Hewan Gurita: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Hewan Gurita

Gurita pada dasarnya merupakan arti hewan moluska dengan bentuk unik yaitu binatang berkepala yang memiliki kaki.

Hewan gurita masuk dalam kategori kelas caphalpoda dan berasal dari genus octopus. Sebagai informasi bahwa hewan gurita biasanya tinggal di sekitar perairan dangkal dari kedalam 5 meter hingga 5000 meter di bawah permukaan air laut.

Gurita

Gurita biasanya akan membuat sarang yang ada di sekitar sela-sela bebatuan. Sarang tersebut digunakan untuk rumah sekaligus tempat berlindung bagi gurita agar terhindar dari musuh yang akan menyerangnya.

Hal lainnya yang perlu anda ketahui dari hewan ini yaitu rata-rata keberadaannya lebih mudah ditemukan pada perairan sub tropis Mediterania, laut Pasifik Selatan, dan perairan timur jauh. Beberapa negara yang menjadi habitat dari gurita antara lain adalah Afrika, Asia, Amerika Selatan, Laut Tengah, dan kawasan Atlantik.

Jenis Gurita

Jenis gurita pada umumnya ada beberapa macam. Antara lain;

  1. Gurita coconut octopus

Jenis gurita yang pertama bernama gurita coconut octopus. Nama lain dari gurita ini adalah gurita kepala yang memiliki ciri unik dan sangat lucu. Tubuh pada gurita coconut octopus biasanya dipenuhi dengan cokelat keunguan. Selain itu bagian gurita ini biasanya menggunakan kelapa sebagai tempat perlindungan dari serangan musuh.

Maka dari itu namanya adalah coconut octopus, karena terinspirasi dari kebiasaannya tersebut. Uniknya lagi, justru kelapa menjadi salah satu barang atau benda yang selalu dibawah gurita kemanapun perginya karena dijadikan alat pelindung.

  1. Gurita grimpoteuthis

Spesies gurita yang berikutnya adalah gurita grimpoteuthis. Spesies gurita yang satu ini memiliki nama atau panggilan lain yaitu gurita dumbo. Pada umumnya hewan ini mempunyai penampilan fisik yang cenderung berbeda dari jenis gurita lainnya. Grimpoteuthis adalah jenis gurita yang mempunyai payung dengan bentuk mirip telinga.

Kemudian nama gurita dumbo itu sendiri pada dasarnya juga diambil dari bentuknya yang mirip dengan sepasang telinga gajah dalam tokoh animasi dumbo. Memiliki bentuk yang unik dan menggemaskan menjadikan sebagain orang sangat penasaran dengan gurita ini. Akan tetapi keberadaannya sangat sulit untuk ditemukan karena hidupnya yang ada di laut begitu dalam.

  1. Gurita atlantic pygmy octopus

Jenis gurita yang berikutnya dalah gurita atlantic pygmy octopus. Spesies gurita yang satu ini ukurannya sangat minimalis, sehingga jika anda melihatnya secara langsung pasti akan merasa gemas. Ukuran tubuhnya yaitu sekitar 4,5 cm. selain itu hewan yang satu ini lebih dikenal sebagai jenis gurita yang tinggal di perairan hangat. Keberadaannya lebih banyak di temuakn di kepualaun Cayman, Inggris.

  1. Gurita octopus briareus

Jenis gurita yang keempat adalah gurita octopus briareus. Nama lain dari gurita ini yaitu gurita karang karibia. Warna yang mendominasi pada gurita ini adalah warna putih dengan ukuran yang cukup besar. Selain itu mereka juga mempunyai warna lainnya yaitu bening kemerahan.

Pengambilan nama gurita karang disebabakan karena hewan yang satu ini sangat suka bersembunyi di antara karang-karang yang ada di laut.

  1. Gurita mimic octopus

Jenis gurita yang terakhir adalah gurita mimic octopus. Penampilan spesies gurita yang satu ini sangat cantik dan pertama kali di temukan pada negara Indonesia, tepatnya di Sulawesi. Tubuh gurita ini dipenuhi dengan motif loreng-loreng yang warnanya adalah kecoklat-coklatan.

Hewan yang satu sangat pandai dan mudah beradaptasi. Nama lain dari dari gurita mimic octopus adalah gurita penyamar karena hewan ini sangat pandai untuk menyamar dengan mengeluarkan jurus jitunya yaitu menampilkan warna yang indah.

Klasifikasi Gurita

Berikut dibawah ini yang termasuk klasifiksai hewan gurita, diantaranya;

Kingdom Animalia
Filum Moluska
Kelas Cephalopoda
Ordo Octopoda
Sub Kelas Coleoidea
Super ordo Octopodiformes

Ciri Morfologi Hewan Gurita

Berikut dibawah ini adalah ciri morfologi dari gurita, yaitu;

  1. Badan

Ciri morfologi pertama yang dimilik hewan gurita adalah bagian badan atau fisiknya. Bentuk badan gurita pada umumnya adalah bulat dan tidak mempunyai cangkang maupun sirip seperti hewan laut lainnya. Selain itu bentuk tubuhnya itu terlihat seperti gelembung yang besar dan tertutupi dengan sebuah selubung.

Sebagai informasi pada dasarnya hewan ini memiliki cangkang namun keberadaannya tidak diluar, melainkan ada didalam. Cangkang tersebut berfungsi untuk rangka dan tempat melekatnya otot-otot gurita agar kuat. Warna tubuh gurita juga beraneka macam tergantung dari jenisnya masing-masing. Beberapa warna tersebut yaitu mulai dari pucat hingga cerah dan dari yang bermotif sampai tidak bermotif sekalipun.

  1. Kepala

Bagian gurita lainnya yang menjadi ciri khas dari hewan ini adalah arti kepalanya. Pada bagian kepala ini terdapat mata gurita yang kemampuanya sangat baik untuk melihat. Bagian mata yang depan disekililingnya terdapat sekitar 8 lengan gurita.

Selain itu bagian kepala juga terdapat mulut yang bentuknya mirip dengan paruh. Tekstur mulutnya keras dan berguna untuk rahang utama yang bisa dipakai untuk memangsa musuhnya. Biasanya mulut ini akan mengigit mangsanya secara langsung.

  1. Tentakel

Karakteristik morfologi terakhir dari gurita adalah bagian tentakel. Perlu anda ketahui bahwa tentakel gurita jumlahnya ada 8.

Bagian tentakel juga dipenuhi dengan selapt renang dan kantong penghisap. Biasanya selaput renang pada tentakel ini letaknya ada di pangkal lengan dan dekat dengan bagian kepala yang posisinya mengelilingi mata. Kemudian untuk kantong penghisapnya sendiri ditemukan pada sekitar tangan atau lengan gurita.

Cara Budidaya Gurita

Langkah budidaya gurita harus dilakukan, antara lain;

  1. Persiapan tempat pemeliharaan gurita

Langkah awal yang perlu anda persiapkan sebelum melakukan budidaya gurita adalah menyiapkan wadah atau tempat untuk hewan tersebut. Anda bisa menyiapkan akuarium yang ukurannya lebih luas agar hewan ini merasa lebih leluasa untuk bergerak.

Perlu anda ketahui bahwa akuarium difungsikan sebagai tempat tinggal gurita, maka dari itu usahakan agar kondisinya mirip dengan habitat aslinya. Berikan pula tutup untuk bagian atas akurium agar gurita tidak bisa terlepas.

Sebagai informasi bahwa hewan yang satu ini tidak terlalu menyukai pencahayaan yang terlalu terang. Mengingat kebiasaan hidupnya yang ada di peraiaran laut dalam dan suasanya lebih gelap, maka jangan beri lampu yang begitu terang.

  1. Pemberikan pakan gurita

Proses selanjutnya anda bisa memberikan pakan gurita, agar hewan tersebut selalu terpenuhi kebutuhan nutrisinya. Makanan yang bisa anda berikan diantaranya adlaah kepiting kecil yang masih hidup dan biarkan gurita memakanannya secara langsung. Berikan pula pakan berupa arti ikan– ikan kecil dan tanaman mentimun yang sudah direbus.

Pakan gurita bisa anda berikan sehari 3 kali yaitu di waktu pagi, sore dan malam hari karena pada dasarnya gurita termasuk hewan nocturnal.

Sebagai informasi saja apabila pakan bisa anda berikan secara rutin dan tepat waktu maka perkembangan gurita akan lebih baik. Terlebih lagi hal tersebut juga bisa membuat gurita mendapatkan kebutuhan gizi yang mereka perlukan sehingga lebih sedikit mengamankan gurita dari serangan penyakit.

  1. Pemeliharaan gurita

Langkah berikutnya anda juga perlu untuk memelihara gurita. Proses ini bisa anda lakukan dengan membersihkan akuarium gurita pada saat kondisinya sudah kotor. Usahakan anda bisa mengganti volume airnya setiap 2 minggu sekali. Tujuannya agar air tidak keruh dan gurita bisa tinggal di dalam akuarium dengan lebih nyaman.

Itulah tadi deskripsi hewan gurita, macam, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, dan teknik budidaya yang bisa dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *