Hewan Lebah: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Hewan Lebah

Teman-teman mendengar nama hewan lebah pastinya bukan menjadi hal baru lagi untuk kalian semua. Lebah pada dasarnya adalah bagian dari arti hewan serangga yang hidupnya berkelompok. Umumnya hewan yang satu ini berasal dari family apidae dan ordo hymenoptera.

Spesies lebah sangat banyak sekali yaitu bisa sampai mencapai angka 20 ribu jenis. Persebarannya juga sudah sangat meluas bahkan hampir disetiap benua ada hewan yang satu ini kecuali di Antartika. Sebagai informasi pula bahwa lebah memiliki siklus hidup yang cukup lengkap yaitu ada 4 tahapan mulai dari telur, larva, pupa, dan imago.

Hewan Lebah

Hewan lebah ini ternyata mempunyai manfaat yang sangat baik untuk alam yaitu sebagai penyerbuk utama. Karena hewan ini sangat menyukai nektar maka hal ini bisa sekaligus membantu peryerbukan silang tumbuhan. Lebah juga bermanfaat untuk manusia.

Salah satu manfaat yang bisa diperoleh manusia dari lebah yaitu hasil madu yang didapatkan. Hewan ini memang dikenal mampu menghasilkan madu dengan rasa manis dan lezat. Maka dari itu lebah seringkali dibudidayakan agar selalu bisa meghasilkan madu yan dibutuhkan manusia dan bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan pula.

Jenis Hewan Lebah

Berikut dibawah ini macam-macam lebah, yaitu;

  1. Lebah sosial

Jenis hewan lebah yang pertama dinamakan lebah sosial. Spesies lebah yang satu ini merupakan lebah yang sangat suka hidup berkelompok dalam jumlah begitu banyak. Perlu anda ketahui bahwa sarang lebah sosial bisa terbentuk hingga puluhan jumlahnya.

  1. Lebah madu

Jenis lebah yang kedua adalah lebah madu. Spesies lebah yang satu ini adalah salah satu jenis lebah yang lebih seirng ditemukan oleh masyarakat pada umumnya dan dijumpai dalam kehidupan sehari – hari. Menurut beberapa pendapat, jenis lebah madu termasuk lebah yang mempunyai sifat tidak agresif jadi masih bisa untuk di kendalikan.

Warna tubuh lebah madu juga sangat beragam mulai dari warna hitam, kucing, kecoklatan dan lain sebagainya. bentuk tubuhnya juga langsing dan tidak telalu besar.

Hewan yang satu ini biasanya akan berkeliaran di sekitar hal-hal yang dirasa mengganggu dan mengancam keberadaan mereka. Selain itu mereka juga tidak akan segan-segan untuk menyengat hewan lainnya sebagai bentuk perlindungan maupun pertahanan

Hal lainnya yang perlu anda ketahui terkait lebah madu yaitu mereka lebih suka tinggal di pepohonan yang berlubang maupun dalam cerobong asap, celah atap, dan celah dinding. Lebah madu memiliki bulu yang cukup banyak dengan dominasi warna hitam. Kemampuan lain yang dimiliki jenis lebah satu ini yaitu bisa mengubah nektar menjadi madu dan lilin.

  1. Lebah bumblebee

Jenis lebah yang ketiga adalah lebah bumblebee. Lebah yang satu ini ukurannya sangat kecil dan ditumbuhi bulu halus disekitar tubuhnya. Tempat bersarang yang menjadi favoritnya yaitu ada di bawah tanah dan bukan termasuk jenis lebah yang berbahaya. Lebah bumblebee pada umumnya tidak akan menyengat namun bisa menggigit bisa diusik terlebih dahulu.

  1. Lebah soliter

Lebah soliter termasuk jenis lebah yang keempat. Spesies lebah yang satu ini lebih menyukai bentuk sarang yang kecil. Selain itu kebiasaan hidupnya juga cenderung tidak terlalu suka berkelompok. Lebah soliter sama seperti dengan lebah bumblebee yaitu bukan termasuk lebah berbahaya.

  1. Lebah kayu

Spesies lebah yang terakhir adalah lebah kayu. Nama lain dari jenis lebah yang satu ini yaitu xylocopa virginica. Lebah kayu ini lebih sering ditemukan terbang sendiri-sendiri dan tidak terlalu suka bergerombol pula. Selain itu jenis lebah ini juga tidak menyengat, akan tetapi sifatnya bisa berubah menjadi sangat agresif ketika dirinya diganggu maupun dalam keadaan yang sedang terancam.

Panjang tubuh lebah kayu yaitu sekitar ¾ sampai dengan 1 cm. Warna wajah lebah kayu jantan yaitu kuning sedangkan yang betina cenderung bewarna gelap. Lebah betina jenis ini justru mempunyai sengat, namun yang jantan tidak memilikinya.

Klasifikasi Hewan Lebah

Klasifikasi hewan lebah yaitu;

Kingdom Animalia
Filum Arthropoda
Kelas Insecta
Ordo Hymenoptera

Ciri Morfologi Hewan Lebah

Ciri morfologi hewan lebah yaitu;

  1. Fisik

Ciri fisik menjadi bagain pertama yang bisa dijelaskan agar bisa mengetahui karakteristik morfologi secara umum dari hewan tersebut. Fisik atau tubuh lebah umumnya berukuran kecil dan disekitar tubuhnya dikelilingi bulu-bulu yang betrekstur halus.

Selain itu warna tubuhya juga sangat beragam mulai dari kuning, hitam, dan kecoklatan. Sebagai informasi walaupun tubuh lebah relatif kecil, namun mereka memiliki kekuatan yang sangat baik terlebih lagi jika sudah mengeluarkan senjata berupa sengatan, maka hal tersebut sangat berbahaya.

  1. Pinggang

Perlu anda ketahui bahwa hewan lebah memiliki pinggang yang bentuknya langsing atau ramping. Bagian pinggang ini akan menghubung sampai ke dada dan perutnya. Dengan hal tersebut maka tubuh lebah bisa menekuk lebih mudah.

  1. Kepala

Umumnya kepala tawon terdiri dari beberapa organ lainnya yaitu seperti lensa mata dan oselus. Manfaat lensa mata untuk lebah yaitu bisa dipakai untuk mendeteksi pergerakan.

Sedangkan oselus atau mata sederhananya digunakan untuk melihat maupun menangkap cahaya yang ada disekitarnya. Kemudian di kepala lebah juga terdapat antena yang berguna untuk mengecek atau merangsang kimiawi.

  1. Sayap

Hal lainnya yang menjadi ciri khas dari hewan lebah adalah bagian sayapnya. Umumnya lebah memiliki sayap yang bentuknya transparan. Sayap lebah ada dua jumlahnya dan terletak di sisi kanan maupun kiri. Pergerakan dari sayap lebah juga sama-sama teratur dan seimbang satu sama lain. Apabila sayap satunya naik maka yang satunya juga naik.

Adanya sayap pada tubuh lebah menyebabkan mereka memiliki kemampuan untuk terbang dengan cepat dan berputar-putar diangkasa.

Cara Berternaknya Hewan Lebah

Berikut dibawah ini beberapa langkah-langkah untuk ternak lebah yaitu :

  1. Persiapan kandang lebah

Pembuatan arti kandang ini bertujuan agar lebah memiliki tempat tinggal dan tempat perlindungan agar lebih mudah pula dalam perawatannya. Kandang lebah juga perlu anda beri sekitar 2 sampai dengan 3 baris kayu sebagai bingkai yang terdapat di sekitar jaring kawatnya. Kemudian berikan pula royal jelly agar lebah lebih nyaman untuk tinggal dikandnag tersebut.

  1. Pemilihan bibit lebah

Pilihlah bibit lebah yang kualitasnya bagus agar nantinya hewan ini bisa menghasilkan madu dalam jumlah yang banyak. Karena pada dasarnya lebah yang baik akan sangat mempengaruhi setiap hasil akhir yang didapatkan. Bibit lebah bisa diperoleh langsung dari alam maupun beli di toko yang menjual bibit tersebut.

Hal lain yang perlu diperhatikan yaitu anda bisa memilih bibit lebah yang tidak agresif agar dalam melakukan perawatan, tidak terlalu susah dan bisa dikendalikan dengan baik.

  1. Perawatan lebah

Perawatan lebah merupakan hal sangat penting dan tidak boleh disepelekan. Melalui proses perawatan maupun pemeliharaan, maka lebah bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Salah satu cara untuk merawat lebah yaitu memberinya pakan yang sesuai pastinya.

Namun, ada beberapa cara lainnya yaitu anda perlu untuk memperhatikan kenyamanan dari kandang lebah. Biasanya rumah lebah tersebut dipenuhi dengan semut, maka usahakan agar anda bisa menaruh kandang lebah tersebut jauh dair jangkauan semut yang bisa menganggu hewan lebah.

Nah, itulah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua pembaca berkenaan dengan deskripsi hewan lebah, jenis, klasifikasi, ciri morfologi, dan teknik berternaknya. Semoga saja mampu memberi wawasan bagi kalian yang sedang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *