Hewan Tapir: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Berternaknya

Diposting pada

Hewan Tapir

Tapir adalah sekelompok binatang herbivora yang artinya menjadi pemakan berbagai arti tumbuhan, disisi lain habitat tapir sudah tersebar ke berbagai negara. Hewan ini mungkin belum terlalu dikenal banyak orang. Meski demikian, pada dasarnya tapir mempunyai spesies yang begitu banyak dan mereka berasal dari genus tapirus.

Sebagai informasi bahwa tapir merupakan arti hewan yang mempunyai bentuk unik, karena tubuhnya berasal dari kombinasi dengan jenis hewan lainnya. Tapir juga tergolong dalam hewan mamalia yang populasinya mulai berkurang semakin hari. Kebiasaan hidupnya dalam berkomunikasi dengan binatang lainnya yaitu mengeluarkan suara siulan atau cicitan yang keras.

Hewan Tapir

Hewan tapir pada umumnya termasuk binatang yang pandai dalam berenang dan memanjat. Sehingga tidak heran jika mereka cenderung sering menghabiskan waktu untuk berdiam diri di sekitar aliran sungai atau sumber air lainnya. Sedangkan persoalan memanjat, biasanya mereka lebih sering memanjat tebing yang tingkat ketinggiannya cukup curam.

Perlu anda ketahui pula bahwa tapir termasuk hewan nocturnal karena lebih suka beraktivitas di malam hari. Akan tetapi jangan salah, bahwa beberapa tapir lainnya juga terbiasa untuk melakukan aktivitas di siang hari.

Jenis Hewan Tapir

Berikut dibawah ini beberapa jenis hewan tapir, antara lain;

  1. Tapirus terrestris

Jenis hewan tapir yang pertama adalah tapirus terrestris. Spesies yang satu ini juga dikenal dengan isti;ah tapir brazil, karena pada umumnya mereka berasal dari hutan Brazil. Tapir terrestris disebut pula sebagai mamalia besar yang hidup di Amerika Selatan. Perlu anda ketahui ukuran tubuhnya bisa mencapai hingga 1,8 sampai dengan 2,5 meter dengan berat rata-rata sekitar 225 kg.

Ciri lain pada hewan ini yaitu terletak di bagian bulunya yang tidak mempunyai corak apapun alias polos. Namun tetap ada gambaran garis lurus pada tubuh mereka. Bagian ekor tapir brazil umumnya cukup pendek yaitu hanya sekitar 5 hingga 10 cm saja.

  1. Tapirus bairdii

Jenis tapir yang selanjutya adalah tapirus bairdii. Sebagai informasi bahwa hewan ini umumnya tinggal di sekitar hutan Amerika Latin sampai ke Amerika Tengah. Lebih khususnya yaitu di sekitar Meksiko Tenggara, Kosta Rika, Nikaragua, Belize, Honduras, Ekuador, Kolombia, Panama, dan Guatemala.

Spesies tapir yang satu ini memiliki tubuh yang didominasi dengan warna hitam pekat. Kemudian populasi mereka juga semakin terancam, karena jumlahnya yang semakin berkurang. Bahkan di El Savador dan Amerika dianggap sudah tidak ada hewan tapir jenis tapirus bairdii ini dan dianggap sudah punah.

  1. Tapirus pinchanque

Jenis tapir yang terakhir adalah tapirus pinchanque. Sebutan lain dair spesies tapir yang satu ini yaitu tapir gunung atau tapir berbulu. Hewan ini berasal dari kawasan Amerika Selatan dan mereka cenderung tidak dapat bertahan hidup di daerah hutan hujan tropis, maka dari hal itu mereka diberi nama tapir gunung.

Perlu anda ketahui bahwa tapir pinchanque biasanya akan lebih mudah ditemui di sepanjang pegunungan Ades yang mana kondisi lingkungan disana mempunyai suhu dingin , tepatnya di Peru dan Kolombia. Ciri fisik spesies tapir ini cenderung berbeda dengan jenis lainnya.

Tapir pinchanque mempunyai bulu yang teksturnya tebal dan banyak sekali. Kemudian moncong pada hewan ini memiliki warna putih dan ditutupi dengan bulu juga.

Sebagai informasi bahwa ketebalan bulu tapir gunung bisa mencapai ukuran sekitar 3,5 cm dengan warna hitam yang begitu gelap. Ukuran tubuhnya cukup besar yaitu antara 1,8 meter dengan tinggi rata-rata hingga 1 meter. Masalah berat badan, biasanya tapir yang betina ukuran beratnya jauh lebih kecil jika dibandingkan tapir jantan yang bisa mencapai angka sekitar 136 sampai dengan 250 kg dan untuk betinanya hanya sekitar 25 hingga 100 kg.

Klasifikasi Tapir

Berikut dibawah ini yang termasuk klasifikasi hewan tapir yaitu;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Mammalia
Ordo Perssidactyla
Familia Tapiridae
Genus Tapirus
Spesies Tapirus indicus

Ciri Morfologi Tapir

Penjelasan ciri morfologi tapir diuraikan sebagai berikut;

  1. Fisik

Karakteristik morfologi pertama yang bisa dibahas adalah bagian fisik atau tubuhnya. Perlu anda ketahui bahwa tubuh tapir pada umumnya memang berukuran cukup besar begitu pula dengan berat badannya. Rata-rata panjang tubuh tapir bisa mencapai ukuran 2 meter dan tingginya sekitar 0,75 meter sampai dengan 1 meter. Sedangkan berat badannya dapat mencapai angkai 200 kg, khususnya untuk tapir jantan.

Uniknya lagi bentuk fisik dari hewan ini cenderung berasal dari hasil kombinasi dengan hewan lain yaitu seperti babi dan badak. Maka dari itu hewan ini memang mempunyai ciri khas tersendiri pda bagian tubuhnya. Warna tubuhnya lebih sering didominasi dengan warna-warna gelap.

  1. Moncong

Ciri khusus yang berikutnya adalah bagian moncong tapir. Bagi anda yang belum pernah melihat hewan ini, mungkin akan berifikir apakah iya, bahwa tapir memiliki moncong? Jawabannya ya. Uniknya bagian moncong ini menjadi salah satu bagian dari tubuh tapir yang memiliki ciri khusus. Ciri tersebut adalah bentuk moncong tapir yang mirip dengan moncong trenggiling.

Memang tidak bisa di pungkiri, jika banyak orang yang menyebut hewan ini berasal dari perpaduan banyak binatang. Hal ini terbukti dari bentuk fisik maupun moncongnya yang mirip dengan hewan lainnya. Kemudian ukuran moncong pada hewan tapir ini cukup panjang akan tetapi tidak sepanjang belalai gajah.

Tekstur dari moncong tapir sendiri yaitu lentur dan tidak kaku sehingga sangat mudah untuk di gerakkan, tidak jarang pula hewan ini biasanya merapatkan moncongnya ke tanah saat mereka berjalan.

  1. Bulu

Bagian akhir yang menjadi ciri morfologi dari tapir adalah bulunya. Perlu anda ketahui bahwa hewan ini pada umumnya mempunyai bulu yang begitu banyak. Warna bulunya biasanya adalah hitam pekat dan telihat sangat gelap. Tekstur dari bulu tapir halus dan terkesan begitu menumpuk-numpuk karena jumlahnya yang snagat lebat.  

Cara Berternak Hewan Tapir

Berikut dibawah ini cara ternak tapir. Antara lain;

  1. Persiapan kandang tapir

Langkah pertama yang bisa anda lakukan untuk merawat dan memelihara tapir adalah menyiapakan kandangnya terlebih dahulu. Perlu anda ketahui bahwa kandang ini nantinya digunakan sebagai tempat tinggal tapir dan menjadi habitat buatan yang baru untuknya. Maka dari itu usahakan agar kandang memiliki kenyaman tersendiri bagi tapir dan mereka cenderung lebih betah.

Cara-caranya agar kandang bisa memberikan kenyaman yaitu buatlah tempat tinggal tersebut sesuai dengan habitat aslinya. Berikan dedaunan di sekitar kandang, air yang cukup banyak dan bentuknya seperti kolam agar tapir bisa berenang, karena hewan ini memiliki kemampuan untuk berenang. Jangan lupa berikan tutup kandang yang kuat, agar tapir tidak bisa melarikan diri dan bisa menjaga keamanan dari pemelihara hewan ini.

  1. Pemberian pakan hewan tapir

Proses selanjutnya agar tapir bisa bertahan hidup dengan lebih lama yaitu berikan pakan pada hewan ini. Anda bisa memberinya pakansehari 3 kali di waktu pagi, siang, dan sor hari. Pemberian pakan pada tapir pada umumnya tidak terlalu sudah, karena mereka adalah hewan herbivora yang memakan tumbuh-tumbuhan. Maka dari itu berikan dedaunan yang hijau ditambah dengan air minum yang cukup.

  1. Pembersihan kandang tapir

Pembersihan kandang tapir juga perlu untuk dilakukan. Tujuannya agar tempat tinggal mereka selalu bersih dan terhindar dari berbagai kuman maupun berbagai jenis bakteri yang akhirnya bisa memuat hewan tapir ini terserang sakit.

Itulah tadi deskripsi hewan tapir, macam, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, dan teknik yang bis dilakukan dalam berternak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *