Ikan Betok: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Ikan Betok

Pernahkah anda mendengar nama ikan betok?. Akan tetapi yang pasti jenis ikan betok biasanya ditemukan di darah-daerah seperti sawah, rawa, sungai kecil, parit, dan sekitar kolam. Selain itu, ikan betook sebagai ikan tawar ini keberadaannya juga bisa ada di air banjir yang saluran airnya terbuka.

Dengan demikianlah, ikan betok merupakan jenis ikan yang memangsa serangga maupun arti ikan-ikan kecil yang ada disekitarnya. Bahkan ikan betok jarang dipelihara oleh orang dan lebih sering ditangkap karena terkenal sebagai ikan liar.

Ikan Betok

Betok adalah sejenis ikan liar yang ada di perairan tawar dan mempunyai nama lain seperti bethik, puyu, serta pepuyu. Adapun untuk istilah ikan betok dalam bahasa inggris dinamakan sebagai climbing gouramy atau climbing perch. Ikan ini juga memiliki nama ilmiah yaitu anabas testudineus.

Dalam keadaan sehari-hari biasanya ikan akan hidup dengan cara bernafas menggunakan insang. Akan tetapi ikan betok ini mempunyai keunikan tersendiri yaitu memiliki kemampuan untuk mengambil oksigen secara langsung dari udara. Hal ini terjadi karena ikan betok dalam tubuhnya terdapat organ labirin (labyrinth organ) yang ada di kepalanya.

Organ tersebut bisa digunakan pada saat ikan mengalami kekeringan dan harus berpindah ke tempat lain yang masih ada airnya. Betok juga terkenal sebagai ikan yang mampu merayap naik dan berjalan di daratan hanya dengan menggunakan tutup insangnya. Sebagai informasi bahwa tutup insang pada ikan ini bisa dimekarkan dan berperan sebagai kaki depan. Hanya saja ikan yang pada dasarnya hidup diair ini pastinya juga tidak akan sanggup untuk berlama-lama di daratan.

Klasifikasi Ikan betok

Ikan betok mempunyai klasifikasi dalam biologi yang disebutkan sebagai berikut ini:

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Actinopterygii
Ordo Perciformes
Family Anabantidae
Genus Anabas
Spesies testudineus

Ciri Morfologi Ikan betok

Ciri morfologi merupakan karakteristik yang ada pada ikan betok dan masing-masing bagiannya mempunyai keunikan sendiri-sendiri. Berikut dibawah ini adalah ciri morfologi ikan betok yang diuraikan sebagai berikut:

  1. Fisik

Ciri morfologi pertama dari ikan betok yaitu pada umumnya ikan ini mempunyai ukuran tubuh yang cukup kecil dengan panjang kurang lebih 25 cm saja. Bagian arti tubuh yang atas memiliki warna gelap yaitu kehitaman dan sedikit kecoklatan atau bahkan sampai kehijauan.

Sedangkan untuk bagian samping dari tubuh ikan betok ini mempunyai warna kekuningan terutama di sebelah bawah. Selain itu ikan juga memiliki corak garis yang warnanya gelap dan bentuknya melintas dari atas ke bawah. Sebuah bintik hitam terkadang juga ada di tubuh ikan ini yaitu dibagian ujung belakang tutup insang.

  1. Insang

Karakteristik morfologi kedua dari ikan betok adalah bagian insang. Seperti yang sudah banyak orang ketahui, bahwa insang adalah alat pernapsan untuk ikan yang hidupnya diair. Perlu anda ketahui bahwa morfologi insang pada ikan betok bentuknya bergerigi tajam seperti duri.

  1. Kepala

Ikan betok juga memiliki ciri morfologi dibagian kepala. Sebagai informasi bahwa ikan betok mempunyai kepala yang besar dan berisisk dengan tektur yang keras.

Manfaat Ikan betok

Setelah mengenal ikan betok mulai dari klasifikasi sampai dengan ciri morfologi maka saatnya kita mengenal apa saja manfaat dari ikan betok itu sendiri:

  1. Mengatasi masalah pengeroposan tulang

Manfaat pertama yang bisa diperoleh pada saat tubuh mengonsumsi ikan betok yaitu bisa mengatasi pengeroposan tulang. Sudah pasti manfaat ini bisa diperoleh karena ikan mempunyai kandungan kalsium dan zat fosfor yang sangat baik untuk menjaga kekuatan tulang sehingga tidak mudah terserang penyakit osteoporosis.

  1. Mampu menyembuhkan luka dengan cepat

Mengonsumsi ikan betok secara teratur juga diyakini bisa menyembuhkan luka luar lebih cepat dan sangat ampuh.  Sehingga bagi anda yang sedang mengalami masalah luka pada tubuh karena tergores maupun jatuh bisa mengonsumsi ikan ini agar luka cepat kering dan kembali pulih.

  1. Membantu pembentukan otot tubuh

Ikan betok juga diyakini bisa membantu pembentukan otot pada tubuh. kekuatan otot sendiri merupakan hal yang penting karena otot yang kuat bisa membuat aktivitas yang anda lakukan lebih ringan.

Oleh karena itu bagi generasa muda khususnya yang merasa ingin membuat tubuh atau otot lebih terbentuk bisa mengonsumsi ikan betok ini sebagai makanan sehari-harinya. Namun jangan hanya makan saja, melainkan anda juga perlu olahraga secara rutin.

  1. Meningkatkan daya ingat

Fungsi atau manfaat ikan betok yang selanjutny yaitu mampu meningkatkan daya ingat. Karena manfaat ini, maka ikan sangat disarankan bisa dikonsumsi oleh anak-anak terutama yang masih bersekolah agar mendapatkan banyak nutrisi dan kekuatan otaknya lebih terasah dengan daya ingat yang tinggi.

Selain anak-anak maka ikan betok juga sangat baik untuk orang-orang yang sudah lanjut usia. Pada dasarnya orang tua akan mengalami kepikunan, namun dengan mengonsumsi ikan betok setidaknya pikun tersebut bisa dikendalikan.

Cara Budidaya Ikan betok

Berikut dibawah ini merupakan cara atau langkah-langkah untuk melakukan budidaya ikan betok yang dijelaskan sebagai berikut:

  1. Persiapan Wadah Budidaya Ikan Betok

Cara budidaya ikan betok diawali dengan mempersipakan wadah atau tempat bagi ikan betok tersebut. Wadah ini nantinya dijadikan sebagai tempat tinggal ikan betok hingga ikan tumbuh membesar. Wadah yang bisa anda gunakan bisa berupa kolam yang bahannya bervariasi mulai dari semen, terpal, tambak atau tanah.

Sebagai referensi, untuk budidaya ikan betok lebih baik anda menggunakan kolam dari bahan terpal. Hal ini dikarenakan kolam terpal lebih efisien untuk perkembangan ikan betok serta memudahkan saat pemanenan ikan betok.

  1. Pemijahan Ikan Betok

Apabila kolam terpal sudah disiapkan dengan baik maka proses budidaya bisa segera dilanjutkan. Cara keduanya yaitu melakukan pemijahan ikan betok. Pastikan terlebih dahulu sebelum pemijahan dimulai anda harus memilih jenis induk ikan betok yang paling berkualitas.

Induk yang berkualitas akan sangat berpengaruh terhadap hasil benih ikan betok itu sendiri. Pastikan bahwa induk ikan sehat, tidak mengalami cacar sedikitpun, dan mempunyai gerak yang aktif. Sebagai informasi bahwa pemijahan ikan betok pada dasarnya bisa dilakukan dengan cara buatan yaitu cara kawin suntik.

Sekali musim kawin, ikan betok dapat dipijahkan kurang lebih sebanyak tiga kali dan akan berhasil menghasilkan sekitar 6 ribu sampai dengan 13 ribu butir telur. Biasanya telur ikan betook akan menetas dengan sendirinya dengan memerlukan waktu 24 jam.

  1. Pemeliharaan Ikan Betok

Terlur ikan betok yang sudah menetas akan menjadi anakan Ikan betook. Pada proses ini biarkan anak ikan betok bergerak dengan bebas di kolam yang baru agar pertumbuhannya semakin baik.

Agar ikan semakin berkembang dengan baik, maka ikan betok perlu untuk dirawat dan dipelihara. Salah satu pemeliharaannya yaitu dengan cara memberinya pakan. Namun akan lebih baik jika pada saat ikan masih kecil dan sampai berumur sekitar 4 hari jangan diberi pakan terlebih dahulu. Setelah memasuki usia 5 hari maka berikan pakan kuning telur secukupnya pada ikan betok .

Umur anak ikan betok yang semakin bertambah yaitu memasuki usia 2 minggu bisa anda beri pakan berupa pellet yang telah di haluskan. Pada saat pakan diberikan pastikan bahwa anda tidak memberikannya secara berlebihan. selain itu berik pakan setidaknya 3 kali sehari di waktu pagi, siang, dan sore hari.

  1. Panen Ikan Betok

Ikan betok yang sudah besar selanjutnya bisa dipanen. Proses pemanenan inilah yang paling sering ditunggu-tunggu oleh para pembudidaya. Biasanya ikan betok akan dipanen pada saat umurnya sekitar 16 minggu.

Pemanenan bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu panen total dan panen selektif. Panen total yaitu ikan betok bisa dipanen secara keseluruhan. Sedangkan panen selektif yaitu panen yang diseleksi atas dasar ukuran-ukuran dari ikan betok tersebut. Biasnya ikan yang ukurannya lebih besar akan mempunyai harga yang lebih tinggi dari ikan yang ukurannya kecil.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian ikan betok, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi wawasan bagi semua kalangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *