Ikan Guppy: Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Guppy

Nama ikan guppy mungkin terdengar asing bagi sebagian masyarakat. Sebetulnya ikan ini adalah jenis ikan air tawar. Guppy adalah arti ikan yang akan tumbuh dengan baik jika berada di daerah tropis, selain itu ikan ini juga berasal dari wilayah Amerika Tengah dan Selatan.

Sekitar tahun 1920an ikan guppy ini baru menyebar ke negara Indonesia. Pada awalnya ikan ini hanya dibudidayakan di aquarium saja. Kemudian lambat laun dilepas ke alam bebas dan berkembang dengan begitu banyak. Sehingga keberadaannya sekarang sangat mudah untuk ditemui yaitu di perairan air tawar Indonesia.

Ikan Guppy

Ikan guppy akan senantiasa mengalami perkembangan sangat cepat dan berkembang biak dengan jumlah yang banyak ini pada akhirnya mendapatkan julukan million fish. Beberapa wilayah lainnya juga menjuluki ikan guppy dengan nama rainbow fish karena ikan memiliki warna yang sangat indah dan bervariasi.

Sebagai informasi bahwa ikan guppy ini memiliki lebih dari 300 jenis atau varietas. Masing – masing jenisnya mempunyai ukuran, warna dan bentuk ekor yang unik. Walaupun setiap jenis ikan guppy secara fisik memiliki keunikan masing-masing, namun untuk perilakunya ikan ini memiliki kesamaan. Perilaku atau karakter ikan ini diantaranya yaitu memiliki pembawaan yang tenang dan damai, atau bisa dikatakan bahwa ikan ini tidak agresif terhadap ikan lain yang ada di habitatnya.

Jenis Ikan Guppy

Banyak macam ikan guppy, yang mana diantaranya yaitu;

  1. Ikan Guppy Cobra

Ikan guppy cobra mempunyai ciri khas yaitu bagian tubuhnya bercorak seperti kulit ular dengan warna merah yang mendominasi pada ekor dan siripnya. Sedangkan dibagian seluruh tubuh ikan guppy yang jantan yang mempunyai kombinasi warna seperti putih, hitam, dan kuning.

  1. Ikan Guppy Metalik

Jenis ikan guppy yang selanjutnya yaitu ikan guppy metalik. Jenis ikan ini memiliki warna biru atau abu-abu gelap. Selain itu ikan guppy metalik juga memiliki corak seperti jenis cobra, hal ini dikarenakan jenis ikan ini sering dikawinkan dengan jenis ikan guppy cobra.

  1. Guppy Japan Blue

Jenis ikan guppy blue yang satu ini memiliki warna biru langit yang mendominasi pada bagian ekor dan siripnya. Jenis ikan ini dianggap atau diperkirakan berasal dari negara Jepang. Selain itu ikan guppy japan blue ini juga mempunyai warna yang sangat beragam hal ini dikarenakan adanya percampuran berbagai gen dari jenis ikan guppy yang lainnya. 

  1. Pink White

Perlu anda ketahui bahwa ikan guppy pink white ini belum diketahui secara pasti sumber atau daerah asalnya. Ciri utama dari ikan ini yaitu bagian pangkal ekornya berwarna putih pink. Walaupun pada awal jenis ikan guppy ini memiliki ekor yang berwarna semburat merah.

  1. Ikan Guppy Tuxedo

Ikan guppy jenis tuxedo merupakan ikan yang ukuran siripnya tidak terlihat seperti jenis ikan guppy pada umumnya. Ikan guppy tuxedo juga memiliki warna gelap pada tubuh bagian belakang yaitu berwarna biru tua dan hitam.

  1. Guppy Mozaic

Jenis guppy mosaic merupakan jenis ikan guppy yang memiliki ciri khas pola atau corak bergelombang dibagian sirip dan ekornya. Corak pada ikan guppy mosaic ini susunannya selalu rapi yaitu antara warna biru dengan kuning maupun merah dengan biru tua.

Jenis ikan guppy mosaic ini merupakan jenis guppy yang terbilang susah untuk memperoleh gennya. Biasanya mereka harus dikawin silangkan dengan gen lain agar menghasilkan gen mozaic dengan corak yang indah.

  1. Ikan Guppy Grass

Jenis ikan guppy grass adalah ikan yang bersasal dari perkembangan ikan guppy mozaic. Ikan guppy grass ini memiliki corak atau pola pada bagian sirip ekor  dan  sirip  punggungnya. Bentuk corak pada jenis ikan ini yaitu berbentuk seperti pisau dan bertekstur halus. Selain itu ada pula corak titik pada ikan jenis ini.

Klasifikasi Ikan Guppy

Selain memiliki jenis ikan yang sangat beragam, ikan guppy juga mempunyai klasifikasi ilmiah yang diuraikan sebagai berikut:

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Actinopterygii
Ordo Cyprinodontiformes
Familia Poeciliidae
Genus Poecilia
Spesies Poecilia reticulata

Ciri Morfologi Ikan Guppy

Berikut dibawah ini merupakan ciri morfologi ikan guppy yang dijelaskan;

  1. Fisik

Morfologi fisik ikan guppy ini dijelaskan bahwa ukuran tubuhnya sangat kecil, bahkan lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis ikan yang lainnya. Panjang tubuh ikan guppy yang jantan yaitu sekitar 2 sampai dengan 3 cm, sedangkan yang betina mencapai 4 sampai dengan 6 cm.

Ikan guppy juga memiliki warna yang sangat beragam diantaranya seperti silver, merah, kuning, biru, dan kombinasi antar warna.

  1. Ekor

Selanjutnya ikan guppy juga memiliki ciir morfologi dibagian ekornya. Ikan guppy ini memiliki ekor yang berbeda – beda. Artinya bahwa warna pada kor ikan guppy tidak selalu sama, bahkan sangat bervariasi dan ada pula yang bercorak.

Perbedaan warna ekor ini disebabkan jenis atau gen dari ikan guppy itu sendiri. Ekor ikan juga tidak terlalu panjang, mengingat bahwa tubuhnya juga berukuran sangat kecil.

Cara Budidaya Ikan Guppy

Berikut dibawah ini adalah cara budidaya ikan guppy, yaitu;

  1. Wadah budidaya ikan guppy

Cara pertama yang harus dilakukan untuk melakukan budidaya ikan guppy yaitu menyiapkan wadah atau tempat ikan guppy. Wadah yang digunakan untuk budidaya ikan guppy setidaknya harus mempunyai empat fungsi, yaitu sebagai tempat pemisahan induk, tempat pemijahan, tempat penetasan, dan tempat pendederan.

Wadah ikan ini harus berukuran cukup luas dan ukurannya bisa diseuaikan dengan jumlah ikan guppy yang akan menempatinya. Biasanya wadah memiliki ketinggian dengan rata-rata 30 cm.

  1. Memilih indukan yang baik

Apabila wadah sudah disiapkan dengan baik, maka cara yang selanjutnya yaitu memilik induk ikan guppy. Pemilihan induk ini harus yang berkualitas agar bisa menghasilkan benih guppy yang baik.

Ikan guppy yang baik harus sehat dan biasanya memiliki ciri-ciri seperti proporsi kepala dan tubuh yang sempurna, bagian sisik terlihat sehat rapi, dan tidak ada yang berdiri atau terkelupas. Selain itu ikan guppy juga harus sering bergerak, dan sirip-siripnya mulus tanpa cacat, tidak terluka apalagi bopeng-bopeng.

  1. Proses pemijahan

Sebelum proses arti pemijahan dilakukan maka pastika bahwa induk ikan guppy antara yang jantan dan betina harus ditempatkan di wadah yang berbeda. Setelah itu siapkan tempat pemijahan dengan memberinya air air bersih yang sudah diendapkan minimal selama 1 hari.

Kedalaman air pada tempat pemijahan yang dibutuhkan yaitu sekitar 25 cm. Selain dalam wadah juga bisa diberi tanaman air seperti hydrilla. Tujuannya agar ikan merasa lebih nyaman dan tenang.

Proses pemijahan kemudian bisa dilakukan dengan cara satu per satu atau sekaligus. Namun sangat disarankan bahwa pemijahan dilakukan secara langsung agar lebih praktis.

Pastikan bahwa pemijahan ikan guppy ini harus dilakukan dengan perbandingan yang tepat antara guppy jantan dan betina. Rasio antara ikan guppy jantan dan betina yaitu 1: 5 atau bisa juga 2: 5. Masukkan ikan guppy betina pada pagi hari, setelah itu pada saat sore hari baru masukkan guppy yang jantannya.

  1. Proses penetasan bergantung pada kualitas air

Proses penetasan ini harus diperhatikan dengan baik yaitu dengan menjaga kualitas airnya. Air dalam wadah harus selalu bersih hal ini dilakukan agar tidak mengganggu larva ikan. Untuk menjaga kebersihan air ini bisa dilakukan dengan selalu mengganti air setiap 1 sampai dengan 3 hari sekali.

Selain menjaga kebersihan air, maka larva ikan guppy ini harus diberi makan berupa daphnia atau moina setiap dua hari sekali. Tujuannya agar ikan guppy semakin berkembang dengan baik dan bisa segera dipanen.

Demikianlah artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian ikan guppy, macam, klasifikasi, ciri morfologi, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi wawasan bagi semua kalangan.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *