Hewan Keledai: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Hewan Keledai

Keledai yang dikenal memiliki nama ilmiah equus asinus adalah jenis arti hewan mamalia yang asalnya dari keluarga equidae. Hewan ini Merupakan binatang jinak yang biasa dipakai untuk transportasi dan pekerjaan yang lainnya, seperti menarik kereta kuda ataupun membajak ladang.

Keunikan dari hewan ini ialah mereka bisa mempunyai anak yang dihasilkan melalui perkawinan campuran dengan kuda. Biasanya anak hewan kuda betina dan keledai jantan sering disebut dengan istilah “bagal“. Sedangkan anak keledai betina dan kuda jantan dinamakan “nagil” atau hinny. Diantara kedua anak kuda dan keledai tersebut yang lebih dikenal dan digunakan untuk transportasi manusia maupun benda adalah jenis keledai bagal.

Hewan Keledai

Setidaknya, perlu diketahui bahwa habitat keledai liar hanya bisa ditemukan di padang pasir dan savana di Afrika Utara, dari Maroko ke Somalia, di Jazirah Arab dan Timur Tengah. Sedangkan keledai peliharaan keberadaannya bisa ditemukan di seluruh dunia.Sebagai informasi, biasanya hewan keledai lebih menyukai habitat yang hangat dan kering. Mereka termasuk jenis hewan peliharaan yang jinak dan baik.

Hewan yang satu ini juga memiliki istilah yang begitu beragam. Nama yang paling umum adalah donkey, burros, dan jackstock. Akan tetapi dari nama-nama tersebut donkey atau equus asinus merupakan nama yang paling benar secara ilmiah. Sedangkan nama burros atau Equus hemionus biasanya lebih sering diberikan pada jenis keledai yang liar. Karena memiliki nama yang begitu banyak, bahkan jenis kelamin betina dan jantan juga ada namanya masing- masing. Keledai jantan dinamakan Jack sementara keledai betina disebut dengan nama jenny atau jennet.

Disisi lain, keledai memang berasal dari jenis hewan ternak yang masih satu keluarga dengan kuda. Baik hewan keledai maupun kuda sama-sama sudah menemani manusia sejak 5000 tahun yang lalu. Bahkan keledai di jaman dulu dikenal sebagai hewan yang memiliki kehebatan pada tubuhnya karena bisa menjadi hewan pekerja yang dijadikna sebagai alat transportasi.

Jenis Hewan Keledai

Berikut dibawah ini merupakan jenis hewan keledai, antara lain;

  1. Keledai miniatur, Jenis pertama dari hewan keledai ini merupakan jenis terkecil. Biasanya keledai ini memiliki tinggi yang tidak bisa lebih dari 92 cm.
  2. Keledai breed, Jenis keledai breed merupakan jenis keledai yang kedua. Keledai breed biasanya memiliki ukuran standar yaitu antara 93 sampai dengan 137 cm.
  3. Keledai mammoth, Jenis keledai mammoth biasanya mempunyai ukuran yang cukup tinggi yaitu bisa mencapai sekitar 140 cm.

Klasifikasi Hewan Keledai

Berikut dibawah ini merupakan klasifikasi hewan keledai, yakni;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Mammalia
Ordo Perissodactyla
Familia Equidae
Genus Equus
Spesies Equus africanus

Ciri Morfologi Hewan Keledai

Hewan keledai memiliki ciri morfologi yang digambarkan sebagai berikut;

  1. Tubuh

Pada umunya hewan keledai memiliki tubuh yang pendek maupun tinggi, dan semua itu tergantung dari jenisnya. Akan tetapi rata-rata arti tubuh keledai ialah pendek. Hewan ini bahkan mirip sekali dengan kuda jika dilihat secara sepintas. Tubuh keledai terdapat bulu-bulu yang menutup seluruh bagian badannya. Sedangkan warna tubuh lebih dominan warna coklat dan ada pula yang berwarna hitam.

  1. Kaki

Ciri morfologi kedau dari keledai yaitu ada di bagian kakinya. Pada umumnya keledai memiliki kaki yang berjumlah 4. Kaki keledai berwarna coklat kegelapan dan terkesan memiliki kekuatan serta kekokohan yang sangat baik.

Cara Berternak Keledai

Beberapa langkah-langkah untuk melakukan ternak hewan keledai, antara lain;

  1. Pemilihan hewan keledai

Tahap pertama yang perlu anda perhatikan sebelum ternak keledai dimulai yaitu melakukan pemilihan hewan keledai. Pastikan bahwa pada proses ini anda memilih jenis hewan keledai yang paling berkualitas. Kualitas hewan keledai bisa dilihat dari kesehatannya yang selalu bugar, keaktifan gerak hewan, dan jangan pilih keledai yang cacat.

Semua itu penting agar pada saat keledai melanjutkan keturunan yang dihasilkan juga sama baiknya. Beberapa perhitungan dalam memilih jenis keledai juga sangat penting, tujuannya agar peternak bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan.

Berikut dibawah ini beberapa perhitungan tipe keledai yang bisa dipilih;

  1. Sebelum memelihara hewan keledai, pastikan anda sudah mengetahui mana jenis keledai yang berkelamin jantan dan betina. Jika sudah mengetahuinya maka pilihlah keduanya, tujuannya agar kedua jenis tersebut nantinya bisa bereproduksi dan menghasilkan banyak keturunan yang lebih banyak.
  2. Apabila anda ingin memperbanyak jumlah keledai otomatis jenis keledai yang harus dipilih adalah yang masih subur, agar bisa masih membuahi. Oleh karena itu pilih jenis hewan keledai yang sama – sama masih subur baik yang jantan maupun betinanya.
  3. Apabila anda memelihara keledai sebagai hewan tunggangan, maka pilihlah jenis keledai yang ukurannya cukup besar dan kira-kira sanggup untuk ditungganggi.
  4. Apabila anda memelihara keledai hanya untuk hewan pengaman dari berbagai hewan lain yang mengganggu seperti serigala dan anjing, maka pilih keledai yang ukuranyya mulai dari sedang hingga besar. Pastikan jika keledai yang anda pilih bukan yang ukurannya kecil, karena hal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap hewan pengganggu lain yang ukuran tubuhnya lebih besar.
  1. Memberikan Makanan dan Tempat Tinggal

Langkah kedua yang penting yaitu memberikan makanan dan tempat tinggal layak untuk keledai. Pertama mengapa makanan penting? Karena keledai akan tumbuh dengan baik jika diberi asupan gizi yang baik pula.

Melalui makanan maka hewan ini bisa berkembang dan menjaga daya tahan tubuhnya agar terhindar dari serangan penyakit. Biasanya jika hewan diberikan pakan secara rutin dan intensif maka bisa melakukan gerak yang lebih aktif, dan hal tersbeut menandakan kesehatannya baik.

Sebagai informasi bahwa keledai merupakan jenis hewan yang tidak terlalu sulit dalam hal makanan. Makanan utama keledai yang terpenting yaitu rendah gula dan tinggi akan serat. Biasanya keledai dalam makan memiliki keunikan tersendiri yaitu mereka bisa mengunyah selama berjam-jam. Selain itu hewan ini juga tidak memerlukan makanan yang jumlahnya banyak, justru keledai akan lebih sukai jika diberikan pakan sedikit demi sedikit.

Pemberian pakan pada hewan keledai bisa dilakukan 2 kali dalam sehari yaitu diwaktu pagi dan sore hari. Selain itu anda juga bisa memberikan makanan buah-buahan pada hewan ini diantaranya yaitu buah apel, wortel, pisang yang tidak perlu dikupas dan buah lainnya yang mengandung serat. Bahkan bukan hanya buah saja, keledai juga menyukai makanan ringan seperti roti panggang, biskuit, dan kue.

  1. Memelihara Kesehatan Keledai Anda

Pemeliharaan hewan keledai selain pada pakan juga ada hal lain yang perlu diperhatikan. Berikut dibawah ini merupakan beberapa cara pemeliharaan hewan keledai yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Cara pertama yaitu sikatlah keledai atau mandikan keledai secara rutin. Biasanya keledai akan lebih senang jika dibersihkan dengan cara menyikat bagian tubuhnya. Hal ini dikarenakan keledai tidka menyukai badannya basah. Sehingga untuk memandiakan hewan yang satu ini anda tidak perlu menyemprotnya dengan air yang begit banyak, namun sikat saja dengan cara pelan – pelan dan bersihkan semua kotoran yang ada di bagian tubuhnya.
  2. Pastikan tapak keledai selalu kering dan kukunya dirapikan dengan cara dipotong. Biasanya kuku keledai bisa tumbuh secara cepat sama seperti manusia. Oleh karena itu anda sebagai pemilik keledai harus memperhatikannya dengan baik. Cara yang bisa dilakukan saat kuku keledai panjang yaitu memotongnya dengan hati – hati agar tidak membuat kuku retak.
  3. Berikan vaksinasi pada hewan keledai pada konsisi yang tepat. Pemberian vaksinasi pada keledai bertujuan agar hewan ini tidak mudah terserang pennyakit dan lebih kuat.

Demikinalah artikel yang bisa dibagikan. Terkait dengan deskripsi keledai, macam, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara untuk berternaknya.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *