Ikan Duyung (Dugong): Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Ikan Dugong

Nama duyung pada saat anda mendengar untuk pertama kali pasti yang dibayangkan adalah perempuan cantik berambut panjang dengan ekor indah yang bisa berenang dengan hebat. Sayangnya duyung manusia itu hanyalah sebuah dongeng, justru duyung yang sesungguhnya ialah jenis ikan duyung atau biasa disebut juga dengan istilah dugong.

Arti ikan duyung atau dugong merupakan jenis ikan mamalia yang hidup dalam perairan dan bernafas menggunakan paru-paru. Bahkan makna hewan ini juga menyusui anak-anaknya karena sifatnya sebagai mamalia.

Ikan Duyung (Dugong)

Ikan duyung yang juga dikenal dengan dugong memiliki istilah dalam bahasa inggris yaitu  dugong atau sea cow. Selain itu jika dalam bahasa ilmiah atau latin maka hewan mamalia ini dinamakan sebagai Dugong dugon. Perlu anda tahu, pada umumnya binatang ini sudah biasa ditemukan pada seluruh pesisir Indonesia.

Bahkan jenis ikan ini, juga sudah menyebar dari pulau-pulau yang memiliki iklim tropis sampai dengan subtropis. Biasanya ikan duyung atau dugong lebih menyukai perairan laut yang berair tenang dan dangkal dengan kedalaman mencapai 20 meter.

Tambahan informasi, bahwa di negara Malaysia, ikan duyung atau dugong memiliki sebutan lain yaitu lembu laut atau babi laut. Uniknya lagi bahwa jenis ikan ini pun menjadi satu – satunya keluarga lembu laut yang bisa bertahan hidup di perairan Indo-Pasifik dengan meliputi 37 negara.

Klasifikasi Ikan Duyung

Berikut dibawah ini merupakan klasifikasi ikan duyung atau dugong yang diuraiakan sebagai berikut;

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Mammalia
Ordo Sirenia
Familia Dugongiadae
Genus Dugong
Spesies Dugong dugon

Ciri Morfologi Ikan Dugong

Berikut dibawah ini adalah ciri morfologi ikan duyung;

  1. Tubuh

Morfologi pertama dari ikan duyung atau dugong yaitu bagian tubuhnya. Pelru anda tahu, bahwa ikan duyung ini mempunyai ukuran dalam arti tubuh yang besar. Panjang badan ikan duyung pada saat umurnya sudah memasuki dewasa maka panjang bisa sekitar 3 meter atau bahkan lebih. Sedangkan berat rata-rata ikan duyung yaitu antara 225 sampai dengan 450 kg.

  1. Kulit

Ikan ini juga mempunyai karakteristik pada bagain kulitnya. Kulit ikan duyung atau Dugong dugon bertekstur tebal, keras dan licin. Sedangkan warna kulitnya sendiri yaitu abu-abu agak kebiruan.

  1. Kepala

Ciri morfologi ketiga dari ikan duyung atau dugong yaitu bagian kepala. Ikan ini mempunyai bentuk kepala yang bulat seperti telur dengan mata kecil yang ada dikepala tersebut.

Bahkan ikan juga memiliki lubang hidung yang ukurannya kecil pada kepalanya serta moncong yang ukurannya pendek. Ikan duyung di bagian atas bibit terdapat bulu halus. Fungsi dari bulu itu sendiri yaitu untuk membantu menemukan makanan.

Manfaat Ikan Duyung (Dugong)

Manfaat dari ikan duyung yang diuraikan sebagai berikut;

  1. Menyembuhkan penyakit tuberculosis (TBC) dan nyeri persendian

Berdasarkan informasi yang saya peroleh, ikan duyung atau dugong ini dipercaya bisa membantu tubuh agar bisa sembuh dari TBC dan terhindar dari nyeri persendian. Seperti yang kita tahu, bahwa nyeri sendi adalah satu penyakit yang bisa membuat tubuh tidak bisa bergerak aktif dan akan lebih mudah merasakan nyeri pada sendri jika terlalu banyak melakukan aktivitas yang berat-berat.

  1. Pembuatan pipa rokok

Sebagai informasi bahwa ikan duyung atau dugong ini juga bisa dimanfaatkan pada bagian tubuhnya. Bagian tubuh dari ikan dugong ini yaitu ada pada taringnya. Biasanya taring ikan dugong bisa digunakan untuk pembuatan pipa rokok dan yang pasti harganya juga cukup mahal.

  1. Makanan yang dikonsumsi

Perlu anda ketahui, walaupun ikan duyung atau dugong terdengar sedikit  dan mungkin jarang dikenal banyak orang. Namun ternyata ikan duyung ini bisa diambil daging dan kulitnya untuk diolah dan dijadikan sebagai makananyang bisa dikonsumsi.

Walaupun begitu yang harus dipahami yaitu, bahwa ikan ini keberadaannya semakin berkurang. Sehingga untuk menjaga populasinya akan lebih baik jika ikan duyung atau dugong dirawat atau dipelihara dengan baik, bukan untuk diburu hanya agar bisa dinikmati diri sendiri.

Cara Budidaya Ikan Duyung (Dugong)

Langkah budidaya ikan duyung atau dugong yang dijelaskan sebagai berikut;

  1. Proses Pengenalan Ikan Duyung (Dugong)

Cara budidaya yang pertama kali harus dilakukan yaitu anda perlu untuk mengenali ikan duyung atau dugong ini. Melalui pemahaman yang anda miliki tentang ikan duyung maka akan lebih memudahkan anda untuk bisa memahami bagaimana cara memeperlakukan ikan ini, dan cara-cara pemeliharaannya dengan lebih baik.

Ikan duyung atau dugong pada dasarnya mempunyai kehidupan yang cukup menegangkan karena sering diburu oleh banyak orang.

Selain itu ikan ini biasanya dalam hal reproduksi prosesnya cukup lambat. Proses produksi dari ikan duyung atau dugong yaitu kurang lebih  14 bulan dan proses pembesarannya yaitu bisa mencapai waktu 10 tahun agar menjadi dewasa.

Bentuk ancaman lain dari ikan duyung ini yaitu sangat mudah tertangkap karena hal yang tidak sengaja yaitu tertangkap karena alat tangkap perikanan yang dinamakan juga dengan istilah bycatch. Pada dasarnya ikan duyung juga sering diburu karena bisa dimanfaatkan daging, taring, serta air mata dugong yang disinyalir memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

  1. Proses Reproduksi Ikan Duyung (Dugong)

Proses selanjutnya untuk melakukan budidaya ikan duyung yatitu proses reproduksi. Sebelumnya andaa harus tau bahwa ikan dugong biasa hidup bergerombol yaitu sekitar 5 hingga 10 ekor. Pergerombolan ikan itu yaitu ada ikan dugong betina dan jantan serta anak-anaknya. Akan tetapi pada saat anak -anak dugong yang mulai dewasa maka mereka akan hidup sendiri dan tidak bersama dengan induknya.

Proses reproduksi ikan duyung atau dugong ini memang sudah terkenal lama dan biasanya bisa melahirkan 1 ekor saja. Selain itu ikan dugong dalam proses reproduksinya ini akan terlaksana saat usia induknya sekitar 9 atau 10 tahun. Sedangkan untuk usia kehamilan dugong biasanya mencapai 12 sampai 14 bulan.

  1. Pakan Ikan Duyung (Dugong)

Cara budidaya yang ketiga untuk mengembangbiakan ikan duyung ini yaitu memberinya pakan yang baik. Setelah ikan duyung atau dugong berhasil melakukan reproduksi dan menghasilkan anakan ikan duyung maka proses pemeliharaan harus lebih dilakukan secara intensif.

Masalah pakan pada ikan ini sebetulnya cukup mudah. Hal ini karena pada dasarnya ikan duyung merupakan mamalia pemakan tumbuhan atau disebut juga dengan istilah herbivore. Jenis pakan yang biasa dimakan oleh ikan duyung yaitu rumput laut.

Cara dugong untuk mengambil rumput lautnya yaitu dengan menggunakan moncong pada tubuhnya untuk mencabut rumput dari dasar laut  kemudian menggoyang-goyangkan kepalanya agar bisa menghilangkan pasir yang ada disekutar rumput laut.

Sebagai tambahan informasi, bahwa ikan mamalia ini biasanya makan rumput laut dengan kedalaman antara 1 sampai dengan 5 meter. Walaupun demikian, ikan dugong ini juga dikenal bisa menyelam dengan kedalaman yang lebih dalam yaitu sekutar 20 meter untuk mencari makan.

Ikan bahkan juga sanggup menahan nafas selama 6 menit dan nantinya akan muncul kembali ke permukaan laut untuk mengambil nafas. Masalah pakan pada ikan ini setiap harinya memerlukan pakan sekitar 50 kilogram rumput laut.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian ikan duyung atau dikenal dengan ikan dugong, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan teknik pembudidayaan yang bisa dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *