Hewan Jerapah: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Beternaknya

Diposting pada

Hewan Jerapah

Nama hewan jerapah pasti sudah tidak asing lagi untuk didengar. Hewan yang satu memiliki nama ilmiah yaitu giraffe camelopardalis. Jerapah adalah mamalia dan termasuk arti hewan endemik Afrika. Selain itu jerapah juga dikenal sebagai jenis hewan tertinggi yang kehidupannya ada di darat.

Sebagai informasi, binatang ini masih dalam satu kerabatan dengan sapi dan rusa. Akan tetapi mereka berbeda suku dengan jerapah. Kemudian jerapah yang jantan dan betina juga memiliki perbedaan fisik. Ukuran tubuh jerapah jantan yang mencapai angka antara 4,8 sampai dengan 5,5 meter ini lebih panjang dari pada yang betina.

Hewan Jerapah

Hewan jerapah selain dikenal memiliki bentuk arti tubuh yang tinggi, ternyata juga sangat identik dengan warna tubuhnya yang begitu indah. Hal ini dikarenakan tubuh hewan jerapah diselimuti dengan bulu-bulu halu yang bermotif melingkar ataupun kotak-kotak tetapi menunjukkan kesan abstrak. Biasanya warna bulunya adalah cokelat dengan kombinasi putih.

Umumnya hewan jerapah mempunyai berat yang sangat luar biasa yaitu bisa mencapai 1.360 kg, dan berat ini lebih ditujukan untuk yang jantan. Sedanglan jerapah betinanya memiliki ukura berat badan yang ada dibawahnya.   

Jenis Hewan Jerapah

Adapun untukm macam-macam hewan jerapah, dinataranya;

  1. Hewan jerapah Somalia

Jerapah somalia adalah jenis hewan jerapah yang pertama. Spesies yang satu ini mempunyai nama lain yaitu G.c. rticulata atau reticulated giraffe. Binatang yang satu ini memiliki ciri morfologi seperti warna tubuhnya yang terlihat seperti bercak kecoklatan dengan samar-samar kemerah-merahan.

Bagian tubuhnya juga dikelilingi dengan garis bewarna putih cerah dengan membentuk poligan yang terlihat seperti jala berukruan besar. Motif-motif pada jerapah somalia ini bisa sampai ke bagian kaki. Sedangkan habitat aslinya adalah di Timur Laut Kenya, Somalia, dan Ethiopia.

  1. Hewan jerapah angola

Jenis hewan jerapah yang kedua dinamakan jerapah angola. Nama lain dari spesies hewan jerapah yang satu ini adalah G.c. angolensis atau smoky giraffe. Jerapak angola mempunyai ukuran bercak pada tubuh yang lebih besar dari jerapah somalia.

Selain itu bercak pada hewan ini bisa sampai kebagian bawah lutut. Kemudian untuk habitatnya sendiri, hewan jerapah angola berasal dari Angola dan Zambia.

  1. Hewan jerapah kordofan

Jenis jerapah yang selanjutnya adalah hewan jerapah kordofan. Ukuran bercak pada tubuh jerapah kordofan ukurannya lebih kecil dan lebih tidak beraturan lagi. Selain itu motif-motif bercak tersebut samapai ke bagian kaki.

  1. Hewan jerapah masai

Jerapah masai atau dikenal dengan istilah jerapah kilimanjor dan G.c. antiquorum adalah jenis hewan jerapah yang keempat. Bercak pada tubuh hewan ini bentuknya seperti daun anggur dan warnanya adalah cokelat tua.

Selain itu bercak-bercak tersebut dibagian pinggir atau tepinya juga tidak rata. Kemudian ada pula garis yang mengelilingi tubuhnya dengan warna kekuningan. Masalah habitatnya sendiri jerapah masai berasal dari Kenya bagian tengah dan selatan, serta berasal dari Tanzania.

  1. Hewan jerapah nubia

Jenis hewan jerapah yang selanjutnya adalah jerapah nubia. Nama lain binatang ini ialah G.c. camelopardalis. Sama dengan spesies jerapah yang lainnya, maka tubuh hewan ini juga dipenuhi dengan bercak-bercak yang bentuknya hampir seperti persegi empat.

Bagian bercak-bercak tersebut warnanya adalah cokelat cerah atau muda dengan kombinasi warna krem. Jika biasanya bercak hewan jerapah bisa sampai ke bagian bawah, justu jenis jerapah yang satu ini bagian kaki dalam dan bawah lututnya bebas dari bercak. Habitatnya sendiri yaitu berasal dari bagian timur Sudan dan timur laut Kongo.  

  1. Hewan jerapah afrika selatan

Jenis hewan jerapah yang terakhir bernama jerapah afrika selatan atau dikenal juga dengan istilah G.c.giraffa. ciri khusus pada hewan ini adalah mempunyai bercak dibagian tubuhnya dengan bentuk persegi empat. Motif – motif tersebut sebagian ada yang bentuknya seperti bintang.

Sedangkan dasaran warna bulu pada tubuh jerapah adalah cokelat muda yang terang. Untuk bercaknya sendiri mencapai ke bagian telapak kaki dan habitatnya berasal dari Afrika Selatan, Namibia, Mozambik, Zimbabwe, dan Botswana.

Klasifikasi Jerapah

Klasifikasi hewan jerapah, yakni;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Mammalia
Ordo Artiodactyla
Familia Giraffidae
Genus Giraffa

Ciri Morfologi Jerapah

Ciri morfologi hewan jerapah, yakni;

  1. Tubuh

Bagian tubuh pada hewan jerapah memang dikenal mempunyai ciri keunikan tersendiri. Ciri yang paling menojol tersebut diantaranya adalah memiliki ukuran tubuh yang sangat panjang dengan berat yang besar pula. Selain itu tubuhnya juga dipenuhi dengan bulu-bulu yang halus dan terdapat motif unik yang bentuknya seperti lingkaran namun tidak bulat rata.

Sebagai informasi bahwa tubuh jerapah ini umumnya lebih di dominasi dengan warna coklat baik yang muda maupun tua. Selain itu warna-warna lainnya yang ada pada hewan ini diantaranya adalah putih, krem, dan hitam dibagian ujung ekornya.

  1. Kaki

Ciri morfologi yang kedua pada hewan jerapah adalah bagian kakinya. Selain dikenal memiliki ciri khas pada kakinya ternyata kaki binatang ini juga memiliki keunikan tersendiri. Keunikannya tersebut adalah kaki yang sangat panjang, namun bagian kakinya tersebut memiliki panjang yang berbeda.

Berdasarkan hal tersebutlah kaki jerapah bisa dikatakan sangat unik. Umumnya binatang jerapah memiliki kaki bagian depan yang ukurannya lebih panjang dari pada kaki belakangnya. Selain itu kaki depan jerapah juga berfungsi untuk menopang otot-otot pangkal leher yang berukuran besar.

  1. Leher

Ciri morfologi terakhir dari hewan jerapah adalah bagian leher. Leher yang panjang pada binatang ini menjadi ciri khusus yang menarik untuk dilihat. Selain itu bntuknya yang ramping dan bermotif juga memberikan kesan elegan pada tubuh jerapah yang notabennya berukuran besar.

Cara Ternak Hewan Jerapah

Berikut dibawah ini adalah beberapa cara untuk melakukan ternak atau merawat hewan jerapah, yakni;

  1. Menyiapkan tempat tinggal untuk hewan jerapah

Langkah pertama yang perlu anda ketahui agar bisa terus merawat binatang jerapah dengan baik yaitu menyiapkan tempat tinggalnya terlebih dahulu. Tempat tinggal ini bisa berupa kandang. Pada dasarnya kandang tersebutlah yang akan memberikan kenyamanan pada hewan jerapah, karena dengan tempat tinggal itu jerapah akan merasa lebih aman.

Selain itu kandang yang perlu anda siapkan harus memiliki ukuran yang luas. Hal ini dikarenakan jerapah sendiri sudah mempunyai tubuh dengan ukuran yang panjang dan besar. Sehingga jika kandang yang dipersiapkan luas maka akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi jerapah. Berikan berbagai peralatan pada kandang seperti tempat makan dan minum agar memudahkan anda pula sebagai pemelihara jerapah dalam memberinya makan.

  1. Memberi makan dan minum pada hewan jerapah

Agar hewan jerapah berada dalam kondisi yang sehat selalu dan perkembangannya terus terjaga dengan baik maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satu hal tersebut ialah memberinya kebutuhan makan dan minum. Kebutuhan tersebut tidak dapat terlepas dari kehidupan binatang jerapah.

Karena dengan makan dan minum maka hewan yang satu ini akan mempunyai daya tahan tubuh kuat serta mampu meningkatkan pertumbuhannya.

  1. Membersihkan tempat tinggal hewan jerapah

Proses berikutnya, selain menyiapkan kandang dan memberinya makan serta minum. Maka anda juga harus selalu membersihkan kandang dari hewan jerapah ini. Tujuannya adalah agar jerapah dapat tinggal di lingkungan yang sehat dan bersih.

Otomatis hal tersebut juga akan berdampak baik pada jerapah agar kondisi tubuhnya terhindar dari berbagai arti bakteri dan kuman.

Itulah deskripsi hewan jerapah, macam, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, dan teknik beternak yang biasanya dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *