Hewan Kelinci: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Hewan Kelinci

Hewan kelinci pasti bukan menjadi binatang yang baru dikenal. Arti hewan yang memiliki penampilan lucu dan menggemaskan ini banyak disukai orang. Kelinci juga sangat identik sebagai hewan yang menyukai berbagai jenis tanaman sayur, terutama tanaman wortel.

Bahkan kelinci juga memiliki ciri khusus pada dua gigi depannya yang lebih sering muncul atau kelihatan. Binatang ini juga dikenal sebagai salah satu hewan yang suka melompat-lompat.

Hewan Kelinci

Kelinci pada dasarnya merupakan salah satu jenis hewan ternak yang dianggap memiliki cara adaptasi yang cepat. Selain itu hewan ini juga disebut sebagai ternak kesayangan, ternak hias, ternak hobby, dan ternak keluarga.

Banyak orang yang memelihara kelinci dengan tujuan masing-masing, diantaranya yaitu untuk menghilangkan rasa penat dengan bermain hewan ini, ada pula yang hobby mengoleksi kelinci, serta ada juga yang ternak kelinci untuk membuka peluang dalam dunia bisnis hewan.

Pada umumnya kelinci memang sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia, terutama di daerah pegunungan. Kelinci juga dikatakan sebagai hewan herbivora, yaitu pemakan tumbuhan seperti sayur maupun berbagai jenis tanaman buah-buahan.

Jenis Kelinci

Hewan kelinci memiliki beberapa jenis yang dijelaskan sebagai berikut;

  1. Kelinci Anggora

Jenis kelinci yang pertama yaitu kelinci angora, jadi nama angora tidak hanya dimiliki kucing saja melainkan juga termasuk jenis kelinci. Jenis kelinci angora asalnya dari Ankara, Turki. Kelinci ini memiliki bulu yang tebal dan sangat banyak, selain itu bulu bertekstur lembut.

Kelinci angora bisa mencapai berat sekitar 3,5 kg per ekornya. Jika biasanya kelinci sangat aktif berlarian kesana-kemari, justru jenis kelinci yang satu ini tergolong jenis yang lebih tenang dan kalem. Harga kelinci anggora juga cukup mahal yaitu sekutar Rp 600 ribu hingga Rp 2 juta.

  1. Kelinci Himalaya

Kelinci Himalaya pada umumnya sering dinamakan juga sebagai kelinci cina atau kelinci rusia. Warna tubuh kelinci ini lebih dominan putih, dan dibagian hidungnya cenderung mempunyai warna gelap.

Kelinci Himalaya termasuk salah satu jenis kelinci yang cukup susah untuk dibudidaya. Selain itu kelinci ini juga memiliki harga yang sangat mahal yaitu bisa mencapai kisaran angka 4 juta rupiah. Harga kelinci yang mahal juga sangat sesuai dengan penampilan kelinci yang begitu menarik, terlebih dibagian matanya yang berwarna merah atau pink. Sehingga tidak heran jika kelinci Himalaya termasuk salah satu jenis kelinci hias yang banyak digemari orang – orang.

  1. Kelinci Dutch

Kelinci dutch atau dalam bahasa inggris dinamakan dutch rabbit. Kelinci dutch mempunyai ciri morfologi yang lebih unik yaitu warna bulunya terdiri dari dua kombinasi warna diantaranya ialah warna putih, bercak hitam, cokelat atau abu-abu.

Dutch Rabbit yang berbulu putih dan hitam cenderung terlihat seperti boneka hidup karena bentukya yang sangat lucu. Harga Dutch Rabbit juga cukup mahal yaitu sekitar RP 100 ribu hingga Rp 2 juta.

  1. Kelinci English Lop

Kelinci English lop merupakan salah satu jenis kelinci yang cukup terkenal di Indonesia. Ciri khas dari kelinci ini yaitu telinganya yang panjang. Pada saat kelinci English lop berumur sekitar 4 bulan, telinganya akan turun sampai dapat menyentuh tanah.

Bobot kelinci ini yaitu antara 4 hingga 6 kg , oleh karena itu tubuhnya bisa dikatakan cukup besar. Untuk masalah harga, maka kelinci English lop memiliki harga yang bisa dipatok sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 4 juta.

  1. Kelinci Flemish Giant

Kelinci ini mempunyai arti tubuh yang besar dan beratnya cukup banyak yaitu sekitar 15 kg. Sedangkan untuk morfologi telinganya, kelinci ini tidak memiliki telinga yang sangat panjang seperti jenis kelinci sebelunya yaitu english lop. Harga flemish giant tergolong sangat fantastik dan luar biasa yaitu bisa mencapai kisaran harga Rp 10 juta.

  1. Kelinci French Lop

Jenis kelinci yang terakhir yaitu kelinci french lop. Kelinci yang satu ini ukurannya cukup besar. Berat badannya yaitu sekitar 12 kg. Pada dasarnya kelinci french lop diperoleh dari hasil perkawinan jenis english lop dan flemish giant. Harga kelinci jenis ini juga sangat beragam bisa mulai dari 250 ribu sampai dengan 2,5 jt, semua itu tergantung dari umur dan ukuran dari kelinci french lop.

Klasifikasi Kelinci

Berikut dibawah ini adalah klasifikasi hewan kelinci, antara lain;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Mammalia
Ordo Artiodactyla
Sub Classis Lagomorpa
Familia Leporidae
Sub Familia Lepus, Orictolagus
Sub Phylum Vertebrata
Spesies Lepus spp, Oritolagus spp

Ciri Morfologi Kelinci

Hewan kelinci mempunyai ciri morfologi yang dijelaskan sebagai berikut dibawah ini:

  1. Bulu

Kelinci mempunyai ciri morfologi bagian bulunya. Hewan ini mempunyai bulu yang warna beragam mulai dari abu – abu, putih, cokelat, hitam, dan lain-lain. Selain itu bulu pada hewan kelinci bertekstur halus dan tumbuhnya sangat lebat.

  1. Telinga

Ciri morfologi yang selanjutnya yaitu bagian telinga kelinci. Bentuk telinga pada hewan ini tegak dan menghadap kedepan.

  1. Kaki

Binatang kelinci mempunyai dua pasang kaki yakni 2 kaki dibagain belakang yang ukuran lebih pendek. Sedangkan 2 kaki bagian depannya ukurannya lebih panjang.

  1. Hidung

Hidung kelinci bentukya yaitu silindris, dibagian sisi kiri dan kanan hidung kelinci terdapat kumis halus yang mirip dengan kucing.

  1. Ekor

Ciri morfologi terakhir dari hewan kelinci yaitu bagian ekornya. Ekor kelinci ukurannya sangat pendek bahkan hampir tidak terlihat oleh mata.

Cara Berternak Hewan Kelinci

Apabila anda ingin melakukan arti ternak hewan kelinci, maka berikut dibawah ini merupakan beberapa langkahnya;

  1. Memilih Bibit Kelinci

Sebelum melakukan ternak kelinci maka pastikan jika anda sudah memilih bibit kelinci yang paling berkualitas. Berikut adalah beberapa ciri khas yang perlu anda pahami dalam memilih bibit ternak kelinci :

  1. Pilih hewan kelinci yang sehat.
  2. Berat badan kelinci betina sekitar 4 sampai dengan 5 kg sedangkan yang jantan sekitar 3 hingga 5 kg.
  3. Pilih kelinci yang pinggulnya bulat penuh dan bentuk punggungnya tidak cekung.
  4. Mata kelinci cerah dan tidak terlihat letih maupun ngantuk.
  5. Pilih kelinci yang bulunya bersih.
  1. Manajemen Kandang Kelinci

Pada dasarnya kandang hewan kelinci ada 2 tipe yaitu, kandang terbuka dan tertutup. Arti kandang sistem terbuka yaitu lahan luas yang sekelilingnya diberi pagar, biasanya kelinci bisa bebas bergerak dan berkeliaran dalam area tersebut.

Sedangkan kandang tertutup merupakan kandang yang diberi pembatas mulai dari lantai, dinding maupun atap. Sehingga kelinci yang ada di kandang tertutup pergerakkannya lebih dibatasi.

  1. Manajemen Pakan Kelinci

Pada tahap ini anda harus menyiapkan pakan untuk kelinci. Makanan akan membuat kelinci lebih cepat untuk tumbuh dan berkembang. Selain itu, pakan yang perlu anda siapkan harus sesuai dengan kesukaan hewan ini.

Pada habitat aslinya, biasanya kelinci akan  mengonsumsi bagian biji-bijian, rumput, dan daun-daunan yang berada di sekitar alam. Sedangkan kelinci yang dirawat atau dalam ternak biasanya pakannya lebih dipikirkan, diantaranya yaitu wortel, sayur-sayuran , dan juga buah-buahan.

Pemberian pakan pada hewan kelinci bisa membuat tubuhnya memiliki tenaga yang banyak, sehingga mereka bisa bergerak lebih aktif dan terhindar dari serangan penyakit. Sedangkan untuk masalah waktunya, maka pakan kelinci bisa diberikan setiap 2 kali dalam sehari yaitu di waktu pagi dan sore hari.

  1. Panen

Panen kelinci adalah tahap akhir dari beberapa langkag untuk ternak hewan ini. Biasanya pada proses ini sudah sangat ditunggu-tunggu banyak orang. Sebagai informasi bahwa masalah umur kelinci tidak ada patokan untuk bisa dipanen.

Biasanya kelinci bisa dijual pada saat badannya terlihat sehat dan siap untuk dipasarkan. Untuk menjual anakan, akan lebih jika kelinci dijual sekitar umur  2 bulan, pada umur ini biasanya kelinci sudah selesai dalam masa penyusuan.

Itulah tadi deskripsi tentang hewan kelinci, macam, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, dan teknik berternak yang bisa dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *