Hewan Gajah: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Hewan Gajah

Anda pasti sudah mengenal dan mengetahui apa itu hewan gajah. Arti hewan yang satu ini memang sangat populer dan sudah dikenal banyak masyarakat. Biasanya hewan ini juga bisa menunjukkan atraksinya dalam sirkus dan menghibur banyak penonton. Gajah adalah mamalia besar yang berasal dari family elephantidae.

Disisi lain, hewan ini memiliki ukuran tubuh yang besar dan mempunyai belalai yang panjang. Telinganya juga lebar dan tubuhnya lebih sering didominasi dengan warna abu-abu. Gajah juga terkenal mempunyai sifat yang bersahabat dan akan menolong temannya yang kesusahan.

Hewan Gajah

Gajah merupakan binatang herbivora atau pemakan berbagai arti tumbuhan. Habitat pada hewan ini diantaranya ada di sekitar hutan, gurun, rawa-rawa, dan sabana. Selain itu gajah juga lebih menyukai tempat yang ada air disekitarnya, kemungkinan hal ini agar gajah bisa berendam dan meminum air dengan mudah.

Biasanya gajah yang betina akan hidup secara berkelompok dengan keluarganya. Sedangkan gajah jantan akan meninggalkan keluarganya pada saat anak-anak gajah sudah memasuki usia remaja atau menginjak kedewasaan. Lebih hebatnya lagi hewan yang satu ini ternyata mampu hidup sampai 70 tahun lamanya di alam yang liar atau bebas.

Jenis Gajah

Macam hewan gajah sebagai berikut;

  1. Gajah Sumatera

Jenis hewan gajah yang pertama adalah gajah sumatera. Sesuai dengan namanya gajah ini berasal dari daerah Sumatera. Tubuhnya sangat besar  dan memiliki ciri khas yang paling menonjol pada bagian badannya yaitu terdapat belalai dan gading.

Umumnya gading pada spesies gajah yang satu ini ukurannya lebih kecil dan pendek. Sehingga seakan-akan gading pada gajah sumetra sedang bersembunyi di belakang bibir atasnya.

Nama lain pada gajah sumatera yaitu elephas maximus sumatranus. Hewan yang satu ini terkenal dengan kercerdasannya yang begitu baik dan mempunyai ukuran otak yang lebih besar jika dibandingkan dengan hewan mamalia yang lain. Tubuhnya yang besar pastinya sudah terbayangkan seberapa banyak makanan dan minuman gajah ini. Satu hari gajah sumatera bisa memakan sekitar 150 kg daun atau tumbuhan, sedangkan minumnya yaitu sekitar 9 liter.

  1. Gajah Kalimantan

Jenis gajah yang kedua adalah gajah kalimantan. Nama lain dari gajah Kalimantan yaitu elephas maximus borneensis. Spesies hewan gajah ini diberi nama gajah kalimantan, karena keberadaannya bisa ditemukan di daerah tersebut.

Selain itu ada beberapa karakteristik pada hewan ini, diantaranya adalah gajah jantan berukuran tinggi sekitar 1,7 sampai dengan 2,6 m. Sedangkan yang betina ukurannya lebih kecil dan tidak jauh berbeda yaitu dengan tinggi antara 1,5 hingga 2,5 m.

Gajah Kalimantan pada umumnya mempunyai ukuran telinga yang besar dan ekor yang begitu panjang hingga bisa menyentuh tanah. Sifat dari gajah kalimantan ini juga bisa dikatakan kurang agresif jika dibandingkan jenis gajah lainnya.

  1. Gajah Afrika

Selanjutnya, jenis gajah yang ketiga adalah gajah afrika. Spesies gajah yang satu ini berasal dari genus loxodonta. Gajah ini ternyata masih memiliki subspecies yaitu gajah semak afrika dan gajah hutan afrika. Perlu anda ketahui bahwa gajah afrika merupakan hewan daratan dengan ukuran begitu besar dan dikenal sebagai hewan yang cerdas.

  1. Gajah Asia

Jenis hewan gajah yang berikutnya adalah gajah asia. Nama lain dari gajah ini yaitu elephas maximus. Sebagai informasi, nama gajah asia ini ternyata ada alasannya, yaitu penyebaran gajah ini meliputi semua kawasan Asia. Kemudian gajah asia secara umum berukuran lebih besar dari gajah afrika. Apakah anda bisa membayangkan? Padahal gajah afrika sendiri sudah begitu besar, dan gajah asia ternyata jauh lebih besar lagi.

  1. Gajah Sri Lanka

Jenis hewan gajah yang terakhir adalah gajah sri lanka. Sesuai dengan namanya, hewan ini berasal dari negara Sri Lanka dengan nama lain elephas maximus maximus. Berat tubuh gajah sri lanka begitu fantastis yaitu bisa mencapai angka antara 2000 sampai dengan 5000 kg. Sedangkan tinggi bahunya adalah 2 hingga 3,5 meter.

Klasifikasi Hewan Gajah

Klasifikasi hewan gajah diuraikan sebagai berikut;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Sub filum Vertebrata
Kelas Mammalia
Familia Elephantidae
Super ordo Afrotheria
Ordo Proboscidea

Ciri Morfologi Gajah

Ciri morfologi hewan gajah berisi karakteristik pada masing-masing bagian tubuh gajah yang dijelaskan sebagai berikut;

  1. Telinga

Bagian pertama yang menjadi ciri khas pada hewan gajah adalah telinganya. Pada umumnya telinga gajah mempunyai tekstur yang tebal dan ukurannya sangat lebar sekali dengan bagian ujung yang tipis. Perlu anda ketahui bahwa daun telinga gajah ini ternyata memilii pembuluh darah yang dinamakan pula dengan istilah pembuluh farah kapiler.

  1. Belalai

Ciri morfologi yang kedua adalah bagian belalai gajah. Seperti yang anda tahu bahwa hewan ini memang sangat identik dengan belalainya yang panjang dan bisa digoyangkan ke kanan maupun ke kiri. Sebetulnya belalai gajah ini adlaah penyatuan hidung dan bibir bagian atas. Uniknya lagi belalai gajah ini bentuknya melengkung keatas dan bisa berdiri dengan kuat.

Biasanya belalai pada hewan gajah ini bisa digunakan untuk mengambil makanan dan langsung dimasukan ke mulutnya. Karena hal ini maka belalai gajah bisa dipakai untuk menggulung, melintir suatu hal dan diangkat gajah dengan lebih mudah.

  1. Gigi

Karakteristik morfologi yang selanjutnya adalah gigi gajah. Perlu anda ketahui bahwa hewan ini mempunyai gigi dengan jumlah sekitar 26 buah gigi. Gigi tersebut terdiri dari 12 gigi geraham kecil susu, lalu 2 gigi seri, dan 12 gigi geraham. Biasaya gigi yang sudah tumbuh dengan lama pada gajah letaknya ada di bagian rahang.

  1. Taring

Ciri morfologi terakhirnya adalah bagian taring. Perlu anda ketahui bahwa taring gajah ini dinamakan pula sebagai gading. Sebetulnya taring gajah merupakan perbaikan dari gigi seri kedua yang letaknya di rahang atas. Taring gajah bisa dimanfaatkan untuk menggali, menyingkirkan pohon, dan membantu gajah saat berkelahi dengan musuh – musuhnya.

Cara Berternak Hewan Gajah

Pada dasarnya ternak gajah ini bisa dilakukan dengan cara merutinkan dalam hal pemeliharaan maupun perawatannya. Antara lain:

  1. Persiapan kandang untuk hewan gajah

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah menyiapkan kandang untuk hewan gajah agar memilii tempat tinggal. Pada umumnya semua jenis hewan yang memiliki kandang merasa akan lebih nyaman dan memudahkan para perawatnya.

Hal ini dikarenakan dengan kandang, maka pemelihara gajah akan lebih mudah dalam mengawasi dan mengontrol perkembangan dari gajah itu sendiri.

Selain itu melalui kandang pula, maka proses pemberian makanan untuk gajah jauh lebih mudah dengan meletakkan di wadah yang sudah dipersiapkan dalam kandang. Hal lainnya yang sangat penting dan tidak boleh terlupakan yaitu masalah ukuran kandang.

Seperti yang kita tahu bahwa hewan gajah ini memiliki ukuran tubuh begitu besar, sehingga akan lebih baik jika kandang juga memiliki luas yang lebar. Dengan hal tersebut maka kenyamanan dan keleluasaan akan lebih dirasakan oleh gajah. Buatlah seakan-akan kandang mirip dengan habitat asli gajah, agar hewan ini juga semakin betah berada dalam lingkungan barunya.

  1. Perawatan intensif untuk hewan gajah

Proses lainnya yang perlu dilakukan agar gajah bisa tumbu dengan sehat yaitu merawatnya dengan baik. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu memberinya makan dan minum dengan rutin. Karena kebutuhan makan gajah sangat banyak, amak anda harus mempersipakan dengan stok yang berlimpah pula.

Gajah bisa langsung diberi makanan berupa tumbuhan atau dedaunan dengan berat sekitar 600 kg setiap harinya. Jangan lupa juga bahwa anda harus memberinya minuman yang banyak yaitu bisa sekitar 6 sampai dengan 9 liter tiap hari.

Selain makanan dan minuman, kebersihan kandang perlu diperhatikan pula. Tujuannya agar gajah bebas dari kuman dan berbagai jenis bakteri sehingga terhindar dari serangan berbagai penyakit.

Itulah tadi deskripsi hewan gajah, macam, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, dan teknik berternak yang bisa dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *