Hewan Kambing: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Hewan Kambing

Pernahkah anda mendengar lirik lagu anak-anak yang berbunyi mana dimana anak kambing saya? Pada lagu tersebut terdapat kata kambing. Lalu apakah anda sudah mengetahui apa itu hewan kambing? Pastinya sudah, karena arti hewan ini sangat terkenal di berbagai wilayah terutama di Indonesia.

Kambinng adalah salah satu jenis hewan ternak yang masuk dalam golongan ruminansia kecil. Kambing diprediksi berasal dari Asia Barat, namun ada yang menyatakan hewan ini asalnya dari Eropa. Walaupun terdapat perbedaan habitat asli dari kambing, namun pada nyatanya kini hewan kambing sudah menyebar luas ke berbagai negara.

Hewan Kambing

Perlu anda tahu, bahwa kambing adalah arti ternak atau dinamakan juga dengan istilah capra aegagrus hircus. Bintang satu ini sangat dikenal sebagai hewan yang cepat dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Mereka merupakan hewan mamabiak yang bisa melakukan adaptasi dengan cepat.

Kambing sendiri pada dasarnya berasal dari keluarga bovidae dan bersaudara dengan dengan biri-biri karena kedua hewan ini masuk dalam satu golongan yaitu dari sub famili caprinae. Selain itu kambing juga dikenal sebagai hewan herbivora atau pemakan rumput. Kambing juga memiliki jenis atau spesies yang sangat banyak bahkan hingga ratusan.

Jenis Kambing

Berikut dibawah ini beberapa jenis kambing, antara lain;

  1. Kambing kacang

Jenis kambing yang pertama yaitu kambing kacang. Kambing kacang merupakan ras unggul kambing yang pertama kali dikembangbiakan di negara Indonesia. Ciri morfologi pada jenis kambing kacang yaitu badannya kecil dan tingginya bisa mencapai sekitar 60 sampai dengan 65 cm.

Sedangkan untuk beratnya maka kambing bisa memiliki berat hingga 25 kilogram. Morfologi lain pada kambing ini ialah mereka mempunyai telinga yang tegak, berambut lurus dan pendek.

  1. Kambing Etawah

Jenis kambing yang kedua merupakan kambing etawah. Kambing ini berasal dari negara India. Ciri pada badannya yaitu besar dan tingginya bisa mencapai 90 sampai dengan 127 cm. Kambing etawah biasanya mempunyai berat atau bobot antara 63 hingga 91 kg. Selain itu telinga kambing ini panjang bahkan bisa sampai ke bawah.

Sedangkan ciri lainnya yaitu ada pada dahi dan hidung kambing yang bentuknya cembung. Uniknya kambing ini juga bisa menghasilkan susu dalam jumlah yang cukup banyak yaitu 3 liter per hari.

  1. Kambing Peranakan Etawah

Kambing peranakan etawah adalah jenis hewan kambing yang selanjutnya. Binatang ini adalah hasil kawin silang antara kambing kacang dengan kambing etawah, akan tetapi sifat dan karakteristiknya lebih mirip dengan kambing etawah.

Ciri khas dari kambing peranakan etawa yaitu bentuk wajahnya cembung, bertelinga panjang yang mengglambir, dan postur tubuhnya bongsor atau tinggi.

  1. Kambing Jawarandu

Jenis kambing jawarandu adalah kambing hasil persilangan antara kambing Etawa dengan kambing Kacang. Karena dihasilkan dari perkawinan silang maka kambing ini mempunyai ciri yang mana separuh mirip kambing etawa dan separuhnya lagi mirip kambing kacang. Selain itu kambing juga bisa menghasilkan susu sebanyak 1,5 liter per harinya.

  1. Kambing Saanen

Jenis kambing yang selanjutnya ialah kambing saenen yang berasal dari Swiss. Kambing saanen memiliki ciri khusus yaitu tidak memliki tanduk. Sedangkan warna rambutnya yaitu putih atau krem pucat. Morfologi lain pada kambing ini yaitu bagian dahinya lebar dan ukuran telingan tidak terlalu besar serta bisa berdiri dengan tegak.

  1. Kambing Saburai

Jenis kambing yang terakhir adalah kambing saburai. Kambing saburai merupakan kambing yang dihasilakn dari persilangan antara kambing peranakan etawa dengan kambing boer. Biasanya jenis kambing yang satu ini lebih sering ditemui di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Klasifikasi Hewan Kambing

Adapun untuk klasifikasi ilmiah kambing, antara lain;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Mamalia
Ordo Artiodactyla
Familia Bovidae
Sub Famili Caprinae
Genus Capra
Spesies Capra aegagrus
Sub spesies Capra aegagrus hircus

Ciri Morfologi Hewan Kambing

Ciri morfologi dari kambing yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Tubuh

Ciri morfologi arti tubuh pada hewan ini yaitu badannya memiliki warna hitam, hitam belang putih, putih hitam, dan juga ada yang kecoklatan. Selain itu tubuh kambing berukuran sedang dan padat.

  1. Ekor

Ciri morfologi yang kedua dari hewan ini yaitu bagian ekor. Kambing mempunyai ekor yang ukurannya pendek yaitu kira-kira berukuran 2 sampai dengan 3 cm. Selain itu kambung juga memiliki janggut yang panjangnya skitar 3 hingga 4 cm.

  1. Gigi

Kambing pada umumnya memiliki dua jenis gigi yaitu gigi seri dan gigi geraham. Kedua jenis gigi ini bisa membantu kambing untuk mengunyah makanan yang biasanya terdiri dari aneka rerumputan ataupun dedaunan.

  1. Mata

Ciri morfologi di bagian mata pada hewan kambing ini yaitu letaknya ada di samping kepala. Letak ini membuat kambing dapat lebih waspada dalam mengamati pergerakan yang ada sekitarnya.

  1. Telinga

Ciri morfologi yang terakhir dari kambing yaitu di bagian telinga. Kambing pada umumnya mempunyai sepasang daun telinga yang panjang. Selain itu telinga pada kambing bisa berfungsi sebagai indera pendengaran yang baik. Sehingga kambing mampu mendengarkan suara-suara yang ada di sekitarnya.

Cara Berternak Hewan Kambing

Berikut dibawah ini merupakan beberapa cara untuk melakukan ternak kambing yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Pemilihan Bibit

Cara pertama yang perlu dilakukan adalah pemilihan bibit. Bibit kambing harus dipilih yang paling berkualitas, hal ini bertujuan agar pada saat kambing menghasilkan keturunan, maka kualitasnya akan baik. Oleh karena itu pastikan bahwa bibit yang akan dikawinkan memiliki kesehatan yang baik, tidak cacat, dan tubuhnya terlihat bugar.

  1. Membangun Kandang

Apabila pemilihan bibit kambing telah dilakukan, maka sebaiknya persiapan untuk membangun kandang juga dipikirkan matang-matang. Arti kandang sendiri pada umumnya akan digunakan kambing sebagai tempat tinggal mereka. Oleh karena itu sebelum beternak dilakukan maka pastikan jika kandang sudah ada dan siap untuk ditempati.

Selain itu, buatlah kandang dengan ukuran yang sesuai dengan jumlah hewan kambing yang akan tinggal disana, usahakan kandang memberikan kenyamana untuk kambing. Berikut beberapa tips untuk membangun kandang :

  1. Kandang kuat dan kokoh
  2. Memperoleh sinar matahari dan jauh dari rumah warga
  3. Mudah dibersihkan dan tidak lembab
  1. Pemberian Pakan

Pemberian pakan pada kambing juga sangat penting untuk dilaukan. Karena pada dasarnya melalui pakan inilah nantinya kambing akan tumbuh dan bisa berkembang dengan sehat. Biasanya kambing lebih menyukai makanan hijau atau rumput-rumputan sebagaimana dengan istilahnya yang disebut hewan herbivora.

Kambing dalam sehari bisa menghabiskan pakan sekitar 5 sampai dengan 7 kg makanan hijaun-hijauan per ekor. Sedangkan hal lain yang perlu diperhatikan agar kambing bisa menambah laju pertumbuhan dan penggemukan maka berikan pula konsentrat pada kambing. Selain itu kambing dalam sehari biasanya kambing akan makan sebanyak 2 kali di waktu pagi dan sore hari.

  1. Perawatan

Proses lain yang harus dilakukan agar kambing bisa tumbuh dengan baik yaitu lakukan perwatan dengan baik. Salah satu perawatan selain memberinya pakan ialah membersihkan kandang kambing. Pembersihan kandang kambing bertujuan agar kambing lebih nyaman menempati kandang tersebut dan bisa terhindar dari berbagai jenis bakteri-bakteri jika kandang selalu bersih.

Kotoran-kotoran yang ada dikandang setidaknya harus dibersihkan seminggu 2 kali. Hal lainnya yang harus dilakukan ialah memberikan kambing vitamin, vaksin, dan beberapa sumber gizi lainnya agar bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan dari kambing itu sendiri.

  1. Pemanenan

Proses pemanenan merupakan tahap akhir yang paling ditunggu-tunggu. Biasanya kambing bisa dipanen pada saat usianya sudah memasuki 8 sampai dengan 12 bulan. Selain itu harga jual kambing juga sangat beragam bisa mulai dari 1,2 juta hingga 4.5 juta, dan perbedaan harga jual tersebut tergantung dari jenis kambingnya.

Itulah tadi artikel yang bisa diberikan terkait dengan deskripsi hewan kambing, macam, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, dan teknik dalam berternaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *