Ikan Baung: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Iwak Baung

Ikan baung mungkin terdengar asing ditelinga anda. Sebetulnya ikan baung ini merupakan nama sekelompok ikan yang termasuk ke dalam suku bagridae dan marga hemibagrus. Baung adalah jenis ikan yang menyebar luas di India, Cina selatan, dan Asia Tenggara.

Selain memiliki nama baung, ternyata ikan ini juga dikenal dengan banyak nama diantaranya yaitu ikan duri, baong, senggal atau singgah, tagih, tageh, baon, bawon, niken, siken, tiken, tiken bato dan lain sebagainya. Pada dasarnya ikan baung ini masih berkerabat dengan lele.

Ikan Baung

Perlu anda ketahui bahwa ikan baung adalah ikan air tawar yang bisa hidup dari perairan di muara sungai sampai ke bagian hulu. Bahkan di Sungai Musi tepatnya di Sumatra Selatan, ikan baung dapat ditemukan sampai ke muara sungai di daerah pasang surut yang berair sedikit payau.

Selain itu, ikan ini juga banyak ditemui di daerah-daerah yang banjir. Namun, secara umum ikan baung dinyatakan sebagai jenis ikan yang habitatnya berada di perairan umum seperti danau, rawa, sungai dan waduk.

Sebagai tambahan informasi bahwa ikan baung sebetulnya bersifat noktural, artinya kegiatan atau aktivitas ikan ini seperti mencari makan dan lainnya lebih sering dilakukan pada malam hari. Ikan baung juga mempunyai sifat suka bersembunyi di dalam liang – liang tepi sungai tempat hidupnya.

Klasifikasi Ikan Baung

Berikut dibawah ini merupakan klasifikasi ilmiah yang ada dalam ikan baung yaitu:

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Actinopterygii
Ordo Siluriformes
Family Cyprinidae
Genus Bagridae
Spesies Hemibagrus

Ciri Morfologi Ikan Baung

Berikut adalah gambaran karakteristik morfologi ikan baung ini yaitu:

  1. Tubuh

Morfologi pertama dari ikan baung yaitu bagian tubuhnya. Tubuh ikan baung  terdiri dari 3 bagian,  yaitu  kepala,  badan, dan  ekor.  Bagian kepala ikan baung berisi mulut, sepasang  mata, hidung dan tutup insang atau operculum.

Ikan baung juga mempunyai bentuk tubuh yang panjang yaitu sekitar 3 sampai dengan 3,5 kali panjang kepalanya. Tubuh ikan baung bertekstur licin dan tidak bersisik. Ikan baung pada dasarnya memiliki bentuk seperti ikan patin dengan warna putih perak di bagian bawah dan sedangkan pada punggung berwarna kecoklatan.

Pada jenis-jenis tertentu ikan baung ada yang memiliki warna kehitaman. Selain itu ikan ini juga memiliki sungut yang sangat panjang bahkan mencapai dubur.

  1. Kepala

Karakteristik kedua yaitu bagian kepala ikan baung. Kepala ikan ini sangat kasar.  Pada bagian kepala biasanya terdapat mata yang ada bagian depan, sedangkan bagian belakangnya ada operculumdi.

  1. Sirip

Morfologi terakhir yaitu bagian sirip ikan. Ikan baung pada umumnya memiliki 5 buah sirip, yaitu sirip punggung, sirip dada, sirip perut, sirip dubur, dan sirip ekor. Bagian sirip dada ikan baung ini terdapat tulang yang tajam menyengat dan berfungsi seperti  patil. Sirip dada juga memiliki jari – jari yang keras dan sirip yang lemah biasa disebut adiposefin.

Manfaat Ikan Baung

Ikan baung ini mempunyai segudang manfaat yang mungkin kurang diketahui banyak orang. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kita akan belajar bersama mengenai manfaat ikan baung yang dijelaskan sebagai berikut ini:

  1. Meningkatkan berat badan dengan cepat

Apabila anda masuk dalam kategori orang yang tubuhnya sulitnya untuk gemuk, maka salah satu hal yang harus dilakukan yaitu bisa mengonsumsi ikan baung ini. Pada dasarnya ikan baung bisa meningkatkan berat badan dengan cara membuat nafsu makan lebih tinggi. Selain itu kandungan nutrisi yang ada pada baung juga bisa membantu badan menjadi lebih berisi.

  1. Membuat kulit menjadi lebih halus

Ikan baung juga bermanfaat untuk membuat kulit pada tubuh lebih halus. Sehingga bagi seseorang yang mendambakan kulit halus bisa mengonsumsi ikan ini sebagai salah satu nutrisinya. Sebetulnya manfaat ini bisa terjadi karena baung mempunyai kandungan berupa vitamin B dan vitamin C yang sangat bagus untuk kulit.

  1. Mengatasi penyakit asma

Penyakit asma merupakan penyakit yang diakibatkan penyempitan saluran nafas dan bisa membuat penderitanya mengalami kesulitan ketika bernafas. Masalah ini bisa diatasi dengan mengkonsumsi ikan baung secara rutin. Nantinya tubuh tidak akan merasa susah untuk bernafas dan membuat tubuh menjadi lebih sehat.

  1. Mencegah kanker usus

Manfaat lain yang bisa kita rasakan dari ikan baung ini yaitu bisa menvegah kanker usus. Seperti yang kita tau bahwa penyakit kanker merupakan penyakit yang cukup serius dan harus mendapat perhatian khusus.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk merawat tubuh agar terhindar dari penyakit kanker seperti kanker usus ini yaitu dengan mengonsumsi ikan baung. Ikan baung ini memiliki serat daging halus yang sangat baik untuk usus dan bisa menghindari iritasi yang memungkinkan terjadinya mutasi sel.

  1. Mempercepat proses penyembuhan luka

Luka biasanya disebabkan karena banyak faktor, bisa karena jatuh, terkena benda tajam dan karena lambatnya regenarasi sel. Untuk mengatasi luka yang ada pada tubuh maka ikan jenis baung ini bisa untuk dikonsumsi secara rutin karena hal ini nantinya akan memudahkan penyembuhan luka dalam waktu yang lebih singkat.

Selain itu, ikan baung juga dapat mengobati luka agar cepat kering. Manfaat ini bisa terjadi karena ikan baung ini memiliki kandungan kolagen yang akan memberikan reaksi langsung pada jaringan kulit dan membentuk jaringan kulit baru sehingga luka pada kulit akan cepat kering.

  1. Mencegah batu empedu

Manfaat lain dari ikan baung yaitu bisa mencegah batu empedu yang dikarenakan terlalu banyak mengkonsumsi arti makanan berlemak. Sehingga untuk menghindari penyakit yang satu ini sangat disarankan untuk makan makanan yang baik untuk tubuh seperti ikan baung.

Cara Budidaya Ikan Baung

Ikan baung yang memiliki banyak manfaat ini sangat baik untuk dibudidayakan. Berikut dibawah ini langkah – langkah budidaya ikan baung yang dijelaskan sebagai berikut:

  1. Pemilihan Bibit Ikan Baung

Pemilihan benih ikan baung sangat penting untuk dilakukan, karena pada tahap ini nantinya bisa mempengaruhi hasil akhir dari budidaya ikan baung. Berikut ini merupakan cara pemilihan bibit yang baik diantaranta yaitu :

  1. Pilih bibit ikan baung dari indukan yang berkualitas.
  2. Bibit harus mempunyai ukuran yang seragam atau kurang lebih sama.
  3. Bibit memiliki berat sekitar 2 sampai degan 3 gram.
  1. Menebarkan Bibit kedalam Kolam

Apabila bibit sudah ditentukan dan dipilih dengan benar, maka tahapan selanjutnya yang harus dilakukan yaitu penebaran bibit ke kolam. Penebaran bibit ikan baung ini akan lebih baik jika dilakukan pada waktu pagi atau sore hari.

Hal ini dilakukan agar bibit ikan baung dapat beradaptasi dengan baik dan tidak langsung terkena sinar matahari. Selain itu pad awaktu sore hari air kolam tidak akan mengalami peningkatan suhu sehingga airnya sangat baik untuk dilakukan penebaran bibit.

Proses penebaran bibit ini bisa dilakukan setelah air kolam didiamkan selama 1 bulan. Kolam sebelumnya juga sudah diisi dengan air dan kedalaman air dalam kolam bisa mencapai sekitar 50 sampai dengan 80 cm.

  1. Pemeliharaan Ikan Baung

Cara pertama yang wajib dilakukan untuk melakukan pemeliharaan ikan baung ini yaitu menjaga kualitas air kolam. Hal ini dilakukan agar air kolam tetap terjaga kebersihannya dan tidak mengganggu pertumbuhan ikan.

Cara yang selanjutnya yaitu memperhatikan pakan ikan baung. Pakan merupakan hal yang penting dan tak bisa diabaikan karena pakan adalah sumber energi dan nutrsi untuk ikan baung. Pemberian pakan pada ikan ini bisa dilakukan selama 3 kali sehari di wajtu pagi, siang, dan sore hari.

Semakin besar ikan baung pasti kebutuhan pakan akan semakin tinggi, sehingga bisa disesuaikan dengan porsi ikan. Hal lain yang harus diperhatikan yaitu bahwa pakan ikan baung wajib mengandung nutrisi tinggi berupa protein, karbohidrat dan lemak agar bisa menjaga pertumbuhan ikan baung dengan lebih baik.

Itulah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada semua pembaca berkenaan dengan deskripsi ikan baung, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi pemahaman bagi semua pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *