Ikan Kakap: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Kakap

Penggemar makanan laut, pasti sudah berkali-kali mencicipi masakan ikan kakap. Ikan kakap ini adalah jenis ikan laut yang memiliki kebiasaan hidup secara bergerombol atau berkelompok di dasar-dasar karang atau terumbu karang. Arti ikan ini mempunyai ciri tubuh yang bulat pipih dan siripnya cukup panjang yaitu sepanjang punggung.

Pada umumnya ikan ini memiliki beberapa jenis, dan jenis yang paling sering ditmyi di Indonesia yaitu jenis kakap merah atau L. campechanus. Sedangkan jenis kakap lainnya yaitu ada kakap kuning, kakap hitam dan lain-lain. Sebagai informasi bahwa kakap merah adalah jensi fauna yang menjadi ciri khas provinsi Kepulauan Riau serta sering dijadikan olahan masakan bumbu asam pedas di provinsi tersebuut.

Ikan kakap

Jenis kakap merah sebetulnya memiliki ukuran yang cukup besar dan lebih sering menempati perairan dalam. Dengan kedalaman air antara 40 sampai dengan 50 meter. Ikan kakap ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan keberadaanya cenderung pada perairan yang berakarang.

Ikan ini di waktu malam hari biasanya melakukan pencarian makan dan lebih sering mendapatkan makanan berupakan jenis ikan kecil maupun crustacea. Selain itu ikan ini juga bisa disebut sebagai ikan yang selalu berpasang-pasangan karena kehidupannya selalu bekelompok.

Klasifikasi Ikan kakap

Klasifikasi ilmiah ikan ini yang diuraikan sebagai berikut:

Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Actinopterygii
Ordo Perciformes
Familia Lutjanidae

Ciri Morfologi Ikan kakap

Ikan kakap mempunyai ciri morfologi yang ada pada bagian-bagian tubuhnya dan diuraikan sebagai berikut:

  1. Tubuh

Morfologi atau karakteristik pertama yang akan kita pelajari dari ikan kakap yaitu bagian tubuhnya. Arti tubuh ikan kakap berbentuk memanjang, melebar, dan gepeng atau lonjong. Selain itu tubuh ikan ini juga memiliki kepala yang bentuknya cembung atau cekung. Ikan kakap di bagian bawah penutup insang bentuknya bergerigi dengan ujung tonjolan-tonjolan yang cukup tajam.

  1. Mulut

Ciri morfologi mulut pada ikan ini diantaranya memiliki mulut yang lebar dan sedikit maju atau menjorok ke bagian mukanya. Ikan kakap juga mempunyai gigi konikel pada bagian gigi taringnya dan letaknya tersusun dalam satu atau dua baris dengan sekelompok gigi caninnya yang ada di bagian depan.

  1. Sirip

Ikan kakap juga memiliki beberapa sirip yang menepel pada tubuhnya. Sirip ikan tersebut diantaranya ada sirip punggung dan dubur.

Perlu anda ketahui bahwa sirip punggung dan sirip dubur ikan ini terdiri dari jari-jari keras dan jari-jari yang lunak. Selain itu sirip punggung pada umumnya berbentuk melengkung atau berlekuk dan berkesinambungan antara bagian yang berduri keras dan bagian yang berduri lunak.

  1. Ekor

Sebetulnya untuk morfologi ekor, sudah pasti semua ikan memilikinya sama dengan ikan kakap. Pada bagian ekor ikan kakap ini batas belakang ekornya berbentuk sedikit cekung dengan kedua ujung yang cukup tumpul.

Manfaat Ikan kakap

Berikut dibawah ini adalah beberapa manfaat dari ikan kakap yang dijelaskan sebagai berikut:

  1. Merawat kesehatan mata

Manfaat ikan kakap yang pertama yaitu bisa menyehatkan sekaligus merawat kesehatan mata. Manfaat ini bisa diperoleh dari ikan kakap, karena ikan mempunyai kandungan vitamin A yang sudah sangat terkenal mampu menjaga kesehatan mata.

Tentunya fungsi ini sangat unik, karena vitamin lebih terkenal dimiliki oleh beragam tanaman sayur dan buah-buah, namun ternyata pada ikan kakap juga mengandung vitamin ini.

  1. Menjaga kesehatan tulang

Ikan kakap ini tidak hanya mengandung vitamin A saja, melain juga memiliki kandungan kalsium yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang.

Perlu anda ketahui bahwa kalsium merupakan zat yang sangat baik untuk mencegah terjadinya pengeroposan tulang atau dinamakan dengan istilah osteoporosis. Oleh karena itu, ikan kakap ini sangat baik untuk dikonsumsi agar bisa menjaga kekuatan tulang pada tubuh.

  1. Merawat kesehatan gigi

Ikan kakap yang sudah dijelaskan diatas bisa menjaga kesehatan tulang ini ternyata juga bisa menjaga kesehatan gigi. Karena pada dasarnya kandungan kalsium pad aikan ini juga sangat berkhasiat untuk merawat gigi agar kuat dan tidak mudah merasakan sakit karena gigi berlubang dan lain sebaginya.

  1. Mencegah penuaan dini

Manfaat selanjutnya yang diperoleh apabila kita mengonsumsi ikan kakap yaitu bisa mencegah terjadinya penuaan dini.

Pada dasarnya penuaan dini disebabkan oleh adanya radikal bebas yang ada pada tubuh. Ikan kakap yang bermanfaat untuk mencegah penuaan dini disebabkan karena ikan mengandung selenium yang sangat baik sebagai antioksidan dan bisa menangkal radikal bebas penyebab penuaan dini.

  1. Mencegah penyakit jantung

Lebih hebatnya lagi ternayata ikan kakap yang dikonsumsi ini bisa mencegah terjadinya penyakit jantung. Kandungan kalium yang ada pada ikan kakap selain bisa menjaga kesehatan tulang dan gigi ternyata juga sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Selain itu ikan kakap yang memiliki omega-3 sangat baik untuk mencegah terjadinya penyumbatan aliran darah ke jantung sehingga kesehatan jantung akan tetap terjaga dengan baik.

Cara Budidaya Ikan kakap

Berikut dibawah ini merupakan cara budidaya ikan kakap yang dilakukan;

  1. Pemilihan habitat dan lokasi pemeliharan

Langkah pertama yang perlu diperhatikan sebelum budidaya ikan kakap dilakukan yaitu menentukan lokasi atau tempat pemeliharaan ikan kakap ini.

Pertama-tama siapakan tempat pemeliharan kakap yang dapat dilakukan di tambak, kolam, atau bahkan di pinggir pantai. Ketika tempat sudah ditentukan maka perhatikan pula kualitas air yang akan digunakan untuk kehidupan ikan ini.

Perlu anda ketahui bahwa ikan kakap merupakan ikan tropis. Oleh sebab itu, pastikan bahwa suhu kolam atau tempat ikan berada harus berkisar antara 27 sampai dengan 32 derajat celcius. Pastikan pula bahwa kolam ikan kakap tidak terlalu keruh agar ikan bisa nyaman tinggal ditempat tersebut.

  1. Pemberian pakan

Langkah kedua dari budidaya ikan kakap ini yaitu melakukan pemberian pakan. Ikan kakap bisa diberi pakan berupa ikan rucah atau ikan teri.

Selain itu ikan kakap juga menyukai jenis pakan makhluk kecil seperti plankton, cumi-cumi, udang, dan ikan kecil-kecil lainnya. Hal penting yang harus anda ketahui bahwa jangan pernah memberikan makanan apapun pada ikan kakap yang memiliki kandungan karbohidrat ataupun serat karena hal itu nantinya bisa memengaruhi pencernaan ikan.

  1. Reproduksi kakap

Proses selanjutnya pada budidaya ikan kakap ini yaitu melakukan reproduksi kakap. Pada awal pertumbuhannya ikan kakap yang sudah berusia sekitar 1 sampai dengan 2 tahun cenderung akan menumbuhkan testikel sehingga berpengaruh pada jenis kelaminnya yaitu berkelamin jantan. Uniknya ikan ini bisa mengubah jenis kelaminnya pada saat ikan mencapai umur sekitar 5 hingga 6 tahun.

Hal penting lainnya yang perlu anda ketahui yaitu masa reproduksi ikan ini biasanya akan terjadi pada saat musim penghujan. Pada masa reproduksi atau pemijahan ini kita akan bisa melihat perbedaan mana ikan yang jantan dan betina berdasarkan ukuran yang ada pada tubuhnya. Ikan jantan biasanya memiliki ukuran yang terlihat lebih kecil dan kurus daripada yang ikan kakap yang betina.

  1. Cara panen kakap

Pada saat ikan kakap sudah bertelur dan menghasilkan anakan ikan yang semakin berkembang maka ikan segera bisa dipanen. Perlu anda ketahui bahwa pemanenan ikan kakap ini perlu dilakukan dengan menggunakan alat berupa jala ataupun serokan.

Jangan pernah sekali-kali melakukan panen dengan menggunakan alat panen yangbisa melukai ikan atau merusak habitat ikan seperti penggunaan bom ikan atau obat kimia. Pemanenan sendiri bisa dilakukan dengan cara selektif maupun  panen secara total. Panen selekif artinya bahwa proses panen ikan kakap dilakukan dengan cara sebagian, sedangkan panen total artinya yaitu melakukan proses panen dengan cara keseluruhan.

Itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian ikan kakap, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan teknik budidaya yang bisa dilakukan. Semoga memberi wawasan bagi semua kalangan.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *