Hewan Katak: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Katak

Katak menjadi salah satu arti hewan yang pastinya sudah bukan sesuatu asing lagi bagi banyak masyarakat. Dimana hewan katak yang seringkali disebut dengan nama kodok ini dan biasanya identik dengan warna hijau, hitam, coklat, dan lainnya.

Sebagai informasi bahwa katak merupakan jenis hewan amphibi. Artinya yaitu hewan yang hidup di dua alam yaitu di darat dan di air.

Hewan Katak

Hewan katak adalah hewan yang biasanya sering muncul pada musim penghujan. Selain itu katak juga lebih mudah ditemukan di arti sawah, sungai, dan tempa-tempat banjir yang ada airnya. Disisi lain, katak adalah hewan yang berkulit licin.

Sedangkan untuk pakannya hewan ini lebih menyukai serangga-serangga kecil yang ada disekitarnya. Uniknya katak juga termasuk hewan yang pandai untuk berlompat-lompat.

Jenis Katak

Adapun untuk beberapa jenis hewan katak yang dijelaskan sebagai berikut;

  1. Amazon milk frog

Jenis katak yang pertama ialah amazon milk frog. Katak ini menjadi jenis katak pohon yang ada dihutan Amazon. Warna kulit katak sangat unik bahkan hewan ini memiliki ukuran tubuh yang cukup besar. Ukuran tubuhnya bisa mencapai antara 6,4 cm sampai dengan 10,2 cm.

Selain itu katak juga bisa hidup di daerah yang memiliki kelembapan sangat tinggi yang biasanya ada di pinggir sungai Maracana negara Brazil.

  1. Strawberry poison dart frog

Jenis katak yang kedua ini harus kita kenali dengan baik, karena katak strawberry poison dart frog cukup berbahaya. Bahaya pada katak ini dikarenakan mereka memiliki racun yang ada dalam kulitnya.

Untuk ukuran tubuhnya, katak strawberry poison dart frog mempunyai ukuran yang kecil dan termasuk hewan endemik yang berasal dari Amerika Tengah. Walaupun memiliki racun pada kulitnya, justru katak jenis ini lebih sering diimpor ke Amerika Serikat dan Eropa karena memiliki warna yang cukup indah.

  1. Clown tree frog

Jenis katak clown tree frog mempunyai warna kombinasi yaitu kuning dan orange. Warna-warna cerah ini memberikan kesan yang cukup baik untuk penampilan dari katak itu sendiri. Ukuran clown tree frog sangat kecil yaitu 2 sampai dengan 5 cm saja.

Keberadaannya lebih sering ditemukan di negara Brazil dan Guyana. Bahkan hewan ini juga sering dijadikan sebagai hewan pemeliharaan, bagi masyarakat disana.

  1. Red eye tree frog

Jenis selanjutnya dari katak yaitu bernama red eye tree frog. Katak ini memiliki keunakan pada matanya yang berwarna merah, tentunya hal ini sudah sangat sesuai dengan nama yang dimilikinya yaitu red eye.

Jenis katak ini juga mempunyai nama latin atau ilmiah yaitu agalychnis callidryas. Masalah ukuran, katak ini tidak terlalu besar yaitu hanya sekitar 5 sampai dengan 7,5 cm saja. Habitat aslinya ada di negara Meksiko bagian selatan, Amerika Tengah bahkan sampai Kolombia.

  1. Ranitomeya amazonica

Ranitomeya amazonica merupakan jenis katak yang memiliki warna cerah yaitu hitam, biru, dan kuning. Keberadaannya lebih sering ditemukan di negara Brazil, Guyana, dan Venezuela. Ukuran katak juga sangat kecil yaitu hanya sekitar 1,6 sampai dengan 2 cm saja.

  1. Fringe leat frog

Fringe leat frog atau dinamakan juga dengan istilah cruziohyla craspedopus merupakan katak yang habitat aslinya ada di dataran rendah Amazon. Jenis katak ini juga sering dijadikan sebagai hewan peliharaan karena memiliki warna yang cukup menarik.

Klasifikasi Katak

Berikut dibawah ini klasifikasi katak, antara lain;

Fillum Chordata
Sub Filum Vertebrata
Kelas Amphibia
Ordo Anura
Super ordo Salientia
Sub ordo Diplusiocoela
Familia Ranidae
Genus Rana

Ciri Morfologi Hewan Katak

Adapun untuk ciri morfologi hewan katak, antara lain;

  1. Kulit

Morfologi pertama dari katak yaitu ada dibagian kulitnya. Perlu anda ketahui bahwa katak mempunyai kulit yang selalu basah. Hal ini dikarenakan adanya sekresi pada kulit katak yang banyak sekali. Selain itu kulit katak juga mudah untuk dilepas, karena antara kulit dan otot katak memiliki 8 kantung-kantung limpa. Beberapa kantung limpa tersebut diantaranya yaitu submandibularis, pectoralis, rachialis, lateralis.

  1. Mulut

Arti mulut hewan katak letaknya ada diujung interior yang ukurannya lebar. Fungsi mulut yang lebar pada katak yaitu untuk menangkao mangsa dengan bantuan lidah yang banyak lendirnya.

  1. Lubang hidung

Lubang hidung katak juga disebut juga dengan istilah nares eksterna-nares anterior. Lubang hidung pada katak berukuran sangat kecil dan letaknya ada di atas mulut. Perlu anda ketahui, bahwa lubang hidung katak ini berhubungan dengan rongga mulut melalui hidung dalamnya.

  1. Mata

Ciri morfologi yang selanjutnya dari katak yaitu ada di bagian mata. Sebagai informasi bahwa mata hewan katak ini bentuknya menonjol dan dilindungi oleh dua kelopa mata yang tidak bisa bergerak sama sekali. Bagian atas dari mata dinamakan valvebra superior, sedangkan bagian bawahnya disebut valvebra inferior.

Katak juga mempunyai kelopak mata berupa selaput bening yang bisa digerakkan ke atas dan ke bawah. Fungsi selaput bening pada kelopak mata yaitu untuk melindungi mata dari gesekan air.

  1. Telinga

Telinga atau membrane thympanium pada katak memiliki fungsi untuk mendapatkan getaran suara. Letak telinga katak yaitu ada di caudal dari mata dan ada di bagian permukaan. Bahkan pada telinga katak juga terdapat daun telinganya.

  1. Kaki

Kaki pada hewan katak berfungsi sebagai alat gerak. Katak pada umumnya memiliki 2 kaki yaitu kaki bagian depan dan belakang. Biasanya kaki bagian depan digunakan untuk menopang pada saat katak ada didarat.

Cara Budidaya Katak

erikut dibawah ini merupakan cara budidaya hewan katak, antara lain;

  1. Persyaratan lokasi

Cara budidaya hewan katak diawali dengan melihat persyaratan lokasi yang sesuai terlebih dahulu. Beberapa persyaratan lokasinya yaitu sebagai berikut ini :

  1. Pilih daerah yang ketinggian sekitar 1600 dpl
  2. Tanah tidak terlalu miring namun juga jangan terlalu datar.
  3. Air yang bersih maupun yang sedikit tercampur lumpur harus selalu tersedia setiap saat. Karena air jernih akan membantu proses penetasan telur.
  4. Usahakan suhu lingkungan katak sekitar 2 sampai dengan 35 derajat celcius dengan kelembapan antara 60 sampai 65 %.
  5. Air untuk katak pastikan mengandung oksigen sekitar 5 hingga 6 ppm dan karbondioksidanya tidak lebih dari 25 ppm.
  1. Penyiapan sarana dan prasarana

Penyiapan sarana dan prasarana yang dimaksud disini merupakan proses pembuatan kolam. Pastikan kolam tidak dibuat hanya dengan cara menggalinya saja melainkan anda harus membuat bentuk yang ideal agar pertumbuhan katak pada nantinya bisa baik karena merasa nyaman ditempat tinggalnya.

Kolam ini bisa anda buat dengan menyiapkan beberapa bahan seperti batu merah, semen, batako, dan juga pasir. Buatlah kolam dengan sistem saluran air yang pas dan sesuai.

  1. Pembibitan

Apabila lokasi dan tempat pembudidayaan katak sudah berhasil dilakukan, maka proses selanjutnya yaitu memilik bibit katak yang paling baik. Bibit katak yang bagus akan menghasilkan anakan katak yang berkualitas pula.

Apabila bibit katak sudah dipilih dan sesuai dengan kriteria-kriteria kesehatannya. Maka tahapan selanjutnya yang perlu dilakukan ialah merawat bibit katak tersebut hingga mereka siap untuk melakukan proses reproduksi dan perkawinan.

  1. Sistem pemijahan

Tahap dalam arti pemijahan dilakukan dengan cara memisahkan terlebih dahulu induk katak betina dan jantan selama kurang lebih 1 sampai dengan 2 hari. Setelah itu kedua induk tersebut bisa disatukan kembali dalam kolam, agar mereka melakukan proses pemijahan dengan sempurna.

Proses jenis teknik pemijahan yang berhasil akan menghasilkan telur-telur dari katak yang nantinya kan menjadi katak dewasa. Sehingga proses selanjutnya yang perlu anda perhatikan yaitu memelihara telur-telur tersebut hingga menetas dan tumbuh besar menjadi katak dewasa yang baik.

Itulah tadi deskripsi yang bisa dibagikan pada kalian tentang adanya jenis hewan katak, klasifikasi, ciri morfologi, dan teknik pembudidayaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *