Hewan Bebek: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Hewan Bebek

Bebek merupakan hewan yang termasuk dalam jenis burung akuatik dan biasanya dapat ditemukan di perairan air tawar maupun air laut. Hewan yang satu ini juga sering disebut dengan nama lain yaitu itik. Pada dasarnya hewan ini adalah unggas yang berasal dari keluarga anatidae dan kelas aves serta ordo anseriformes.

Bebek masih bersahabat dengan hewan angsa, akan tetapi ukuran tubuhnya lebih kecil. Selain itu hewan ini sering dipelihara karena dimanfaatkan daging dan telurnya untuk dikonsumsi. Telur bebek juga mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi dibandingkan telur ayam ataupun jenis unggas lainnya.

Hewan Bebek

Di negara Indonesia, bebek termasuk jenis hewan yang sangat populer. Biasanya jenis bebek yang sering dipelihara di Indonesia adalah bebek pelari atau anas platyrhynchos domesticus dan bebek serati atau cairina moschata. Hewan ini juga sering diolah dan dijadikan berbagai masakan mulai dari bebek bakar, bebek goreng, dan lain sebagainya.

Bebek biasanya dipelihara di sekitar kampung atau rumah – rumah pendukuk, di pekarangan, ladang dan sawah. Terkadang kandang bebek juga dipakai untuk tempat ayam, sehingga kedua hewan ini bisa hidup bersama. Agar bebek memiliki daging yang banyak maka hewan ini bisa dikawinkan dengan cara menyilangkannya pada spesies bebek yang lainnya.

Jenis Hewan Bebek

Setelah mengetahui deskripsi hewan bebek secara singkat, maka saatnya kita mengenal jenis hewan bebek yang diuraikan sebagai berikut ini :

  1. Bebek Bali

Jenis bebek yang pertama bernama bebek bali. Bebek bali merupakan varian bebek lokal yang sering diternakkan di pulau Bali, Lombok dan Nusa Tenggara Barat. Jenis hewan ini juga sering disebut penguin karena bentuk tubuhya yang hampir tegak berdiri seperti hewan penguin.

Biasanya bebek bali dijadikan bebek petelur karena mampu menghasilkan telur yang cukup banyak yaitu sekitar 220 butir per tahunnya. Selain itu bebek bali juga memiliki ciri morfologi yang ada pada bagian bulunya. Bulu bebek berwarna cokelat seperti jerami dan terkturnya kering. Bebek bali juga dikenal sebagai hewan yang tidak pernah mengerami telurnya. Masalah berat tubuh bebek bali mereka rata – rata memiliki bobot sekitar 1,6 kg dalam kurun waktu 2 – 3 bulan.

  1. Bebek Mojosari

Jenis bebek yang kedua adalah bebek mojosari. Bebek ini disebut bebek mojosari karena berasal dari Modopuro, Mojosari, daerah Mojokerto Jawa timur. Bebek mojosari pada umumnya mempunyai bulu yang warnanya kemerahan dengan variasi coklat, hitam dan putih. Selain itu bebek juga memiliki paruh dan kaki yang warnanya hitam. Biasanya bebek yang berjenis kelamin jantan terdapat 1 – 2 bulu ekor yang bentuknya melengkung ke atas.

Sedangkan berat badan bebek yang dewasa rata – rata berada diangka 1,7 kg. Bebek mojosari juga sering diternakan karena bisa menghasilkan telur dalam jumlah yang cukup banyak yaitu sekitar 230 – 265 butir per tahunnya.

  1. Bebek Tegal

Jenis bebek yang selanjutnya merupakan bebek tegal. Sesuai dengan namanya, maka bebek ini asalnya dari daerah Tegal, Jawa Tengah. Bebek tegal pada dasarnya memiliki bentuk badan yang sangat mirip dengan botol, posisi badannya hampir tegak lurus dan raming. Setiap melangkahkan kakinya maka bebek tegal melangkah dengan tegap.

Tinggi badan bebek jenis ini yaitu bisa mencapai angka 50 cm. Bentuk lehernya cenderung membulat namun cukup panjang. Selain itu bebek juga memiliki ciri morfologi pada bagian kepala yang berukuran kecil dari badannya. Warna bulu bebek tegal ialah coklat atau disebut juga dengan istilah jarakan, sedangkan bulu yang bercorak bertotol – totol hitam, putih serta coklat disebut dengan nama branjangan.

  1. Bebek Alabio

Jenis bebek yang keempat bernama bebek alabio. Bebek ini berasal dari sebuah nama di Kabupaten hulu sungai utara Kalimantan Selatan yaitu daerah Albio. Bebek alabio berasal dari perkawinan yang prosesnya disilangkan antara bebek kalimantan dengan bebek peking. Bebek alabio yang jantan mempunyai warna bulu coklat gelap atau abu – abu hitam. Sedangkan dibagian ekornya terdapat bulu yang bentuknya melengkung keluar. Warna bulu bebek alabio yang berjenis kelamin betina adalah coklat, kuning, dan keabuan sekaligus ada juga yang berkombinasi dengan bintik putih di bagian ujung dadanya.

Selain itu bebek alabio juga memiliki warna hitam dibagian sayap dan kepala. Paruh dan kaki jenis bebek ini berwarna kuning terang dan ukuran badannya cukup lebar. Berat badan bebek ini rata – rata mencapai angka 2 kg dalam kurun waktu 2 – 3 bulan. Bebek alabio juga sering disebut sebagai bebek pedaging dan bisa menghasilkan telur dengan jumlah antara 200 – 250 butir per tahunnya.

  1. Bebek Peking

Bebek peking merupakan hewan yang asalnya dari daerah Peking di China. Bebek peking ini adalah jenis bebek yang memiliki banyak daging sehingga banyak digemari oleh masyarakat China. Persebarannya bukan hanya di China, namun juga sampai ke negara Amerika Utara, Australia dan di Indonesia.

Warna bulu bebek peking lebih dominan warna putih dan dibagian kaki berwarna kuning. Selain itu pertumbuhan bebek ini juga sangat cepat apabila dilakukan perwatan dengan cara yang benar. Bobot bebek peking bisa mencapai angka 2,5 -3,5 kg dalam kurun waktu 2 – 3 bulan saja.

  1. Bebek Raja

Jenis bebek yang selanjutnya adalah bebek raja. Jenis bebek ini diperoleh dari hasil perkawinan silang antara bebek jenis alabio dengan bebek mojosari. Bebek raja juga dikenal sebagai bebek pedaging MA. Ciri morfologi pada bebek yang berjenis kelamin jantan yaitu bulunya berwarna cokelat kehitaman sedagkan sayapnya berwarna biru kehitaman.

Sedangkan jenis bebek raja yang betina memiliki warna cokelat kemerahan pada bulunya. Daging bebek raja bertekstur tebal dan perkembangan bebek juga sangat cepat. Dengan sistem pemeliharaan yang intensif dan benar, maka bebek raja pada saat berumur 6 bulan mampu menghasilkan berat badan sekitar 1,2 – 1,4 kg. Telur yang bisa dihasilkan bebek raja juga cukup banyak yaitu bisa mencapai 250 butir per tahunnya dengan berat per butirnya 69,7 gram.

Klasifikasi Hewan Bebek

Klasifikasi atau taksonomi hewan bebek diuraikan sebagai berikut ini :

  1. Kerajaan : Animalia
  2. Filum : Chordata
  3. Kelas : Aves
  4. Ordo : Anseriformes
  5. Famili : Anatidae
  6. Genus : Anas / Cairina
  7. Spesies : Anas platyrhynchos;

Ciri Morfologi Hewan Bebek

Ciri morfologi merupakan karakteristik pada bagian – bagian yang ada ditubuh hewan bebek dengan keunikan masing – masing. Berikut dibawah ini merupakan ciri morfologi hewan bebek yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Tubuh

Morfologi pertama yang bsia dipelajari dari bebek adalah bagian tubuhnya. Perlu anda ketahui bahwa tubuh bebek bentuknya berlekuk dan lebar. Tubuh memiliki leher yang ukurannya cukup panjang.

  1. Paruh

Ciri morfologi yang kedua adalah bagian paruhnya. Paruh bebek berukuran lebar dan mengandung lamellae yang fungsinya digunakan untuk menyaring makanan.

  1. Sayap

Karakteristik selanjutnya dari bebek yaitu bagian sayapnya. Pada umumnya bebek memiliki sayap yang ukurannya pendek namun kuat. Biasanya saat bebek terbang mereka memerlukan kepakan yang dilakukan secara berkelanjutan sehingga otot sayap harus kuat.

Cara Berternaknya Hewan Bebek

Berikut dibawah ini adalah beberapa cara untuk beternak hewan bebek yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Persiapkan Kandang

Tahap pertama yang harus dilakukan saat anda ingin beternak bebek yaitu menyiapkan kandang. Hal ini perlu diperhatikan karena kandang adalah tempat yang digunakan bebek sebagai tempat tinggal yang bisa melindungi dirinya dari berbagai gangguan yang ada diluar.

  1. Pemberian Pakan

Pada saat beternak bebek maka pastikan anda juga menyiapkan pakan yang banyak. Pemberian pakan pada bebek bisa diberikan sehari 3 kali, di waktu pagi, siang, dan sore hari. Selian itu pastikan juga bahwa dikandang bebek selalu ada air minum agar setelah bebek makan mereka bisa langsung diminum ditempat tinggal mereka.

  1. Masa Panen

Masa panen adalah tahapan yang paling ditunggu – tunggu. Biasanya bebek bisa dipanen saat umurnya memasuki 35 hari. Bebek yang dipanen akan digolongkan berdasarkan jenis dan ukurannya masing – masing.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada seluruh kalangan terkait dengan materi hewan bebek: jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara berternaknya. Semoga saja dapat menjadi referensi bagi kalian semua yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.