Hewan Ayam: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Hewan Ayam

Kukuruyuk kukuruyuk adalah suara ayam yang sering didengar di pagi hari. Siapa orang yang belum tahu hewan ayam? Pastinya semua orang sudah sangat mengenal arti hewan yang satu ini. Alasanya karena ayam adalah salah satu jenis hewan unggas yang biasanya dipelihara oleh orang-orang dan sering dimanfaatkan baik daging dan telurnya sebagai makanan. Hewan ini mempunyai nama ilmiah yaitu gallus gallus domesticus.

Perlu anda ketahui bahwa ayam adalah keturunan langsung dari salah satu sub spesies ayam hutan yang dikenal sebagai ayam hutan merah atau gallus gallus. Ayam juga termasuk hewan yang memiliki kandungan protein sangat tinggi sehingga baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Hewan Ayam

Sebagai hewan peliharaan, ayam memiliki kebiasaan dalam hidupnya yaitu mampu mengikuti ke mana manusia membawanya pergi. Hewan ini sangat mudah melakukan adaptasi dan bisa dibilang dapat tinggal disembarang tempat. Tidak heran jika di sekitar kampung sering ditemukan ayam yang sedang berkeliaran sambil mencari pakan yang ada ditanah.

Sebagai informasi tambahan bahwa pada umumnya hewan ayam memiliki ukuran yang tidak terlalu besar, ukurannya mulai dari yang kecil hingga sedang. Biasanya ayam yang kecil akan lebih mudah dimangsa oleh elang.

Jenis Ayam

Berikut dibawah ini merupakan jenis ayam, yaitu;

  1. Ayam Cochin

Jenis ayam ini memiliki ciri khas khusus yaitu terdapat banyak bulu yang ada di bagian kakinya. Selain itu ayam ini asalnya adalah berasal dari negara China. Namun lambat laun ayam ini semakin tersebar luas dan oleh orang-orang dikembangkan sampai ke seluruh dunia. Ayam cochin juga dikenal sebagai hewan yang bisa mencari makan sendiri dan pemeliharaannya tidak terlalu sulit.

  1. Ayam Hutan Kelabu

Jenis ayam yang satu ini memiliki nama lain gallus sonneratii. Ayam hutan kelabu yang berjenis kelamin jantan pada umumnya mempunyai panjang sekitar 80 cm. Ayam juga punya bulu yang cukup banyak di leher dan tengkuknya terdapat corak bintik-bintik dengan warna hitam putih. Sedangkan bagian kaki hewan ini warnanya cerah yaitu kuning kemerahan.

  1. Ayam Kapas

Sesuai dengan namanya bahwa ayam kapas ini memiliki warna bulu seperti kapas yang sangat putih. Bahkan jika di lihat sekilas maka orang-orang yang melihatnya tidak akan menyangkan jika hewan tersebut adalah ayam. Ciri lain dari ayam kapas yaitu ia memiliki jambul yang mengarah ke bagian belakang tubuh.

  1. Ayam Randah Batu

Ayam Randah Batu meruapakan jenis ayam yang berasal dari negara Indonesia, tepatnya dari provinsi Sumatera Barat. Jensi ayam yang satu ini pada dasarnya masih satu keluaga dengan ayam kate. Sedangkan ciri khas lainnya pada ayam ini yaitu ruas jari-jarinya berukuran pendek.

Walaupun memiliki ruas jari yang pendek, namun ayam randah batu memiliki lingkar kaki yang ukurannya cukup besar. Selain itu jenis ayam ini juga biasa dijadikan peliharaan, karena memiliki bulu yang bagus.

  1. Ayam Orpington

Sebagai informasi bahwa ayam ini diperoleh dari hasil persilangan ayam plymouth rock dan minorca. Ciri khas pada ayam ini yaitu ukuran badannya besar dan bisa cepat menghasilkan telur. Bulu pada ayam orpington juga sangat halus dan bisa dikembangk biakan dengan cara yang mudah.

  1. Ayam Leghorn

Ayam Leghorn merupakan jenis salah satu ayam yang berasal dari luar negeri, tepatnya dari negara Italia. Ayam leghorn mempunyai nama lain yaitu livorno atau livornese. Ciri khas paling dikenal dari ayam ini adalah warnanya yang putih dan  bersih. Walaupun seperti itu, tidak semua ayam leghorn mempunyai warna putih, namun ayam selalu nampak bersih.

  1. Ayam Hutan Merah

Ayam hutan merah merupakan jenis ayam yang asli dari negara Indonesia. Jenis ayam ini memiliki berat yang cukup ringan. Biasanya ayam hutan merah yang berkelamin jantan beratnya adalah 700 gram, sedangkan ayam betina bertanya 400 gram.

  1. Ayam Kate

Nama ayam kate mungkin lebih sering didengar dibandingkan dengan jenis ayam lainnya yang sudah dijelaskan di atas tadi. Ayam kate mempunyai ciri khas pada tubuhnya yang ukurannya kecil. Selain itu ayam ini juga memiliki bulu yang sangat indah dan cara berjalannya juga khas serta termasuk jenis ayam yang suka untuk berkokok.

Klasifikasi Ayam

Klasifikasi ilmiah dari hewan ayam, yaitu;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Aves
Ordo Galliformes
Familia Phasianidae
Genus Gallus
Spesies Gallus gallus

Ciri Morfologi Ayam

Ciri morfologi pada hewan ayam, yaitu;

  1. Tubuh

Pada dasarnya arti tubuh binatang ayam tidak terlalu memiliki ukuran yang besar, melainkan kecil hingga sedang. Berat ayam juga beragam tergantung dari jenis dan proses pemeliharaannya. Beberapa dianataranya dari berat ayam yaitu 1 sampai dengan 3 kg. selain itu ayam juga memiliki warna yang beragam yaitu ada yang putih, hitam, merah, atau bahkan warna kombinasi lainnya.

  1. Jengger

Ayam sebagai contoh hewan unggas pada umumnya memiliki jengger diatas kepalanya dan berwarna merah. Biasanya jengger pada ayam bentuknya bergerigi dan berdiri dengan tegak. Selain itu ayam juga bertektur tebal dan warna merahnya cukup cerah.

  1. Kulit dan kaki

Bagian lain pada ayam yang memiliki ciri khusus adalah kulit dan kakinya. Ayam mempunyai kulit yang berwarna pucat putih kemerah-merahan. Selain itu morfologi lain juga ada pada kaki ayam yang berjumlah empat. Bagian kaki pada ayam umunya memiliki ukuran yang cukup panjang dan kuat.

Cara Beternak Ayam

Berikut dibawah ini merupaka cara beternak ayam, yaitu;

  1. Kandang

Sebelum ternak ayam dimulai maka pastikan bahwa anda sudah menyiapkan tempat tinggal untuk ayam tersebut. Tempat tinggal ayam biasanya ada di kandang yang bisa dibuat dari bambu. Arti kandang yang sudah disiapkan juga harus selalu dibersihkan setiap waktu. Tujuannya yaitu agar ayam memiliki tempat tinggal yang nyaman dan tidak mudah terserang penyakit.

  1. Makanan

Masalah makanan juga penting untuk diperhatikan. Apabila anda akan beternak, maka pastikan bahwa anda memiliki cadangan pakan untuk ayam dalam jumlah yang sudah disesuiakan. Bukan hanya pakan, namun vitamin juga harus disiapkan untuk jaga-jaga ketika ayam sedang terserang penyakit dan lain sebagainya.

  1. Memilih indukan ayam

Proses ini merupakan proses yang paling utama yaitu pemilihan induk ayan yang nantinya akan menghasilkan anakan ayam itu sendiri. Pastikan bahwa induk yang akan dikawinkan memiliki kualitas yang baik dan sehat. Tujuannya agar hasil anakan ayam bisa bagus dan sehat pula.

  1. Memelihara anakan ayam

Setelah induk berhasil melakukan reproduksi maka cara selanjutnya yaitu melakukan pemeliharaan anak ayam tersebut. Pemeliharaan ini bertujuan agar pertumbuhan ayam bisa berjalan dengan baik dan semakin besar. Salah satu cara pemeliharaan ayam yaitu dengan memberikan pakan secara rutin.

Walaupun pada umumnya ayam akan mencari makan dengan berkeliling kampung, namun anda juga harus menyiapkan pakan agar kebutuhan gizi pada hewan ini terpenuhi dengan baik.

  1. Menjual ayam

Ayam yang baik pertumbuhannya bisa didistribusikan ke pasar-pasar. Adapun untuk biasanya harga ayam akan dijual sesuai dengan berat dari ayam itu sendiri, sehingga dapatlah dikatakan apabila ayam semakin berat maka harganya akan lebih tinggi.

Itulah saja artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi hewan ayam, jenis, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, dan teknik berternaknya. Semoga saja bisa memberi wawasan bagi semua kalangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *