Hewan Babi: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Hewan Babi

Babi adalah arti hewan yang memiliki moncong cukup panjang dan hidungnya berbentuk gepeng. Binatang ini aslinya dari Eurasia. Selain itu hewan babi dikenal sebagai binatang omnivora yang artinya mereka bisa untuk mengonsumsi daging maupun berbagai arti tumbuhan.

Pada dasarnya hewan babi ini termasuk salah satu jenis mamalia yang pintar. Uniknya kepintaran binatang ini dikenal lebih baik atau unggul jika dibandingkan dengan hewan anjing dan kucing.

Hewan Babi

Babi merupakan jenis hewan yang bisa diternakan dan dikembangbiakan dengan jumlah yang banyak. Penyebaran hewan ini juga sudah menyebar ke berbagai penjuru dunia. Sebagai informasi bahwa babi yang di pelihara pada jaman nenek moyang berasal dari dua jenis babi liar yaitu sus vitatus dan sus scrofa. Hewan ini juga dikenal sebagai binatang yang mempunyai warna pink pada tubuhnya.

Jenis Babi

Adapun untuk macam-macam hewan babi, antara lain;

  1. Babi Bali

Jenis babi yang pertama adlaah babi bali. Hewan ini merupakan keturunan babi yang asalnya dari Tiongkok. Akan tetapi persebarannya sudah meluas hingga sampai ke daerah Bali, sehingga dinamakan sebagai babi bali.

  1. Babi Karawang

Babi karawang merupakan jenis kedua dari hewan babi. Ciri morfologi pada jenis babi ini yaitu bagian kepalanya kecil, telinga pendek dan biasanya dapat berdiri dengan tegak. Selain itu tulang belakang pada hewan ini lemah dan ukurannya cukup panjang.

Bagian perut babi karawangbisa sampai menyusur ke tanah dengan kaki yang pendek. Hewan ini mempunyai warna hitam pada bagian atas tubuhya sedangkan bagian bawah berwarna putih.

  1. Babi Sumba

Jenis babi yang ketiga merupakan babi sumba yang masih dekat hubungannya dengan babi hutan. Ciri khusus pada babi sumba yaitu bagian kepalanya memiliki ukuran cukup panjang. Sedangkan untuk bagian telinga ukurannya kecildan dan sedikit tegak.

Bentuk badannya tidak terlalu besar dan mempunyai tulang belakang yang lemah. Untuk masalah warna, maka babi sumba memiliki warna hitam, belang hitam atau kehitam-hitaman.

  1. Babi Nias

Babi nias adalah jenis babi liar yang memiliki ciri – ciri yaitu bentuk tubuhnya berukuran sedang dan kepalanya lebih pendek dari pada jenis babi sumba.

Karakteristik lain pada hewan ini yaitu bagian telinganya berukuran kecil dan mampu berdiri tegak. Selain itu babi nias juga mempunyai mulut yang runcing dan rambut atau bulu yang menepel pada tubuh agak tebal terutama dileher dan bahunya. Babi nias pada umumnya berwarna putih dan belang hitam.

  1. Babi Yorkshire

Babi Yorkshire merupakan jenis babi yang dikenal juga dengan istilah large white. Jenis babi yang satu ini berasal dari negara Inggris dan memiliki bentuk kepala seperti mangkok. Ciri lain pada babo Yorkshire ialah memiliki telinga yang tegak dan badannya berukura besar serta panjang. Warna bulu pada hewan ini yaitu putih dengan tekstur yang halus.

  1. Babi Landrace

Jenis babi yang ke 6 yaitu bernama babi landrace. Jenis babi ini asalnya dari negara Denmark dan lebih sering dijuluki sebagai good of mother untuk babi betinanya. Babi Landrace pada umumnya mempunyai ciri – ciri seperti warna bulunya yang putih dan bertektsur halus.

Arti tubuh pada hewan ini cukup panjang dan lebar. Sedangkan bagian kepalanya berukuran kecil dan agak panjang dengan telinga yang terkulai. Babi landrace memiliki leher panjang dan kakinya sangat kuat.

  1. Babi Duroc

Babi duroc adalah salah satu jenis hewan babi yang mempunyai ciri-ciri tubuh berwarna merah dan divariasikan dengan warna merah muda sampai merah tua. Bagian punggung pada hewan ini bentuknya seperti busur.

  1. Babi Saddle

Jenis babi yang terakhir bernama babi saddle. Babi saddle adalah salah satu jenis babi yang memiliki kualitas baik dan asalnya dari negara Inggris. Hewan ini memiliki ciri kepala yang ukurannya sedang dan bertekstur halus. Selain itu bagian telinganya terkulai dan rahangnya rata. Untuk bagian punggung pada babi saddle bentuknya mirip busur dan warnanya hitam.

Klasifikasi Babi

Klasifikasi ilmiah hewan babi, antara lain;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Mammalia
Ordo Artiodactyla
Familia Suidae
Genus Sus
Spesies Sus scrofa

Ciri Morfologi Babi

Adapun untuk karakteristik morfologi babi, antara lain;

  1. Tubuh

Karakteristik pertama yang akan dibahas pada hewan babi yaitu bagian tubuhnya. Pada dasarnya babi memounyai panjang badan sekitar 87 sampai 106 cm, sedangkan tinggi bahunya yaitu kira-kira 80 cm. babi juga memiliki ekor yang panjangnya bisa mencapai angka kisaran 25 sampai 30 cm. Untuk masalah bobot, maka babi memiliki berat yang bisa mencapai angka 90 kg.

  1. Bulu

Secara morfologi hewan yang termasuk dalam golongan omnivora ini mempunyai rambut/bulu yang warnanya beragam dan semua tergantung dari jenisnya masing-masing. Warna bulu ada yang putih, cokelat, hitam dan kemerah-merahan. Selain itu dibagian sudut mulut hewan babi juga terdapat bulunya.

  1. Gigi

Karakteristik selanjutnya dari babi yaitu ada dibagian giginya. Babi pada umumnya memiliki jenis gigi taring. Pada gigi taring atas maupun bawah bisa tumbuh melengkung keluar dan berfungsi sebagai pertahanan dari predator maupun hewan lainnya yang bisa mengganggu.

Cara Berternak Babi

Beberapa cara untuk melakukan arti ternak babi, yakni;

  1. Persiapan Lahan

Langkah pertama yang harus dilakukan pada saat akan melakukan ternak babi yaitu menyiapkan lahan. Penyiapan lahan ini berfungsi untuk tempat tinggal babi yang bisa dibangun sebuah kandang. Pastikan bahwa lahan yang disipakan pas dan sesuai ukurannya dengan jumlah babi yang akan diternakan.

Pastikan bahwa lahan tidak terlalu dekat dengan lahan permukiman warga, karena ditakutkan bisa mengganggu kenyaman warga setempat. Selain itu lahan yang akan digunakan untuk pembuatan kandang babi pastikan juga disiapkan alat-alatnya terlebh dahulu.

  1. Pembuatan Kandang

Apabila anda sudah mempunyai lahan dengan luas yang cukup, maka poin kedua dari cara ternak babi yaitu membuatkan kandang. Kandang babi dibuat senyaman dan sebaik mungkin, agar babi bisa betah untuk tinggal disana. Beri ventilasi disekitar kandang agar tempat tinggal babi juga terpapar dengan sinar matahari yang bisa memberikan nutrisi secara alami pada tubuh.

Anda juga bisa menggunakan material yang kuat untuk mem uat kandang, agar keawetannya lebih terjaganya. Pada dasarnya kandang babi sangat penting karena ada beberpaa alasan dan fungsi tersenduru dari kandang yang baik yaitu sebagai berikut:

  1. Kandang babi befungsi agar bisa menghindari dari lingkungan yang merugikan.
  2. Kandang babi dibuat dengan alasan untuk mempertahankan kehangatan dalam kandang pada saat cuaca dingin tiba swaktu-waktu.
  3. Adanya kandang maka akan lebih memudahkan proses ternak seperti saat memberikan pakan, minum ataupun memandikan babi.
  4. Kandang yang berfungsi sebagai rumah atau tempat tinggal juga bisa mempermudah anda dalam melakukan pengawasan terhadap babi.
  1. Pemilihan Babi yang Sehat

Cara lain yang tidak kalah penting pada saat anda akan ternak babi yaitu melakukan pemilihan hewan babi yang sehat dan berkualitas.

Pada dasarnya babi yang sehat dan berkualitas pada saat mereka melakukan proses reproduksi yang dihasilkan yaitu bisa memuakan peternak karena hasil yang bagus-bagus. Adapun cici-ciri hewan babi yang sehat bisa anda lihat sebagai berikut;

  1. Kulit babi berwarna segar dan tidak pucat.
  2. Babi bisa melakukan aktivitas dengan baik.
  3. Nafsu makan babi normal dan baik
  4. Badan babi menunjukkan postur tubuh yang gemuk dan tidak cacat

Itulah tadi deskripsi hewan babi, macam, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, dan teknik berternak yang bisanya dapat dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *