Hewan Domba: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Hewan Domba

Sebetulnya penyebutan domba atau biri-biri merupakan bagian daripada arti hewan ruminansia yang memiliki rambut tebal dan sudah dikenal oleh banyak orang. Biasanya hewan domba lebih sering dipelihara untuk dimanfaatkan rambut, susu, dan dagingnya. Uniknya rambut dari domba sering dijadikan benang wol.

Hewan yang satu ini mempunyai 1 jenis yang paling dikenal oleh banyak orang yaitu dinamakan domba peliharaan atau dalam bahasa ilmiah disebut ovis aries. Jenis hewan tersebut masuk dalam keturunan moufflon liar yang asalnya dari Asia Tengah bagian Selatan dan Barat Daya.

Hewan Domba

Domba pada dasarnya memang sangat terkenal dengan fungsinya yang begitu beragam. Hewan ini bahkan disebut sebagai binatang yang memiliki nilai kegunaan dan nilai ekonomi yang sangat beragam. Kandungan daging pada domba juga begitu banyak. Selain itu kotoran dari domba juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku industri maupun dijadikan pupuk kompos.

Ada beberapa hal lain yang menjadi kelebihan dari hewan domba ini yaitu mereka memiliki daya adaptasi tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan. Bentuk tubuhnya juga tidak terlalu besar sehingga sangat cocok untuk dijadikan hewan pemeliharaan. Bahkan di beberapa daerah banyak orang-orang memelihara binatang ini sebagai tabungan dan untuk menentukan status sosial pemiliknya.

Walau begitu, untuk di negara Indonesia sendiri, salah satu jenis hewan ternak domba lebih difokuskan sebagai arti ternak potong, karena daging dan susu dari hewan tersebut mempunyai potensi yang baik dalam peningkatan produksi daging nasional. Oleh karena itu tidak heran jika banyak masyarakat yang melakukan ternak domba agar bisa meneruskan kelestariannya dan membantu perekonomian.

Jenis Hewan Domba

Adapun untuk macam-macam hewan domba, antara lain;

  1. Domba garut

Jenis domba yang pertama yaitu domba garut. Perlu anda ketahui bahwa jenis domba garut memiliki beberapa ciri morfologi seperti pada bulunya yang berwarna putih, hitam maupun kombinasi dari warna putih atau hitam itu sendiri.

Selain itu domba garut yang berjenis kelamin jantan mempunyai tanduk melingkar dan ukurannya besar. Letak tanduk domba garut yang jantan ini ada di bagian pangkal dan kedua tanduknya hampir menyatu.

Sedangkan domba garut yang berjenis kelamin betina tidak memiliki tanduk. Bentuk tubuh pada domba ini ukurannya cukup besar, lebar dan terlihat kekar. Hal ini ditambah pula dengan kaki domba yang terlihat kuat dan kokoh. Selain itu bagian telinga domba ada di belakang tanduk berbentuk seperti daun dengan tekstur bulu yang halus.

  1. Domba ekor gemuk

Jenis kedua domba yaitu dinamakan domba ekor gemuk. Binatang ini memiliki bulu yang warnanya putih Selain itu bulu domba ekor gemuk bertekstur sedikit kasar jika diraba dengan tangan secara langsung. Jenis domba yang satu ini baik yang berkelamin jantan maupun betina sama sekali tidak memiliki tanduk. Sedangkan bentuk badannya cenderung besar dan lebar, serta ekornya terlihat panjang.

  1. Domba corriedale

Jenis domba yang ketiga bernama domba corriedale. Domba yang satu ini mempunyai bulu yang warnanya putih bersih. Keunikan lain pada dimba corriedale yaitu ujung hidungnya berwarna hitam.

Selain itu domba yang berjenis kelamin betina maupun jantan sama-sama memiliki tanduk yang tertutup dengan bulu-bulu disekitarnya. Domba juga mempunyai bentuk badan yang terlihat padat. Sedangkan dibagian kaki domba baik yang depan ataupun belakang semuanya ditutupi oleh bulu.

  1. Domba dormer

Jenis domba dormer merupakan domba yang mempunyai warna bulu hampir sama dengan domba lainnya yaitu berwarna putih. Selain itu ukuran domba jantan dormer memiliki tanduk yang besar dan bentuknya melengkung. Sedangkan domba dormer yang betina tidak memiliki tanduk.

Domba dormer juga mempunyai karakteristik yang hampir sama dengan domba corriedale yaitu beberapa bagian pada tubuhnya tertutupi dengan bulu-bulu, contohnya yaitu di bagian tubuh dari atas sampai bawah.

  1. Domba Suffolk

Jenis domba yang terakhir ialah domba Suffolk. Jenis domba yang satu ini memiliki warna putih pada bagian bulunya. Sedangkan untuk kaki mempunyai warna hitam. Domba Suffolk baik yang jantan maupun betina sama-sama tidak memiliki tanduk di atas kepalanya.

Bentuk badan domba terlihat ramping dan terkesan ringan namun tetap dipenuhi dengan bulu – bulu tebal yang bisa sampai ke wajah domba.

Klasifikasi Hewan Domba

Berikut dibawah ini merupakan klasifikasi hewan domba. Antara lain;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Mammalia
Ordo Artiodactyla
Familia Bovidae
Sub Famili Caprinae
Spesies O. aries
Genus Ovis

Ciri Morfologi Hewan Domba

Sedangkan untuk ciri morfologi domba yang dideskripsikan sebagai berikut ini;

  1. Tubuh

Pada domba digambarkan pada bagian tubuhya. Pada dasarnya arti tubuh domba lebih dominan berwarna putih susu. Selain itu tubuh juga memiliki ukuran yang cukup besar dan bentuknya sedikit memanjang.

Hal lain yang perlu anda ketahui yaitu bulu, kulit, telinga, ekor, dan hidung pada domba warnanya sam yaitu putih. Domba juga mempunyai garis muka yang bentuknya cembung. Sedangkan garis punggungnya lurus sampai terlihat sedikit cekung.

  1. Bulu

Sebagai informasi bahwa bulu domba atau dikatakan wol ini memiliki tekstur yang halus. Selain itu bulu yang ada di tubuh domba juga sangat banyak dan tumbuh dengan lebat sehingga bisa menutupi hampir seluruh permukaan tubuh.

  1. Tanduk

Tanduk domba pada umumnya berjumlah 2. Namun tidak semua domba memiliki tandung, terkadang hanya dimiliki yang jantan saja atau mungkin juga dimiliki yang betina saja. Sehingga keberadaan tanduk tidak bisa dipastikan.

  1. Telinga

Domba juga mempunyai morfologi pada bagian telinga. Bentuk telinga pada domba umunya berukuran kecil dan arahnya menuju ke samping.

  1. Ekor

Karakteristik terakhir dari domba yaitu bagian ekor. Ekor domba umumnya berbentuk kecil, ada yang panjang ada pula yang pendek. Ukuran ekor ini sesuia dengan jenis domba yang begitu beraga. Namun rata – rata bagian ujung ekor bentuknya meruncing.

Cara Berternaknya Hewan Domba

Cara beternak hewan domba dapat dipraktekan dengan melakukan beberapa langkah dibawah ini :

  1. Kandang

Sebelum anda melakukan ternak domba maka pastikan jika anda sudah memiliki lahan yang akan digunakan untuk membuat kandang. Domba memerlukan arti kandang sebagai tempat tinggalnya, oleh karena itu kandang merupakan bagian penting yang tidak boleh dilupakan.

Dalam membuat kandang, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar domba bisa nyaman berada dalam kandang tersebut. Syarat kandang domba yang baik yaitu sebagai berikut;

  1. Kandang kuat dan kokoh
  2. Kandang bisa terbuat dari bahan kayu
  3. Kandang mendapat sinar matahari yang cukup dan terdapat ventilasi
  4. Kandang ada bagain penampungan kotoran dan terdapat saluran pembuangan yang ada disekitarnya
  1. Pakan

Setelah persiapan kandang selesai dilakukan, maka selanjutnya pastikan bahwa domba yang menjadi ternak kalian diberik pakan secara rutin. Pemberian pakan domba harus sesuai dengan kebutuhan ternak domba agar hewan bisa mengalami proses pertumbuhan, reproduksi, dan produksi dengan baik.

Biasanya domba akan mengkonsumsi pakan sebanyak 10% sampai dengan 20% dari bobot tubuhnya. Sedangkan untuk masalah minum, domba membutuhkan sekitar 3 sampai dengan 4 liter setiap harinya.

  1. Pemeliharaan Ternak Domba

Selain pakan yang harus diperhatikan maka pemeliharaan domba juga harus dilakukan dengan semaksimal mungkin.

Salah satu pemeliharaan domba yang perlu dilakukan ialah membersihkan kandang domba dan lingkungan yang ada disekitarnya agar kesehatan domba bisa terjaga dengan lebih baik. Berikut dibawah ini merupakan beberapa cara untuk membersihkan domba dan lingkungan kandang :

  1. Mandikan domba seminggu 1 kali
  2. Potong kuku-kuku domba yang terlihat panjang
  3. Bersihkan kandang domba dari berbagai kotoran dan sisa pakan

Itulah tadi artikel yang bisa diberikan pada kalian tentang deskripsi hewan domba, macam, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara untuk melakukan ternaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *