya sehari 2 kali, diwaktu pagi dan sore hari. Sedangkan diwaktu siang hari, biasanya angsa akan berkeliaran untuk mencari makanan sendiri. Berikan pakan pada angsa secukupnya, jangan terlalu berlebihan karena ditakutkan akan membuang – buang makanan yang tidak dimakan oleh hewan tersebut.

Sebagai informasi bahwa angsa yang umurnya masih kecil atau anakan, bisa anda berikan pakan jenis voer. Hal ini dikarenakan pakan voer memiliki kandungan protein yang tinggi dan bisa membantu pertumbuhan bagi anakan angsa itu sendiri.

  1. Masa Bertelur dan Mengerami

Setelah angsa melakukan proses reproduksi dan menghasilkan telur, maka pastikan jika anda memperlakukan hewan ini dengan sebaik – baiknya. Biasanya angsa akan mengerami telurnya dengan baik, hal yang peru anda lakukan yaitu menyiapkan sarang khusus agar telur angsa bisa terjag dengan baik. Pada masa – masa seperti ini angsa akan bersifat sangat agresif, sehingga kita harus membuatnya nyaman dan tidak mengganggunya.

  1. Pemanenan

Proses akhir dari cara beternak hewan angsa yang paling ditunggu – tunggu oleh banyak pembudidaya yaitu tahap pemanenan. Biasanya tahap panen hewan angsa ini tidak ada ketentuan khusus untuk waktunya. Artinya angsa bisa dipanen kapanpun. Namun pastikan bahwa anda sudah menyeleksi hewan angsa terlebih dahulu sebelum panen dilakukan.

Perlu anda ketahui juga bahwa angsa yang usia sudah terlalu tua maka dagingnya bertekstur alot dan tidak seempuk daging angsa yang usianya masih mudah. Sehingga dengan hal tersebut anda bisa melakukan panen pada hewan angsa yang umurnya antara 4 hingga 6 bulan. Sedangkan untuk panen telur bisa diperoleh saat angsa berumur 1 tahun. Angsa biasanya dalam sekali bertelur bisa menghasilkan hingga lebih dari 10 butir telur.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan materi hewan angsa : jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara berternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.